Pada dasarnya suatu larutan penyangga yang tersusun dari asam lemah dan basa konjugasi merupakan suatu sistem kesetimbangan ion dalam air, yang melibatkan adanya kesetimbangan air dan kestimbangan asam lemah. Di samping itu terdapat ion basa konjugasi yang berasal dari garam atau hasil reaksi antara asam lemah tersebut dengan suatu basa kuat.
Dalam hal ini yang berfungsi sebagai larutan penyangga adalah HA, ion H+, dan ion A- baik yang berasal dari ionisasi basa lemah ataupun yang berasal dari garam tersebut. Maka sistem penyangganya adalah:
Bila ke dalam sistem tersebut terdapat ion H+ yang datang dari luar sistem, maka ion H+ yang berasal dari HA relatif tetap, sebab H+ yang berasal dari asam tersebut akan bereaksi dengan ion A- di dalam sistem tersebut. Bila yang masuk ke dalam sistem adalah ion OH-, maka ion tersebut tidak menyebabkan pergeseran kesetimbangan dalam air, sebab akan segera bereaksi dengan ion H+ yang terdapat di dalam larutan, sehingga konsentrasi ion H+ relatif tetap. Hal yang sama juga terjadi pada larutan penyangga basa. VI. Metode dan Model Pembelajaran
Metode : Ceramah, diskusi, tanya jawab
Model pembelajaran : Kooperatif learning, media game Make A Match berbasis Chemo-Edutainment (CET) berbantu praktikum tipe investigasi kelompok VII. Kegiatan Belajar Mengajar
H2O (l) H+(aq) OH-(aq) ...(1) HA (aq) H+(aq) A-(aq) ...(2) NaA (aq) Na+(aq) A-(aq) ...(3)
+ +
+
HA (aq) H+(aq) + A-(aq) ...(1) NaA(aq) Na+(aq) A+ -(aq) ...(2)
NO Aktivitas pembelajaran Alokasi
Waktu 1 Pembukaan
a. Siswa diajak berdo’a bersama sejenak untuk kelancaran kegiatan pembelajaran.
VIII. Media dan Sumber Belajar Media:
- Power Point, video - LCD dan speaker aktif - Komputer
- Papan tulis Sumber:
- Purba, Michael. 2007. Kimia untuk SMA Kelas XI. Jakarta : Erlangga 2 Inti
Eksplorasi
a. Siswa dibimbing guru membahas definisi dan sifat-sifat larutan penyangga.
b. Siswa dibimbing guru membahas larutan penyangga asam dan larutan penyangga basa. c. Siswa dibimbing guru membahas prinsip kerja
larutan penyangga.
d. Siswa diberi pertanyaan terkait dengan materi komponen larutan penyangga.
Elaborasi
a. Siswa mengerjakan latihan soal prinsip kerja larutan penyangga.
b. Salah seorang siswa menyampaikan jawaban. c. Siswa lain menanggapi jawaban yang sudah
dikemukakan. Konfirmasi
a. Siswa diberi kesempatan untuk bertanya. b. Siswa dengan mengerjakan soal pop kuis. c. Guru memberikan penguatan kepada siswa.
70 menit
3 Penutup
a. Siswa dibimbing guru menyusun kesimpulan.
b. Siswa diberi tahu tentang materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya
c. Siswa dibagi menjadi 7 kelompok untuk pertemuan selanjutnya dan diberi tugas untuk membaca serta menyiapkan bahan praktikum yang dipersiapkan dari rumah
d. Siswa mengakhiri pelajaran.
