• Tidak ada hasil yang ditemukan

CSR PT. JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

A. Profil PT. Jakarta International Container Terminal (JICT)

61

BAB III

CSR PT. JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

A. Profil PT. Jakarta International Container Terminal (JICT)

1. Sejarah PT. Jakarta International Container Terminal (JICT)

PT. Jakarta International Container Terminal adalah perusahaan yang bergerak dalam bisnis layanan bongkar muat petikemas baik ekspor maupun impor dan merupakan pelabuhan petikemas terbesar dan paling aktif di Indonesia.

PT. JICT mengembangkan terminal petikemas I dan II di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. (Anwari, Abidin dan Sumarno, 2018: 14)

PT. JICT merupakan perusahaan afiliasi Perseroan yang didirikan pada tahun 1899. Saham mayoritas PT. JICT dimiliki Hutchison Ports sebsesar 51%, sedangkan 48,9%

dimiliki PT. Pelindo II dan 0,1% dimiliki Koperasi Pegawai Maritim. PT. JICT berkomitmen menyediakan layanan berkualitas, efisien dan layanan yang handal selama 24 jam sepanjang tahunnya. Pada tanggal 27 Maret 1999 PT. JICT resmi lahir sebagai anak perusahaan PT. Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) dan optimis untuk bergerak maju

62

untuk menjadi Operator Container Terminal yang terbaik di Indonesia yang memiliki peralatan dan fasilitas modern serta selalu berkomitmen meningkatkan semangat kerja yang selalu dipelihara agar dapat maksimal dalam kinerja bongkar muat. (Anwari, Abidin dan Sumarno 2018: 14)

Hal ini merupakan modal awal PT. JICT dalam menghasilkan layanan kelas dunia dan menjadi pintu gerbang perekonomian serta perdagangan Internasional. PT.

JICT terakreditasi ISO 9002 standar yang bertujuan unutk memberikan layanan terbaik melalui dedikasi tenaga kerja yang berpengalaman dan penerapan teknologi canggih baru.

(Rahmayanti, Handoyo, Vol. 3, 2010: 81)

Dalam proses wawancara dengan Bapak Mustaqim selaku Senior Staff Corporate Affair CSR PT. JICT, untuk menjamin tumbuhnya pelayanan yang baik, JICT mengembangkan budaya perusahaan sebagai berikut : 1. Valuing People, yaitu penghargaan yang tinggi pada

setiap manusia.

2. Profesionalisme terhadap pekerjaan sesuai dengan tugasnya.

3. Kerjsama atau Team Work yang menjadi kunci keberhasilan bersama.

4. Berorientasi pada keselamatan (Safety Orientation) baik bagi diri sendiri maupun mengingatkan untuk orang lain.

63

5. Sense of Competitiveness (berdaya saing) sehat dalam mencapai target individu.

6. Build good partnership (membangun kemitraan yang baik) di dalam diri sendiri, rekan kerja dan partnership.

Demi turut andil mendukung program Pemerintah dalam memacu kegiatan ekspor, JICT memberikan layanan khusus kepada PET (Perusahaan Ekspor Tertentu) dalam hal administrasi dan operasional. Untuk mendukung percepatan birokrasi dan administrasi, telah dibangun pula Gateway Intercept antara JICT dan Inhouse System Bea Cukai (KINS II dan III) guna memadukan sistem penyelesaian proses dokumen SPPB (Surat Perintah Pengeluaran Barang) dengan SP2 (Surat Penyerahan Petikemas). (JICT 2014)

Saat wawancara dengan Pak Aan Sopyan, harapan yang selalu dipanjatkan JICT adalah peningkatan arus petikemas ekspor dan impor secara signifikan. Sejalan dengan upaya pemerintah untuk menjadikan JICT sebagai pelabuhan HUB PORT dengan memiliki pelayanan jasa yang berkelas dunia.

64

2. Visi, Misi dan Logo PT. JICT

Dalam rangka mencapai tujuan dari aktivitas bisnis perusahaan, maka PT. JICT mengusung Visi dan Misi sebagai rencana strategis perusahaan. Sebuah identitas berupa Logo atau Lambang diperlukan oleh setiap Perusahaan yang berfungsi sebagai tanda pengenal, berikut adalah Visi, Misi dan Logo PT. JICT :

a. Visi PT. Jakarta International ContainerTerminal adalah :

“Menjadi terminal pilihan di Indonesia dan memberikan pelayanan yang professional untuk memenuhi tuntutan dan keinginan pelanggan secara konsisten”. (Anwari, Abidin dan Sumarno, 2018: 14)

b. Sedangkan Misi PT. Jakarta International Container Terminal adalah :

