“MENUJU KABUPATEN BLITAR LEBIH SEJAHTERA, MAJU DAN BERDAYA SAING”
C. Program dan Kegiatan
Dalam upaya pencapaian target pada Rencana Strategis di tahun 2016, Bappeda Kabupaten Blitar didukung oleh 11 program dan 68 kegiatan.
Program dan kegiatan tersebut tampak pada tabel sebagai berikut :
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 17
Tabel 2.2 Sasaran, Indikator Kinerja Utama, Program dan Kegiatan Bappeda kabupaten Blitar Tahun 2016
SASARAN STRATEGIS IKU PROGRAM KEGIATAN
Meningkatnya kualitas pelayanan aparatur perencana Bappeda
Prosentase kecukupan layanan administrasi perkantoran
Pelayanan administrasi perkantoran
Penyediaan dan Peningkatan Administrasi Perkantoran Meningkatnya efektivitas dan
efisiensi serta akuntabilitas kinerja aparatur Bappeda
Prosentase keterkelolaan sumberdaya internal untuk peningkatan kinerja BAPPEDA
Peningkatan sarana dan
prasarana aparatur Peningkatan sarana dan prasarana aparatur
Pengadaan sarana dan prasarana aparatur mendukung proyek pemerintah daerah dan desentralisasi (P2D2) Program peningkatan kapasitas
sumber daya aparatur Pendidikan dan pelatihan formal Capacity building perencanaan pembangunan
Capacity building TAPD Program peningkatan
pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan
Peningkatan pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan Program pengembangan
data/informasi Publikasi perencanaan pembangunan daerah Pemeliharaan database pembangunan daerah
Penyusunan dan publikasi data pembangunan daerah Tahun 2016
Meningkatnya kualitas
perencanaan dan pengendalian Prosentase program/kegiatan
yang sesuai dengan dokumen Program peningkatan kapasitas
kelembagaan perencanaan Fasilitasi peningkatan kinerja Dewan Riset Daerah
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 18
SASARAN STRATEGIS IKU PROGRAM KEGIATAN
dokumen perencanaan
pembangunan daerah perencanaan pembangunan daerah Fasilitasi peningkatan kinerja Badan Koordinasi Penataan ruang Daerah (BKPRD) Program perencanaan
pembangunan daerah
Penyelenggaraan musrenbang RPJMD
Penyusunan RKPD Tahun 2017 Penyelenggaraan Musrenbang RKPD Tahun 2017
Fasilitasi kegiatan perencanaan umum dan pengendalian program
Pendampingan penyusnan Renstra SKPD
Evaluasi pelaksanaan RKPD Kabupaten Blitar Tahun 2016 Fasilitasi, pengendalian, evaluasi dan pelaporan perencanaan pembangunan Tahun 2016 Pelaksanaan sosialisasi perda RPJMD
Fasilitasi pelaksanaan Dana Transfer (Pusat dan Daerah) Tahun 2016
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 19
SASARAN STRATEGIS IKU PROGRAM KEGIATAN
Fasilitasi dan koordinasi penyusunan dan penetapan perjanjian kinerja Pemerintah Kabupaten Blitar Tahun 2016 Penyusunan Rancangan Akhir RPJMD
Fasilitasi Penetapan Perda RPJMD
Penyusunan LAKIP Kabupaten Blitar Tahun 2015
Review RPJPD Kabupaten Blitar Tahun 2005-2025
Penyusunan dan Fasilitasi Penetapan Nota Kesepakatan KUPA-PPAS Perubahan TA 2016 Penyusunan dan Fasilitasi Penetapan Nota Kesepakatan KUA-PPAS TA 2017
Fasilitasi dan Koordinasi Penyusunan Ranperda Perencanaan Pembangunan Daerah
Penyusunan Rancangan Awal RKPD Tahun 2018
Pengembangan Software Perencanaan Pembangunan Daerah
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 20
SASARAN STRATEGIS IKU PROGRAM KEGIATAN
Program perencanaan
pembangunan ekonomi Fasilitasi kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan Anti Poverty Program (APP)
Fasilitasi, Koordinasi, Pelaporan Kegiatan Perencanaan
Pembangunan Ekonomi Kabupaten Blitar
Kajian Penyusunan Product Branding dalam rangka
pengembangan ekonomi kreatif dan memperkuat daya saing daerah
Pengembangan Technopark Atsiri di Kabupaten Blitar Penyusunan Rencana Program Investasi Jangka Menengah (RPIJM) Kawasan Agropolitan di Kabupaten Blitar
Fasilitasi kegiatan pengembangan Kawasan Agropolitan dan Minapolitan di Kabupaten Blitar
