• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kc 3 produk ini sangat dlmm3t1 schingga pada hari-hari libur dan ams

4.2 Profil Usah~ Kccil

Berikut inl akall dluraikan saW persatu protil dan masing-maslng usaha

kecii yimg dijadlkan sampei pencilllan I. Kuc Kac"ng Pia (Formal)'

Usaha Kecil kue pia ini diplmpln olch seorang wanita berusia 52 tahun

berpendidikan tamatan SD. Usaha 1nl muial dlnntls 9 tahun yang iaiu, sebeiumnya sudah ada yang buat kue kacang Ini di Sabang, namun agak keras, kemudian ada upaya dari wanita 1nl untuk memodlfikasinya sehingga menjadi

iembut seperti yang kita kenal sckarang inl berdasarkan hasil cooa-coba (kreatif dan inovatif). Pertama dlcoba laku 100 buah dengan menaruhnya diwarung

kopi.

Kemudian Pak Bustari Mansyur dan Pak Zul dari Bappeda mulai

memperkenalkan kuc 1ni kepada lamu-tamu ynng dalang ke Sabang karena

pada saat itu bclum ada makanan ringan yang dapal dijadikan Cifi khas kota

Sabang. Ternyata tanggapan dari para tamu cukup bOlk, terbukti ada yang memesan untuk dijadikan oleh-oleh. Mulai dari sltulah usaha ini berkcmbang.

Disamping itu untuk tcrus meningkatkan mutu dari produknya, pemilik usaha ini sering mengikutl latihan-Iallhan yang dibcrikan pemcrintah bnhkan

kadang-kadang karyswannya scndlfl d,kmm unluk mcnglkutinya Kegistan

. OLolah dari hasLt wawancarl dengan pernilik usaha ~ecil kuc PUI (ronnal) dan kllryawannya

promosl tidak pernah dilakukan hanya berita dan mulut kc mulut dan tldak pemah meminjam modal semuanya dan uang tabungan sendlri.

Kerjasama penjualan selain pelanggan datang scndiri ke rumah juga dllakukan di toko kawannya di ll. Perdagangan yaitu toko Rianll, sedangkan di Banda Aceh ada di toko Maju. Sampa, saat ini pcnjualan tidak pemah terscndat bahkan di Banda Aceh sekalipun karcna khusus untuk Banda Aceh pasokannya tidak banyak. Produksi disesuaikan dengan pesanan, kalau tidak ada yang pesan bisa jadi tidak berproduksi. ini hanya dalam hari tertentu saja yang tujuannya untuk membenkan Istlrahat kcpada karyawan untuk menghindari kebosanan.

Kalau kadang-kadang habis dl pasaran, ini tcrjadi karena pesanan diluar kapasltas, tapi int slralnya insldclltli Wanita 1111 t1dak punya mat untuk memperluas pembuatan usaha JnI diluar Sabang karena dianggap lI1i akan

menghilangkan ciri khas dari Sabang kalau kue yang sama dengan mudah didapat di loka,i lain (ad a strategi yang montap).

Produk ini tahan 5 han, menurut pcmiliknya tidak mcnggunakan pengawet, mcskipun begitu hasil usaha illl pcrnah dibawa oleh pembcli sampai

ke Malaysia dan lepang dengan penerbangan pesawat udarn. Dalom pengolahannya keluarga ikut serta dan punya tangan kanan yaitu adlk sendiri Scmentara itu karena perm1l1taan dan hari ke had tcrus bertambah, maka 4 tahun belakangan lIsaha ini mlllai mcmpckcfJakan 11 orang tcnnga kcrJa

bcrpcndldlkan rala-rata SMA Tenaga kerja ini dibayar 1I11lllk yang bertugas

24

scbagal tukang bakar atall masak dlbayar secara buianan, sedangkan untuk yang membuat kuenya dibayar per rescp yang diselesaikan. I-Iubungan dengan

pekel)a cukup bagus dengan kekeluargaan, pekcr)" diberi kesempalan unluk pinjam uang jika butuh dan tiap semin£.B:u sckall ada budaya makan bersama (hasil wawancara dengan pekcrja)

Bahan baku dipasok dulu dari Medan. sckarang dari Singapura karena mutu lebih baik. Kalau dulu ada pemasok dari Medan, tapi kalau sekarang beli langsung karena ada barang masuk dan kapal.

