BAB III PROFIL USTADZ RIKZA ABDULLAH, MASJID RAYA
C. Profil Muallaf
a. Uli Romai’da Hutajulu
Uli Romai’da Hutajulu atau biasa di panggil bu ida sapaan akrab beliau, lahir di jakarta 11 januari 1966. beliau adalah seorang muallaf yang saat ini aktif di pengajian yang bina oleh ustadz Rikza Abdullah, dulu beliau adalah seorang pengganut agama kristen protestan namun kini beliau sudah menjadi seorang muslimah yang taat beribadah.
Beliau mengenal islam pada waktu SMA kala itu beliau mempunyai teman yang islam dan beliau sering sekali bermain dan menginap dirumah temannya tersebut dari sinilah beliau mendapat hidayah.
Ketika beliau bertamu kerumah temannya beliau merasakan sesuatu yang berbeda dan tidak pernah beliau dapat di rumahnya sendiri, karena dirumah beliau sering mendapat perlakuan kasar dari orang tuanya dan juga saudara-saudara beliau sendiri sehingga ketika bertamu di rumah temannya dan merasakan kasih sayang dari orang tua temannya ibu ida pun merasa betapa indahnya islam itu. Sehingga beliau pun akhirnya menyatakan untuk masuk islam pada tahun 1992.
38
Setelah masuk islam beliau sering di siksa dan sering mendapat perlakuan kasar dari orang tua dan keluarga besarnya karena beliau dianggap sudah memalukan keluarga karena memilih islam. Beliau akhirnya diusir dari rumah dan tidak dianggap sebagai anak oleh orang tuanya. Saat ini beliau sudah menikah dan memiliki seorang putri namun keluarga beliau tetap tidak mau menerima nya kembali. Alasan beliau memilih islam karena beliau merasakan kelembutan dan kasih sayang yang beliau rasakan sebelum dan sesudah beliau masuk islam itu begitu indah dan tidak ada habisnya.
b. Lisinio soares
Lisinio Soares atau Hidayatullah nama beliau setelah masuk islam pada tahun 2003 di masjid Alhakim menteng. Beliau lahir di Buanomar 27 januari 1983 dan saat ini aktif mengikuti pengajian yang dibina oleh ustadz Rikza Abdullah. Awalnya beliau adalah seorang penganut agama kristen katolik namun setelah beliau kuliah di jakarta dan sering mengikuti kegiatan-kegiatan di kampus beliau akhirnya beliau pun menyatakan diri untuk masuk islam.
Beliau adalah anak pertama dari tiga bersaudara, setelah beliau masuk islam beliau sempat ada masalah dengan kedua orang tua dan keluarga besarnya yang semuanya adalah penganut agama katolik namun seiring berjalannya waktu orang tuannya dapat memahami pilihan yang beliau tentukan sehingga saat ini beliau sudah kembali menjalin hubungan baik dengan keluargannya.
39
Sebelum masuk agama islam beliau sering sekali berdiskusi tentang agama islam dengan saudara-saudara dan teman-temannya yang sudah lebih dulu masuk islam alhamdulillah melalui diskusi ini beliau mendapat hidyah dari Allah SWT dan menjadi seorang muslim.
c. Tri Handayani
Tri Handayani atau lebih akrab di sapa dengan mba Tri adalah seoarng ibu rumah tangga yang memiliki dua orang putri. Saat ini beliau aktif mengikuti pengajian yang dibina oleh Ustadz Rikza Abdullah, beliau lahir di solo 8 oktober 1970 dan menjadi seorang muslimah pada tahun 2006 awalnya beliau adalah seorang penganut agama Kristen Katolik yang kerjanya adalah pelayan gereja namun seiring berjalannya waktu belaiu mendapat hidayah islam dan menjadi seorang muslimah. Setelah menjadi muslimah beliau pun mendapat perlakuan kasar dari keluarga bahkan beliau di usir dari keluarga besarnya.
Beliau serimg mendapat siksaan dari sumainnya yang masih beragama katolik namun hal itu tidak membuat beliau untuk berubah dan kembali ke agamanya yang dulu. Saat ini beliau masih tinggal bersama suaminya yang selalu menyiksa beliau tapi karena belaiu rajin dan aktif di pengajian ini sehingga masalah yang di hadapi beliau pun tidak terlalu beliau pikirkan karena ada teman- teman di pengajian yang selalu membantu beliau dalam masalah beliau.