Penyusunan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Kabupaten Blitar 2016-2020 Program perencanaan sosial
budaya Fasilitasi menuju Kabupaten
Sehat
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 21
SASARAN STRATEGIS IKU PROGRAM KEGIATAN
Penyusunan Data Terpilah Gender dan Anak Kabupaten Blitar Tahun 2016
Penyusunan Analisis Situasi Ibu dan Anak
Evaluasi pelaksanaan PUG Tahun 2015 dan pendampingan PPRG serta fasilitasi menuju Kabupaten Blitar Layak Anak (KLA) Tahun 2016
Workshop/pelatihan Konvensi hak Anak
Penyelenggaraan koordinasi, monev program peningkatan kualitas kawasan permukiman di perkotaan (P2KKP Kota)
Fasilitasi dan koordinasi kegiatan perencanaan pembangunan bidang pemerintahan dan kemasyarakatan tahun 2016 Fasilitasi asistensi perencanaan pembangunan desa
Koordinasi, monev program penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kinerja TKPKD
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 22
SASARAN STRATEGIS IKU PROGRAM KEGIATAN
Koordinasi dan fasilitasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan pada Upaya
Penanggulangan Kemiskinan dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Blitar
Koordinasi, fasilitasi, monev percepatan pencapaian target SDGs Kabupaten Blitar Program perencanaan prasarana
wilayah dan sumber daya alam Kajian Perencanaan
Pembangunan Infrastruktur Desa Fasilitasi dan Koordinasi
Program Jalan Lintas Selatan (JLS)
Fasilitasi pelaksanaan Program TMMD Tahun 2016
Penunjang program penanganan lahan kritis sumberdaya air berbasis masyarakat (PLKSDA-BM) Tahun 2016
Fasilitasi dan koordinasi
perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya alam
Penyusunan masterplan drainase perkotaan (Kec. Garum, Nglegok dan Kademangan)
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 23
SASARAN STRATEGIS IKU PROGRAM KEGIATAN
Penyusunan Review Rencana Terpadu Program Investasi dan Infrastruktur Jangka Menengah (RPIJM)
Fasilitasi Program Percepatan Sanitasi Permukiman (PPSP) Tahun 2016
Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam rangka penyusunan RPJMD Kabupaten Blitar
Identifikasi Informasi Data Spatial Dasar Kabupaten Blitar berdasarkan Teknologi
Penginderaan Jauh Meningkatnya persentase hasil
penelitian/kajian yang dimanfaatkan dalam
pengambilan kebijakan daerah
Persentase hasil penelitian/kajian yang dimanfaatkan dalam
pengambilan kebijakan daerah
Program penelitian dan pengembangan
Kajian peluang pengembangan jejaring usaha skala mikro melalui BUMDes di Kabupaten Blitar
Pengembangan Inovasi Daerah Bidang Teknologi, Sosial dan Budaya Tingkat Kabupaten Tahun 2016
Pengembangan konsep strategi pembangunan pariwisata terintegrasi dengan
penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Blitar
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 24
SASARAN STRATEGIS IKU PROGRAM KEGIATAN
Kajian optimalisasi pemanfaatan lahan di bawah tegakkan hutan rakyat dalam peningkatan pendapatan petani hutan di Kabupaten Blitar
Studi tentang sistem penanganan penyandang masalah
kesejahteraan sosial di Kabupaten Blitar
Kajian peningkatan sistem administrasi pendukung dan kearsipan yang efektif dan efisien di Kabupaten Blitar
Fasilitasi dan koordinasi kegiatan sistem inovasi daerah di
Kabupaten Blitar
Fasilitasi dan koordinasi bidang penelitian dan pengembangan Pemetaan potensi bahan pangan lokal dalam rangka upaya peningkatan ketersediaan pangan daerah dan
penganekaragaman pangan masyarakat
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 25
D. Perjanjian Kinerja
Perjanjian Kinerja (PK) merupakan pernyataan komitmen yang mempresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam waktu 1 tahun. PK merupakan kesepakatan antara pengemban tugas (penerima amanah) dengan atasannya (pemberi amanah).
