• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pola Konsumsi Penduduk a. Kebutuhan Pokok

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum Kabupaten Bantaeng 1. Letak geografis dan Batas Wilayah

8. Pola Konsumsi Penduduk a. Kebutuhan Pokok

Ditinjau dari segi sejarahnya, kebutuhan pokok terdapat dalam kehidupan ekonomi rumah tangga masyarakat semenjak tahap perkembangan perekonomian masyarakat dimulai dengan tahap ekonomi runah tangga.

Dalam ekonomi rumah tangga ini semua produksi dan konsumsi terletak dalam satu tangan. Arrinya segala sesuatu pemenuhan kebutuhan baik kebutuhan primer maupun sekunder semuanya ditanggung oleh kepala rumah tangga itu. Dan inilah yang banyak ditemukan terjadi baik didaerah pedesaan maupun diperkotaan.

Berdasarkan hal tersebut dapat dijelaskan bahwa pengeluaran rata-rata perkapita sebulan yaitu semua biaya pengeluaran rumah tangga perkapita /sebula yang dipakai untuk memenuhi konsumsi rumah tangga dibedakan dalam dua kelompok besar yaitu kelompok makanan dan kelompok non makanan. Pengeluaran perkapita untuk makanan adalah mencakup seluruh jenis makanan termasuk makanan jadi dan minuman sedangkan yang termasuk dalam kelompok non makanan adalah mencakup perumahan, sandang, biaya kesehatan, sekolah dan sebagainya.

b. Kebutuhan Non Makanan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa selain kebutuhan pokok (makanan) terdapat pula kebutuhan non makan yang mencakup perumahan, sandang, biaya kesehatan, sekolah dan sebagainya.

Adapun hasil penelitian yang telah dilakukan yaitu terdapat 3 kelompok dalam kehidupan masyarakat yaitu golongan berpenghasilan rendah, menengah dan golongan atas, yaitu sebagai berikut :

1. Golongan Berpenghasilan Rendah

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka yang dimaksudkan penulis bahwa golongan berpenghasilan rendah adalah penduduk yang berpenghasilan antara Rp. 10.000-15000, dan menurut hasil yang diperoleh bahwah penduduk yang berpendapatan rendah hamper keseluruhannya mampu memenuhi kebutuhan non makanannya, Untuk lebih memperjelas hal tersebut dapat di lihat pada tabel berikut:

Tabel 5. Besarnya pengeluaran non makanan penduduk yang berpendapatan antara Rp.10.000-15.000/hari dalam satu bulan di Kabupaten Bantaeng tahun 2013

No Jenis Non Makanan Pengeluaran Per Kapita

Sebulan (RP)

1 Perumahan 80.000

2 Bahan Bakar 15.000

3 Aneka Barang dan Jasa 20.000

4 Pakain 50.000

5 Pajak dan Premi Asuransi -

6 Dll 5.000

Jumlah 170.000

Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantaeng

Jika dilihat dari besarnya pengeluaran penduduk yang berpendapatan rendah tersebut, maka yang berpendapatan Rp. 10.000-20.000 per hari mampu menutupinya, namun untuk kebutuhan lainnya seperti tertera pada tabel diatas pada umumnya penduduk yang berpendapatan rendah tidak mampu menutupinya, seperti perumahan, aneka barang dan jasa serta lain-lainya.

2. Golongan Berpenghasilan Menengah

Golongan menengah yang dimaksud di sini adalah penduduk yang berpendapatan antara 20.000-50.000, dan menurut hasil yang diperoleh bahwa penduduk yang berpendapatanmenengah keseluruhannya mampu

memenuhi kebutuhan non makannannya,yaitu sebagaimana dapat digambarkan melalui tabel berikut.

