• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program Kerja Indonesia Bersih .1 Sosialisasi Pengelolaan Sampah

1.2Program Kerja Indonesia Bersih 1.2.1 Sosialisasi Pengelolaan Sampah

a. Waktu Pelaksanaan

Waktu : Sabtu, 22 Agustus 2016 b. Lokasi Pelaksanaan

Lokasi : Kantor Desa Buahan c. Kelompok Sasaran

1. Staff Desa

2. Masyarakat Desa Buahan d. Pihak Terlibat

1. Mahasiswa KKN PPM Tematik Revolusi Mental Periode XIII Desa Buahan

2. Perangkat Desa di Kantor Desa Buahan 3. Tim dari Pemerintahan Daerah

e. Pelaksanaan

Tabel. Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah

Kegiatan Metode Waktu tempat

Tahap Persiapan

Survey Sistem Pengelolaan Bank Sampah kunjungan 29 Juli 2016 Bank Sampah Cahaya Berlian

Rapat Koordinasi Rapat 29 Juli 2016 Posko KKN

Penyusunan Proposal Sistem Pengelolaan Bank Smpah Rapat 16 Agustus 2016 Posko KKN

Penyusunan Proposal Sistem Pengelolaan Bank Smpah Rapat 17 Agustus 2016 Posko KKN

Penyusunan Proposal Sistem Pengelolaan Bank Smpah Rapat 18 Agustus 2016 Posko KKN

Rapat Koordinasi Dengan Kepala Desa Rapat 19 Agustus 2016 Ruang rapat Kantor desa

Pembuatan Surat dan Pengiriman Surat Untuk Narasumber, Peserta Rapat 19 Agustus 2016 Posko KKN

Survey Konsumsi dan Alat Perlengkapan kunjungan 16 Agustus 2016 Pasar

Periapan Alat dan Kebersihan persiapan 20 Agustus 2016 Ruang rapat Kantor desa

Briefing untuk Hari H persiapan 20 Agustus 2016 Posko KKN

Pembelian Konsumsi kunjungan 20 Agustus 2016 pasar Tahap Pelaksanaa

Acara Sosialisasi dan Pembentukan Organisasi Bank Sampah persentasi 20 Agustus 2016 Ruang rapat Kantor desa Tahap Evaluasi

Evaluasi dan Kebersihan diskusi 20 Agustus 2016 Ruang rapat Kantor desa

16

f. Hasil

Sistem Pengelolaan Sampah yang Terintegrasi

System pengelolan sampah di Desa Buahan direncanakan melalui sebuah diagram.Diagram tersebut dapat dilihat di gambar 1 di atas.Pertama system pengelolan sampah ini memerlukan suatu sosialisasi kepada masyarakta di Desa Buahan, agar nantinya masyarakt dapat membantu dan turut turun langsung dalam mengelola sampah sampah individunya. Selama sosialisasi tersebut, masyarakat akan diberikan 4 buah karung sampah yang dimana 2 karung tersebut digunakan selang seling dan merupakan tempat sampah organic dan non organik. Tujuan pemisahan ini adalah untuk mempermudah dalam hal pemilahan sampah nantinya.

Sampah-sampah yang dihasilkan oleh keluarga atau masyarakat di Desa Buahan akan dikumpulkan oleh petugas pungut sampah setiap 2x seminggu. Jadwal pemungutan disesuaikan dengan kondisi di Desa Buahan dan sebelum dipungut oleh petugas pungut, sampah masyarakat sebelumnya sudah ditaruh di depan pintu masuk rumah dengan batas waktu yang ditentukan. Sampah masyarakat yang dipungut nantinya akan dikumpulkan dan disimpan terlebih dahulu di ruang penyimpanan sampah, yang tempatnya disesuaikan oleh aparat desa yang berwenang. Setelah 2x pemungutan sampah, sampah tersebut kemudian dipilah oleh petugas pemilah sebanyak empat orang.Sampah yang pemilahaannya dilakukan satu kali seminggu. Sampah organic dan nonorganic tersebut akan kembali di pilah. Sampah organic akan dipilah menjadi sampah yang bisa dijadikan kompos dan sampah yang tidak bisa dijadikan kompos. Sedangkan sampah non organic tersebut akan dipilah menjadi sampah yang memiliki nilai jual di bank sampah dan sampah yang tidak memiliki nilai jual di bank sampah dan selanjutnya sampah tersebut akan di bakar atau diolah menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai seni dan nilai jual. Sampah yang bisa di tabung di bank

17

sampah akan ditabung di bank sampah untuk mendapatkan penghasilan. Penghasilan dari tabungan di bank sampah tersebut akan dikumpulkan untuk membiayai program kerja yang ada di Desa Buahan.