2. Usaha Kecil Ku. Pia (Non Formal)'

Kelompok ini dibcntuk Icbill kurang 10 lahun yang lalu dari 5 orang ibu yang tmggal di Desa Ancuk Laot Luar. Bcrawal dari mengumpulkan modal masing-masing dalam jumlah yang 53ma dan mulai mencoba mcmasarkan produknya di klos-kios dan sekolah-sekolah. Hasil pcn.lualah setelah dlkurangi dengan biaya bahan bakunya dibagl sama oleh ibu-Ibu ini.

SCJak pertama bcrproduksi sampal dcngan sekarang produk lOi tldak

pernah dibcri label. dan kelompok lI1i bcrproduksl hanya pada saal produk yang dihasllkan sebelumnya sudah habis, bam mercka berkumpul dirumah salah

scorang untuk membuatnya, scmcntara ddU:l.r ltU. masmg-masing ibu-tbll mi punya usaha sendlrJ yaltll mcmbuat kuc basah bcrbagal Jems. usaha kuc basah

1nl slfatnya individu, sedangkan usaha kuc kacang adalah usaha kclompok

, Diolah dari ~:1sil waWl\l\cara dcngan .bu-ibu penghasi/ kue pia (no;'l fonn.lI)

Selama mcn.laiankan usahanya mcrcka udak pemah menggunakan fasilitas kredit. namun mercka pernah mencruna bantuan dan dmas soslal berupa : kompor, open, mixer, ampla, baskom dan umbangan. Dan mereka juga pemah ikut paneran sebagai sarana untuk mempromosikan produknya

3. U.aha Kocil Dodol (Formal)!

Usaha ini berd"i sejak tahun 1990, yang oleh pemiliknya dibuka setelah mengikuti pelatihan pembuatan dodol Jahe di Jakarta, pada saat itu dl Sabang belum ada usaha dodol jahe, yang dlkenal ol.h masyarakat Sabang cuma dodol Aceh, karena itu maka ibu pemlllk usaha mi mcncoba memperkenalkan dodol

1l1i dan temyata diminau oleh masyarakat.

Ibu lulusan SKP herusla 53 tahull 1111 punya dua orang anak lelaki yang keduanya sudah menglllJak bangku perkuliahan. Awalnya ibu ini menekuni usaha jahitan. namun usaha ini pclanggannya tidak pa'iti maks karena tidak puas dengan pckerjaan sebelumnya dan juga karena bosan maka karena melihat

bahwa usaha dodol punya dall peluang beliau meninggalkan pekerJaan lamanya tcrsebut dan bcralih ke usaha dodol ini. Resep awnl yang beliau peroieh beliau coba modlflkasi sehlllgga rasanya dirasa sesuai.

Berawal dan modal Rp 10000 yang mampu mcnghasilkan 12 katak dcngan bekcrja send in, sckarang 1111 bcllau sudah mampu mempekerjakan 30 orang pekcrja. pcnjualan sudah sampal pcnang dan clta rasa dodo I yang semula : Diolah dar. lHtllil wllw;;ncara d~nsan V~/l1ilik. usa/m kedl dodol (furmal) dan para J;aryav.-annya

26

hanya dodol Jahe sudah dlperiu3S menJadl soeka msn Inlllnya 111lsalnya dunan.

nangka, slrsak, pal a, eoklat, lOmat. sukun. tomat, Jcruk dan nenas Kadang-kadang ada rasa tenentu sepcrtl pala dan sukun hliang dan pasaran karena t1dak

mUSlm.

Tenaga kerja yang dimilikl blBsanya dibayar sccara bulanan dengan menghitung bcrapa wajan atall kotak yang mampu dihasilkan perbulan.