Tabel 6: besarnya pengeluaran non makanan penduduk yang berpendapatan antara Rp.20.000-50.000 per hari dalam satu bulan di Kabupaten Bantaeng 2013 No Jenis Non Makanan Pengeluaran Per Kapia Sebualan (Rp)

1 Perumahan 200.000

2 Bahan Bakar 115.000

3 Aneka Barang Dan jasa 115.000

4 Pakaian 200.000

5 Pajak dan Premi Asuransi 50.000

6 Rekreasi 85.000

7 Dll 100.000

Jumlah 671.500

Sumber : Badan Pusat Statistik Kab. Bantaeng

Dari hasil tabel tersebut, maka dapat diuraikan bahwa besarnya kebutuhan non makanan penduduk yang berpendapatan menengah adalah sebesar Rp. 671.500 per bulan.dengan besarnya kebutuhan mereka itu maka sangat mampu menutupi kebutuhannya.

3. Golongan Yang Berpenghasilan Atas

Golongan Atas adalah penduduk yang berpendapatan antara Rp.

50.000 ke atas kemudian dari hasil yang diperoleh bahwa penduduk yang berpenghasilan Rp 50.000 ke atas semuanya mampu memenuhi kebutuhan non makanannya, yaitu sebagaimana dapat digambarkan pada tabel berikut

Tabel 7: Besarnya pengeluaran non makanan penduduk yang berpendapatan antara Rp.50.000 keatas/hari dalam satu bulan di Kabupaten Bantaeng, 2013 No Jenis Non Makanan Pengeluaran Per Kapia Sebualan (Rp)

1 Perumahan 250.000

2 Bahan Bakar 250.000

3 Aneka Barang Dan jasa 420.000

4 Pakaian 340.000

5 Pajak dan Premi Asuransi 110.000

6 Barang Lux 950.000

7 Rekreasi 200.000

8 Dll 200.000

Jumlah 2.720.000

Sumber : Badan Pusat Statistik kab. Bantaeng

Berdasarkan tabel tersebut, maka penduduk yang berpenghasilan Rp.50.000 ke atas mampu menutupi semua kebutuhan non makanan dalam setiap bulannya, karna besarnya pendapatan yang mereka peroleh serta sedikitnya tanggungan keluarga mereka.

Setelah di perhatikan dari besarnya pengeluaran konsumsi penduduk baik dari kebutuhan makanan maupun non makanan. Maka ketiga golongan tersebut semuanya dapat memenuhi kebutuhannya.

c. Kebutuhan Makanan

Tabel 8. Besarnya Pengeluaran Konsumsi Penduduk yang Berpendapatan antara Rp.

20.000-50.000/ hari dalam satu di kabupaten bantaeng Tahun 2013

No Jenis Makanan Pengeluaran Per Kapita

Sebulan (Rp)

6 Kacang-kacangan 19.000

7 Buah-buahan 40.000

8 Minyak dan Lemak 15.500

9 Bahan Minuman 13.000

10 Bumbu-bumbuan 11.200

11 Konsumsi lainnya 10.000

Jumlah 411.900

Sumber : Badan Pusat Statistik Kab. Bantaeng

Berdasarkan keterangan tabel tersebut maka tingkat konsumsi penduduk yang berpendapatan Rp.20.000-50.000 per hari dapat dikatakan sangat cukup dalam memenuhi kebutuhan pokoknya, dan kebutuhan lainnya juga mampu mencukupinya.

Dan selanjutnya untuk melihat besarnya tingkat pengeluaran untuk pemenuhan konsumsi kebutuhan pokok yang berpendapatan antara Rp.50.000 ke atas dalam setiap harinya.

Tabel 9.Besarnya Pengeluaran Konsumsi Penduduk yang Berpendapatan antara Rp.