Sampah organic yang bisa dijadikan kompos akan diolah menjadi kompos selama kurang lebih 2 minggu setelah pengkomposan. Penggunaan sampah kompos tersebut bisa digunakan oleh masyarakat dalam bercocok tanam ataupun dijual dalam jangka panjangnya. Sehingga dalam jangka panjang Desa Buahan akan memperoleh tambahan penghasilan dari penjualan pupuk kompos tersebut. Penghasilan dari pengelolaan sampah di Desa Buahan akan digunakan untuk mendukung program kerja Desa Buahan ataupun untuk menambah kas organisasi system pengelolaan sampah di Desa Buahan.

g. Permasalahan

Permasalahan yang didapat saat sosialisasi ini adalah kesulitan saat mengumpulkan peserta sosialisasi di karenakan banyaknya warga yang bekerja di luar Desa Buahan.

h. Solusi

Dari masalah di atas solusi yang dapat di berikan adalah menginformasikan kegiatan penyuluhan beberapa hari sebelum penyuluhan dimulai

18

1.2.2 Pembentukan Organisasi dan Pembinaan Pengelolaan Bank Sampah a. Waktu Pelaksanaan

Waktu : Sabtu, 22 Agustus 2016 b. Lokasi:

Kegiatan pembinaan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 22 Agustus 2016 di ruang rapat kantor desa, Desa Buahan, Tabanan.

c. Kelompok Sasaran

1. Perangkat Desa Buahan 2. Masyarakat Desa Buahan d. Pihak Terlibat

1. Mahasiswa KKN PPM Tematik Revolusi Mental Periode XIII Desa Buahan

2. Perangkat Desa di Kantor Desa Buahan 3. Tim dari Pemerintahan Daerah

e. Pelaksanaan

Tabel. Pelaksanaan Kegiatan Pembentukan dan Pembinaan Bank Sampah

Kegiatan Metode Waktu tempat

Tahap Persiapan

Survey Sistem Pengelolaan Bank Sampah kunjungan 29 Juli 2016 Bank Sampah Cahaya Berlian

Rapat Koordinasi Rapat 29 Juli 2016 Posko KKN

Penyusunan Proposal Sistem Pengelolaan Bank Smpah Rapat 16 Agustus 2016 Posko KKN

Penyusunan Proposal Sistem Pengelolaan Bank Smpah Rapat 17 Agustus 2016 Posko KKN

Penyusunan Proposal Sistem Pengelolaan Bank Smpah Rapat 18 Agustus 2016 Posko KKN

Rapat Koordinasi Dengan Kepala Desa Rapat 19 Agustus 2016 Ruang rapat Kantor desa

Pembuatan Surat dan Pengiriman Surat Untuk Narasumber, Peserta Rapat 19 Agustus 2016 Posko KKN

Survey Konsumsi dan Alat Perlengkapan kunjungan 16 Agustus 2016 Pasar

Periapan Alat dan Kebersihan persiapan 20 Agustus 2016 Ruang rapat Kantor desa

Briefing untuk Hari H persiapan 20 Agustus 2016 Posko KKN

Pembelian Konsumsi kunjungan 20 Agustus 2016 pasar Tahap Pelaksanaa

Acara Sosialisasi dan Pembentukan Organisasi Bank Sampah persentasi 20 Agustus 2016 Ruang rapat Kantor desa Tahap Evaluasi

Evaluasi dan Kebersihan diskusi 20 Agustus 2016 Ruang rapat Kantor desa

19 f. Hasil Pembina (Kepala Desa) Peninjau (BPD) KETUA SURIAWAN SEKRETARIS PARNITAYOGA BENDAHARA BUANA PETUGAS ANGKUT 1 SURIAWAN PETUGAS ANGKUT 2 PARNITAYOGA PETUGAS ANGKUT 3 BUANA PETUGAS PEMILAH 1 SUKADANA Garis Komando Garis Koordinasi