Sedangkan penjuaJan meskipun sudah sampai pCllang, tapi untuk penjualan lain diluar Sabang kadang scnng tersendat karcna kurang ada pcngawasan sehingga

ada barang yang dlkembalikall karcna sudah habls masa pakainya (masa pakamya 3 hu\anan). aleh karena Itu pasokan kc sana sering kurang

dlutamakan. hanya kalau ada kclcblhan produksl ke yang lam baru dikinm kesana agar tidak hilang langganan dlsini tcrlihat bahwa usaha ml punya strategi yang mantap. Untuk saal ml dodol III I bclum ada yang menyaingi di Sabang karena diyakini punya keistimewaan cila rasa.

Ini semua dlcapai tidak Icpas dari bantuan pcmerintah dalam memberikan latihan-latihan sepertl manaJemen, pemasaran, packing, labeling dsb dan juga tidak kalah mendukung adalah kebijakan pcmerintah dalam pengembangan usaha kecJl dcngan bumuan krcdik lunak bagi usaha keeil yang ikut dinlkmati oleh usahi..l 1111

Pasokan bahan baku sclama 1111 bcrasal dan IlIar Ilcgn karcna produk luar ncgn mutunya lebih balk, untuk sekarang bahan baku d, stok 6 bulanan untuk

mcnghmdari keilablsan bahan baku aklbat transportasl akhlr-aklllr 1111 dan untuk gula sudah ada masuk dari kapal. Sementara 11u, untuk masalah packing dan transportasi cU\..'1lp lanesr, belum ada kendala sampai sekarang.

Budaya organisasi yang ditcrapkan di usaha ibu ini terlihat cukup baik

hal ini dapa! kita lihat dari adanya tenaga kerja yang mulai bekerja dari masih duduk disekolah dasar sampai sudah SMA masih bertahan karena diterapkan sistem keke\uargaan (hasil wawancara dengan tcnaga kerja).

Dari hasH observasi juga terilhat bahwa sctiap siang kctika pekcrja sudah

menyclesaikan pekelJaannya, pekcfJa yang bertcmpat t,"ggal Jauh da;i lokasi produksi diantar pulang oleh pcmilik dengan mob" pribadinya.

Pekerja mulai bekerJa pada pukul 5.30 pagl ""mpai pukul 1300 slang, tingka! pendidikan pekerja rata-rata SMA

4. Usaha Kecil Dodol (Non Formal)!

lbu ini memulal usaha dodolnya sejak Icblh kurang 15. tahun yang lalu

karena merasa ingin memperoich pcnghasilan scndiri udak hanya bcrganlung pada suami, modalnya mihk sendiri dan tabungannya, awalnya din coba pasarkan dl satu kIOS, karcna laku maka mulai dlpasarkan dl sekolah-sckolah

yang dekat dengan lingkungan tempat tinggalnya Produk ini tidak pemah menggunakan label

f Diolah dari Basil wawancara dengan pemilik usaha kecil dodol (non rOmlal)

28

Ibu yang hanya bcrpcndldlkan SR III I bcrkcIIlglll3n UTltuk memperlu3s

usahanya. namun dlr'clsakan kurang mcmlliki modal, dan bcilau tidak pcmah

tahu bahwa ada bantuan dari pemenntah

Bahan baku yang diperlukan oleh ibu ini blasanya dibeli sendiri dari wafung didekat rumahnya, dan sampal saat ini dirasakan bahwa pasokan bahan baku tersebut tidak pemah kurang

lumlah produks. yang d.haslikan tergantung dari habis terJual atau tidaknya produk tersebut di kios atau sekolah-sekolah. Jumlah produksi tidak begitu banyak, hanya berkisar antara 2-3 Kg lepung setlap kali adon dan dalam tempo 3-4 hari sekali beliau sudah membuat lagi.

Ibu ini lidak pemah mengikutl pclatihan-pelat.han yang d.selenggarakan oleh pemerintah karena dia merasa hanya usaha kecil-kccilan.