Tujuan PK ini adalah untuk mendorong komitmen penerima amanah untuk melaksanakan amanah yang diterimanya dan terus meningkatkan kinerjanya. PK juga berfungsi untuk menciptakan tolok ukur kinerja sebagai alat untuk menilai keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran organisasi. Berikut adalah tabel Perjanjian Kinerja Bappeda Kabupaten Blitar Tahun 2016 sebagai berikut :
Tabel 2.3 Perjanjian Kinerja Bappeda Kabupaten Blitar Tahun 2016 NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET
1 Meningkatnya kualitas pelayanan aparatur perencana Bappeda
Prosentase kecukupan layanan administrasi perkantoran
100%
2 Meningkatnya
efektivitas dan efisiensi serta akuntabilitas kinerja aparatur Bappeda
Prosentase keterkelolaan sumberdaya internal untuk peningkatan kinerja BAPPEDA
86,25%
3 Meningkatnya kualitas perencanaan dan pengendalian dokumen perencanaan
pembangunan daerah
Prosentase
program/kegiatan yang sesuai dengan dokumen perencanaan
55%
4 Meningkatnya persentase hasil
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 26
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
A. Capaian Kinerja Organisasi
Mengacu pada ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 tahun 2014 dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia nomor 53 tahun 2014, pengukuran kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Blitar dilakukan dengan menggunakan Indikator Kinerja yang telah ditetapkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja.
Perjanjian Kinerja menyajikan Indikator Kinerja Utama yang menggambarkan hasil-hasil utama dalam kondisi yang seharusnya, tanpa mengesampingkan indikator lain yang relevan.
Untuk mengetahui gambaran mengenai tingkat Capaian Kinerja Organisasi dilakukan Pengukuran Kinerja yang dilakukan dengan cara :
1. Membandingkan realisasi kinerja dengan sasaran (target) kinerja yang dicantumkan dalam dokumen Perjanjian Kinerja dalam rangka pelaksanaan APBD 2016.
2. Membandingkan realisasi Kinerja sampai dengan tahun berjalan dengan sasaran (target) kinerja 5 (lima) tahunan yang direncanakan dalam Rencana Strategis SKPD.
Pengukuran kinerja yang dilakukan masih didasarkan pada Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 239/IX/6/8/2003 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Penghitungan capaian kinerja perlu memperhatikan karakteristik indikator kinerja yang memiliki kondisi:
1. Semakin tinggi realisasi menunjukkan pancapaian kinerja yang semakin baik
Presentase pencapaian
=
x 100%
Realisasi Target
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 27
2. Semakin tinggi realisasi menunjukkan semakin rendah pencapaian kinerja
Presentase
pencapaian = x
100%
Target - (Realisasi - Target)
Target
Cara penyimpulan hasil pengukuran kinerja pencapaian sasaran strategis dilakukan dengan membuat capaian rata-rata atas capaian indikator kinerja sasaran. Predikat nilai capaian kinerjanya dikelompokkan dalam skala pengukuran ordinal sebagai berikut :
85 s/d 100 : Sangat Berhasil 70 s/d <85 : Berhasil
55 s/d <70 : Cukup Berhasil 0 s/d <55 : Kurang Berhasil
Penetapan angka capaian kinerja terhadap hasil persentase capaian indikator kinerja sasaran yang mencapai lebih dari 100% termasuk pada angka capaian kinerja sebesar 100. Selanjutnya berdasarkan hasil evaluasi kinerja dilakukan analisis pencapaian kinerja untuk memberikan informasi yang lebih transparan mengenai sebab-sebab tercapai atau tidak tercapainya kinerja yang diharapkan
Sasaran kinerja dan pelaksanaanya yang telah ditetapkan dalam perjanjian Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Blitar tahun 2016 tampak pada tabel sebagai berikut:
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 28
Tabel 3.1 Pengukuran Kinerja Bappeda 2016 NO SASARAN
STRATEGIS INDIKATOR
KINERJA TARGET REALISASI CAPAIAN 1 Meningkatnya
kualitas
2 Meningkatnya efektivitas dan kinerja BAPPEDA
86,25% 80% 92,75%
3 Meningkatnya kualitas
4 Meningkatnya persentase hasil kebijakan daerah
Persentase hasil kebijakan daerah
64% 66,67% 104,17%
Sesuai dengan tabel di atas, evaluasi dan analisis capaian kinerja terhadap setiap Indikator Kinerja Utama (IKU) pada masing-masing Sasaran Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dapat dijelaskan sebagai berikut :
SASARAN STRATEGIS 1 :
“MENINGKATNYA KUALITAS PELAYANAN APARATUR PERENCANA BAPPEDA.”