Saat ini beliau pun tidak memeliki pekerjaan tetap dan sangat membutuhkan bantuan dari teman-teman di pengajian ini untuk memenuhi
40
kehidupan sehari-hari. Beruntung anak-anak beliau tetap bisa bersekolah karena bantuan dari teman-teman di pengajian ini.
Semoga beliau selalu di berikan ketabahan oleh Allah dalam menghadapi segala persoalan hidup yang di hadapi oleh beliau saat ini maupun saat yang akan datang dan tetap berpegang pada ajaran agama Allah SWT.
d. HK. Idris Henoch Rochtjahjono
HK. Idris atau biasa lebih akrab di sapa pak idris adalah seorang muallaf yang ikut pengajian ustadz Rikza Abdullah, beliau lahir di Mataram pada Tanggal 1 Juli 1962. sebelumnya beliau adalah seorang Kristen pantekosta dan menjabat sebagai seorang pendeta.
Namun seiring waktu beliau pun mendapat hidayah dan memilih untuk keluar dari agamnya dan pindah ke agama islam pada tahun 2007, setelah masuk islam beliau pun di musuhi oleh keluarga besarnya dan bahkan dari tempat beliau dulu manjadi pendeta pun melakukan berbagai cara untuk mengajak beliau kembali namun beliau menolak.
Sebelum mengikuti pengajian di Alhakim beliau sempat bingung karena tidak ada tempat untuk ikut pengajian yang cocok namun Alhamdulillah beliau pun bertemu ustadz Rikza dan akhirnya ikut bergabung di pangajian ini.
Selama di pengajian inilah beliau merasa ada suatu cahaya yang menerangi hati beliau karena semua apa yang di sampaikan oleh ustadz Rikza Abdullah membuat dirinya merasa tenang dan damai.
41
Semoga beliau selalu di beri katabahan dalam menjalani hari-harinya yang penuh tantangan, semoga dengan pembinaan ini beliau dapat melupakan segala persoalan yang ada dan tetap semangat dalam beribadah kepada sang kholik.
29 BAB IV
TEMUAN DAN ANALISIS DATA LAPANGAN
Dalam membahas materi dakwah Ustadz Rikza Abdullah, setelah mendapatkan data-data lalu diklasifikasikan, maka dapat diketahui bahwasanya materi dakwah Ustadz Rikza Abdullah yaitu mencintai Al-Qur’an dan Hadist artinya beliau senantiasa mengajarkan segala sesuatu mengenai akhlak selalu berdasarkan Al-Qur’an dan hadist.
Melaui pengajian rutin yang dilakukan ini belaiu menunjukankepada para mad’unya bahwasanya pedoman-pedoman dalam Al-Qur’an itu sangat menguntungkan bagi kehidupan ini, terutama dalam mangatasi masalah kehidupan dan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik,
Menurut beliau Al-Qur’an itu sangat penting untuk dipelajari karena segala persoalan mengenai kehidupan ini serta apa yang kita jalani ini semua terdapat dalam Al-Qur’an sehingga dengan belajar Al-Qur’an kita bisa menjadi seorang yang lebih baik.1
Selain materi tentang Al-Qur’an beliau juga mengajarkan kepada para mad’u masalah mengenai tauhid dan syari’ah karena para mad’u selain diajrkan masalah akhlak perlu juga mengetahui masalah-masalah agama yang lain karena seorang yang baru masuk islam tentu sangat memerlukan bimbingan yang lebih banyak. Baik itu masalah akhlak maupun masalah tauhid dan syariah
1
30
Selain itu perlu diketahui pendapat ustdz Rikza Abdullah mengenai arti dakwah adalah mengajak orang lain untuk mengikutii pedoman-pedoma yang diberikan Allah dalam Al-qur’an, dalam kehidupan sehari-hari agar dapat mencapai kehidupan yang lebih baik. Hal ini menjadi dasar bagi seorang da’i dalam berdakwah
Dari sini dapat kita lihat apakah sejalan antara materi dakwah yang diajarkan dengan materi dalam yang ada dalam tataran teoritis? Dalam tataran teoritis materi dakwah yang disebutkan yaitu aqidah (keimanan), syariah (Muamallah) dan Akhlak.