Gambar. Struktur Pengurus Organisasi Sistem Pengelolaan Sampah Susunan Nama pengurus Sistem Pengelolaan Sampah Desa Buahan Inti Pengurus

Ketua : I Komang Gede Suriawan Sekretaris : I Wayan Parnitayoga Bendahara : I Gede Nyoman Buana

Karyawan Pemilah dan Pengangkut 1. I Komang Gede Suriawan

2. I Wayan Parnitayoga 3. I Gede Nyoman Buana 4. I Ketut Sukadana

Struktur Organisasi Sistem Pengelolaan Sampah ( Lingkup desa ) ini terdiri dari 6 orang petugas, 1 pembina dan 1 peninjau. BPD sebagai penasehat sekaligus peninjau dari system organisasi ini.Selanjutnya terdapat Pembina yaitu kepala desa yang memiliki koordinasi dengan BPD.Setelah itu dibentuklah Ketua dari Sistem Pengelolaan Sampah di Desa Buahan yang terdiri dari Ketua, Sekretari, dan Bendahara yang masing-masing memiliki garis komando dan garis koordinasi. Ketua, Sekretaris, dan Bendahara nantinya dipilih sesuai dengan kesepakatan bersama sehingga Sistem Pengelolaan Sampah tersebut dapat berjalan dengan baik. Ketua dapat bertanggungjawab atas Sistem

20

ini, yang nantinya Ketua dapat memiliki tanggungjawab terhadap kepala desa atas berjalannya system pengelolaan sampah ini.Sekretaris dan Bendahara memiliki fungsi masing-masing. Dimana Sekretaris akan mencatat mengenai administrasi dan Bendahara memiliki tanggungjawab terhadap keuangan dari Sistem Pengelolaan Sampah tersebut. Sekretaris dan Bendahara memiliki tanggungjawab terhadap Ketua yang dapat dilihat dari garis komando dan garis koordinasi. Setelah terbentuk pengurus inti lalu dibentuklah Petugas Angkut dan Petugas Pemilah.

Petugas Angkut dan Petugas Pemilah memiliki garis koordinasi terhadap Sekretaris dan Bendahara yang nantinya dapat berkoordinasi mengenai berlangsungnya kegiatan di lapangan.Namun Petugas Pemilah dan Petugas Angkut memiliki tanggungjawab terhadap Ketua yang dapat ditunjukkan dengan adanya garis komando dan garis koordinasi yang berarti nantinya koordinasi sangat penting dilakukan kepada Ketua.Petugas Angkut terdiri dari 2 orang dan Petugas Pemilah terdiri dari 1 orang.Petugas Angkut dan Petugas Pemilah tidak memiliki garis komando, namun memiliki garis koordinasi yang nantinya Petugas Angkut dan Petugas Pemilah dapat saling berkoordinasi dalam menjalankan tugasnya di lapangan.Petugas Angkut nantinya memiliki tugas untuk mengangkut sampah-sampah organic dan non organic yang sudah dikumpulkan oleh warga.Seterusnya sampah tersebut dilanjutnya dibawa ke tempat Pengelolaan Sampah.Dilanjutkan oleh Petugas Pemilah yang nantinya sampah organic dan non organic tersebut dapat dipilah sehingga kompos dapat di buat.Struktur organisasi sangat penting guna kelancaran dari Sistem Pengelolaan Sampah tersebut.

g. Permasalahan :

Sulitnya mencari tenaga kerja yang mau memilah sampah rumah tangga dan belum tersedianya sarana pengangkutan sampah.

h. Solusi :

Mensosialisasikan kepada masyarakat Desa Buahan agar mereka mau dan mampu untuk menjadi tenaga kerja pemilah sampah dan pengangkutan sampah.