IKU : Prosentase kecukupan layanan administrasi perkantoran
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 29
Hasil pengukuran kinerja indikator 1 yaitu “Persentase kecukupan layanan administrasi perkantoran”, pada tahun 2016 berhasil terealisasi sebesar 100% dari target (100%) yang ditetapkan. Angka 100% tersebut didapat dari rumusan operasional sebagai berikut:
100% kebutuhan pelayanan adm perkantoran
x 100% = 100%
100% pemenuhan adm perkantoran
Artinya dari keseluruhan kebutuhan penyediaan administrasi perkantoran BAPPEDA dapat terpenuhi, terbukti dengan tidak adanya kebutuhan administrasi perkantoran yang tidak terpenuhi sehingga menghambat pelaksanaan kinerja SKPD, mulai dari kebutuhan akan ATK, listrik, air, kebersihan, sambunbgan internet, telepon, dll.
Dari hasil evaluasi pengukuran kinerja terhadap Sasaran Strategis 1 diperoleh gambaran bahwa Indikator Sasaran yang ditetapkan menghasilkan angka capaian kinerja 100% yang mempunyai makna Sangat Berhasil.
Adapun Sasaran ini ditunjang oleh 1 (satu) program yaitu Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.
SASARAN STRATEGIS 2 :
“MENINGKATNYA EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI SERTA AKUNTABILITAS KINERJA APARATUR BAPPEDA”
IKU : Prosentase keterkelolaan sumberdaya internal untuk peningkatan kinerja BAPPEDA
Hasil Pengukuran Kinerja Sasaran Strategis 2 yang didukung oleh 1 (satu) Indikator Kinerja yaitu “Persentase keterkelolaan sumberdaya internal untuk peningkatan kinerja BAPPEDA”, pada tahun 2016 berhasil terealisasi sebesar 80% dari target 86,25% yang ditetapkan. Rumusan operasional untuk memperoleh angka tersebut adalah:
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 30 80% sumberdaya internal yang terkelola (SDM
dan Sarana dan Prasarana)
x 100% = 80%
100% sumberdaya internal
Angka tersebut menunjukkan bahwa pada Tahun 2016 target dari indikator pada sasaran strategis 2 belum tercapai. Sebagaimana pada pelayanan administrasi perkantoran, pengelolaan sumberdaya internal BAPPEDA juga tidak mengalami kekurangan yang menghambat pelaksanaan tugas aparatur. Sarana dan Prasarana terpelihara dengan baik. Peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur melalui pengiriman Diklat dan Bimtek juga terpenuhi sesuai kebutuhan, serta kebutuhan publikasi kegiatan perencanaan pembangunan juga terpenuhi sesuai kebutuhan. Namun terdapat 1 (satu) kegiatan yang tidak dapat terealisasi dikarenakan kendala administrasi, yaitu kegiatan Penyusunan dan Publikasi Data Pembangunan Daerah Tahun 2016 yang sedianya dilaksanakan bekerjasama dengan BPS Kabupaten Blitar tidak dapat terlaksana karena belum adanya solusi atau kesepakatan atas mekanisme pembayaran jasa konsultansi. Meskipun kegiatannya tidak dapat dilaksanakan, akan tetapi kebutuhan akan data yang disediakan oleh BPS tetap dapat terpenuhi atas kerjasama yang baik antara BAPPEDA Kabupaten Blitar dengan BPS Kabupaten Blitar.