10.000-15.000/ hari dalam satu bulan di Kabupaten Bantaeng 2013

No Jenis Makanan Pengeluaran Per Kapita

Sebulan (Rp)

1 Beras 75.000

2 Ikan 25.550

3 Telur dan Susu 15.000

4 Sayur-sayuran 7.500

5 Kacang- kacangan 3.000

6 Buah-buahan 15.000

7 Minyak dan Lemak 30.000

8 Bahan Minuman 17.000

9 Bumbu-bumbuan 5.000

10 Konsumsi Lainnya -

Jumlah 193.500

Sumber: Kantor Statistik Kabupaten Bantaeng

Berdasarkan data tersebut di atas, maka tingkat konsumsi penduduk yang berpendapatan antara Rp. 10.000-15.000/ hari dapat dikatakan mampu memenuhi kebutuhan sehari-harinya kemudian juga dapat mengatasi kebutuhan makanannya.

Tabel 10. Besarnya Pengeluaran Konsumsi Penduduk Yang Berpendapatan Rp.

50.000 ke atas/ hari dalam satu bulan di Kabupaten Bantaeng 2013

No Jenis Makanan Pengeluaran Per Kapita Sebulan (Rp)

1 Beras 150.000

2 Ikan 120.000

3 Telur dan Susu 80.250

4 Daging 95.000

5 Sayur-sayuran 23.000

6 Kacang-kacangan 18.500

7 Buah-buahan 87.000

8 Minyak dan Lemak 35.000

9 Bahan Minuma 50.000

10 Bumbu-bumbuan 15.000

11 Konsumsi Lainnya 40.000

Jumlah 713.750

Sumber : kantor Statistik Kab. Bantaeng

Berdasarkan data tersebut, maka penduduk yang berpendapatan Rp. 50.000 ke atas mempunyai kemampuan yang sangat besar dalam pemenuhan kebutuhan pokoknya serta kebutuhan lainnya serta masih banyaknya sisa pendapatannya yaitu untuk dapat ditabung.

Tabel 11. Tingkat pendidikan penduduk di Kabupaten Bantaeng Tahun 2013

No Tingkat Pendidikan Penduduk Persentase

1 Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantaeng

Berdasarkan tabel tersebut di atas, maka tingkat pendidikan penduduk tersebut setempat dikategorikan cukup tinggi seperti pada tingkat SD mencapai 35,35

% , kemudian SMP/MTS sebesar 29,58 % , sedangkan SMA/MA/SMK sebesar 9,42

% dan tingkat akademik / perguruan tinggi mencapai 9,42 % . Sedangkan yang tdk tamat SD baik yang buta huruf maupun yang tidak sebesar 16,89 % dari total penduduk pendidikan.

Tabel 12. Pengalaman berusaha penduuk di Kabupaten Bantaeng

No Pengalaman berusaha (Tahun) Penduduk Persentase 1

Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Bantaeng

Dari faktor pengalaman berusaha penduduk terlihat bahwa pengalaman berusaha yang mereka miliki sudah cukup matang karena ukuran antara 5-37 ukuran dalam dunia usaha seperti yang terlihat pengalaman usaha antara 5-12 tahun sebesar 72.024 orang, kemudian 50.171 orang yang berpengalaman antara 13-20 orang, untuk 21-28 tahun terdapat 30.698 orang, pengalaman berusaha antara 29-36 tahun terdapat 33.287 orang dan yang berpengalaman hingga 37 tahun ke atas terdapat 35.600 orang.

Tabel 13. Tanggungan Keluarga Penduduk di Kabupaten Bantaeng

No Tanggungan keluarga (orang) Penduduk Persentase 1

Sumber : Badan Pusat statistik Kabupaten Bantaeng

Dari data tersebut di atas, terlihat bahwa besarnya tanggungan keluarga penduduk kurang dari 2 sebanyak 22.785 keluarga, kemudian antara 2-3 tanggungan keluarga, terdapat 41.951 keluarga, dan lebih dari tiga sebanyak 10.595 keluarga.

Dan selanjutnya untuk melihat besarnya tingkat pengeluaran untuk pemenuhan konsumsi kebutuhan pokok yang berpendapatan antara Rp.50.000 ke atas dalam setiap harinya.

Dokumen terkait