Menurut analisa penulis tujuan dakwah dari materi-materi yang diajarkan sesuai dengan apa yang ada ditataran teoritis itu sendiri, karena seorang muallaf perlu memahami keislaman lebih baik lagi sehingga materi-materi yang disampaikan pun harus bervariasi bukan hanya masalah akhlak saja tapi meliputi maslaah-maslah agama yang lain.
Melalui cara diatas Ustadz Rikza ingin mengajak para mad’u agar selalu berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Hadist dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang dihadapi dalam hidup ini. Oleh karena itu beliau selalu memberikan contoh-contoh hidup sesuai dengan apa yang beliau pelajari dalam Al-Qur’an.
Adapun materi-materi yang disampaikan oleh ustadz Rikza Abdullah dalam setiap pertemuannya adalah sebagai berikut:
31 A.Mencintai Al-Qur’an
Melalui materi ini beliau memberikan penjelasan bagaimana cara seorang muslim dapat memahami al_Qur’an serta dapat mempelajri al-Qur’an dan menjadikanya sebagai pedoman hidup sehari-hari.
Menurut belaiau materi ini sangat penting karena tidak semua orang muslim bisa mengerti kandungan-kandungan al_qur’an apabila mereka tidak mempelajarinya. Oleh akrena itu materi seprti ini sangat penting untuk dibahas dan disampaikan kepada kaum muslimin bukan hanya kepada mereka yang muallaf tapi juga kepadamereka yang sudah islam dari lahir.
A. Pesan-pesan Surat Al-Fatiha
Materi ini menjelaskan tentang pesan-pesan yang terkandung dalam ayat- ayat surat al-fatiha karena sebagian dari kaum muslim belum tentu tau makna- makna yang terkandung dalam surat al-fatiha meskipun setiap kali sholat kita selalu membacanya namuntanpa ada penjelasan mengenai masalah tersebtu kita belum tentu mengetahui apa kandungan-kandunagn surat al-fatiha tersebtu. Materi ini dianggap penting agar para mad’u bisa lebih mengerti surat al-fatiha. Karena surat al-fatiha bukan hanya untuk dibaca tapi perlu juga untuk dipahami agar dapat dijadikan sebagai pedoman hidup sehari-hari.
Materi ini sampaikan beliau karena sebagian mad’u belum terlalu memahami surat al-fatiha dan kandungan-kandungannya. Melalui materi ini diharapkan para mad’u adaptlebih memahami dan mengerti surat alfatiha.
32 B. Menagapai hidup bahagia denga rasa syukur
materi ini menjelaskan bagaimana seorang hamba memposisikan diri dihadapan Allah yang menciptakannya. Seorang hamba harus selalu mensyukuri segala nikmat yang diberikan Allah karena ini merupakan cara seoarang hamba berterimaksih kepada Allah yangtelah memberikan banyak karunia dalam hidupnya.
Apabila seorang hamba tidak menjalankan apa yang diperintahkan Allah kepadanya maka hamba tersebut tidak mensyukuri nikmat yang diberikan padanya. Sebagai manusia ciptaan Allah kita ahrus selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan kepada kita dengan selalu berdzikir kepada Allah.
Materi ini mejelaskan apabila ingin mengapai hidup bahagia maka kita harus selalu bersyukur kepada Allah atas nikmat karunia ang telah diberikan kepada kita. Dengan senantiasa menjalankan segala perintahnya dan menjauhi larangannya. Hal ini merupakan salah satu akhlak seorang hamba kepada Allah SWT yang telah menciptaknnya dan menberikan nikmta yang tak terhingga.
Berbicara tentang materi dakwah ada beberapa pendapat mad’u mengenai materi dakwah beliau adalahsebagai berikut:
Materi dakwahnya bagus dan cara penyampaiannya juga sangat sesuai dengan pemikiran saya sehingga membuat saya mudah untuk memahami dan mengikuti apa yang disampaikan oleh beliau. Selain itu materi yang disampiakn
33
sangat membawa dampak postif buat saya pribadi karena sehingga apa yang belum pernah saya dapat ditempat lain disini saya bisa mempelajarinya.2
Dari ucapan mad’u lain:
Selain materinya yang bagus saya senang dengan cara beliau mengajar karena beliau ini selalu memberikan kebebasan untuk para mad’u bertanya dan mengeluarkan pendapat. Saya lebih suka dengan suasan seperti ini karena tidak terfokus satu arah atau hanya sebagai pendengar setia saja3.