SASARAN STRATEGIS 3 :
“MENINGKATNYA KUALITAS PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN DOKUMEN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH.”
IKU : Prosentase program/kegiatan yang sesuai dengan dokumen perencanaan.
Tahun 2016 merupakan tahun yang istimewa dalam periode perencanaan Kabupaten Blitar, karena merupakan tahun transisi dari kepala daerah periode 2011-2015 ke kepala daerah berikutnya yang baru terpilih pada akhir tahun 2016, sehingga pada saat RKPD Tahun 2016 disusun RPJMD Kabupaten Blitar periode 2016-2021 belum tersusun, sedangkan pada
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 31
RPJMD periode sebelumnya (2011-2016) tidak mencantumkan Tahun 2016 dalam tahapannya. Sehingga dokumen RKPD Kabupaten Blitar Tahun 2016 yang disusun pada tahun 2015 berdasarkan isu strategis lokal dan analisis capaian kinerja tahun sebelumnya, dengan melanjutkan program RPJMD Kabupaten Blitar Tahun 2011-2016 dengan merujuk pada rencana pembangunan RPJPD Kabupaten Blitar Tahun 2005-2025 periode ke III, RPJMD Provinsi Jawa Timur Tahun 2014-2019 dan RPJMN Tahun 2015-2019.
Namun demikian, program pembangunan Tahun 2016 juga dimuat dalam RPJMD Kabupaten Blitar Tahun 2016-2021 sesuai dengan amanat Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 050/795/SJ Tanggal 4 Maret 2016 tentang Penyusunan RPJMD dan RKPD Tahun 2017 nomor 1 huruf b yang berbunyi “Bagi daerah yang periodisasi RPJMD-nya berakhir pada tahun 2015, maka daerah tersebut menyusun RPJMD Tahun 2016-2021, selain memuat perencanaan pembangunan daerah sampai dengan tahun 2021, juga harus memasukkan program rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Tahun 2016”.
Dengan demikian Visi dan Misi pembangunan Tahun 2016 mengikuti visi dan misi pembangunan sebagaimana tercantum dalam RPJMD Kabupaten Blitar Tahun 2016-2021. Oleh karena itu, capaian kinerja untuk indikator kesesuaian program/kegiatan dalam dokumen perencanaan adalah 100%, dengan rumusan operasional :
100% Program dalam dokumen perencanaan (RKPD)
x 100% = 100%
100% Program
SASARAN STRATEGIS 4 :
“MENINGKATNYA PERSENTASE HASIL PENELITIAN/KAJIAN YANG DIMANFAATKAN DALAM PENGAMBILAN KEBIJAKAN DAERAH.”
