• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRASARANA DAN SARANA PENUNJANG (Radius 10 km dari objek)

DAFTAR PUSTAKA

V. PRASARANA DAN SARANA PENUNJANG (Radius 10 km dari objek)

Bobot : 3 No Unsur/Sub unsur Jumlah ≥ 4 3 2 1 Tidak ada 1. Prasarana : a. Kantor pos b. Jaringan telepon c. Puskesmas/klinik d. Wartel/faksimili e. Warnet f. Jaringan listrik g. Jaringan air minum h. Surat kabar 30 25 20 15 10 2. Sarana penunjang : a. Rumah makan/minum b. Pusat perbelanjaan/pasar c. Bank/money changer d. Toko cindera mata e. Tempat peribadatan f. Toilet umum g. Transportasi

1. ASPEK SOSIAL EKONOMI

Bobot : 6

No Prinsip Kriteria Indikator Ada 1-2 Tidak Ada

1 Pasar 3. Adanya potensi/peluang pasar

4. Tumbuhnya pelaku usaha 1. Peningkatan jumlah kunjungan2. Pertumbuhan jumlah pelaku usaha 20 10 2 EkonomiKerakyatan Terbukanya peluang usaha dan

kesempatan kerja

3. Peningkatan jumlah kunjungan 4. Tumbuhnya pelaku usaha ekonomi

mikro

20 10

3 Penggunaan SumberDaya Setempat Tumbuhnya kreatifitas masyarakat 3. Peningkatan sarana/prasarana4. Meningkatnya permintaan sumber daya lokal

20 10

4 Unit Selling Point(USP) 3. Branding Image

4. Produk layak jual dan kualitas Kunjungan berkesinambungan 20 10

5 PartisipasiMasyarakat Dalam Investasi

Keberadaan sumber daya lokal sebagai aset

3. Setiap sumber daya lokal dapat menjadi nilai pokok

4. Meningkatnya alur distribusi lokal 20 10

6 PembagianKeuntungan Adanya pengaturan/kesepakatan antar pihak bersama Pemerintah

Kontribusi keuntungan semua pihak

No Prinsip Kriteria Indikator Ada 3 Ada 1-2 Tidak ada

1 Pelestarian Adanya norma dan nilai

3. Adanya norma dan nilai-nilai budaya setempat yang masih berlaku dan dipegang teguh serta mengikat di dalam masyarakat. 4. Adanya upacara-upacara adat yang masih

diselenggarakan. 20 15 10 2 Apresiasi 3. Adanya upacara adat 4. Adanya kelompok kesenian

1. Jumlah/jenis upacara adat.

2. Jumlah grup kesenian tradisional/modern. 3. Interaksi seni budaya.

20 15 10

3 Pengaturan Adanya peraturan adat Masih adanya kelembagaan adat 20 15 10

3. ASPEK LINGKUNGAN

Bobot : 6

No Prinsip Kriteria Indikator Ada 3 Ada 1-2 Tidak ada

1 Pengelolaan

3. Aturan tertulis/tidak tertulis di desa. 4. Sadar lingkungan

1. Adanya sanksi lingkungan 2. Masih adanya kegiatan kerja

bakti/gotong royong

3. Tertata, bersih, nyaman, dan asri.

20 15 10

2 Konservasi Pemanfaatan lingkungan

alam dan budaya yang

4. Lingkungan lestari.

3 Sadar Lingkungan Pemahaman tetang arti danmanfaat lingkungan meningkat

3. Meningkatnya perhatian dan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

4. Adanya pendidikan tentang lingkungan pada sektor formal dan informal.

20 15 10

4. ASPEK PENGELOLAAN

Bobot : 6

No Prinsip Kriteria Indikator ≥3 Ada 1-2 Tidakada

1 Adanya institusidi masyarakat lokal

Partisipasi masyarakat

3. Adanya peran aktif dari institusi atau kelompok masyarakat 4. Keterlibatan pemangku kepentingan/stakeholders 20 15 10 2 Melibatkan semua pemangku kepentingan Transparansi

