METODOLOGI PENELITIAN
4.1 Profil PT. Mustika Abadi Sentosa
4.1.1. Sejarah dan Perkembangan Perusahaan
PT. Mustika Abadi Sentosa merupakan perusahaan yang bergerak dibidang perkontraktoran. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2003 oleh perseorangan/individu yang mempunyai perhatian terhadap nasib sumberdaya manusia Indonesia yang tidak memiliki jenjang pendidikan tinggi, serta bertujuan untuk membantu organisasi/perusahaan dalam menyelesaikan sebuah proyek pembangunan.
Perusahaan ini dipimpin oleh seorang direktur utama yang bertanggungjawab terhadap komisaris sekaligus membawahi empat bagian yang masing-masing dipimpin oleh seorang manager. Pada saat perusahaan didirikan, hanya terdiri dari lima orang staf yang bekerja di kantor dan sepuluh orang pekerja lapangan. Seiring dengan perkembangan kinerja serta meningkatnya pendapatan perusahaan, maka jumlah karyawannya bertambah menjadi 60 orang. Perusahaan ini mempunyai kantor pusat di Jl. Raya Bogasari No. 8C Gunung Putri Bogor.
Sampai saat ini, sistem penggajian masih ditangani secara manual dan belum terintegrasi secara langsung dengan bagian absensi. Hal ini sudah tidak sesuai dengan kebutuhan. Diperkirakan laju pertumbuhan akan terus meningkat dari waktu ke waktu, untuk mencapai tujuan perusahaan dan hasil
yang lebih memuaskan dalam mengantisipasi permasalahan yang akan datang, maka haruslah mulai menciptakan sistem yang cepat dan akurat.
4.1.2. Sistem Kerja Perusahaan
a. Ketentuan Jam Kerja Karyawan
Seluruh karyawan PT. Mustika Abadi Sentosa mulai melakukan aktivitas kerja pada pukul 08.00.00 dengan toleransi keterlambatan hingga pukul 08.15.59. Apabila karyawan masuk melebihi waktu yang telah ditentukan tersebut maka karyawan dicatat terlambat. Jika keterlambatan terjadi sebanyak tiga kali dalam satu periode kerja maka karyawan tersebut terkena sanksi berupa hilangnya bonus yang diberikan meskipun jumlah absensi mencapai 12 hari kerja.
Ketentuan jam kerja karyawan berbeda disetiap jenis hari. Adapun jenis hari terdiri darihari biasa, hari jumat, hari sabtu, hari minggu dan/atau hari libur.
Hari biasa meliputi hari senin, selasa, rabu dan kamis. Dengan jumlah satu hari kerja dimulai dari pagi (pukul 08.00.00) sampai dengan sore (pukul 16.00.00).
Hari jumat,satu hari kerja dimulai dari pukul 08.00.00 sampai dengan pukul 17.00.00.
hari sabtu, satu hari kerja dimulai dari pukul 08.00.00 sampai dengan pukul 14.00.00.
Sedangkan pada hari minggu dan/atau hari libur, apabila karyawan masuk kerja, aktivitas dimulai pukul 08.00.00 sampai minimal Pukul 12.00.00, dan karyawan yang masuk kerja akan dihitung lembur.
b. Ketentuan Jam Lembur(Overtime)
Lembur atau Overtime dapat diketahui karyawan minimal sehari sebelumnya melalui mandor lapangan. Karyawan diharuskan membuat surat pengajuan lembur, Surat ini akan menjadi bukti perhitungan gaji.
Perhitungan jam lembur dalam satu hari dibagi menjadi dua kuartal dan dari setiap jenis hari dapat berbeda-beda.
hari biasa, pada kuartal pertama, apabila karyawan bekerja sampai pukul 17.00.00 maka karyawan tersebut memiliki jumlah overtime sebanyak satu jam, jika bekerja sampai pukul 18.00.00 jumlah overtimenya menjadi tiga jam, jika bekerja sampai pukul 19.00.00 jumlah overtime adalah lima jam. Dari kondisi tersebut di atas maka dapat ditentukan rumusOT1 = (2N1+1)DenganOT1adalah
overtimekuartal kesatu danN1adalah jam ke kuartal kesatu.