Materi dakwah yang disampaikan diharapakan dapat memberikan kemampuan dan kualitas berfikri bagi mad’u yang muallaf sehingga bisa hiduplebih baik dan tidak larut dalam permasalahan yang dihadapinya setelah menjadi seorang muslim,
Selain itu materi-materi yang disampiakn dapat menjadi penyemangat untuk para muallaf dalam mengembangkan kemampuan dan kualitas berfikir muallafdalam mengembangkan konsep diri dan ide-ide muallaf dalam menjalankan aktivitas mereka. Hal ini sangat berpengaruh terhadap upaya peningkatan kualitas muallaf karena materi yang disampaikan sesuai dengan pemikiran dan kebutuhan pemahaman para muallaf. Dalam mempelajari ilmu agama yang baru mereka jalani karena apa yang mereka pelajari dulu dan sekarang tentu sangat berbeda jauh oleh karenanya perlu materi-materi yang mudah untuk dipahami.
2
Tia, wawancara, Jakarta 20 maret 2011
3
34
Pada akhirnya penulis dapat menyimpulkan bahwasnya ajaran islam sangat banyak memberikan dorongan kepada sikap-sikap untuk maju. Kemajuan materi akan terpacu oleh manusia yang yang menggengam materi tersebut. Akhlak adalah perangai yang berakar didalam hati sebagai anugerah dari khalik maha pencipta. Adalah salah satu kenyataan belaka bahwa makhluk manusia mesti terikat erat dengan khalik sang pencipta. Akhlak adalah jembatan yang mendekatkan makhluk dengan khaliknya. Menjadi parameter menilai sempurna atau tidaknya ihsan muslim itu. Melaksanakan agama sama halnya dengan berakhlak sesuai dengan tuntunan agama islam karena itu, agama bukanlah sebuah beban, melainkan adalah sebuah identitas.
48
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan penelitian bab demi bab dalam pembahasan skripsi ini,maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:
Materi-materi yang disampaikan oleh ustadz Rikza Abdullah disini meliputi Aqidah, Muammalah dan Akhlak. materi-materi tersebut di anggap sangat penting untuk disampaikan kepada mad’unya yang muallaf karena para muallaf yang baru mengenal islam perlu ilmu agama yang memadai agar mampu menjalani kehiduoannya dengan baik dan sesuai dengana ajarn islam.
Materi-materi yang disampaikan antara lain: ‘
Pesan-pesan surat Al-fatiha adalah salah satu materi yang disampaikan beliau dalam memberikan bimbingan agama kepada para muallaf karena materi ini dianggap penting. Salah satu kontribusi beliau mengenai materi tersebut adalah beliau menulis sebuah buku berjudulpesan-pesan surat Al-Fatiha yang kemudian di eeadrkan kepadapara mad’u agar bisa mempelajarinya lebih dalam tanpa harus bertatap muka dengan beliau. Materi ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang surat Al-fatiha.
Materi lain yang juga dismapiakn oleh beliau adalah cinta Al-qur’an, materi ini disampaikan beliau kepada para mad’u agar mad’unya dapat senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebnagai pedoman hidup mereka karena beliau merasa apa
49
yang dipelajari dalam Al-Qur’an itu sangat memberikan manfaat yang begitu besar. Melalui materi ini beliau berharap mad’unya senantiasa mempelajari Al- Qur’an kapan dan dimanapun berada.
Materi- materi yang disampaikan disini diharapkan dapat membentuk sebuah sikap yang baik dan terpuji baim sifat terhadap Allah maupun terhadap sesame manusia karena sebagai manusi ciptaanya Allah kita harus senantiasa bersyukur atas nikmat yang diberikan kepada kita. Karena ajaran iuslam sangat banyak memberikan dorongan kepada sikap-sikap untuk maju. Kemajuan materi akan terpacu oleh akhlak manusia yang menggengam materi tersebut. Akhlak adalah perangai yang berakar didalam hati sebagai anugerah dari Allah. Adalah satu kenyataan belaka bahwa makhluk manusia mesti erat kaitan dengan Allah yang telah menciptakan kita, akhlak adalah sebuah jembatan yang mendekatkan dengan sang Khalik. Menjadi parameter menilai sempurna atau tidaknya ihsan seorang muslim itu.