5. Usaha Kecil Keripik Ubi Pod as (Formal)"

Berawal dari suka goreng sendiri untuk makan dl rumah timbul ide dari wanita asal Padang ini untuk mencoba menggclutl usaha penjuaJan keripik ubi

pedas ini karcna dilihat pad a saat Itu ubi hanya banyak digunakan untuk membuat kue, sedangkan di Padang ubI sudah d.buat kcnpik dan d. Sabang send m kenpik ubi hanya dlbuat unluk konsumsl pnbadi masmg-masing pembuat tapi belum dipasarkan sceara luas. Mulallah wan ita yang kreatif

.. Diolah dari hasd wawanc.ara dengan pt"mlhk uSlha kecil kenpll. ubi pedas (rormal) dan pckl.:rjanya

memanfaatkan pcluang 1111 mCl1coba menJlIill kcnplk ubi pedas 111\ dengan hanya bennodalkan uang labungan

Want la bCruSI3 33 tahun lulusan Sospo\ Untda ini memulai usaha ini dengan menaruhnya dl toko-toko mulal tahun 1995 baru dalam kemasan keciJ, karcna rasanya yang khas, bcda dengan yang lain (movatif). maka mulai ada yang suka, scdikJt dcml sediklt pcnmntaan akan produk Ini menmgkat dan mulai ada yang memesan dalam ukuran yang lebih besar dan mulai ada ynng mcmesan kc rumah Lama-lama karcna sudah tcrkcnal, ada juga produk usaha keeil kcnpik ubi lam yang llllnbuh schingga untuk mcmbedakannya dan produk lain, wanita J1)j yang sudah mulai mCI1Jillin kcrjasmna dcngan sebuah toko scjak tahun 1996 dengan pcnmbangan hasll pcnjualan 75% untuk dirinya dan 25%

untuk tako tersebut. SCJak saalltu prodllk mi tidak dipasarkan ditoko lain. Toko ini merupakan langganan tetap tempat ia memasarkan produknya sehingga pada tahun 1999 wanita iot memlltuskan untuk member! nama pada kemasan produknyn. Wanita im bertekat tidak akan membuka usaha yang sama dikota yang berbeda karena mi akan menghilangkan ciri khas dari Sabang, disini

tcrlihat bahwa BelislI punya strslcgi yang mantap.

Komitmen terhadap bisnls yang dlmilikl oleh wanita ini sangat besar schmgga tidak hcran Jika hingga sckarang heilau slIdah mampu mcmpekerjakan 4 orang karyawan yang Icrdm dan 2 orang suaml Istri berpendidikan Sekolah Dasar dan 2 orang gadlS tamatan SMA. Upah peker)a mi dibayar per karung

j

30

ubi yang siap dialah, salU karung Rp 10.000 Pekerj. bekerja mulal jam 8.00 pagi sarnpai jam 13.00 siang untuk proses penggorengan, kemudian jam

istiraha!, iam 14.00 sampai jam 16.00 Slang proses poladoan dilaJrukan aleh Beliau sendiri sedang pekcrja lainnya mengemasnya dalam wadah yang telah dipersiapkan.

Untuk terns meningkatkan mutu dari produknya kadang wanita tnl mengikuti pelatihan yang diselcnggarakan oleh beberapa instansi pemerintah,

misalnya pelatihan ten tang raeun ubi dari Depkes, metode pemasaran dsb, namun kadang-kadang keinginannya untuk ikut berbagai pelatihan tersebut terhambat karcna waktunya padn pagl hlOgga siang hari, padahal pada saat

itulah kegia!an produksl sedang genear dll.kukan, kadang-kadang ia berharap ada kegiatan pelatihan yang waktunya pada sore alau malam hari sehingga ia

memfokuskan pada daerah Sabang sala

Rencana kedepan Usaha 101 Ingin dlpcrluas dad laba yang diperolch dengan menghasilkan produk lam dlluar kcriplk ubi pedas misalnya yang

dliado, yang blasa, yang wama kunlllg, yang w8ma coklat. ynng halus dan yang

kasar, namun untuk saat ini maslh kcsulitan dalam pcngadaan mesin pengolahannya. Bantuan modal pcmah diperoleh dari dana PDM - DKE (Pemberdayaan Daerah Mengatasi Dampak Krisis Ekonomi).