“Mendorong pengembangan pelabuhan sebagai pelopor industry nasional melalui pelayanan yang berkualitas, operasi yang inovatif dan semangat kerjasama”. (Anwari, Abidin dan Sumarno, 2018: 15)

65

c. Logo PT. JICT :

Logo PT. Jakarta international Container Terminal dibentuk pada tahun 2000 dan didesain oleh Institut Seni Rupa Yogyakarta. Filosofi logo PT. JICT menggambarkan terdapat tiga kontainer yang melambangkan perusahaan ini bergerak di bidang jasa bongkar muat khususnya kontainer. Warna biru yang terdapat pada logo melambangkan warna laut, karena PT. JICT berhubungan erat dengan pelabuhan dan laut dalam kegiatan operasionalnya. Gambar yang berada di belakang tiga kontainer diatas, merupakan logo dari perusahaan Hutchison Port Holdings Hongkong.

Gambar 3.1 Logo PT. JICT Sumber: https://www.jict.co.id

66

3. Struktur Organisasi PT. JICT

Dalam menjalankan tugas operasionalnya, menurut Lampiran I Surat Keputusan Direksi PT. JICT (2007) PT. Jakarta International Container Terminal dipimpin oleh seorang President Director yang dibantu oleh empat orang direktur dengan masing-masing tugas pokok dan fungsinya sebuah direktorat, diantaranya adalah Direktorat Operation & Engineering, Direktorat Comercial, Direktorat Keuangan dan Direktorat HR &

Administration. Berikut adalah penjelasan tugas dan tanggung jawab dari masing-masing divisi :

1. President Director

a. Memimpin Board of Director (BOD) dalam penyelenggaraan kegiatan operasional perusahaan, pengelolaan perusahaan yang meliputi penyusunan rencana strategi perusahaan baik jangka panjang maupun jangka pendek serta melakukan pengawasan.

b. Melaporkan secara berkala hasil kegiatan perusahaan dan perkembangan perusahaan, melaporkan secara khusus hal-hal penting yang bersifat urgent serta memberikan saran-saran kepada dewan komisaris selaku wakil dari pemegang saham.

67

2. Direktorat Operation & Engineering

a. Menyusun rencana kerja manajemen dan anggaran;

b. Perencanaan dan pelayanan penyandaran hingga keberangkatan kapal, bongkar muat dan penumpukan petikemas;

c. Pengendalian dan pengelolaan kegiatan hingga sistem operasional

d. Pelayanan transshipment, receiving, delivery, behandle, petikemas reefer dan overbrengen;

e. Pelaporan kegiatan Operasi dan Administrasi Personalia di lingkungan Departemen Operasi;

f. Perencanaan pembangunan sarana dan prasarana, pemeliharaan dan perbaikan sarana dan prasarana serta penambahan fasilitas;

g. Pelayanan pendistribusian minyak solar ke peralatan bongkat atau muat;

h. Pelaporan kegiatan engineering dan administrasi personalia di lingkungan Departemen Teknik;

i. Pengendalian anggaran bidang tugasnya;

68

3. Direktorat Commercial, menangani kegiatan yang berkaitan dengan :

a. Penyusunan rencana kerja manajemen dan anggaran;

b. Pemasaran jasa terminal dengan prioritas jasa bongkar muat dan penumpukan;

c. Pengelolaan sumber penerimaan terminal lainnya diluar jasa prioritas;

d. Pengelolaan data dan informasi bisnis perusahaan;

e. Pengelolaan fasilitas gedung gdan lahan perusahaan;

f. Pemantauan dan kerjasama dengan pihak pelayaran, eksportir, importir, perusahaan ekspedisi laut dan komponen-komponen lainnya yang berhuungan dengan jasa terminal;

g. Pelaporan kegiatan komersil dan Administrasi personalia di lingkungan Direktorat Komersial;

h. Pengendalian anggaran penerimaan perusahaan.

69

4. Direktorat Keuangan

a. Penyusun rencana kerja manajemen dan anggaran;

b. Pengadaan barang dan jasa serta pengelolaan gudang penyimpanan;

c. Pengelolaan kegiatan verifikasi, pencatatan penerimaan dan pembayaran serta laporan keuangan;

d. Pengendalian anggaran bidang tugasnya dan pemantauan keseluruhan anggaran perusahaan;

e. Pencatatan dan pengelolaan asset perusahaan;

f. Pelayanan billing dan tagihan pelayanan jasa terminal;

g. Penerimaan dan penyimpanan uang serta pembayaran;

h. Pelaporan kegiatan keuangan dan administrasi personalia di lingkungan Direktorat Keuangan;

i. Pengelolaan kegiatan risk management perusahaan.

70

Bagan 3.1 Struktur Organisasi PT. JICT