Jenis tagihan : Pop kuis Bentuk Soal : Uraian
Instrumen : Lembar Soal Pop kuis dan soal pretes Kunci Jawaban : Terlampir
b. Keaktifan siswa saat diskusi mengerjakan soal dalam pembelajaran. X. Alat Evaluasi
1. Jelaskan definisi larutan penyangga! 2. Sebutkan sifat-sifat larutan penyangga!
3. Berikut ini, manakah yang termasuk larutan penyangga! a. HCl dan NH4Cl
b. H2CO3 dan Na2CO3 c. H3PO4 dan Na2HPO4
d. CH3COOH dan CH3COONa e. NH3 dan NH4Cl
f. HSiO3- dan K2SiO3
4. Bagimana prinsip kerja larutan penyangga asam?
5. Minuman kaleng memiliki citarasa yang sama dengan buah segarnya, padahal minuman tersebut telah melalui beberapa proses dalam waktu yang relatif lama. Jelaskan!
6. Sebutkan larutan penyangga yang terdapat dalam sirup? Jawaban
1. Larutan penyangga atau larutan buffer adalah larutan yang dapat mempertahankan pH pada kisarannya.
2. Sifat-sifat larutan penyangga : pH relatif tetap dengan penambahan sedikit asam atau basa, pH tetap jika diencerkan.
3. d, e, dan f
4. Bila ke dalam sistem tersebut terdapat ion H+ yang datang dari luar sistem, maka ion H+ yang berasal dari HA relatif tetap, sebab H+ yang berasal dari asam tersebut akan bereaksi dengan ion A- di dalam sistem tersebut. Bila yang masuk ke dalam sistem adalah ion OH-, maka ion tersebut tidak menyebabkan pergeseran kesetimbangan dalam air, sebab akan segera bereaksi dengan ion H+ yang terdapat di dalam larutan, sehingga konsentrasi ion H+ relatif tetap.
5. Dalam minuman kaleng terdapat larutan penyangga yang dapat mempertahankan pH sehingga minuman tetap segar yaitu asam sitrat dan natrium sitrat
6. Asam benzoat dan natrium benzoat Mengetahui,
Guru Pamong Praktikan
Waridah, S. Pd Eka Fitriani P.
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 1 Comal Mata Pelajaran : Kimia
kelas : XI
Semester : II
Topik : Larutan Penyangga
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit II. Standar Kompetensi
4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya. II. Kompetensi Dasar
4.3 Mendeskripsikan sifat larutan penyangga dan peranan larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup.
III. Indikator
1. Menganalisis larutan penyangga dan bukan penyangga melalui percobaan. IV. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat membuktikan sifat larutan penyangga dengan penambahan sedikit asam dan sedikit basa dengan tepat setelah melakukan praktikum, diskusi, dan tanya jawab.
2. Siswa dapat membuktikan fungsi larutan penyangga dengan benar setelah melakukan praktikum, diskusi, dan tanya jawab.
V. Materi Pokok
Eksperimen ini bertujuan untuk membuktikan sifat larutan penyangga sehingga siswa dapat mengelompokkan larutan penyangga dan bukan penyangga.
A. Sifat Larutan Penyangga dan Bukan Penyangga
Tujuan : mempelajari sifat larutan penyangga dan bukan penyangga pada penambahan sedikit asam dan sedikit basa.
` Cara Kerja :
1. Ukur pH larutan NaCl 0,1 M dengan menggunakan indikator universal
2. Siapkan 3 gelas kimia 100 mL. Isi masing-masing dengan 10 mL larutan NaCl 0,1 M, kemudian :
a) Ke dalam gelas-1 tambahkan 1 mL HCl 0,1 M b) Ke dalam gelas-2 tambahkan 1 mL NaOH 0,1 M c) Ke dalam gelas-3 tambahkan 10 mL aquades Ukur ke-3 pH larutan tersebut.
3. Campurkan 25 mL larutan CH3COOH0,1 M dan 25 mL larutan NaCH3COOH 0,1 M dalam sebuah gelas kimia. Ukur pH larutan tersebut!
4. Lakukan langkah 2 tetapi larutan NaCl diganti larutan 3
5. Campurkan 25 mL larutan NH3 0,1 M dan 25 mL larutan NH4Cl 0,1 M dalam sebuah gelas kimia. Ukur pH larutan tersebut!
3. Hitunglah pH dari masing-masing larutan penyangga yang terjadi menggunakan rumus untuk menghitung pH larutan penyangga!