Gambar. Pembentukan Struktur Pengurus Sistem Pengelolaan Sampah serta sosialisasi system pengelolaan sampah bersama calom pengurus system pengelolaan sampah di Desa Buahan

21

3.2.3. Pengadaan Bak Sampah a. Waktu :

Kamis, 12 Agustus 2016 s/d Minggu, 22 Agustus 2016. b. Lokasi

1. SD N 1 Buahan 2. SD N 2 Buahan 3. Kantor Desa Buahan 4. Pura

c. Kelompok Sasaran: Masyarakat Desa Buahan d. Pihak Terkait

1. Mahasiswa KKN PPM Tematik Revolusi Mental Periode XIII Desa Buahan

e. Pelaksanaan Kegiatan

Tabel. Pelaksanaan Kegiatan Pengadaan Bak Sampah

Kegiatan Waktu Tempat

Tahap Persiapan

a. Koordinasi dengan Kepala Desa b. Koordinasi dengan mahasiswa

KKN PPM XIII UNUD c. Survei bak sampah

d. Survei Lokasi Peletakan Bak Sampah Jumat 12/8/2016 Jumat 12/8/2016 Sabtu 13/8/2016 Sabtu 13/8/2016

Kantor Kepala Desa

Posko KKN

Penjual bak sampah di Kapal-Mengwi Desa Buahan

Tahap Pelaksanaan

a. Pemesanan bak sampah

b. Pengambilan bak sampah yang sudah dipesan ke penjual bak sampah

c. Pemasangan dan peletakkan bak sampah Senin 15/8/2016 Minggu 21/8/2016 Minggu 21/8/2016

Penjual bak sampah di Kapal-Mengwi Penjual bak sampah di Kapal-Mengwi

Kantor desa, , puskesmas pembantu, Pura Desa, Pura Puseh, Pura Dalem, Pura Prajapati, Pura Bedugul, Pura taman Sari, SDN 1 Buahan, dan SDN2 Buahan

Tahap Evaluasi

a. Pemantauan warga yang membuang sampah di beberapa titik di Desa Buahan

Kantor desa, , puskesmas pembantu, Pura Desa, Pura Puseh, Pura Dalem, Pura Prajapati, Pura Bedugul, Pura taman Sari, SDN 1 Buahan, dan SDN2 Buahan

22

f. Hasil Kegiatan

Hasil program atau kegiatan tersebut berupa terciptanya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di tempat yang telah disediakan sehingga terciptanya kebersihan di lingkungan Desa Buahan.Selain itu, masyarakat Desa Buahan dapat memilah sampah sesuai dengan jenis-jenis sampah yang terdiri sampah organik, anorganik, dan B3.

g. Permasalahan

Terjadi kesalahan teknis dalam pemberian nama identitas bak sampah h. Solusi

Membuat sendiri identitas yang kurang pada tempat sampah.

Gambar. Penyerahan Tempat Sampah

3.2.4. Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

a. Waktu : senin 25 juli sampai dengan Senin 1 Agustus 2016 b. Lokasi:

1. SD N 1 Buahan 2. SD N 2 Buahan c. Kelompok Sasaran:

1. Siswa siswi SD N 1 Buahan 2. Siswa siswi SD N 2 Buahan d. Pihak Terlibat :

1. Mahasiswa KKN PPM Tematik Revolusi Mental Periode XIII Desa Buahan

2. Siswa siswi SD N 1 Buahan 3. Siswa siswi SD N 2 Buahan

23

e. Pelaksanaan Kegiatan

Tabel. Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan PHBS

f. Hasil

Siswa siswi SDN 1 dan 2 Buahan mendengarkan penyuluhan dan menjadi lebih paham mengenai perilaku hidup besih dan sehat.

g. Permasalahan:

Sulitnya menertibkan siswa siswai di SD saat kegiatan berlangsung. h. Solusi

Memberikan arahan untuk tertib kepada siswa siswi agar mereka dapat lebih tertib saat menjalani kegiatan.