4. Meningkatnya jumlah masyarakat yang memperoleh manfaat

5. Tersedianya mekanisme pendistribusian keuntungan

6. Tidak ada masyarakat yang menyampaikan keluhan

20 15 10

3 Peningkatankapasitas

1. Pengetahuan dan ketrampilan kelompok masyarakat meningkat

2. Semua guide terlatih dan memperoleh lisensi ( terdapat pelatihan setidaknya sekali setahun)

meningkat

4. Terbentuknya monitoring unit ditingkat masyarakat

5. Jumlah pelatihan (konservasi, skill & pengetahuan sebagai pemandu) 6. Kepuasan customer meningkat

4 Regulasi

4. Kesepakatan pengelolaan yang legalitas hukumnya diakui masyarakat dan pemerintah desa

5. Adanya nota kerjasama atau

management agreement dengan pemilik

kawasan

6. Adanya code of conduct

20 15 10

5 Isu keberlanjutan

1. Tersedianya produk-produk yang ramah lingkungan

2. Self-finance (mandiri)

I. Karakteristik Masyarakat (berdasarkan sampel responden)

Bobot : 5

No. Unsur/Sub unsur Kriteria dan Nilai

1. Pendidikan Sebagian besarlulus SLTA ke atas Sebagian besar lulus SLTP ke atas Lulus SD sebagian besar Sebagian besar tidak lulus SD 30 25 20 15

2. Mata pencaharian penduduk Pemilik lahan/pegawai Sebagian besar pedagang kecil,industri kecil dan pengrajin Petani dan berkebun Sebagian besar buruh tani 30 25 20 15 3. Pendapatan Mayoritas di atas UMR Mayoritas di bawah UMR Mayoritas tidak menentu Mayoritas responden tidak berpenghasilam 30 25 20 15

4. Status kependudukan responden asliMayoritas

Responden asli dan pendatang sama Mayoritas responden pendatang

Tidak ada informasi

No Unsur/Sub Unsur Kriteria dan Nilai

1. Objek yang perlu dilestarikan ≥ 4 Ada 3 Ada 2 Ada 1 Tidak ada

a. Keindahan alam

b. Keanekaragaman hayati (flora dan fauna)

c. Peninggalan sejarah 30 25 20 15 10

d. Kebudayaan lokal e. lainnya

2. Pendapat pengembangan wisata ODTW dengan aspek kelestarian

Sangat

sependapat Sependapat sependapatKurang sependapat Tidak Tidak ada

30 25 20 15 10

3. Kegiatan menjamin kelestarian kawasan ≥ 4 Ada 3 Ada 2 Ada 1 Tidak ada a. Adanya pembatasan jumlah pengunjung

b. Kegiatan wisata yang bersifat merusak dihindarkan 30 25 20 15 10

c. Melibatkan masyarkat dalam pengelolaan wisata d. Adanya dukungan pemerintah sebagai fasilitator e. Lainnya

4. Bentuk pelayanan dan fasilitas menjamin

kelestarian kawasan/objek ≥ 4 Ada 3 Ada 2 Ada 1 Tidak ada

a. Bangunan dengan bahan yang alami seperti kayu b. Bangunan permanen dengan jumlah yang tidak

terlalu banyak yang akan merusak keaslian kawasan objek wisata

c.Adanya interpreter (pemandu) yang dapat memberikan penjelasan mengenai kondisi kawasan

objek wisata 30 25 20 15 10

d.Adanya homestay (penginapan) dan makanan tradisional yang dapat memberikan nuansa alami pada pengunjung

Bobot: 6

No. Unsur/Sub unsur Kriteria dan Nilai

1. Partisipasi masyarakat > 15 respondenberpartisipasi

Perbandingan sama antara yang sudah dan belum berpartisipasi < 15 orang responden berpartisipasi

Tidak ada yang berpartisipasi 30 25 20 15 2. Persepsi masyarakat Mayoritas sangat mendukung Mayoritas mendukung Mayoritas kurang mendukung Mayoritas tidak mendukung 30 25 20 15 3.

