• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program dan Kegiatan Bappeda Kota Bandung Tahun 2013

PROGRAM DAN KEGIATAN

3.3 Program dan Kegiatan Bappeda Kota Bandung Tahun 2013

Pada Tahun 2013, Bappeda Kota Bandung akan menjalankan program dan kegiatan sebagai berikut :

1. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan :

Kegiatan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

Kegiatan Penyusunan Pelaporan Keuangan Semesteran Kegiatan Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Tahun 2. Program Pengembangan Data/Informasi :

Kegiatan Penyusunan dan pengumpulan data/informasi kebutuhan penyusunan dokumen perencanaan

Renja Bappeda Kota Bandung Tahun 2013 64 3. Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi:

Kegiatan Penyelenggaraan Pameran Investasi

Kegiatan Pemantauan, Pembinaan dan Pengawasan Penanaman Modal

Sinergitas Bidang Penanaman Modal dengan Instansi Pemerintah dan Dunia Usaha

4. Program Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Perencanaan Pembangunan :

Kegiatan Peningkatan Kemampuan Teknis Aparat Perencana Kegiatan Sosialisasi Kebijakan Perencanaan Pembangunan Daerah

5. Program Kerjasama Pembangunan

Kegiatan Sinergitas Perencaanaan Propinsi dengan Kabupaten/Kota se Jawa Barat

Kegiatan Fasilitasi Kerjasama dengan Dunia Usaha 6. Program Perencanaan Pembangunan Daerah :

Kegiatan Penyusunan Rancangan RPJMD 2014-2018; Kegiatan Penyusunan Rancangan RKPD 2014;

Kegiatan Penyelenggaraan Musrenbang RKPD; Kegiatan Koordinasi Penyusunan LKPJ;

Renja Bappeda Kota Bandung Tahun 2013 65 Kegiatan Monitoring, Evaluasi dan Pengendalian dan

Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan;

Penyusunan Rencana Kerja dan Rencana Strategis SKPD. 7. Perencanaan Pembangunan Ekonomi

Kegiatan Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Ekonomi;

Kegiatan Penyusunan Indikator Ekonomi Daerah 2009-2012; Kegiatan Kajian Perencanaan Pembangunan Pertanian Daerah.

Kegiatan Kajian Perencanaan Pembangunan Kepariwisataan Daerah

Kegiatan Kajian Perencanaan Pembangunan Ketenagakerjaan Daerah

Kegiatan Kajian Perencanaan Pembangunan Perdagangan dan Perindustrian Daerah

Kegiatan Perencanaan Pembangunan BUMD

Kegiatan Kajian Perencanaan Pembiayaan Pembangunan Daerah

Kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Kebijakan Ketentuan Cukai

8. Program Perencanaan Pengembangan Kota-Kota Menengah dan Besar

Kegiatan Koordinasi Penanggulangan Limbah Rumah Tangga dan Industri Perkotaan

Renja Bappeda Kota Bandung Tahun 2013 66 Kegiatan Koordinasi Perencanaan Pembangunan Perumahan

Kegiatan Koordinasi Penyelesaian Permasalahan Transportasi Perkotaan

Koordinasi Kegiatan Penyelesaian Permasalahan Penanganan Sampah

9. Program Perencanaan Sosial Budaya

Kegiatan Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial Budaya dan Kesejahteraan Rakyat;

Kegiatan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung;

Kegiatan Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Pemerintahan.

Kegiatan Fasilitasi Bandung Kota Layak Anak Kegiatan Fasilitasi Bandung Kota Sehat Kegiatan Penyusunan RAD MDG’s

Kegiatan Penyusunan Indeks Pembangunan Gender 2012 Kegiatan Perencanaan Pendidikan Anak berkebutuhan khusus Kegiatan Strategi Implementasi Sistem Jaminan Sosial Nasional di Kota Bandung

Kegiatan Penyusunan Indeks Pembangunan Kesejahteraan Sosial

10. Program Peningkatan Iklim Investasi dan Realisasi Investasi

Penyusunan Pengembangan Sistem Informasi Penanaman Modal Daerah;

Renja Bappeda Kota Bandung Tahun 2013 67 Rapat Koordinasi Perencanaan Penanaman Modal Daerah

(RKPPMD);

Penyusunan Revisi Peraturan Daerah No.26 Tahun 2002 Tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal Daerah

11. Program Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi

Kegiatan Penyusunan e-Proc dalam Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung; Kegiatan Bandung Integrated Resources Management System 12. Program Penelitian dan Pengembangan Daerah

Kegiatan Kajian Saistem Drainase Terpadu Kota Bandung; Kegiatan Penataan Infrastruktur Terpadu pada Kawasan Pemukiman Padat Perkotaan di Kota Bandung;

Optimalisasi Pemanfaatan Asset Daerah: Kajian Penataan PKL di Kota Bandung

Evaluasi 7 (tujuh) Agenda Prioritas Kota Bandung Pengembangan Potensi Kerjasama Daerah

13. Program Perencanaan dan Pembangunan di Bidang Fisik dan Tataruang

Kegiatan Koordinasi Perencanaan Pembangunan di Bidang Fisik dan Tata Ruang;