Pasokan bahan baku bempa ubi eukup lanear dipcroleh langsung dari petoni. Dorongan keluarga eukup baik. Tim work (tim kerja) cukup baik, pcngaJaman bisnis cukup memadai.

Dari hasil wawancara dcngan pekcrja tcrlihat bahwa mcreka cukup senang bekerja bersama wan ita in,i karcna keramah tamahannya. bahkan kalau pesanan membludak pckcrja rcla mcnginap dirumah pemilik untuk memenuhi

target pesanan.

6. Keripik Ubi Pedss (Noli Formal)"

Ibu ini kini berusia 57 tahun dengan pendidikan hanya tamatan SD.

Beliau sudah memproduksi keripik ubi pedas hampir 15 tahun d.n hanya dilakukan sebagaJ samblian disela-sela keslbukan beliau mengurus rumah

tangga

Beliau memasarkan kcripik 1nl kc sckolah-sekolah dalam plastik keci!.

Sekian lamanya bellau menghasilkan produk ini, beliau tidak pemah mcngikuti pelatihan. Bantuan pemerintah untuk usaha kccil pemah beliau manfaatkan

1 "

Diolfth dari hasil WJlwancara dengan pemihk usaha keci! keripik ubi pedas (non formal)

1

yaitu dengan mengambll pll1Jaman dun dana Pcmberdayaan Dacrah Mcngatasl Dampak Krisis Ekonomi (PDM - DKE)

Untuk saat ini bahan baku utama kcnplk Ini yaltu ubi agak sulit diperoleh karena biasanya bcl13U beli secara kiloan karcna produksi tidak banyak, sedangkan petani ubi lebih mcmilih memasarkan produknya secara gonian langsung kc produscn bcsar, untuk l11enanam sendiri dirasa tidak memungkinkan walaupun bchau memlhkl kebun yang lumayan luas dibelakang rumahnya karena ubi yang ditanam Jarang tumbuh, habis dlmakan babi hutan dan udak ada yang mcrawalnya

7. Usahn Kedl Kuc J~lri Manis (Noli Formal)t:

Berawal dari pemlkiran inglll mcncari nilai tambah dari usaha yang telah dJ1akukannya selama 1I1i mendorong seorang ibu tamatan MAN untuk mencoba memproduksi kue jan manis ini. Sebclumnya ibu ini .Juga sudah punya usaha sendiri yaitu memproduksi minyak kclapa dan kcbun warisan orBng tuanya, namun akhir-akhir il11 produksl mmyak kc1apa sudah berkurang karena pohon keJapa sudah tua dan tidak ada upaya untuk mcnanam kcmbali karcna pohon keJapa yang masih keelJ harus dl.laga dan babi hutan.

Scbelum menJ31ankan usaha kue Jar! maillS ini, ibu ini juga pcrnah memproduksi tempe has!1 dari produk ini cukup lumayan, namun karcna pcrnah sckali tempc tidak jadi scmcntara orang yang sudah mcmcsan kcccwa, Ibu 1nl

:: Diolah dari hasH wawan('ar& dengan pemilik uSftha /..~cll kut:Jllri manis{non fomln.l)

lIdak mall lagi mcmproduksl tempc tersebllt. dlSII11 terlihat bahwa lbu 1nl kurang beram mengh3,.hrl n:-::;I}..\) d.m muJ:lh r1HU:' :\$.;.\. l"l\ohh:ll n""nU1\lt '~h;\\\

untuk saat sekarang ada orang yang mau memesan kelapa gonseng dan beliau

sebanyak 100 Kg seliap kali pesan karcna dianggap bahwa kelapa gonseng beliau hasilnya sangat balk. tapl belmu tidak mcnyanggupi karcna merasa tidak mampu memcnuhinya, dlsmi terlihat bahwa ibu ini kurang percaya pada

kemampuannya sendiri

Untuk usaha kue J8ri manis mi beliau berusaha dengan memanfaatkan

tabungan yang ada ditambah dengan dana PDM-DKE, beliau berencana untuk memasarkan produknya dengan plasllk yang diberi label, usaha ini dibkukan dengan bantuan anak-anaknya ditambah seorang pekerJ3 temannya.