Keinginan masyarakat ≥ 4 Ada 3 Ada 2 Ada 1

30 25 20 15 4. Dampak Mayoritas menyampaikan dampak positif Perbandingan sama antara positif dan negatif Mayoritas menyampaikan dampak negatif Tidak ada 30 25 20 15

Lampiran 4 Objek Wisata di Zona Wisata Bogor Barat Kabupaten Bogor

No Kecamatan Desa Nama ObyekWisata Jenis Daya TarikWisata Pengelola

1. Tamansari

Pasir Eurih KampungBudaya

Sindangbarang Wisata Budaya

Swasta (Yayasan Padepokan Giri Sunda Pura) Sukajadi Wana WisataCurug Nangka Wisata Alam Perhutani Sukamantri

Wana Wisata Bumi Perkemahan Sukamantri

Wisata minat khusus Perhutani

2. Parung Cogreg Air Panas Tirtasanita Wisata minatkhusus/tirta Swasta (PT SupraPiranti Wisata Ria)

3. Tenjolaya Gunung Malang Curug Luhur Wisata alam Swasta (PT Curug Luhur Indah Paradise) Tapos 1 SitusMegalitikum Wisatabudaya/peninggalan Disbudpar danBPPP Serang 4. Ciampea Cihideung Udik KampungWisata

Cinangneng Wisata minat khusus/alam Swasta (Hester Basoeki Guest House) 5. Cibungbulang

Ciaruteun Ilir Situs Ciaruteun Wisata Budaya/peninggalan Disbudpar danBPPP Serang Cemplang Museum PasirAngin WisataBudaya/Peninggalan Disbudpar danBPPP Serang

6. Pamijahan

Gunung sari Pemandian AirPanas Gunung Salak Endah

Wisata Minat

Khusus Disbudpar

Gunung sari Curug Cigamea Wisata Alam Disbudpar

Gunung sari Curug Seribu Wisata Alam Disbudpar

Gunung sari Curug Ngumpet Wisata Alam Disbudpar

Gunungsari Kawah Ratu Wisata Alam Perhutani

Gunung bunder BumiPerkemahan Gunung Bunder

Wisata Minat

Khusus Perhutani

7. Cigudeg Argapura Goa Gudawang Wisata MinatKhusus Disbudpar

8. Sukajaya Kiara Pandak KampungTradisional Urug

Wisata Budaya Disbudpar

9. Jasinga

Pangradin Curug Bandung Wisata alam Disbudpar

Curug Wana wisataTaman Bambu Wisata minat khusus Perhutani

Koleang Situ Kadondong Wisata alam Disbupar

Lampiran 5 Jenis Kesenian di Zona Wisata Bogor Barat

No Nama organisasi

kesenian Pimpinan

Alamat lengkap organisasi No Tlp/fax

Kesenian yang digarap

1 Angklung Gubrag Sadikin DS. Argapura RT. 01/01

Cigudeg angklung gubrag

2 Giri mekar Basri Encep DS. Argapura RT 04/04

Cigudeg wayang golek

3 Galuh Mekar Somad

Hidayat DS. Argapura Cigudeg calung

4 Komara Sunda Henny

HS/Dudi Lokapurna Pamijahan

rampak gendang, degung, tari klasik, upacara adat

5 Putra Pakuan R. Yusuf Cibadak Ciampea wayang golek

6 Sekar Giri

Cempaka

Opang

Suparta Benteng Ciampea wayang golek

7 Gentra mustika ati Cecep

Ciampea Asri Blok D III no. 14 Ciampea , tlp. 0251. 624501 hp.085 219 361 976

degung, kecapi suling

8 Ls. Giri Sundapura A. Mimaki DS. Pasir Eurih, Taman Sari

bodoran degung, tari klasik, jaipong, upacara adat,seren taun

9 LS. Blantek Wawan DS. Parung, Parung blantek

10 Gentra Giri Manik Suroso Jembatan II DS. Gunung Malang, Tenjolaya

wayang golek, degung, tari Sumber : Data Sekunder Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor,2007

