• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program Studi S1 Bioteknologi

III. PROGRAM PENDIDIKAN DI FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN TEKNOLOGI PERTANIAN

2) Program Studi S1 Bioteknologi

Fokus keilmuan yang menjadi sasaran kompetensi lulusan PS Bioteknologi adalah bioteknologi Industri. Keilmuan ini mempelajari pemanfaatan organisme, khususnya organisme renik (contohnya: bakteri, fungi, dan virus) dan produk yang dihasilkan oleh organisme (contohnya: enzim dan metabolit) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa dalam skala industri.

Sikap

1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius.

2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.

3. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila.

4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta tanggungjawab pada bangsa dan negara.

5. Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinil orang lain.

6. Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. 8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik.

9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.

10. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.

Keterampilan Umum

1. Mendemonstrasikan kemampuan komunikasi verbal dan tertulis.

2. Mampu mengidentifikasi masalah, penyebabnya, dan membuat rekomendasi solusi atas masalah tersebut.

3. Mampu mengaplikasikan kemampuan berpikir kritis pada situasi baru. 4. Memegang komitmen tertinggi terhadap integritas profesional, nilai etika

5. Bekerja secara efektif dengan orang lain dari latar belakang yang berbeda. 6. Mampu mengidentifikasi kekurangan diri dan mengembangkan diri sebagai

pembelajar sepanjang hayat.

7. Mampu memimpin dalam berbagai keadaan.

8. Mampu menyelesaikan konflik individu maupun kelompok.

9. Mampu menelaah informasi dari literatur ilmiah maupun non-ilmiah. 10. Mampu menggunakan pustaka secara kompeten.

11. Mampu mengelola waktu secara efektif. 12. Mampu memfasilitasi proyek kelompok.

13. Mampu mengelola tugas dan tekanan secara simultan.

Penguasaan Pengetahuan

I. Menguasai konsep dasar matematika dan ilmu pengetahuan alam serta memahami relevansinya terhadap bidang bioteknologi industri. Kompetensi dasar ini dibagi menjadi tiga pokok kecakapan:

A. Kecakapan pengetahuan di bidang matematika dan statistika.

B. Kecakapan pengetahuan di bidang ilmu pengetahuan alam (biologi, kimia, dan fisika).

C. Kecakapan pengetahuan di bidang bioteknologi dasar.

II. Menguasai konsep teoritis di bidang konversi biomassa menjadi bioproducts (melalui proses fisik, kimiawi, dan biologis) guna mendukung terwujudnya bioekonomi hijau yang berkelanjutan. Kompetensi utama ini dibagi menjadi tiga pokok kecakapan:

A. Kecakapan pengetahuan tentang biomassa sebagai bahan baku bioproducts.

1. Distribusi biomassa berdasarkan taxa (virus, arkaea, bakteria, protista, fungi, animalia, dan plantae), asal (terestrial dan akuatik), dan jenisnya (alami dan hasil proses atau limbah).

2. Biologi biomassa (prinsip genetika pewarisan sifat dan proses molekuler/seluler yang melandasinya), basis data dan interaksi lintas-taxa biomassa.

3. Komposisi kimiawi biomassa seperti karbohidrat, protein, lipid, dan asam nukleat, serta metabolit primer dan sekundernya.

4. Sifat fisik dan kimiawi biomassa dan perubahannya akibat proses konversi.

5. Derivatisasi biomassa: jenis derivat (molekul, polimer, sel, dan jaringan) dan manfaatnya.

6. Valorisasi derivat biomassa melalui prinsip biorefinery sehingga nilainya meningkat.

7. Siklus hidup dan prinsip pengelolaan biomassa yang berkelanjutan. 8. Rekayasa biomassa untuk sektor pangan, pakan, medis, energi

terbarukan, dan lingkungan.

B. Kecakapan pengetahuan tentang proses konversi biomassa pada skala lab, pilot, dan industri.

1. Teknologi pre-treatment fisik, kimiawi, dan biologis untuk dekonstruksi dan dekomposisi biomassa dan ekstraksi komponennya (derivatisasi).