8_ Usaha Kecil Pisang Rakit (Noli Formal)"

rbu ini mengelola usaha il11 sudah hampir 12 lahun dengan tehnik yang S8!'lgal sederhana dan tr3disional, dari waktu ke waktu tidak ada pcrubahan yang dilakukan, tetap sepertl semula dan pcnjualnn dan dulu juga sama tldak ada peningkatan yang cukup berarti Dalam bekcrJa ibu mi dlbantu oleh dua

orang anaknya.

Dalam berproduksl tJdak pcrnah ada target schari harus berproduksi berapa banyak, kalau p,sallg ada dlpasaran bellall berproduksi, kalau IIdak ada

JJ Diolah dui nasi! wawancara dengan pcmihk u.!aha kecil ptSllng rakil (noo fonnal)

.14

plsang be113U udak bcrproduksi. BI<lS3nya sckali produksl Iima sampal tUJuh

SISlr pi sang

Tidak heran kalau produk ini kurang dikenal orang karena tldak ada sesuatu yang menarik bagl konsumen rang mendorong mercka untuk membeli, scrta tidak ada upaya dari produscn untuk mcngadakan inovasi tcrhadap produknya misalnya dengan mcmbuar kcmas31l yang leblh menarik.

Bahkan untuk saat sckarang Ibu ini merasa kcsulitan memperoleh pisang

yang baik untuk bahan baku produknya, jadi beliau baru berproduksi kalau ada

pisang, d!luar ilu bcliau mcmproduksi produk lall1 yaitu kue basah, lapi produk

pisang rakit ini tetap maslh dikerjakan karena dirasa lctap ada yang mau beli dan lctap ada kios yang lanya kalau produknya sudah habis.

9. Usnh. Kecil Telur Gabus (Non Formal)'"

Pemilik usaha ini adalah penduduk Dcsa Aneuk Laot Dalam seorang .~adis tamatan SMA yang bckerJa sebagai pegawai honorer pada salah satu instansi pemerintah. Usahanya dlgelul! scbagai sambilan diluar kcgiatan

pokoknya, tuiuanny. unlUk menambah penghasilan. Scbclumnya ia pem.h

menghasilkan produk wajib bandung, namun karena kurang laku dia lIdak buat

lagl, padahal kalau dilinjall dan SudUI Inovas; inl sudah cukup baik d,m.na kila

tahu bahwa sampai saat inl di Sabang belum ada yang memproduksi wajib bandung

... Oiolnh dBri hasi! Io'."wancarn dcnean permhk usha kecil tdur gabus (noli formal)

Dlsini terlihat bahwa dia cc pat putus aS3. hanya karcna satu kah tldak laku langsung menghentikan produks111ya. padahal bisa saja ini disebabkan karena OTang belum kenal dan bclum tahu ada produk scmacam ini.

Usaha kecil telur gabus ini sudah digcluLl Icbih kurang 2 Lahun dan sudah dtberi label Awalnya rcscpnya dlpcroich dan ka'\\'an. kemudtan sedlkit-sedikit dirobah karena dlrasa kurang pas

Sampai saat 1111 belum pernah mengikuli pelauhan dan bel urn pemah ambil kredit. rnodalnya scmuanya berasal dari tabungan dan usaha ini dilakukan sendirian. Bahan baku dlbeli langsung dari pasar dan produk lOi bisa tahan 2 bulan.

10. Usaha Kecil Kacang Gorcng {Non Formal)tt1

Usaha Kecil 101 dilakukan oleh seorang remaja tamatan SMA sudah hampir lima tahun didorong oleh tekatnya membantu orang tuanya lepatnya ibunya yang tinggal seoreng dlfl menghidupi k~luarga karena ayahnya sudah lama meninggal dunm. Karcna Itu scjak lam at SMA dia tidak melanjutkan sekolahnya.