Kegiatan Waktu Tempat

Tahap Persiapan

a) Rapat Persiapan Pelaksanaan dan penentuan tanggal

b) Pembuatan Surat Ke Puskesmas, SD N 1 dan SD N 2 Buahan

c) Membawa Surata Ke SD N 1 dan Koordinasi dengan Sekolah

d) Membawa Surata Ke SD N 2 dan Koordinasi dengan Sekolah

e) Membawa Surat Ke Puskesmas II Tabanan dan Koordinasi

f) Kordinasi penyuluhan PHBS di sd 1 dan 2 desa buahan

g) Rapat Persiapan Teknis Acara dan Penyusunan Rundown Acara h) Pembelian Konsumsi

i) Persiapan dan Pembersihan di SD N 1 dan 2

j) Briefing sebelum kegiatan dimulai k) Persiapan Alat di SD N 1 dan 2

sebelum acara dimulai

Senin 25/7/2016 Selasa 26/7/2016 Kamis 28/7/2016 kamis 28/7/2016 Kamis 28/7/2016 Sabtu 30/72016 Sabtu 30/72016 Minggu 31/7/2016 Minggu 31/7/2016 Senin 1/8/2016 Posko Posko

SDN 1 Desa Buahan Tabanan SDN 2 Desa Buahan Tabanan Puskesmas 2 Tabanan

SDN 1 dan 2 Desa Buahan Tabanan

Posko

Pasar Tabanan

SDN 1 dan 2 Desa Buahan Tabanan

SDN 1 dan 2 Desa Buahan Tabanan

SDN 1 dan 2 Desa Buahan Tabanan

Tahap Pelaksanaan

d. Penyuluhan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat din SDN 1 dan 2 Desa Tabanan

Senin 1/8/2016

SDN 1 dan 2 Desa Buahan Tabanan

Tahap Evaluasi b. Tanya Jawab

Senin 1/8/2016

SDN 1 dan 2 Desa Buahan Tabanan

24

Gambar. Penyuluhan PHBS di SD

3.2.5. Pengadaan Tanaman Obat/Bergizi dan Tanaman Pot

a. Waktu : Minggu, 16 Agustus 2016 sampai 20 Agustus 2016 b. Lokasi :

1. Di seputaran Kantor Desa dan Gedung serbaguna 2. Di Sepanjang jalan sekita Pura Dalem

c. Kelompok Sasaran : Masyarakat Desa Buahan d. Pihak Terlibat :

1. Mahasiswa KKN PPM Tematik Revolusi Mental Periode XIII Desa Buahan

2. Masyarakat Desa Buahan e. Pelaksanaan Kegiatan

Tabel. Pelaksanaan Kegiatan Pengadaan Tanaman Obat/ Bergizi dan Tanaman Pot

No Waktu Kegiatan Nama Kegiatan

1.

Selasa , 16 Agustus 2016 Rapat Intern untuk menentukan proses pelaksanaan sekaligus penentuan tanaman obat/bergizi dan tanaman pot yang dibutuhkan

2.

Selasa, 16 agustus 2016 Survey tempat penjualan tanaman obat/bergizi dan tanaman pot

3.

Selasa , 16 Agustus 2016 Rapat koordinasi bersama kepala desa mengenai pelaksanaan pengadaan tanaman obat/bergizi dan tanaman pot 4.

Jumat, 19 Agustus 2016 Pembelian Tanaman Obat/Bergizi dan Tanaman Pot

25

5.

Jumat, 19 Agustus 2016 Persiapan dan penyerahan tanaman kepada Kepala Desa Buahan

6.

Sabtu , 20 Agustus 2016 Penanaman tanaman obat/bergizi dan tanaman pot

7.

Sabtu, 20 Agustus 2016 Proses Evaluasi kegiatan penanaman tanaman obat/bergizi dan tanaman pot 8.

Sabtu ,20 Agustus 2016 Pembuatan Laporan program Pengadaan Tanaman Obat/Bergizi dan Tanaman Pot

f. Hasil Kegiatan

Hasil dari kegiatan tersebut berupa pengadaan sekaligus penanaman tanaman obat/bergizi dan tanaman pot dimana kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan diharapkan agar masyarakat dapat memanfaatkan hasil dari kegiatan tersebut.

g. Permasalahan

Kurangnya tanah untuk melakukan penanaman tanaman toga di sekitar kantor desa.

h. Solusi

Pembelian tanah untuk penanaman tanaman toga.