Lampiran 6 Hasil IFAS dan EFAS Cluster Desa Sangat Baik, Baik dan Sedang

Faktor-Faktor Internal Cluster Desa Sangat Baik

Faktor-faktor Strategi Internal Bobot Rating Bobot x

Rating Kode Kekuatan Cluster Desa Kategori Sangat Baik

a) Adanya keinginan masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan

pengembangan ekowisata 0,15 4 0,6 S1

b) Persepsi masyarakat positif mengenai

wisata berkelanjutan/lestari 0,1 4 0,4 S2

c) Adanya budaya khas dan beberapa

peninggalan sejarah 0,1 4 0,4 S3

d) Daya tarik objek di desa banyak yang

masih alami 0,1 4 0,4 S4

e) Keterbukaan masyarakat terhadap pengunjung didukung 50 % masyarakat

sekitar merupakan penduduk asli 0,04 3 0,12 S5

f) Adanya motivasi ekonomi bagi masyarakat terhadap pengembangan

wisata 0,04 3 0,12 S6

g) Partisipasi masyarakat cukup baik 0,05 4 0,2 S7

h) Adanya kepatuhan terhadap tokoh

masyarakat tertentu 0,02 2 0,04 S8

Kelemahan Cluster Desa Kategori Sangat Baik

(f) Partisipasi masyarakat desa cenderung bersifat pelaksanaan atau hanya sebagai objek belum pada tataran perencanaan dan evaluasi

0,1 1 0,1 W1

(g) Kesempatan pengambilan keputusan oleh masyarakat masih rendah seperti terbatas

dalam penyampaian ide 0,1 1 0,1 W2

(h) Latar pendidikan masyarakat desa masih rendah sehingga masyarakat belum siap

dalam menerima wisatawan 0,1 2 0,2 W3

(i) Belum adanya promosi oleh masyarakat 0,05 1 0,05 W4

(j) Pengetahuan tentang CBE masih rendah 0,05 1 0,05 W5

Faktor-Faktor Eksternal Cluster Desa Sangat Baik

Faktor-faktor Strategi Eksternal Bobot Rating Bobot x

Rating Kode Peluang Cluster Desa Kategori Sangat Baik

h) Adanya dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan ekowisata

berbasis masyarakat 0,15 4 0,6 O1

i) Sikap positif masyarakat dalam menerima

program desa wisata 0,15 4 0,6 O2

j) Pasar masih terbuka luas 0,10 3 0,3 O3

k) Adanya rencana pemekaran Bogor Barat 0,05 3 0,15 O4

l) Lokasi desa berdekatan dengan wilayah

lain yang mempunyai potensi wisata 0,05 3 0,15 O5

m) Berkembangnya berbagai media cetak dan elektronik merupakan peluang

memasarkan ekowisata Bogor Barat 0,05 4 0,2 O6

n) Infrastruktur yang cukup memadai 0,05 3 0,15 O7

Ancaman Cluster Desa Kategori Sangat Baik

e) Kemungkinan adanya kecemburuan antar desa yang berhubungan dengan

pengembangan objek wisata 0,10 1 0,10 T1

f) Adanya kompetitor/pesaing desa di wilayah lain yang memiliki potensi

wisata 0,15 1 0,15 T2

g) Kurangnya kemampuan pelayanan dalam pemasaran ekowisata para pelaku

wisata di tingkat desa 0,10 1 0,10 T3

h) Aksesibilitas menuju desa banyak yang

masih rusak 0,05 2 0,1 T4

TOTAL 1,00 2,6

Faktor-Faktor Internal Cluster Desa Baik

Faktor-faktor Strategi Internal Bobot Rating Bobot x

Rating Kode Kekuatan Cluster Desa Kategori Baik

a) Daya tarik objek di desa banyak yang

masih alami 0,2 4 0,8 S1

b) Persepsi masyarakat positif tentang wisata

berkelanjutan 0,1 4 0,4 S2

c) Adanya keinginan masyarakat untuk

berpartisipasi 0,1 4 0,4 S3

masih tradisional

e) Lebih dari 50 % masyarakat sekitar

merupakan penduduk asli 0,05 3 0,15 S5

f) Kepatuhan terhadap tokoh masyarakat

tertentu 0,04 2 0,08 S6

Kelemahan Cluster Desa Kategori Baik

h) Partisipasi masyarakat desa cenderung bersifat pelaksanaan atau hanya sebagai objek belum pada tataran perencanaan dan evaluasi