Hasil yang diperolch dan pcnJualan kacang gorcng ini cukup lumayan, sctlap kah produksl gadls ini mampu menghasilkan 5 Kg setiap 3 hari sekali.

·t·

Diolah dari hasil wa""'3ncara den~n penllltk usaha kccll kacang goreng, (non formal)

36

.lIka dilihm dan ~('gl IIlt";I"1. produk ini Ild;,k Illl'lnkubn II1(W~ISI Y;lIlg Cllkuf'l hl'rani k:ln.'11:I 1;1 IX'q1lPdukSI lkl1~:lIl \':lr:.1 V:1l1!o! hms" dil:JkllJ..:1Il (lml1~

111:111\':1. 1l11l1':1 ndn 111:111111111\.. I1h'nd'IL;1I khh 111\'11:11 ,J.. :If;!! Il'blllllll1t1ll:II'

~ h lI.lHI IIs:,I\:! "11'" \ • It'll • "11 I 1.11 'IIII,!.!;!!I, I .. d 111\ \ l'l'IIl:1 h I11l'Il~ll \ I11 I \o('lnllh:1I1

clnn tx-hulll't'nmh 1llI.'1l\I\i.'!tlkh 1';IIlIU;lll d:\l1 1'I.'IIh'III1I;\I1. 1,>,h"':\l1 dl,t 11I1:1\.. I:llul

hngnin1:l1l:ll'Hr:1I1\:Illll'IIII'I,.'11 1ldl hU1111:I1I tI:ll 1 1'\'111\'111111111

-'.3 Inonlsi

Parla dnsnrnyn Sl:tlilP usah;, ):l1lg {ilpl:lllh.illl okh sclinp Onlllg Ilu.'miliki inovasi artinya dislOl scscorang 111£,111 I11cnghasilknn scsuatu yang bcrbcdll dad orang yang lain schingga Hkan Illcnjadikan clri khas dari produk yang dihasllkannya. lnovaSl yang dapat dllakukan bcnnacam-macam dlantaranya dalam bentuk rasa yang berbeda dengan produk lain, kemasan yang berbeda dan bisa juga bentuk pclayanan yang bcrbeda yang dapat membuat orang tcrtarik untuk membeli produknya schingga kalau klla perhatikan masmg-masing produk yang dlhasilkan pasti punya pclanggan scndiri-sendjri

Inovasi bukanlah menghasllkan scsuatu yang luar biasa., tapi dengan

memanfaatkan factor-faktor produksl dan I11cmberdayakan sumber-sumber ekonomi yang ada kearah yang leb,h produktlf sudah mcrupakan inovas1.

Namun ada Juga usaha yang punya inovasl yang sangat Jclas schmgga punya ciri khas yang sullt untuk dltlru stau ditandmgi o1eh usaha lamnya contohnya sepcrtl yang dilakukan aleh bcbcrapa usaha kecil di KOla Sabang

sepertl usaha kecil kue pia (formal) dengan menghasilkan kue pm (kue kncang) dengan kulit yang leblh Icmbut padahal sebclumnya kuc kacang yang dijual di Sabang kulilnya keras dan sampa\ saat mi belum ada usaha lain yang mampu rnembuat kue sepcrti Ini d, Sabang. Dlsmi tcrlihat bahwa pcmiliknya culrup kreatif memanfaatkan peluang Ulnuk mcnJlI:l1 produk dcngan kualitas yang Ichih baik sehingga mengundang mlnat konsumcn untuk membeli.

Sementara itu usaha kecil dodol (fonnal) memihkI inovasl yang unik yaitu dengan memperkaya citn rasa dari dodolnya. Usaha ini diawali dengan hanya memproduksi dodol jahc saja, namun dari waktu ke waktu jenis rasa dari

Sementara itu usaha kecil dodol (fonnal) memihkI inovasl yang unik yaitu dengan memperkaya citn rasa dari dodolnya. Usaha ini diawali dengan hanya memproduksi dodol jahc saja, namun dari waktu ke waktu jenis rasa dari

Dokumen terkait