• Tidak ada hasil yang ditemukan

Prestasi Diri Bagi Keunggulan Bangsa

Prestasi Diri

A. Prestasi Diri Bagi Keunggulan Bangsa

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar, memiliki daerah yang subur. Akan tetapi, kemerdekaan yang diraih sejak tahun 1945 hingga sekarang belum dapat dinikmati sebagaimana yang diharapkan. Pembukaan UUD 1945 alinea keempat tentang tujuan negara (melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan dan perdamaian abadi) belum dapat terwujudkan.

Belum tercapainya tujuan tersebut tampak dalam berbagai masalah yang belum dapat terpecahkan, misalnya kemiskinan, kemerosotan moral, pengangguran intelek, kriminal, korupsi, kolusi, nepotisme, narkoba, penanganan bencana alam, dan lingkungan hidup. Hal ini menjadi tantangan, bagi penyelenggara pemerintahan negara, maupun warga negara biasa. Oleh sebab itu, kita dituntut untuk meningkatkan prestasi sesuai dengan bidang keahlian masing-masing, agar tidak menjadi bangsa yang tertinggal dari bangsa lain. Berkaitan dengan hal tersebut, kita harus memiliki keteguhan hati untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam keluarga, masyarakat untuk menyiapkan generasi muda yang diharapkan.

Sumber: Tempo, 7 - 13 Februari 2005

Gambar 4.1 Agar menjadi bangsa yang unggul dan berprestasi, kita harus bekerja kerja

104 Pendidikan Kewarganegaraan Kelas IX SMP dan MTs

Sekolah merupakan lingkungan pendidikan yang bertujuan untuk membentuk manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa, cerdas, berbudi pekerti luhur, berakhlak mulia, terampil serta sehat jasmani dan rohani (manusia yang ber-kualitas). Dengan meningkatnya kualitas pendidikan, maka hal terse-but menjadi modal dasar dalam me-wujudkan bangsa yang unggul dalam berbagai bidang. Misalnya ilmu pengetahuan dan teknologi, budaya, ekonomi, sosial, politik bahkan di bidang hankam maupun keagamaan.

Manusia diciptakan oleh Allah SWT. di dunia ini adalah sama dan sederajat, hanya lingkungan dan upayalah yang membedakan mereka. Untuk mewujudkan prestasi kita harus melakukan usaha, baik dalam menghadapi keberhasilan atau kegagalan. Keberhasilan yang diraih harus kita syukuri dengan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. Sebaliknya kegagalan harus dijadikan sebagai keberhasilan yang tertunda, bukan menimbulkan frustasi tanpa melakukan perbaikan yang berarti.

Sebagai bangsa yang besar kita harus siap dan mampu belajar dari keberhasilan bangsa lain. Misalnya kita bisa belajar dari bangsa Jepang yang wilayah negaranya kecil, tetapi bisa menjadi negara yang maju.

Sejalan dengan semangat bangsa Indonesia untuk mewujudkan tujuan negaranya, kita harus mau dan mam-pu mempelajari potensi bangsa Indo-nesia untuk menjadi bangsa yang maju. Dengan kata lain, kita harus mampu menganalisis dari segi kekuatan, kelemahan, tantangan maupun peluang yang mungkin timbul dalam pergaulan dunia.

Berdasarkan uraian di atas, kunci pokok untuk menjadi bangsa yang unggul adalah kemampuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Peningkatan kualitas

sum-Sumber: Tempo, 12 - 18 September 2005

Gambar 4.2 Di sekolah setiap siswa dibentuk menjadi manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa, serta cerdas.

Sumber: Tempo, 25-27 Februari 2005

Gambar 4.3 Salah satu ciri peningkatan kualitas sumber daya manusia, yaitu memiliki etos kerja.

Prestasi Diri 105 ber daya manusia (beriman dan bertaqwa, cerdas, disiplin, memiliki etos kerja, kreatif, inovatif, sehat jasmani dan rohani) merupakan tanggung jawab pemerintah, masyarakat, dan sekolah. Peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai sejak dini melalui lingkungan keluarga. Hal ini merupakan pendidikan pertama bagi anak-anak.

Dimulai dari lingkungan keluarga kita tanamkan ketaatan ibadah, disiplin terhadap norma, kerja sama, kesetiakawanan sosial, sehat jasmani dan rohani serta perbaikan gizi. Penggalian potensi masing-masing anggota keluarga dapat dikembangkan untuk menjadi sebuah prestasi. Selanjutnya individu-individu dalam keluarga akan tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Oleh sebab itu, masyarakat yang maju dan kompetitif, akan mendorong seseorang untuk senang berlomba meraih prestasi.

Sekolah merupakan lingkungan pendidikan yang lebih maju diban-dingkan dengan keluarga. Oleh karena di sekolah telah dibangun suatu sistem pendidikan, kurikulum, sarana dan prasarana, dan tenaga pendidik yang telah dipersiapkan secara baik. Oleh sebab itu, sekolah merupakan tumpuan orang tua agar putra-putrinya menjadi manusia yang berkualitas, serta memiliki prestasi di kemudian hari. Banyak terobosan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan, misalnya memberikan bantuan operasional sekolah (BOS) pada tingkat pendidikan dasar, dan mempersiapkan peningkatan kualitas pendidikan pada tingkat menengah. Dengan demikian, kita berharap, berusaha, berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar menjadi bangsa yang unggul di kemudian hari.

Pada era mega kompetitif dewasa ini, kualitas sumber daya Indonesia sangat penting untuk dapat bersaing dengan bangsa lain. Suatu bangsa yang memiliki kualitas sumber daya manusia rendah, akan menjadi bangsa yang terjajah pada bidang ekonomi, sosial budaya oleh bangsa lain.

Tantangan bangsa Indonesia dewasa ini dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah alokasi dana pendidikan yang belum mencapai 20% dari APBN. Kondisi tersebut berdampak pada penyediaan sarana dan prasana pendidikan maupun kesejahteraan guru. Oleh karena itu, kualitas pendi-dikan kita belum sesuai dengan harapan kita semua.

Hal lain yang menjadi kendala bagi kita sebagai bangsa Indonesia, dalam meningkatkan kualitas sum-ber daya manusia adalah masih

Sumber: Tempo, 25-31 Juli 2005

Gambar 4.4 Akibat dana pendidikan yang belum sesuai harapan. Ini berdampak pada penyediaan sarana, prasarana, dan kualitas pendidikan yang jauh dari harapan.

106 Pendidikan Kewarganegaraan Kelas IX SMP dan MTs K E G I A T A N

4. 1

adanya budaya santai. Upaya yang harus kita lakukan bersama adalah membiasakan untuk hidup penuh semangat, kerja keras, senang berkompetisi. Budaya untuk meraih sukses walaupun di negeri orang dengan tetap memelihara kekeluargaan juga merupakan tantangan bagi kita semua.

Bentuklah kelompok maksimal terdiri dari lima orang. Setiap kelompok mencari/menggali informasi dari berbagai media tentang kondisi yang menunjukkan bahwa bangsa Indonesia masih tertinggal dengan bangsa lain.

Coba analisis dampak bagi suatu bangsa yang tergantung pada bangsa lain! Kemudian apa upaya pemerintah untuk mengatasi ketertinggalan dengan bangsa lain?

Hasil kerja kelompok Anda tuliskan dalam kertas kerjamu! Kemudian tampilkan di depan kelas untuk mendapat tanggapan dari kelompok lain.