IKU : Persentase hasil penelitian/kajian yang dimanfaatkan dalam pengambilan kebijakan daerah
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 32
Bappeda Kabupaten Blitar pada tahun 2016 melaksanakan 6 kajian, penelitian dan pengembangan, yaitu:
1. Kajian Peluang Pengembangan Jejaring Usaha Skala Mikro Melalui BUMDes di Kabupaten Blitar
2. Pengembangan Konsep Strategi Pembangunan Pariwisata Terintegrasi dengan Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Blitar
3. Kajian Optimalisasi Pemanfaatan Lahan di Bawah Tegakkan Hutan Rakyat Dalam Peningkatan Pendapatan Petani Hutan di Kabupaten Blitar
4. Studi tentang Sistem Penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di Kabupaten Blitar
5. Kajian Peningkatan Sistem Administrasi Pendukung dan Kearsipan yang Efektif dan Efisien di Kabupaten Blitar
6. Pemetaan Potensi Bahan Pangan Lokal dalam rangka Upaya Peningkatan Ketersediaan Pangan Daerah dan Penganekaragaman Pangan Masyarakat
Capaian Kinerja untuk Indikator Kinerja Persentase hasil penelitian/kajian yang dimanfaatkan dalam pengambilan kebijakan daerah sebesar 66,67 persen, dari 6 kajian 4 yang ditindaklanjuti/dimanfaatkan dalam pengambilan keputusan baik berupa bahan rekomendasi untuk melaksanakan kegiatan/tahapan lanjutan maupun bahan diskusi/FGD dalam pembahasan masalah terkait dengan judul penelitian, yaitu :
1. Kajian peluang pengembangan jejaring usaha skala mikro melalui BUMDes di Kabupaten Blitar, digunakan sebagai dasar pengajuan pembahasan Revisi Peraturan Daerah BUMDes Nomor 14 Tahun 2006
2. Pengembangan konsep strategi pembangunan pariwisata terintegrasi dengan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Blitar, digunakan sebagai alternative pengembangan pariwisata
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 33
berbasis komunitas (CBT/community based tourism) bagi desa wisata dan TKPKD
3. Kajian optimalisasi pemanfaatan lahan di bawah tegakkan hutan dalam peningkatan pendapatan petani hutan di Kabupaten Blitar, digunakan sebagai pedoman penyuluhan pola tanam pada lahan tegakkan bagi PPL di Kabupaten Blitar
4. Studi tentang system penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial di Kabupaten Blitar, digunakan sebagai acuan penanganan PMKS di Kabupaten Blitar
Meskipun hasil penelitian telah didistribusikan kepada SKPD terkait maupun SKPD pengusul, namun implementasi hasil penelitian tidak bisa segera dilaksanakan karena menyesuaikan dengan kebutuhan dan skala prioritas daerah.
Untuk mengetahui apakah sasaran strategis dan capaiannya telah sesuai dengan perencanaan Jangka Menengah SKPD dan seberapa jauh yang telah dicapai pada tahun 2016 disajikan dalam tabel Perbandingan Realisasi Kinerja sampai dengan Akhir Periode Rencana strategis berikut :
Tabel 3.2 Perbandingan Realisasi Kinerja s.d. akhir periode RPJMD/RENSTRA
SASARAN INDIKATOR KINERJA
TARGET AKHIR RPJMD/
RENSTRA
REALISASI TINGKAT KEMAJUAN
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 34
SASARAN INDIKATOR KINERJA
TARGET AKHIR RPJMD/
RENSTRA
REALISASI TINGKAT KEMAJUAN tan yang sesuai dengan kebijakan daerah
Persentase pertama) periode, tiga dari empat indikator telah mencapai target akhir periode Renstra SKPD. Hal ini berarti bahwa pencapaian pada awal periode sudah sangat baik.
B. Realisasi Anggaran
Pada tahun 2016, Bappeda Kabupaten Blitar secara keseluruhan menganggarkan sebesar Rp 12.071.523.000,- dengan persentase anggaran pada masing-masing sasaran sebagai berikut.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 35
Tabel 3.3 Alokasi Per Sasaran Pembangunan SASARAN INDIKATOR
KINERJA ANGGARAN (Rp) (%) ANGGARAN Meningkatnya kualitas
pelayanan aparatur perencana Bappeda
Prosentase
kecukupan layanan administrasi perkantoran
775.617.550,00 6,43
Meningkatnya
efektivitas dan efisiensi serta akuntabilitas kinerja BAPPEDA
1.722.875.000,00 14,27
Meningkatnya kualitas perencanaan dan pengendalian dokumen perencanaan
pembangunan daerah
Prosentase
program/kegiatan yang sesuai dengan dokumen
perencanaan
8.101.950.450,00 67,12
Meningkatnya kebijakan daerah
1.471.080.000,00 12,19
JUMLAH 12.071.523.000,00 100
Dari table diatas dapat kita lihat bahwa anggaran yang digunakan untuk melaksanakan Kinerja Utama BAPPEDA adalah sebesar 79,31% dari total anggaran, sehingga unsur pendukung mendapatkan alokasi anggaran sebesar 20,69%. Berikut adalah realisasi keuangan pada masing-masing sasaran pada tahun 2016.