Sedangkan kegiatan yang juga menjadi rencana kerja tahun 2013, namun tidak masuk di dalam Penetapan Kinerja adalah sebagai berikut :

Renja Bappeda Kota Bandung Tahun 2013 68 1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Kegiatan Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air Dan Listrik;

Kegiatan Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan; Kegiatan Penyediaan Alat Tulis Kantor;

Kegiatan Penyediaan Barang Cetakan Dan Penggandaan; Kegiatan Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor;

Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor;

Kegiatan Penyediaan Komponen Instalasi Listrik / Penerangan Bangunan Kantor;

Kegiatan Penyediaan Bahan Bacaan Dan Peraturan Perundang- Undangan;

Kegiatan Penyediaan Makanan dan Minuman;

Kegiatan Rapat-Rapat Koordinasi dan Konsultasi ke Luar Daerah;

2. Program Peningkatan Sarana Dan Prasarana Aparatur Kegiatan Pembangunan Gedung Kantor

Kegiatan Pengadaan kendaraan Dinas/Operasional Kegiatan Pengadaan Mebeulair

Kegiatan Pengadaan Peralatan Komunikasi Kegiatan Pengadaan Perlengkapan Aparatur

Renja Bappeda Kota Bandung Tahun 2013 69 Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan

Dinas/Operasional

Kegiatan Pemeliharaan Website

Kegiatan Rehabilitasi Sedang/Berat Gedung Kantor 3. Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Renja Bappeda Kota Bandung Tahun 2013 70

BAB IV PENUTUP

Rencana Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2013 merupakan pelaksanaan tahun terakhir Rencana Strategis Bappeda Tahun 2009-2013, berdasarkan RPJMD Kota Bandung 2009-2013, sehingga tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk mencapai target kinerja yang belum terpenuhi.

Target kinerja perencanaan pembangunan daerah yang dicantumkan dalam RPJMD berkaitan dengan Tingkat Kinerja Perencanaan Daerah dan Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Daerah.

Indikator Kinerja perencanaan pembangunan daerah adalah :

1. Ketersediaan dan validasi data yang ditandai dengan ketersediaan data base perencanaan pembangunan (BDA, indikator makro, data kemiskinan), sampai saat ini ketersediaan data pendukung dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan cukup memadai, persoalan terletak pada akurasi data yang berasal dari beberapa sumber yanf berbeda.

2. Analisis menjadi faktor penting sebagai indikator kinerja perencanaan pembangunan, analisis difahami sebagai (1)Proses teknokratis dalam penyusunan dokumen perencanaan dan (2) Ketersediaan hasil kajian pendukung penyusunan dokumen perencanaan. Untuk dua indikator

Renja Bappeda Kota Bandung Tahun 2013 71 ini telah menunjukan kinerja yang cukup baik, proses teknokrasi

dalam penyusunan dokumen perencanaan selalu dilakukan dengan melibatkan akademisi untyk mendukung proses penyusunan dokumen perencanaan secara ilmiah. Kegiatan penelitian atau penyusunan kajian yang mengawali penyusunan dokumen perencanaan juga telah dilakukan, persoalan yang muncul adalah mengenai aplikasi dari hasil kajian yang telah dilaksanakan seringkali tidak dieksekusi baik oleh Bappefda sendiri ataupun oleh SKPD teknis.

3. Kesesuaian waktu penyusunan dokumen perencanaan dengan regulasi yang ensyaratkan ketepatannya telah dapat dilakukan secara konsisten, semenjak Tahun 2009 ketika mendapatkan sertifikasi ISO, penyusunan dokumen perencanaan pembangunan yang dilaksanakan oleh Bappeda relatif tepat waktu sesuai dengan regulasi yang ditentukan.

Indikator yang berkaiatan dengan tingkat partisipasi masyarakat ditandai dengan adanya forum konsultasi publik dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan melalui pelaksanaan Musrenbang, yang ditandai dengan :

1. Representasi yang menggambarkan keterwakilan heterogenitas masyarakat Kota Bandung dalam pelaksanaan Musrenbang. Representasi masyarakat dinilai masih rendah, hal ini didasarkan pada fakta bahwa peserta Musrenbang sebagian besar adalah mereka yang secara formal merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah,

Renja Bappeda Kota Bandung Tahun 2013 72 dalam hal ini Ketua RT/RW/LPM. Keterlibatan kelompok profesi,

akademisi, LSM dan lainnya masih rendah

2. Indikator Participatory planning yang lain adalah dengan mengukur tingkat kehadiran peserta dibandingkan dengan undangan yang disebar, capaiannya menunjukan hasil yang memadai didasarkan pada absensi peserta dalam pertemuan Musrenbang.

3. Indikator penting lainnya adalah akomodasi usulan musrenbang di RKPD yang telah dilakukan secara sistematis dan terintegrasi melalui sistem informasi. Peraturan Daerah yang mensyaratkan akomodasi 30 % telah dijalankan mulai dari Tahun 2010.

4. Akomodasi RKPD dalam APBD menjadi titik krusial lain yang dapat menggambarkan kinerja perencanaan pembangunan, dalam hal ini pelaksanaan APBD telah sepenuhnya mengacu kepada dokumen RKPD.

Renja Bappeda Kota Bandung Tahun 2013 73

Dokumen terkait