50
B. Saran saran
Perlu diakui bahwa dakwah yang disampaikan oleh ustadz Rikza dapat dikatakan berhasil terutama dakwah kepada para muallaf. Karena banyak sekali para muallaf yang setelah mengikuti bimbingan beliau bisa berubah baik dari segi sifat maupun akhlak. Beliaupun banyak diminta oleh muallaf dari luar negeri untuk dibimbing hal ini karena kelebihan beliau yang mampu memberikan materi dalam bahasa inggris sehingga para muallaf merasa cocok dengan merode maupun materi yang disampaikan beliau.
Oleh karena itu penulis tertarik meneliti materi beliau. Dan setelah meneliti materi beliau disini penulis memberika saran yang sekiranya dapat menjadi satu pertimbgangan bagi beliau dan da’i lain dalam berdakwah.
Saran penulis:
1. Semangat terus dalam memberikan dakwah terutama kepada para muallaf karena orang-orang muallaf ini perlu bimbingan dan perhatian khusus dari para da’i.
2. Memperbanyak materi yang disampaikan, serta lebih ditingkatkan lagi pertemuannya agar para mad’u tidak lupa dengan materi-materi yang diterima. 3. Bekerjasama dengan pihak-pihak terkait agar lebih mempermudah jalan
dakwah. Semoga dengan kerjasama dapat menimbulakan efek yang positif dan kekompakan mad’u dan ustadz untuk lebih meninggaktkan pembinaan yang dilakukan.
DAFTAR PUSTAKA Buku
Ahmad Abu dan Narbuko Khalid, Metodologi Penelitian, Jakarta: PT. Bumi Aksara, 1997
Amin Mansyur, Dakwah Islam dan Pesan moral, Yogyakarta: Al-Amin Press, 1997
Anten Elyas, Ashi Injilizi Arabiq, Mesir: Elyas Modern Press, 1995 Ashari Hafi M, Pemahaman dan Pengalaman Dakwah, Surabaya: Al-Ikhlas, 1993 Bahtiar Wardi, Metodologi Umu Komunikasi Dakwah, Jakarta: Logos, 1997 Departemen Agama RI, Al-Qur'an dan Terjemahannya, Bandung: Lajnah
Pentahsin Mushaf Al-Qur'an, 2002 Djaliel Abdul Maman dan Rafi'udin, Prinsip dan Strategi Dakwah, Bandung: Pustaka Setia, 2001 Hamzah Ya'qub, Publisistik Islam Teknik Dakwah dan Leadership, Bandung:
CV. Diponegoro, 1981
,publisistik Islam, Bandung: CV. Diponegoro, 1981
Khafidz Abdul Nur Muhammad, Mendidik Anak Bersama Rasulullah, Bandung: Al-Bayan, 1997
Ma'arif Syafi'i Ahmad, Leley Tuhu Said, Al-Qur'an dan Tantangan Modernisasi,
Yogyakarta: Sipres, 1990 Mansyi Kadir Abdul, Metode Diskusi Dalam Dakwah, Surabaya: Al-Ikhlas, 1981
Maulana Aqi,Сага Berdiskusi/MC dan Pidato, Gresik: Putra Pelajar, 2000 Moeleong J. Lexi, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2002
Muhidin Asep, Dakwah dalam Perspektif Al-Qur 'an: Study Kritis atas Visi, Misi dan Wawasan, Bandung: CV. Pustaka Setia, 2002 Pedoman
pelaksanaan Pembinaan Muallaf Propinsi DKI Jakarta, 2008 Pemerintah Daerah Khusus Ibukota, Evaluasi Terhadap Eksistensi Bapinroh,
Jakarta: Badan Pembinaan Pegawai, Bapinroh, 1995 Pengantar Didaktik/Metodik dan Tim Pembina Mata Kuliah Didaktik/Metodik. IKIP Surabaya
Rafi'udin dan Djalil Abdul Maman, Prinsip dan Strategi Dakwah, Bandung: CV. Pustaka Setia, 1997 Rukmana Nana, Masjid dan Dakwah, Jakarta: Almawardi Prima, 2002 Saleh Hasan E, Studi Islam di Perguruan Tinggi Pembinaan IMTAQ dan
Pengembangan Wawasan, Jakarta: ISTN, 2002 Shihab Quraish,
Membumikan Al-Qur"an, Fungsi dan Peranan Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat, Bandung: Mizan,
1998 --- , Tafsir Al-Misbah, Lentera hati, 2002
Sinaga Hasanuddin, Pengantar Studi Akhlak, Jakarta: Raja Grafindo Indonesia Persada, 2004
Syukir Asmuni, Dasar-Dasar Strategi Dakwah Islam, Surabaya: Al-Ikhlas 1983 Wasito Woyo, Kamus Inggris Indonesia,Jakarta: Су Press, 1974 Yaqub
Mustafa Ali, Sejarah dan Metode Dakwah Nabi, Jakarta: Pustaka Firdaus, 1997 Yusuf Soelaiman dan Soesanto Slamet, Pengantar Pendidikan Sosial, Surabaya:
Usaha Nasional, 1981 Zarkasi Effendi, Tuntunan Pidato,
HASIL WAWANCARA DENGAN USTAD RIKZA ABDULLAH
Pewawancara : Amel
Nara sumber : Ustadz Rikza Abdullah
Umur : 52 tahun
Tempat : Masjid raya Al-Hakim
T. Assalamualaikum
J. Wa'alaikum salam
Т. Ара arti dakwah menurut ustadz?