0,1 1 0,1 W1

i) Kesempatan pengambilan keputusan oleh masyarakat masih rendah seperti terbatas

dalam penyampaian ide 0,1 1 0,1 W2

j) Latar pendidikan masyarakat desa masih rendah sehingga masyarakat belum siap

dalam menerima wisatawan 0,1 2 0,2 W3

k) Banyak kondisi aksesibilitas tidak

mendukung 0,05 1 0,05 W4

l) Keterbatasan dukungan infrastuktur

lainnya belum lengkap 0,05 1 0,05 W5

m) Pengetahuan tentang CBE masih rendah 0,04 2 0,08 W6

n) Belum adanya promosi oleh masyarakat 0,02 2 0,04 W7

TOTAL 1,00 2,6

Faktor-faktor Eksternal Cluster Desa Baik

Faktor-faktor Strategi Eksternal Bobot Rating Bobot xRating Kode Peluang Cluster Desa Kategori Baik

g) Adanya dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan ekowisata

berbasis masyarakat 0,2 4 0,8 O1

h) Sikap positif masyarakat dalam menerima

program desa wisata 0,15 4 0,6 O2

i) Pasar masih terbuka luas 0,15 3 0,45 O3

j) Adanya rencana pemekaran Bogor Barat 0,05 3 0,15 O4

k) Berkembangnya berbagai media cetak dan elektronik merupakan peluang

memasarkan ekowisata Bogor Barat 0,03 3 0,09 O5

l) Lokasi desa berdekatan dengan wilayah

lain yang mempunyai potensi wisata 0,02 3 0,06 O6

Ancaman Cluster Desa Kategori Baik

e) Adanya kompetitor/pesaing desa di

wilayah lain yang memiliki potensi wisata 0,10 1 0,10 T1

pemasaran ekowisata para pelaku wisata di tingkat desa

g) Aksesibilitas menuju desa banyak yang

masih rusak 0,15 1 0,15 T3

h) Kemungkinan adanya kecemburuan antar desa yang berhubungan dengan

pengembangan objek wisata 0,05 2 0,1 T4

TOTAL 1,00 2,6

Faktor-faktor Internal Cluster Desa Sedang

Faktor-faktor Strategi Internal Bobot Rating Bobot xRating Kode Kekuatan Cluster Desa Sedang

a) Daya tarik objek di desa banyak yang

masih alami 0,2 4 0,8 S1

b) Persepsi masyarakat positif tentang wisata

berkelanjutan 0,1 4 0,4 S2

c) Adanya keinginan masyarakat untuk

berpartisipasi 0,1 4 0,4 S3

d) Adanya motivasi ekonomi bagi masyarakat terhadap pengembangan

wisata 0,05 3 0,15 S4

e) Lebih dari 50 % masyarakat sekitar

merupakan penduduk asli 0,05 3 0,15 S5

Kelemahan Cluster Desa Kategori Sedang

l) Partisipasi masyarakat desa cenderung bersifat pelaksanaan atau hanya sebagai objek belum pada tataran perencanaan dan evaluasi

0,1 1 0,1 W1

m) Kesempatan pengambilan keputusan oleh masyarakat masih rendah seperti terbatas

dalam penyampaian ide 0,1 1 0,1 W2

n) Latar pendidikan masyarakat desa masih rendah sehingga masyarakat belum siap

dalam menerima wisatawan 0,05 2 0,1 W3

o) Banyak kondisi aksesibilitas tidak

mendukung 0,04 1 0,04 W4

p) Keterbatasan dukungan infrastuktur

lainnya belum lengkap 0,04 1 0,04 W5

q) Pengetahuan tentang CBE masih rendah 0,04 1 0,04 W6

r) Konsep pelestarian terhadap objek oleh

masyarakat masih belum optimal 0,02 2 0,04 W7

s) Belum adanya promosi oleh masyarakat 0,02 2 0,04 W8

t) Belum terlibatnya semua pemangku

u) Belum tersedianya produk-produk kerajinan masyarakat yang ramah

lingkungan 0,02 2 0,04 W10

v) Beberapa desa tidak mempunyai seni

tradisional yang khas 0,02 2 0,04 W11

TOTAL 1,00 2,53

Faktor-faktor Eksternal Cluster Desa Sedang

Faktor-faktor Strategi Eksternal Bobot Rating Bobot xRating Kode Peluang Cluster Desa Kategori Sedang