Tabel 3.4 Realisasi Anggaran per-Sasaran
SASARAN PAGU (Rp) REALISASI (Rp) CAPAIAN (%)
775.617.550,00 740.476.693,00 95,47%
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 36
SASARAN PAGU (Rp) REALISASI (Rp) CAPAIAN (%) Meningkatnya
efektivitas dan efisiensi serta akuntabilitas kinerja aparatur Bappeda
1.722.875.000,00 1.463.312.759,00 84,93%
Meningkatnya kualitas
perencanaan dan pengendalian dokumen perencanaan pembangunan daerah
8.101.950.450,00 7.216.657.078,00 89,07%
Meningkatnya persentase hasil penelitian/kajian yang
dimanfaatkan dalam
pengambilan kebijakan daerah
1.471.080.000,00 1.332.520.068,00 90,58%
Total 12.071.523.000,00 10.752.966.598,00 89,07%
Kinerja penyerapan keuangan BAPPEDA Kabupaten Blitar pada dasarnya cukup baik. Capaian kinerja keuangan 89,07% tersebut dapat lebih maksimal apabila 2 (dua) kegiatan yang seharusnya dikerjasamakan dengan BPS Kabupaten Blitar dapat terlaksana. Karena tidak terlaksananya dua kegiatan yaitu Penyusunan dan Publikasi Data Pembangunan Daerah Tahun 2016 dengan pagu anggaran sebesar Rp. 92.025.000,- dan Penyusunan Data Terpilah Gender dan Anak Kabupaten Blitar Tahun 2016 dengan pagu anggaran sebesar Rp. 85.000.000,-, sehingga kinerja penyerapan anggaran tidak mencapai 90%. Tidak terlaksananya kedua kegiatan tersebut dikarenankan belum adanya kesepakatan tentang mekanisme pembayaran.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 37
Tabel 3.5 Pencapaian Kinerja dan Anggaran
SASARAN
STRATEGIS INDIKATOR TARGET REALISASI CAPAIAN ALOKASI (Rp.)
100% 100% 100% 775.617.550,00 740.476.693,00 95,47%
Meningkatnya
86,25% 80% 92,75% 1.722.875.000,00 1.463.312.759,00 84,93%
Meningkatnya yang sesuai dengan dokumen
perencanaan
55% 100% 181,81% 8.101.950.450,00 7.216.657.078,00 89,07%
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 38 SASARAN
STRATEGIS INDIKATOR TARGET REALISASI CAPAIAN ALOKASI (Rp.)
REALISASI
(Rp.) CAPAIAN
Meningkatnya persentase hasil penelitian/kajian yang dimanfaatkan dalam pengambilan kebijakan daerah
Persentase hasil penelitian/kajian yang dimanfaatkan dalam pengambilan kebijakan daerah
64% 66,67% 104,17% 1.471.080.000,00 1.332.520.068,00 90,53%
TOTAL 12.071.523.000,00 10.752.966.598,00 89,07%
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 39
Tabel 3.6 Efisiensi Penggunaan Sumber Daya SASARAN INDIKATOR
KINERJA % CAPAIAN
KINERJA % PENYERAPAN
ANGGARAN TINGKAT EFISIENSI
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, BAPPEDA Kabupaten Blitar 2016 40
BAB IV PENUTUP
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2016 rata-rata capaian kinerja Bappeda Kabupaten Blitar adalah sebesar 125,48% dengan predikat Sangat Berhasil. Capaian tersebut diukur berdasarkan 4 (empat) Indikator Kinerja yang didukung dari pelaksanaan 11 program dan 68 kegiatan. Dalam rangka melaksanakan program dan kegiatan tersebut Bappeda Kabupaten Blitar mengalokasikan anggaran sebesar Rp 12.071.523.000,- dengan realisasi sebesar Rp 10.752.966.598,- atau 89,07% dari total alokasi yang ada dengan rata-rata tingkat efisiensi antara capaian kinerja dengan penggunaan anggaran sebesar 35,48%.
Demikian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Bappeda Kabupaten Blitar tahun 2016. Semoga laporan ini menjadi salah satu perwujudan pelaksanaan kegiatan pemerintah daerah khususnya di bidang perencanaan pembangunan daerah yang lebih transparan dan akuntabel.