Pada kuartal kedua, apabila karyawan bekerja sampai pukul 20.00.00 jumlah overtimenya adalah enam jam, didapat OT2 = 2N2, apabila karyawan bekerja sampai pukul 21.00.00 overtimenya adalah tujuh jam dan apabila karyawan bekerja sampai pukul 22.00.00 maka
jumlah overtimenya sebanyak sembilan jam. Sehingga dapat ditentukan rumus berikutOT2 = (2N2-1) DenganOT2adalahovertime
kuartal kedua danN2adalahjam ke kuartal kedua.
Pada Hari jumat, jam lembur mulai dihitung dari pukul 18.00.00 dengan ketentuan sama denganhari biasa.
Untuk hari sabtu satu hari kerja hingga pukul 14.00.00, jam lembur mulai dihitung jika karyawan bekerja sampai pukul 16.00.00 maka overtimenya dua jam, kemudian jika karyawan bekerja sampai pukul 17.00.00 jumlah overtimenya tiga jam, demikian untuk (waktu) seterusnya digunakan perhitungan sama dengan ketentuan/rumus padahari biasa.
Sedangkan pada hari minggu danhari libur,jam kerja dimulai pada pukul 08.00.00 sampai pukul 12.00.00 maka karyawan mendapat overtime tujuh jam, jika bekerja sampai pukul 16.00.00 mendapat overtime 14 jam, jika bekerja sampai pukul 17.00.00 mendapat overtime 16 jam, jika bekerja sampai pukul 18.00.00 mendapat overtime 18 jam, dan jika karyawan bekerja sampai pukul 19.00.00 mendapat overtime 20 jam.
Ketentuan jam kerja dan jam lembur (overtime) ini dapat dilihat dari Tabel 4.1 berikut :
Tabel 4.1. Ketentuan jam kerja dan jam lembur(overtime) Jenis hari Jam
masuk Jam keluar Jumlah hari kerja Jam ke (N) Overtime (OT) Keterangan Kuartal 1 08:00 16:00 1 - -08:00 17:00 1 0 1 08:00 18:00 1 1 3 08:00 19:00 1 2 5 OT1=(2N1+1) Kuartal 2 08:00 20:00 1 3 6 OT2= 2N2 08:00 21:00 1 4 7 Biasa (senin,selasa, rabu dan kamis) 08:00 22:00 1 5 9 OT3= (2N3-1) 08:00 16:00 1 - -08:00 17:00 1 - -08:00 18:00 1 0 1 Jumat 08:00 19:00 1 1 3 Perhitungan overtime dimulai pukul 18:00 08:00 16:00 1 0 2 08:00 17:00 1 1 3 08:00 18:00 1 2 5 Sabtu 08:00 19:00 1 3 7
1 hari kerja, jika karyawan pulang pukul 14:00 08:00 12:00 - - 7 08:00 16:00 - - 14 08:00 17:00 - - 16 08:00 18:00 - - 18 Libur 08:00 19:00 - - 20 Semua karyawan yang masuk kerja dihitung Lembur 4.1.3. Prosedur Penggajian
Struktur gaji dari aplikasi penggajian yang dibangun terdiri dari basis perhari, tunjangan jabatan, tunjangan keluarga, lembur (overtime), bonus dan potongan-potongan.
a. Basis Perhari
Nilai basis perhari ditentukan oleh jabatan yang diduduki karyawan dan berapa lama masa kerja karyawan.
b. Tunjangan Jabatan
Tunjangan jabatan ditentukan dari jabatan yang diduduki oleh seorang karyawan.
c. Tunjangan Keluarga
Tunjangan keluarga dihitung berdasarkan basis perhari, yaitu 5% untuk tunjangan istri/suami dan 2% untuk tunjangan anak dengan batas tunjangan sampai anak ketiga.
d. Lembur(Overtime)
Lembur (Overtime) ditentukan oleh berapa banyak jumlah jam lembur(Overtimw)karyawan dalam periode kerja.
(ketentuan perhitunganOvertimedapat dilihat pada tabel 4.1) e. Bonus
Bonus diberikan kepada karyawan yang mencapai total hari kerja sebanyak 12 hari atau lebih dalam satu periode kerja. Adapaun nilai bonus sebesar 10% dari gaji kotor.
f. Cuti
Cuti tahunan sebanyak 12 hari diberikan kepada karyawan yang telah bekerja selama lebih dari enam bulan. Adapun cuti hamil diberikan maksimal seratus hari kerja dengan ketentuan karyawan tercatat sebagai karyawan PT. Mustika Abadi Sentosa tiga bulan sebelum kehamilannya dan pada saat masuk kerja diharuskan mengajukan lamaran kembali atau cukup membuat CV baru.
Perhitungan gaji bagi karyawan yang mengambil cuti tetap dihitung masuk kerja tanpa adanya jam lembur.
g. Potongan
Potongan karyawan terdiri dari : 1) Potongan Tabungan
Potongan tabungan diambil dari pembulatan gaji (misal : gaji sebesar Rp. 655.850,- maka tabungan sebesar Rp. 850,-) atau atas dasar persetujuan karyawan bersangkutan.
Potongan tabungan ini dikembalikan kepada karyawan menjelang hari raya.
2) PPh 21
Menurut Dianadewi Riswantini dalam tulisannya yang berjudul Modul Penggajian Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SISDM)(2006:3) Perhitungan PPh 21 antara lain sebagai berikut :
PPh = (Total_Gaji – (5% * Total_Gaji) – (4,75% * (Basis + Tunjangan Keluarga)) – PTKP) * 10%
Dengan ketentuan :
Total_Gaji = Basis perhari + Tunjangan Jabatan + Tunjangan Keluarga + OT + Bonus.
3) Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek)
Jamsostek diberikan kepada tiap karyawan berupa Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dengan potongan iuran masing-masing untuk JPK sebesar 1,5% dari gaji untuk karyawan yang berstatus lajang/single dan 3% untuk karyawan yang berkeluarga. Sedangkan untuk JKK dipotong sebesar 0,12 % dari gaji karyawan.
4) Pinjaman(Cashbon)
Potongan pinjaman diambil dari besarnya jumlah pinjaman yang diajukan karyawan dalam periode berjalan.
4.1.4. Formula Penggajian
Dari struktur penggajian diatas maka formula perhitungan gaji karyawan PT. Mustika Abadi Sentosa adalah sebagai berikut :
Total_Gaji = (TotalHK + TotalOT + TotTunjangan + Bonus) -TotalPotongan
Dengan ketentuan:
TotalHK = hari * Basis TotalOT = (Basis/7) * OT
TotTunjangan = (Basis * 5%) + (Basis * anak * 2%) + (Basis * 5%) Bonus = TotalHK + TotalOT + TotTunjangan * 10% TotalPotongan = Tabungan + PPh 21 + Jamsostek + Pinjaman
4.1.5. Struktur Organisasi
Dalam sebuah organisasi/perusahaan, struktur organisasi merupakan hal yang sangat penting, karena dengan memiliki struktur organisasi, fungsi-fungsi manajemen akan dapat dijalankan dengan jelas dan teratur.
Fungsi-fungsi utama pada PT. Mustika Abadi Sentosa disebut bagian, terdiri dari empat bagian yaitu bagian kepegawaian, bagian promosi, bagian operasional dan bagian keuangan (disebut Bagian Penggajian). Masing-masing bagian dipimpin oleh seorang manajer dan bertanggungjawab kepada direktur utama.
Adapun struktur organisasi PT. Mustika Abadi Sentosa dapat dilihat pada gambar 4.1 dibawah ini:
4.1.6. Tugas dan Tanggungjawab
Tugas dan tanggungjawab masing-masing fungsi yang ada dalam struktur organisasi PT. Mustika Abadi Sentosa adalah sebagai berikut :
a. Komisaris
Komisaris merupakan pemilik perusahaan yang memiliki modal awal dan juga merupakan pendiri perusahaan. Untuk menjalankan operasi perusahaan komisaris mengangkat direktur utama. Adapun tugas dan tanggungjawab komisaris adalah:
1) Bertanggungjawab atas segala bentuk yang akan ditempuh dan dijalankan oleh perusahaan.
2) Bertanggungjawab memberikan teguran kepada direktur utama atas kekurang-kekurangan dan memberikan saran-saran perbaikan mengenai segala hal yang ada dalam perusahaan.
3) Mengawasi pekerjaan dan tugas-tugas bagian lain. 4) Mengangkat dan memberhentikan direktur utama.
b. Direktur Utama
Direktur utama diangkat komsisaris untuk menjalankan kegiatan perusahaan dengan baik. Tugas dan tanggungjawab direktur utama adalah :
1) Melaksanakan kewajiban yang telah ditetapkan oleh perusahaan pada saat awal pendirian perusahaan.
2) Berhak membuat perjanjian-perjanjian yang mengikat dengan pihak ketiga sehubungan dengan kegiatan perusahaan.
3) Merumuskan rencana kerja bersama bagian lain dan melaporkan hasilnya kepada komisaris untuk dikoordinasikan ke seluruh bagian dalam perusahaan.
4) Bertanggungjawab atas segala kebijakan dan kinerja yang dilaksanakan, demi maju mundurnya perusahaan.
5) Memberikan laporan perkembangan perusahaan kepada komisaris dalam rapat.
c. Bagian Kepegawaian
Bagian kepegawaian dipimpin oleh seorang manajer sumber daya manusia, membawahi kepala personalia yang mempunyai tugas dan tanggungjawab :
1) Bertanggungjawab terhadap penerimaan karyawan. 2) Menyusun dokumen hasil penerimaan karyawan.
3) Bertanggungjawab terhadap pengembangan dan kesejahteraan sumber daya manusia.
4) Bertanggungjawab terhadap manajer sumber daya manusia.
d. Bagian Promosi
Bagian promosi dipimpin oleh manajer promosi yang membawahi staf promosi. Staf promosi mempunyai tugas dan tanggungjawab:
1) Mengatur event yang berhubungan dengan pengenalan pelayanan perusahaan kepada pihak ketiga dan masyarakat.
2) Menindaklanjuti perjanjian-perjanjian promosi. 3) Mencari saluran-saluran promosi baru.
5) Manajer promosi membuat laporan berkala kepada bagian operasional.
e. Bagian Operasional
Bagian operasional dipimpin seorang manajer yang membawahi bagian operasional lapangan dan bagian absen :
1) Bagian operasional lapangan dikepalai oleh seorang mandor yang mempunyai tugas dan tanggungjawab:
a) Memberi dan melaksanakan pelayanan terbaik hasil kontrak dengan pihak ketiga.
b) Mengurus segala sesuatu yang terjadi di lapangan. c) Bertanggungjawab kepada manajer operasional.
2) Bagian absen mempunyai tugas dan tanggungjawab : a) Membuat aturan dan melaksanakan absensi karyawan.
b) Membuat laporan absensi perdua mingguan kepada bagian keuangan(Accounting).
c) Bertanggungjawab kepada manajer operasional.
f. Bagian Keuangan
Bagian keuangan dipimpin oleh manajer keuangan, yang menangani penggajian karyawan sehingga dikenal juga dengan bagian penggajian. Tugas dan tanggungjawabnya adalah:
1) Memeriksa kembali laporan rekapitulasi absen karyawan. 2) Mengatur penggajian karyawan.
3) Mencetak bukti pembayaran gaji (slip gaji) karyawan.
4) Membuat rincian laporan gaji karyawan perdua mingguan dan pada saat kontrak kerja selesai (laporan akhir).
5) Mengelola tabungan karyawan.
6) Bertanggungjawab terhadap semua yang berhubungan dengan pajak dan sumbangan.
7) Bertanggungjawab atas penyusunan anggaran perusahaan. 8) Bertanggungjawab kepada direktur utama.
4.1.7. Visi dan Misi Perusahaan
Visi dari PT. Mustika Abadi Sentosa adalah menjadi perusahaan terbesar dan terpercaya dalam dunia perkontraktoran, sedangkan misi dari perusahaan adalah terus meningkatkan kinerja dan mutu pelayanan yang memiliki keunggulan kompetitif(competitive advantage).