Tahun 2012 merupakan tahun terakhir pelaksanaan RPJMA (2007-2012) yang dititikberatkan pada penuntasan pelaksanaan pembangunan
Aceh sesuai dengan target yang telah di tetapkan. Prioritas dan sasaran Pembangunan tahun 2012 diarahkan kepada keberlanjutan tujuh prioritas Pemerintah Aceh yaitu: (1) Pemberdayaan ekonomi masyarakat, perluasan kesempatan kerja dan penanggulangan kemiskinan; (2) Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur pendukung investasi;(3) Pembangunan pendidikan yang bermutu dan merata; (4) Peningkatan pelayanan kesehatan berkualitas (5) Pembangunan agama, sosial dan budaya; (6) Penguatan pemerintahan, politik dan hukum; (7) Penanganan dan pengurangan resiko bencana.
Dalam rangka mendukung terlaksananya tujuh prioritas pembangunan Aceh maka sasaran dan prioritas pembangunan 2012 dititikberatkan pada:
a. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Perluasan Kesempatan Kerja dan Penanggulangan Kemiskinan.
Permasalahan dan tantangan utama dibidang ekonomi secara makro adalah masih rendahnya pertumbuhan ekonomi, tingginya tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan jika dibandingkan dengan rata-rata nasional. Oleh karena itu prioritas dan sasaran utama pembangunan bidang ekonomi adalah sebagai berikut:
1. Pertumbuhan Ekonomi : Pertumbuhan ekonomi Aceh (harga konstan) pada
tahun 2012 diharapkan dapat tumbuh secara berkualitas 6,0-6,5 persen (tanpa migas). Pertumbuhan tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai PDRB total menjadi 33-35 trilliun berdasarkan harga konstan, dan 85-87 trilliun berdasarkan harga berlaku. Dengan demikian target pertumbuhan tersebut diharapkan sekaligus dapat menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran yang terjadi melalui pelaksanaan program/kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat, terbukanya lapangan kerja dan kemudahan usaha bagi masyarakat terutama masyarakat miskin baik di pedesaan maupun perkotaan.
Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2012 IV -2
2. Tingkat Pengangguran : Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang terjadi di
Aceh pada tahun 2012 diharapkan dapat ditekan menjadi 7,0-7,5 persen.
3. Tingkat Kemiskinan : Jumlah penduduk miskin di Aceh diharapkan mampu
direduksi lebih rendah dari tahun 2011 atau menjadi sekitar 17-18 persen, dan sebaran penduduk miskin dalam proporsi yang seimbang antara perkotaan dan pedesaan.
4. Tingkat inflasi : Tingkat inflasi yang terjadi di Aceh rata-rata selama tahun
2012 diperkirakan berkisar 4-5 persen, yang dihitung dari dua kota yaitu Banda Aceh dan Lhokseumawe.
Dalam rangka pencapaian target indikator beberapa aspek ekonomi makro diatas, maka prioritas dan sasaran pembangunan pada tahun 2012 adalah sebagai berikut:
1. Meningkatnya produksi dan produktivitas pertanian tanaman pangan, perkebunan, perikanan dan peternakan melalui upaya optimalisasi, modernisasi, diversifikasi, intensifikasi dan ekstensifikasi, dalam rangka peningkatan produksi dan ekspor daerah, serta pendapatan petani.
2. Peningkatan produksi tanaman pangan seperti : padi menjadi 1.722.719 ton, jagung menjadi 194.812 ton dan kedelai menjadi 179.401 ton.
3. Produksi perikanan menjadi 151.600 ton untuk perikanan tangkap dan 34,261 ton untuk perikanan budidaya.
4. Populasi ternak meningkat menjadi 18.612.831 ekor, produksi daging menjadi 24.492.073 Kg, dan produksi telur menjadi 15.813.438 butir.
5. Meningkatnya produksi komoditi unggulan daerah yaitu karet menjadi 67.490 ton, kelapa sawit menjadi 197.732 ton, kopi menjadi 52.357 ton dan kakao menjadi 91.682 ton.
6. Terbangunnya sentra-sentra produksi yang berbasis agro industri dalam rangka peningkatan nilai tambah daerah dengan komoditi utama: padi, kelapa sawit, kopi, kakao, nilam, pala, dan perikanan tangkap.
7. Meningkatnya kemampuan tenaga penyuluh, petani dan penguatan kelembagaan melalui pelatihan penyuluh (480 orang), pelatihan petani (4.210 orang) dan penguatan kelembagaan (170 kelompok).
Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2012 IV -3 9. Terbina dan terfasilitasinya penduduk di kawasan pemukiman transmigrasi
1.575 KK.
10. Terbinanya usaha mikro, kecil, dan menengah sebanyak 100 unit, peningkatan akses terhadap permodalan dan pemasaran, serta pemantapan regulasi.
11. Meningkatnya ekspor melalui pengembangan kluster-kluster produk unggulan yang kompetitif dan komparatif.
12. Meningkatnya realisasi investasi melalui peningkatan promosi daerah, pelayanan investasi, koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait.
13. Meningkatnya kunjungan wisatawan lokal dan manca negara melalui peningkatan kualitas layanan dan penyediaan infrastruktur pariwitsata.
14. Meningkatnya jumlah objek pariwisata unggulan dan pengembangan kawasan Wisata daerah.
b. Pembangunan dan Pemeliharaan Infrastruktur dan Sumberdaya Energi Pendukung Investasi
Prioritas utama dari Pembangunan dan Pemeliharaan Infrastruktur dan Sumberdaya Energi Pendukung Investasi dapat tercapai sebagaimana yang diharapkan, maka sasaran pembangunan pada tahun 2012 ditempuh melalui beberapa kebijakan sebagai berikut:
1. Tersosialisasinya Qanun tentang RTRWA sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan dan pemanfaatan pola ruang di Provinsi Aceh.
2. Terintegrasinya perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya alam. 3. Terlaksananya kerjasama pembangunan antar daerah melalui program
kerjasama pembangunan regional dan Nasional.
4. Penuntasan pembangunan jalan dan jembatan pada ruas jalan provinsi dan jalan strategis menuju sentra-sentra produksi untuk mendukung pengembangan wilayah sepanjang 787,3 Km dan jembatan 7.299 meter. 5. Penuntasan pembangunan saluran drainase/gorong-gorong di lingkungan
permukiman sepanjang 53.000 meter.
6. Terpeliharanya jalan dan jembatan untuk mempertahankan kualitas jalan dan jembatan yang telah dibangun sepanjang 2.895 Km.
Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2012 IV -4 7. Tersedianya sarana dan prasarana kebinamargaan untuk dapat mengoperasionalkan peralatan dan perlengkapan bengkel alat berat dalam mendukung pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan di 23 Kabupaten/kota.
8. Meningkatnya kinerja pengelolaan air minum dan air limbah, tempat pembuangan akhir dan tersedianya sarana dan prasarana persampahan di 23 Kabupaten/kota.
9. Tersedianya infrastruktur perdesaan dalam peningkatan kualitas pelayanan umum/dasar, infrastruktur melalui pembangunan sarana dan prasarana ibadah, pendidikan di di 23 Kabupaten/kota.
10. Terbangunya rumah sehat sederhana bagi masyarakat kurang mampu/dhuafa sebanyak 2.094 unit.
11. Penuntasan pembangunan jaringan irigasi, rawa dan jaringan irigasi lainnya terutama untuk melanjutkan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang telah dibangun seluas 45.000 Hektar, 55.660 meter.
12. Terkendalinya kawasan konservasi sungai, danau, dan sumber daya air lainnya untuk meningkatkan ketersediaan air bagi irigasi melalui
pembangunan embung, waduk dan situ serta melaksanakan
rehabilitasi/pemeliharaan bangunan penampung air yang telah dibangun sebanyak 6 waduk/embung.
13. Tersedianya fasilitas perhubungan untuk meningkatkan pelayanan transportasi darat yang memenuhi standar pelayanan minimal, 9 unit Gedung PKB, 6 traffic light, 1 unit zona keselamatan lalulintas jalan.
14. Terbangunnya sarana dan prasarana perhubungan, terminal penumpang, dermaga dan pelabuhan udara yang menunjang kelancaran dan ketertiban distribusi penumpang dan barang sebanyak 13 unit terminal, 2 unit pelabuhan rakyat, 7 unit fasilitas bandara.
15. Meningkatnya SDM Bidang Komunikasi dan Informasi, dan tersedianya fasilitas pos dan telekomunikasi sebanyak 1 unit.
16. Terlindunginya kawasan konservasi Sumber Daya Alam melalui pengelolaan keanekaragaman hayati, pengendalian kerusakan alam sebanyak 6 lokasi.
Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2012 IV -5 17. Terbangunnya dan terkelolanya Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebanyak 3
lokasi.
18. Terbina dan terkendalinya usaha pertambangan dengan melakukan pengawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di 15 kabupaten/kota, penertiban dan inventarisasi usaha pertambangan tanpa izin (PETI) di 5 kabupaten/kota.
20. Tersedianya energi listrik di pedesaan terutama bagi desa yang belum ada jaringan listrik PT. PLN dengan pembangunan PLTMH sebanyak 5 unit, PLTS terpadu 5 unit, serta melakukan inventarisasi potensi energi terbarukan di 2 lokasi.
Capaian kinerja dan proyeksi Pembangunan, Pemeliharaan
Infrastruktur serta Sumberdaya Energi Pendukung Investasi tahun 2007 - 2012, dapat dilihat pada tabel 4.1 di bawah ini :
Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2012 IV -6
2007 2008 2009
1 3 4 5 6 7 8 9
A Infastruktur Jalan
1. Kondisi Mantap Jalan Nasional % 81.17 87.58 89.62 95.00 97.00** 100.00**
Km 1,447.17 1,561.29 1,597.65 1,713.22 1,749** 1,803** 2. Kondisi Mantap Jalan Provinsi % 57.55 58.81 75.12 75.89 80.00** 100.00** Km 1,063.55 1,086.84 1,388.24 1,402.29 1,478** 1,848**
3. Pembangunan dan Peningkatan Jalan Kabupaten/Kota Km 486.00 768.00 578.00 420.00 502.00** 4. Pembangunan Jembatan M 1,421.43 1,505.00 1,739.80 1,557.00 1,600**
5. Pembangunan Jembatan Perdesaaan M 138.53 141.90 157.90 159.12 162**
B Perumahan dan Permukiman
1. Jumlah Rumah yang sudah mendapatkan air bersih Unit 1,827 2,641 9,314 1,000 6,782** 2. Jumlah Rumah Duafa/Miskin yg Telah Dibangun/Direhab Unit 1,000 3,955 3,912 1,315 1,659**
C Pengairan
1. Panjang Jaringan Irigasi Km 1,190 2,800 3,420 4,435 5,123** 5,526** 2. Luas Irigasi Ha 151,943 203,765 245,625 287,038 330,126** 410,640**
a. Irigasi Teknis Ha 40,188 53,774 60,978 74,402 87,203** 99,676** b. Irigasi Semi Teknis Ha 12,345 24,675 35,568 43,964 51,823** 60,866** c. Irigasi Sederhana Ha 50,425 64,864 73,655 82,987 98,450** 132,092**
d. Irigasi Desa Ha 48,985 60,452 75,424 85,685 92,650** 118,006** 3. Jumlah Waduk, Embung dan Situ Unit 4 6 3 6 5** 6**
4. OP Jaringan Irigasi Ha 39,330 41,352 45,886 47,955 48,523** 62,860** a. Pengendalian Banjir (Bronjong, Normalisasi Sungai, Saluran M 8,000 10,601 50,144 106,862 107,786** 154,450**
b. Pengaman Pantai (Talut, Jetty, Normalisasi Kuala) km 132,93 145,98 156,89 290,78 349,65** 400**
D Listrik
1. Jumlah Pelanggan (RT,Bisnis,Publik,Industri) Pelanggan 819,919 900,042 965,042 1,004,846 1,050,541** 1,098,350** 2. Energy Sales (Penjualan RT,Bisnis,Publik,Industri) GWh 997 1,150 1,315 1,422 1,550** 1,691**
3. Kapasitas Terpasang Gardu Induk Unit 63 85 125 330 500** 710** 4. Kapasitas Panjang Transmisi kms 942 942 942 1,275 2,215** 2,281** 5. Total Produksi GWh 1,182 1.365,83 1,468 1,585 1,714** 1,862**
6. Rumah Tangga Berlistrik KK 746,017 819,112 853,659 900,157 954,743** 995,441** 7. Rasio Elektrivikasi % 74.94 82.29 85.76 90.43 95.91** 100.00**
8. Desa Berlistrik Desa 5,436 6,092 6,260 6,271 6,381** 6,423** BIDANG INFRASTRUKTUR
2
NO INDIKATOR SATUAN CAPAIAN PER TAHUN
2010 2011 2012
TABEL 4.1
CAPAIAN KINERJA PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DAN SUMBER