• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESKRIPSI CERPEN DI ATAS SAJADAH CINTA A. Biografi Habiburrahman El-Shirazy

C. Potret Kumpulan Cerpen Di Atas Sajadah Cinta

Buku kumpulan cerpen Di Atas Sajadah Cinta Karya ini adalah buku fiksi karya Habiburrahman terbau yang diterbitkan oleh percetakan Republikan pada bulan Maret 2020. Dalam isi buku ini terdapat banyak

109Inilah Yang Menjadi Inspirasi Habiburrahman El-Shirazy, https://republika.co.id/berita/nyfj9h374/inilah-yang-menjadi-sumber-inspirasi-habiburrahman-el-shirazy, dikases pada tanggal 12 juni 2020 pukul 21.30.

cerita ibrah, makna yang dalam, diambil dari kisah teladan Nabi, para sahabat, para tabi‟in dan mujahidin mujahidah Islam di masa lalu. Disamping itu, Kang Abik juga menambahkan cerita-cerita hasil dari inspirasi kisah nyata sahabat-sahabt belaui. Oleh karena itu kumpulan cerpen ini tidak diragukan lagi mengandung banyak teladan, pembelajaan dan contoh yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter.

Berikut ini adalah beberapa contoh cerpen yang mengandung nilai karakter beserta kutipannya dan pesan yang terkandung didalamnya.

1. Cerpen yang berjudul “Di Atas Sajadah Cinta”.

Cerpen ini mengkisahkan kisah cinta pemuda bernama Zahid (Si Ahli Zuhud di kota Kufah) dengan seorang gadis anak saudagar kaya raya dikota itu yang bernama Afirah. Ketika mereka mengalami kegalauan cinta karena lamaran zahid tidak dierima ayah Afirah. Dan ketika afirah menawarkan memadu cinta yang dilarang agama, Zahid tetap kokoh mencari cinta suci yang mendatangkan pahala dan diridhai Allah.

Ini sesuai dengan balasan surat Zahid kepada Afirah dalam cerpen tersebut:

Kepada Afirah Salamullahi „alaiki

Benar aku sangat mencintaimu. Namun sakit dan derita ini tidaklah semata-mata karena rasa cintaku padamu. Sakitku ini karena aku menginginkan sebuah cinta suci yang mendatangkan pahala dan diridhai Allah „Azza Wa Jalla. Inilah yang kudamba.

Dan aku ingin mendamba yang sama. Bukan sebuah cinta yang menyeret kepada kenistaan dosa dan murka-Nya.

Afirah, Kedua tawaranmu itu tidak ada yang kutrima. Aku ingin mengobati kahausan jiwa ini dengan secangkir air cinta dari surga. Bukan air timah dari neraka. Afirah, sesungguhnya aku takut akan siksa hari yang besar jika aku durhaka kepada Rabb-ku.

Afirah, Jika kita tetap bertakwa, Allah akan memberikan kita jalan keluar. Tak ada yang bisa aku lakukan saat ini kecuali menangis pada-Nya. Tidak mudah meraih cinta berbuah pahala.110

110Habiburrahman El-Shirazy, Di Atas Sajadah Cinta..., hlm. 5.

Atas kesucian cinta Zahid ahirnya Afirah sadar dan akhirnya, keduanya tak hentinya bermunajat pada malam hari, meminta pertolongan dan rohmat Allah yang sampai ayah Afirah merestua cinta suci meraka.

Dalam cerita ini terdapat nilai religius berupa sabar dan kekukuhan hati.

Adapun pesan yang dapat diambil adalah setiap manusia khushnya ketika usia remaja pasti mengalami jatuh cinta kepada lawan jenisnya.

Akan tetapi apaun yang kita cintai sebaiknay harus disertai dengan selalu berharapa pada keridhoan Allah SWT. Karena dengan selalu mengharap keridhoan Allah hati seeorang hamba akan menjadi tenang. Kemudian ketika ditimpa cobaan sebaiknya seorang hamba tetap bersabar dan berusaha dengan kekukuhan hati dengan selalu menjada iman dan taqwanya kepada Allah SWT.

2. Cerpen yang berjudul “Buah Cinta Berasas Taqwa”

Cerpen ini mengkisahan seorang tabiin bernama Mubarok. Setelah dimerdekakan karena keluhuran budinya, ia bekerja kepada seorang kaya raja yang memiliki kebun delima sebagai penjaga kebun tersebut. Suatu ketika majikannya menyuruhnya untuk memetikan buah delima yang manis dan masak. Setelah Mubarok memetik dan menyerahkannya pada majikannya, ternyata rasanya kecut dan belum masak. Mubarok tidak bisa membedakan buah delima antara yang masak dan belum masak, yang manis dan yang masam karena selama menunggui kebun tersebut, Mubarak tidak pernah makan sedikitpun buah delima dalam kebun itu, walaupun buah delima yang jatuh sekalipun. Hal ini dia lakukan karena majikannya hanya menyuruhnya untuk menunggui kebun delima miliknya.

Atas kejujurannya itu, akhirnya Mubarok dinikahkan denga anak pemiik kebun tersebut dan dapat hidup bahagia, berkecukupan serta rizki yang cukup.

Ini sesuai dengan kutipan cerpen:

Pemilik kebun gusar dan berkata: “Apakah kau tidak bida membedakan mana yang masak dan yang belum masak? Mana yang manis dan mana yang kecut?”

“Maafkan saya tuan, saya sama sekali tidak pernah merasakan delima. Bagaimana saya bisa merasakan mana yang manisdan mana yang kecut?”. jawab Mubarak.

“Apa? Kau sudah sekian tahun bekerja disini dan menjaga kebun delima yang luas yang terlah berpuluh kali panen ini,dan kau bilang belum pernah merasakan delima?kau berani berkata seperti itu!”pemilik kebun marah dan merasa dipermainkan.

“ Demi Allah Tuan, saya tidak pernah mencicipi buah delma satu butir pun. Bukankah anda hanya memerintahkan saya untuk manjaga dan tidak memberi ijin kepada saya untuk mencicipinya?”. lirih mubarak.111

Dalam cerpen ini terdapat nilai kejujuran. Yaitu selalu menjaga dirinya sebagai orang yang dapat dipercaya baik dalam perkataan, tindakan dan pekerjaan.Adapun pesan yang disampaikan dalam cerpen ini adalah setiap orang yang jujur akan mendapatkan balasan yang baik dan dapat hidup degan bahagia.

Dan Masih banyak nilai-nilai pendidikan karakter yang lain yang terdapat dalam novel Cinta di Ujung Sajadah. Beberapa diantaranya adalah suka menolong, adil, demokratis dan lain-lain.Karena salah satu fungsi dari cerita memang adalah sebagai media pendidikanrya-karyanya di dunia perfilman dan persinetronan.

111Habiburrahman El-Shirazy, Di Atas Sajadah Cinta..., hlm. 18.

61 BAB IV

ANALSISI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM