A. Latar Belakang Siaran Kajian Malam Samara
Program siaran Kajian Malam Samara adalah sebuah program siaran Islami yang memang sudah ada sejak radio ini mengudara pada frekuensi 107 FM. Kajian Malam Samara didirikan sejak 8 tahun yang lalu sekitar tahun 2002. Dahulu banyak narasumber yang mengisi acara siaran ini mulai dari ustad. Abullah lalu ustad Abdurrahman, ustad Syaikhu dan kemudian Ustad. Murhali Barda sampai saat ini. Kajian Malam Samara ini mendapatkan polling yang begitu banyak dari para pendengar mulai dari sms dan pertanyaan karena memang banyak peminat yang mendengarkan program siaran ini.
Samara adalah kata singkatan dari kata Sakinah, Mawaddah, dan Warrahmah diberikan nama ini karena program ini membahas dan mengkaji tentang masalah pernikahan dan fenomena yang membahas berbagai masalah keagamaan yang sedang hangat terjadi di masyarakat dan siaran ini menyorot dunia Islam yang merangkum informasi seputar aktifitas dan problematika umat Muslim saat ini. yang bertujuan agar pendengar mendapat pencerahan untuk lebih menciptakan kehidupan yang harmonis dan tetap berprilaku sesuai dengan syari’at agama.
Berbagai topik yang menarik dan berbeda disetiap harinya. Salah satu dari sekian banyak siaran yang ada di 107 FM Radio Dakta, program Kajian Malam Samaralah yang selalu di nanti-nanti oleh pendengarnya. Program yang menarik
ini juga berorientasi menjadi referensi Muslim untuk meningkatkan wawasan keIslaman yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dan program ini tidak hanya membahas materi-materi keagamaan tetapi program ini juga memberikan kesempatan kepada ikhwan dan akwat yang belum mempunyai pasangan untuk mencari pasangan lewat program ini dengan cara ta’aruf. Banyak sekali ikhwan dan akhwat yang mengikuti ajang ini dan radio dakta memperlihatkan kerjasama ini untuk mensukseskan program ini. Sampai saat ini, kerjasama itu masih berjalan meskipun pengurus program ini sudah berganti tetapi masih tetap menyampaikan program keislaman dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab terhadap perkembangan ummat, karena media radio masih sangat efektif untuk menyampaikan dakwah dengan jangkauan yang luas.
B. Tema Acara Siaran Kajian Malam Samara
Program siaran yang mengudara pada hari Senin pukul 20.00-22.00 WIB ini memiliki tema-tema yang sangat menarik dan inovatif baik hukum ibadah, ekonomi, pendidikan budaya hingga politik. Semua tema program siaran ini adalah harus sama dengan isu terbaru yang ada di masyarakat. Misalnya tentang berita Poligami dan Nikah Mut’ah yang akan dipidanakan sangat hangat dibicarakan dimasyarakat, maka materi program siaran Kajian Malam Samara juga akan membahas tentang Poligmi dan Nikah Mut’ah yang dipidanakan itu.
Karena itulah salah satu ciri khas dari program siaran ini, membahas apa yang sedang terjadi pada masyarakat dan memberikan pemahaman Islam tentang kejadian tersebut. Jadi, semua materi harus up to date dengan pemahaman Islam yang baik, maka semua permasalahan apapun akan dapat diselesaikan dengan tuntas secara syar’i.
Adapun tema-tema yang disiarkan pada program siaran Kajiam Malam Samara di 107 FM setiap hari Senin malam pada bulan Febuari-April 2010 adalah sebagai berikut :
Tabel 2 Tema acara siaran
No Pembahasan Narasumber Waktu
1 Jangan Meniru Tanpa Ilmu
Tentang Valentine days Ustd. Murhali Barda
1/02/2010 Jam 20.00-22.00
2 Pria Pesolek (Ketika pria semakin cantik)
Ustd. Murhali Barda
8/02/2010 Jam 20.00-22.00
3
Fenomena Pelaku Nikah Sirri,
Nikah Mut’ah, dan Poligami. Ustd. Murhali Barda
15/02/2010 Jam 20.00-22.00
4 Mengindari Perbuatan Ghibah Ustd. Murhali Barda
22/02/2010 Jam 20.00-22.00
5 Mempererat Tali Persaudaraan Ustd. Murhali Barda
1/03/2010 Jam 20.00-22.00
6 Keutamaan Sifat Sabar Ustad. Murhali Barda
8/03/2010 Jam 20.00-22.00
7 Membina Rumah Tangga yang Baik
Ustd. Murhali Barda
15/03/2010 Jam 20.00-22.00
8 Hakekat Taqwa Ustad. Murhali Barda
22/03/2010 Jam 20.00-22.00
9 Berdzikir Untuk Mendekatkan diri kepada Allah SWT
Ustd. Murhali Barda
29/03/2010 Jam 20.00-22.00
10 Menjaga Diri dari Perbuatan Tercela
Ustd. Murhali Barda
05/04/2010 Jam 20.00-22.00
C. Sejarah Berdirinya Radio Dakta 107 FM Bekasi
Radio Dakta yang berlokasi di Jl. KH. Agus Salim 77 Bekasi Timur, mulai mengudara pada bulan September 1992 di Bekasi.52 Pada awalnya radio ini berada di Bandung kemudian pindah ke Bekasi. Radio ini terdaftar dengan menggunakan Badan Hukum PT. Radio Nada Komunikasiutama.53
Dibentuknya Radio Dakta atas ide bapak Andi Lubis dengan maksud sebagai radio berita yang dapat menginformasikan kepada umat Islam. Pada awal berdiri Radio Dakta ini menginginkan radio informasi berita, tetapi berubah
52
Situs Dakta di www. Dakta. com 53
menjadi radio yang khusus untuk ibu-ibu saja dan selanjutnya menjadi radio komersial yang multi segmen.54
Radio dakta awalnya mengudara dengan identitas stasiun (Stasiun ID) 92.15 FM, namun pada bulan Agustus 2004 berubah frekuensi menjadi 107 FM berdasarkan keputusan menteri komunikasi dan informatika. Dengan power out put sebesar 10.000 watt radio siaran ini dapat menjangkau para pendengar yang berada di wilayah dalam radius kurang lebih 60 Km. Radio Dakta menjadi anggota Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) pada tahun 1995 dengan nomor anggota 013-1/1975. Dakta 107 FM adalah radio informasi yang telah dikenal di seluruh masyarakat Bekasi, terutama dikalangan menengah kota yang sedang berkembang pesat saat ini.
Saat ini Dakta menajamkan format siaran menjadi sebuah radio informasi Bekasi. Sebuah program siaran informasi yang dikemas secara interaktif dan solutif, dengan kelompok pendengar dewasa menengah ke atas sebagai segmen yang terlayani dalam porsi terbesar siaran Radio Dakta. Memaparkan perkembangan dinamika masyarakat khususnya di Bekasi, dari sudut pandang politik, ekonomi, sosial, budaya, religi dan lainnya. Menjadi sebuah mediator atau ajang diskusi terbuka dikalangan masyarakat, pemerintahan dan praktisi profesional.
Dakta 107 FM memiliki pendengar dengan loyalitas cukup tinggi. Hal ini terlihat dari partisipasi dan respon mereka yang sangat antusias dengan format baru acara Radio Dakta. Pada program Dakta pagi, Dakta siang, hingga Dakta Sore, berbagai informasi seputar pelayanan masyarakat di Bekasi, seperti
54
kerusakan, fasilitas umum, info lalu lintas, pelayanan di kantor pemerintahan dan instansi swasta.
Radio Dakta kini mempunyai motto yang resmi, yakni ”Bijak Dengan Dialog Cerdas dengan Informasi” dan ”Tepat Akurat dan Bermanfaat”. Radio Dakta juga memiliki Audience Call, yaitu (Rekan Dakta). Pendanaan Radio Dakta 100% bersumber dari biro iklan dengan sasaran pendengar orang dewasa di atas 20 sampai dengan 45 tahun.55
Disamping melalui udara radio, Radio Dakta juga melaksanakan program-program off air yang dirancang dengan apik dan aspiratif, sehingga kemashalatan pendengar tetap terjaga dan dapat respon yang positif dari para pendengarnya.
Kegiatan off air yang berhasil di gelar dalam upaya selalu mendekatkan Radio Dakta dengan masyarakat seantero Jabodetabek, antara lain:
39
PILKADA Kab. Bekasi 2007, sensasi Biru Indonesia Bekasi 2003, Festival Abang dan Mpok Kota Bekasi 2003-2005, Indonesia Syariah Expo JHCC 2006, Honda For Student 2006, Pekan Lingkungan Hidup JCC 2007, Corporate Social Responsibility JCC 2007, Islamic Book Fair 2007, Pameran Produksi Halal 2004, Konser Warna IM3, dll. Menyelenggarakan taklim mingguan dan bualanan yang dihadiri oleh 100 samapai 1000 orang, Sensasi Biru Indonesia 2002 di Kota Bekasi yang dihadiri 1000 orang, Fun Bike I dan II yang diikuti 5000 orang.
D. Visi dan Misi Radio Dakta 107 FM
1. Visi
55
Menjadi radio (Islam) terbaik yang menyampaikan kebenaran, sehingga menjadi aset yang bermanfaat bagi pendengarnya, dan umat Islam pada umumnya
2. Misi
• Membangun image sebagai radio pemersatu umat Islam
• Radio yang memberi referensi ke-Islaman yang lengkap dan baik • Mengantarkan kepada kemaslahatan umat.
E. Struktur Organisasi
Struktur organisasi merupakan elemen yang penting untuk mempertahankan kelanggengan dan perkembangan sebuah stasiun radio, karena aspek ini akan menjadi dasar dari pembagian dan mekanisme tugas serta tanggung jawab dari personel yang terlibat selanjutnya akan sangat berpengaruh terhadap kuantitas dan kualitas yang dihasilkan, baik program on air maupun off air.
Radio Dakta memiliki struktur organisasi sebagai berikut: Penanggung Jawab/Direktur Utama :Drs. Andi Kosala, M.M General Manger :Suyanti, SE Senior Account Executive :Ria Komara
Traffic :Ahmad Harahap
HRD Manager :Karyadi
Financial Manager :Edi
Resource Division Manager Business Devt Division Manager
General Affair Finance Human Resource Sales Coordinator Off Air Officer Account Executive Traffic & Adm Cashier Book Keeper Collection Technician EDP Reception Security Driver Office Boy Announcer Reporter Web Dev’t Administration Production Operator Programme Division Manager General Manager Director
F. Profil Narasumber atau Penceramah
Ustad Murhali Barda lahir di Bekasi pada tanggal 20 Juni 1973. Beliau dibesarkan di Bekasi dalam keluarga yang sederhana, Orang Tuanya bekerja sebagai guru mengaji dilingkungannya. Pendidikan beliau adalah di Pesantren Modern Darussalam Gontor, beliau belajar banyak ilmu agama disana dan hingga saat ini diterapakan dilingkungannya. Murhali Barda muda sangat berbeda dengan kaum remaja seusianya pada saat itu. Ia taat beribadah, disamping mempunyai karakter dan akhlaq yang mulia. Hari-harinya dihabiskan
untuk belajar, membaca dan membaca. Bahkan di usianya yang sangat muda, ia telah memposisikan dirinya sebagai guru ditempat ia menuntut ilmu.Dunia ilmu adalah dunia yang sangat melekat dalam dirinya.
Dan beliau aktif di masyarakat contohnya sebagai ketua FPI (Front Pembela Islam) Bekasi Raya, kemudian pembina yayasan Darul Ihsan Babelan dan sebagai penyiar dan narasumber di Radio Dakta hingga saat ini. Saat ini beliau banyak menghabiskan waktunya di Radio Dakta baik Dakta off air maupun Dakta on air, beliau ditetapkan untuk terus mengisi acara Kajian Malam khususnya Kajian Malam Samara yang disiarkan setiap hari Senin. Dan beliau di Radio Dakta juga membuat acara semacam biro jodoh untuk ikhwan dan akhwat yang belum mempunyai jodoh dengan mencari jodoh lewat ajang ini dengan cara ta’aruf. Beliau juga membuat banyak buku salah satunya adalah buku Samara dan banyak lainnya.
46
BAB IV
PESAN DAKWAH DALAM SIARAN KAJIAN MALAM SAMARA DI