J. (sambil tank nafas), arti dakwah menurut saya adalah mengajak orang, lain untuk mengikuti pedoman-pedoman yang diberkan Allah dalam Al-Qur'an dalam kegiatan kehidupan sehari-hari.
T. Metode ара yang ustadz gunakan dalam pembinaan akhlak muallaf? Dan ара landasan atau rujukannya?
J. (sambil memandang keatas) metdode yang saya gunakan adalah menanamkan rasa cinta kepada Al-Qur'an dengan cara menunjukan bahwa pedoman-pedoman di dalam Al-Qur'an sangat menguntungkan bagi kita untuk kehidupan sehari-hari. Terutama dalam mengatasi masalah kehidupan dan memperoleh target-target kehidupan yang lebih baik.
T. bagaimana metodenya agar dakwah yang disampaikan dapat memberikan dampak pada mad'u terutama pada akhlak?
J. hal yang perlu dilakukan agar memberikan dampak adalah perlu dibentuk cara berfikir berdasarkan logika-logika Al-Qur'an, dengan melalui pertemuan secara rutin dan berkesinambungan.
J. Terakhir, sebagian mad'u ustadz adalah muallaf, bagaimana cara ustadz dalam memberikan bimbingan kepada mereka?
T.(sambil membenarkan posisi duduk), memulai pembahasan suatu masalah di mulai dengan dengan sudut pandang dan cara berfikir mereka yang kemudian diarahkan cara berfikir yang sesuai dengan Al-Qur'an.
T. Trimakasih Ustad atas waktunya.
J. Sama-sama.
Nara sumber
Ustadz Rikza Abdullah Hasil wawancara dengan peserta pengajian
Pewawancara : Amel Nara sumber : AM. Deltia
Umur : 32 Tahun
T. Assalamuaalikum Mba? J. Wa'alaikumussalam?
T. Dari mana mba tau pengajian ini?
J. Dari teman kantor. Soalnya saya sudah lama sekali ingin sekali belajar ilmu agama dan kebetulan ada teman kantor yang memberitahu ada penagajian di Al_Hakim dan UstadzNya juga Asyik akhirnya saya dating kesini.
T. Suka tidak dengan materi yang disampaikan Ustadz dipengajian ini? J. Alhamdulilah saya suka sekali materinya bagus-bagus dan selalu memberikan pencerahan buatdiri saya pribadi. T. Alasan mba datang kepengajian ini ара? J. (sambil tersenyum) saya datang kepengajian ini karena ingin mencari ridho Allah SWT.
T. pertanyaan terakhir ya mba, Suka atau tidak dengan metode yang digunakan oleh Ustadz Rikza Abdullah?
J. Alhamdulillah saya sangat suka dengan metode diskusi, Tanya jawab dan Metoda Ynag berisi nasehat-nasehat yang beliau gunakan disini. Karena saya bisa lebih leiuasa untuk bertanya ataupun mengeluarkan pendapat saya. T. terimaksasih banyak ya mba atas waktunya. J.
Sama-sama.
AM. Deltia Hasil wawncara dengan peserta pengajian