g) Adanya dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan ekowisata

berbasis masyarakat 0,15 4 0,6 O1

h) Sikap positif masyarakat dalam menerima

program desa wisata 0,15 4 0,6 O2

i) Pasar masih terbuka luas 0,15 3 0,45 O3

j) Adanya rencana pemekaran Bogor Barat 0,05 3 0,15 O4

k) Berkembangnya berbagai media cetak dan elektronik merupakan peluang

memasarkan ekowisata Bogor Barat 0,03 3 0,09 O5

l) Lokasi desa berdekatan dengan wilayah

lain yang mempunyai potensi wisata 0,02 3 0,06 O6

Ancaman Cluster Desa Kategori Sedang

f) Adanya kompetitor/pesaing desa di

wilayah lain yang memiliki potensi wisata 0,10 1 0,10 T1

g) Kurangnya kemampuan pelayanan dalam pemasaran ekowisata para pelaku wisata

di tingkat desa 0,10 1 0,10 T2

h) Aksesibilitas menuju desa banyak yang

masih rusak 0,15 1 0,15 T3

i) Tidak tersedianya dukungan kebijakan pemerintah daerah dalam pengembangan

CBE 0,05 1 0,05 T4

j) Minimnya pemahaman tentang ekowisata

di masyarakat 0,05 2 0,1 T5

Lampiran 7 Matriks SWOT Cluster Desa Sangat Baik, Baik dan Sedang

Matriks SWOT Cluster Desa Sangat Baik

Faktor Internal

Faktor Eksternal

KEKUATAN (S)

1. Adanya keinginan masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan ekowisata 2. Persepsi masyarakat positif

mengenai wisata berkelanjutan/lestari

3. Adanya budaya khas dan beberapa peninggalan sejarah

4. Daya tarik objek di desa banyak yang masih alami

5. Keterbukaan masyarakat terhadap pengunjung didukung 50 % masyarakat sekitar merupakan penduduk asli

6. Adanya motivasi ekonomi bagi masyarakat terhadap

pengembangan wisata

7. Partisipasi masyarakat cukup baik 8. Adanya kepatuhan terhadap tokoh

masyarakat tertentu

KELEMAHAN (W)

1. Partisipasi masyarakat desa cenderung bersifat pelaksanaan atau hanya sebagai objek belum pada tataran perencanaan dan evaluasi

2. Kesempatan pengambilan keputusan oleh masyarakat masih rendah seperti terbatas dalam penyampaian ide

3. Latar pendidikan masyarakat desa masih rendah sehingga masyarakat belum siap dalam menerima wisatawan 4. Belum adanya promosi oleh

masyarakat

5. Pengetahuan tentang CBE masih rendah

PELUANG (O)

1. Adanya dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat 2. Sikap positif masyarakat dalam

menerima program desa wisata 3. Pasar masih terbuka luas 4. Adanya rencana pemekaran

Bogor Barat

5. Lokasi desa berdekatan dengan wilayah lain yang mempunyai potensi wisata Barat

6. Berkembangnya berbagai media cetak dan elektronik merupakan peluang memasarkan ekowisata Bogor Barat

7. Infrastruktur yang cukup memadai

Strategi (S-O) 1. Pelibatan masyarakat dalam

pengembangan desa wisata mulai tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi (S1-S8, O1-O5) 2. Pengembangan program desa wisata yang khas sesuai potensi alam dan budaya masyarakat (S3-S6,O1-O5)