2. Teknologi bioproses (prinsip, desain, dan instrumentasi bioreaktor) untuk konversi komponen biomassa menjadi produk yang bernilai lebih tinggi (valorisasi).

3. Reaksi konversi komponen biomassa menjadi bioproducts: prinsip, enzim, dan reaksinya.

4. Teknik separasi dan purifikasi bioproducts dari komponen biomassa lainnya.

5. Teknologi pengolahan limbah industri bioteknologi. 6. Perkembangan terkini proses industri bioteknologi.

C. Kecakapan pengetahuan tentang produk dan jasa industri bioteknologi dan aspek kewirausahaannya (bioentrepreneurship).

1. Desain dan spesifikasi bioproducts.

2. Sistem penjaminan mutu, keamanan, dan keaslian bioproducts, termasuk kehalalan pangan dan obat-obatan.

3. Kebutuhan dan segmentasi pasar industri bioteknologi.

4. Bisnis tradisional yang menggunakan bioteknologi dan tren perkembangan produk dan jasa industri bioteknologi.

5. Aspek pengelolaan dan legal bisnis bioteknologi seperti konservasi lingkungan, perlindungan hak cipta, paten, dan strategi dagang.

6. Model bisnis dan pengembangan usaha bioteknologi skala kecil, menengah, dan besar.

Keterampilan Khusus

Menguasai pengetahuan teknis dan memiliki Keterampilan spesifik yang mendukung pekerjaan di bidang bioteknologi industri.

1. Teknik laboratorium dasar di bidang biologi, kimia, dan fisika

2. Teknik molekuler seperti isolasi materi genetik, analisis ekspresi gen, produksi dan preservasi protein, dan uji biokimiawi.

3. Teknik seluler seperti penapisan, isolasi, seleksi, dan identifikasi mikroorganisme; propagasi sel; pengukuran viabilitas sel; dan preservasi kultur sel.

4. Teknik konversi bioproducts seperti pre-treatment fisik dan kimiawi; pemecahan biologis; imobilisasi sel dan enzim; desain, instrumentasi dan optimasi bioproses; separasi dan purifikasi bioproducts.

5. Pengambilan, anotasi, dan interpretasi data dari basis data biologi; analisis data menggunakan perangkat lunak dan presentasinya.

6. Teknik rekayasa genetika seperti desain dan perakitan plasmid menggunakan basis data sekuen gen dan perangkat lunak; transformasi plasmid ke dalam sel inang; dan konfirmasi transforman.

7. Strain improvement melalui mutagenesis acak dan teknologi rekombinasi DNA.

8. Metode deteksi cemaran, pemalsuan produk, gen asing, dan organisme transgenik.

9. Bioentrepreneurship.

3.1.2. JURUSAN KETEKNIKAN PERTANIAN (TEP) 1) Program Studi S1 Teknik Pertanian

Program studi ini menitikberatkan pada penerapan teknologi produksi, pemanfaatan bahan dan hasil pertanian serta tenaga alam dengan menekankan pada obyek formal kerekayasaan dalam pengadaan mesin, bangunan, pengendalian lingkungan dan sistem produksi pertanian serta prosesing hasil pertanian.

Spesifikasi keilmuan yang diberikan meliputi aplikasi dasar keteknikan pertanian, operasi dan perawatan peralatan dan permesinan pertanian, kemampuan manajerial untuk mengorganisasikan dan mengembangkan serta meng-implementasikan teknologi baru, perencanaan jangka panjang dan perencanaan strategis dari aspek keteknikan pertanian, riset dan pengembangan Keteknikan Pertanian, rekayasa (desain) keteknikan pertanian, pelatihan dan pengembangan karier, instalasi, konstruksi dan manufakturing, keamanan, reliabilitas, dan keselamatan kerja, serta aspek mekanisasi penanganan bahan dan hasil pertanian dan pemasaran.