3. Pembentukan wadah bagi pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat (S7,S8,O1) 4. Promosi program ekowisata

berbasis masyarakat yang ada di Zona wisata Bogor Barat ( S6-S8,O6,O7)

Strategi (W-O) 1. Pendampingan kepada

masyarakat untuk mengawal proses (W1-W3,O1-O4)

ANCAMAN (T) 1. Kemungkinan adanya

kecemburuan antar desa yang berhubungan dengan pengembangan objek wisata 2. Adanya kompetitor/pesaing desa

di wilayah lain yang memiliki potensi wisata

3. Kurangnya kemampuan pelayanan dalam pemasaran ekowisata para pelaku wisata di tingkat desa

4. Aksesibilitas menuju desa banyak yang masih rusak

Strategi (S-T) 1. Peningkatan kemampuan SDM

masyarakat desa terutama SDM di objek wisata melalui berbagai pelatihan teknis dan manajerial (S1,S5-S8,T2,T3)

2. Pengembangan desa-desa potensial di kecamatan yang berdekatan dengan desa yang akan dikembangkan CBE (S4,T1)

Strategi (W-T) 1. Perbaikan sarana dan prasarana

wisata untuk mendukung pengembangan ekowisata berbasis masyarakat yang memperhatikan konsep keberlanjutan ekologi dalam pengembangan desa wisata (W4,W5,T1-T4)

Matriks SWOT (strength, weakness, opportunity dan threat) Cluster Desa Baik

Faktor Internal

Faktor Eksternal

KEKUATAN (S)

1. Daya tarik objek di desa banyak yang masih alami

2. Persepsi masyarakat positif mengenai wisata

berkelanjutan/lestari 3. Adanya keinginan masyarakat

untuk berpartisipasi

4. Adanya kehidupan masyarakat yang masih tradisional 5. Lebih dari 50 % masyarakat

sekitar merupakan penduduk asli 6. Kepatuhan terhadap tokoh

masyarakat tertentu

KELEMAHAN (W) 1. Partisipasi masyarakat desa cenderung

bersifat pelaksanaan atau hanya sebagai objek belum pada tataran perencanaan dan evaluasi

2. Kesempatan pengambilan keputusan oleh masyarakat masih rendah seperti terbatas dalam penyampaian ide 3. Latar pendidikan masyarakat desa

masih rendah sehingga masyarakat belum siap dalam menerima wisatawan 4. Banyak kondisi aksesibilitas tidak

mendukung

5. Keterbatasan dukungan infrastuktur lainnya belum lengkap

6. Pengetahuan tentang CBE masih rendah 7. Belum adanya promosi oleh masyarakat PELUANG (O)

1. Adanya dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat 2. Sikap positif masyarakat dalam

menerima program desa wisata 3. Pasar masih terbuka luas 4. Adanya rencana pemekaran Bogor

Barat

5. Berkembangnya berbagai media cetak dan elektronik merupakan peluang memasarkan ekowisata Bogor Barat

6. Lokasi desa berdekatan dengan wilayah lain yang mempunyai potensi wisata Barat

Strategi (S-O) 1. Pelibatan masyarakat dalam

pengembangan desa wisata mulai tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi (S1-S6, O1-O6) 2. Pengembangan program desa wisata yang khas sesuai potensi alam dan budaya masyarakat(S1-S4,O3-O6)

3. Pembentukan wadah bagi pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat (S5, O2)

4. Promosi program ekowisata berbasis masyarakat yang ada di Zona wisata Bogor Barat (S3,O5)

Strategi (W-O) Pendampingan kepada masyarakat untuk mengawal proses (W1,W2,O1-O4)

ANCAMAN (T)

1. Adanya kompetitor/pesaing desa di wilayah lain yang memiliki potensi wisata

2. Kurangnya kemampuan pelayanan dalam pemasaran ekowisata para pelaku wisata di tingkat desa 3. Aksesibilitas menuju desa banyak

yang masih rusak

4. Kemungkinan adanya kecemburuan antar desa yang berhubungan dengan pengembangan objek wisata

Strategi (S-T) 1. Peningkatan kemampuan SDM

masyarakat desa terutama SDM di objek wisata melalui berbagai pelatihan teknis dan manajerial (S2,S3,S5,S6,T1,T2)

Strategi (W-T)

1. Perbaikan sarana dan prasarana wisata untuk mendukung pengembangan ekowisata berbasis masyarakat yang memperhatikan konsep keberlanjutan ekologi dalam pengembangan desa wisata (W1,W4-W7,T1-T4)

Matriks SWOT (strength, weakness, opportunity dan threat) Cluster Desa Sedang

Faktor Internal

Faktor Eksternal

KEKUATAN (S)

1. Daya tarik objek di desa banyak yang masih alami

2. Persepsi masyarakat positif mengenai wisata berkelanjutan/lestari 3. Adanya keinginan masyarakat untuk

berpartisipasi

4. Adanya motivasi ekonomi bagi masyarakat terhadap pengembangan wisata

5. Lebih dari 50 % masyarakat sekitar merupakan penduduk asli

KELEMAHAN (W)

1. Partisipasi masyarakat desa cenderung bersifat pelaksanaan atau hanya sebagai objek belum pada tataran perencanaan dan evaluasi 2. Kesempatan pengambilan keputusan

oleh masyarakat masih rendah seperti terbatas dalam penyampaian ide

3. Latar pendidikan masyarakat desa masih rendah sehingga masyarakat belum siap dalam menerima wisatawan

4. Banyak kondisi aksesibilitas tidak mendukung

5. Keterbatasan dukungan infrastuktur lainnya belum lengkap

6. Pengetahuan tentang CBE masih rendah

7. Konsep pelestarian terhadap objek oleh masyarakat masih belum optimal

8. Belum adanya promosi oleh masyarakat

9. Belum terlibatnya semua pemangku kepentingan

10. Belum tersedianya produk-produk kerajinan masyarakat yang ramah lingkungan

11. Beberapa desa tidak mempunyai seni tradisional yang khas

PELUANG (O)

1. Adanya dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat 2. Sikap positif masyarakat dalam

menerima program desa wisata 3. Pasar masih terbuka luas 4. Adanya rencana pemekaran

Bogor Barat

5. Berkembangnya berbagai media cetak dan elektronik merupakan peluang memasarkan ekowisata Bogor Barat

6. Lokasi desa berdekatan dengan wilayah lain yang mempunyai potensi wisata Barat

Strategi (S-O) 1. Pelibatan masyarakat dalam

pengembangan desa wisata mulai tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi (S1-S5, O1-O6)

2. Pengembangan program desa wisata yang khas sesuai potensi alam dan budaya masyarakat(S1,S4,O6) 3. Pembentukan wadah bagi pengelolaan

ekowisata berbasis masyarakat (S2-S5,O1, O2)

4. Promosi program ekowisata berbasis masyarakat yang ada di Zona wisata Bogor Barat(S3,O5)

Strategi (W-O) 1. Pendampingan kepada masyarakat

untuk mengawal proses (W1-W3,W6-W11,O1-O4)

ANCAMAN (T)

1. Adanya kompetitor/pesaing desa di wilayah lain yang memiliki potensi wisata

2. Kurangnya kemampuan pelayanan dalam pemasaran ekowisata para pelaku wisata di tingkat desa

3. Aksesibilitas menuju desa banyak yang masih rusak 4. Tidak tersedianya dukungan

kebijakan pemerintah daerah dalam pengembangan CBE 5. Minimnya pemahaman tentang

ekowisata di masyarakat

Strategi (S-T) 1. Peningkatan kemampuan SDM

masyarakat desa terutama SDM di objek wisata melalui berbagai pelatihan teknis dan manajerial (S5,T1,T2,T4,T5)

Strategi (W-T)

1. Perbaikan sarana dan prasarana wisata untuk mendukung pengembangan ekowisata berbasis masyarakat yang memperhatikan konsep keberlanjutan ekologi dalam pengembangan desa wisata (W4,W5,W7,W9-W11,T2-T5)

Lampiran 8 Contoh Kuesioner Penelitian

KUESIONER PENELITIAN