26

3.2.6. Pelaksanaan Kegiatan Gotong Royong a. Waktu :

Minggu, 24 – 25 Juli 2016 (lapangan bola Desa Buahan)

Jumat, 29 Juli 2016 ( lingkungan wantilan dan kantor desa buahan)

Selasa, 9 ,17, dan 18 Agustus 2016 (sekitaran desa dan seputaran kantor desa buahan persiapan rangkaian 17’an)

Senin, 22 Agustus 2016 ( pembersihan di bagian utara desa buahan dan di wantilan gedung serbaguna )

b. Lokasi :

1. Lapangan Bola Desa Buahan

2. Lingkungan Wantilan dan Kantor Desa Buahan 3. Baguan Utara Desa Buahan dan Gedung Serbaguna c. Kelompok Sasaran

Masyarakat Desa Buahan d. Pihat Terlibat

1. Mahasiswa KKN PPM Tematik Revolusi Mental Periode XIII Desa Buahan

2. Masyarakat Desa Buahan e. Pelaksanaan Kegiatan

Tabel. Pelaksanaan Kegiatan Gotong Royong

Kegiatan Tanggal Tempat

Tahap pelaksanaan I

e. Persiapan dan pembelian alat-alat untuk kegiatan gotong royong

f. Koordinasi dengan kepala Desa Buahan

g. Pelaksanaan gotong royong dilapangan bola

h. Pelaksanaan gotong royong (lanjutan) Sabtu, 23 juli 2016 Sabtu,23 juli 2016 Minggu,24 Juli 2016 Senin, 25 Juli 2016

Dilapangan bola buahan utara desa Buahan Dilapangan bola buahan utara desa Buahan

Tahap Pelaksanaan II

e. Kordinasi dengan kepala desa mengenai tempat yang akan dilakukan gotong royong f. Pelaksaan gotong royong

disekitaran kantor prebekel dan wantilan serbaguna

Rabu, 27 Juli 2016

Jumat,29 Juli 2016

Kantor prebekel

Seputaran kantor prebekel desa buahan

27

f. Hasil Kegiatan

Hasil kegiatan dari program gotong royong ini adalah tercipanya lingkungan Desa Buahan yang bersih dan indah. Karena dengan lingkungan desa yang indah dan bersih mencerminkan warga desanya bersih dan peduli akan lingkungan, dan memberikan motivasi agar lebih peduli lingkungan dan menumbuhkan lagi solidaritas antar warga dengan kkegitan gotong royong yang bersifat interaksi antar warga.

g. Permasalahan

Kurangnya alat kebersihan yang memadai h. Solusi

Pembelian alat-alat kebersihan

Gambar. Pelaksanaan Kegiatan Gotong Royong Tahap pelaksaaan III

c. Kordinasi dan pelaksanaan gotong royong

d. Gotong royong lanjutan rangkaian 17’an

e. Gotong royong (lanjutan)

Selasa,9 agustus 2016 Rabu,17 agustus 2016 Kamis,18 Agustus 2016

Seputaran kantor prebekel dan sekitaran wantilan persiapan 17’an

Lingkungan sekitar desa buahan dan kantor prebekel

Sekitaran kantor prebekel dan wantilan serbaguna

Tahap Pelaksaan IV

a. Kordinasi dan pelaksanaan gotong royong

Senin, 22 agustus 2016

Disekitaran banjar buahan utara dan dilingkungan gedung serbaguna

28

Gambar. Pelaksanaan Kegiatan Gotong Royong

3.3. Program Kerja Indonesia Tertib

3.3.1. Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Pencegahan HIV/AIDS a. Waktu : Minggu, 14 Agustus 2016

b. Lokasi :

Gedung Serbaguna Desa Buahan c. Kelompok sasaran:

1. Karang Taruna 2. STT

3. Masyarakat Desa Buahan d. Pihak Terlibat :

1. Mahasiswa KKN PPM Tematik Revolusi Mental Periode XIII Desa Buahan

2. Karang Taruna 3. STT

29

e. Pelaksanaan Kegiatan

Tabel. Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Pencegahan HIV/AIDS

f. Hasil Kegiatan

 Evaluasi Proses (Output) : Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Pencegahan HIV/AIDS ini dilakukan di Gedung Serbaguna Desa Buahan. Peserta yang hadir dalam penyuluhan ini sebanyak 56 orang yang terdiri dari 3 STT yang terdapat di Desa Buahan, Karang Taruna, dan staff dari Kantor Kepala Desa.

 Evaluasi Hasil (Outcome) : penilaian berasal dari jumlah peserta dan partisipasi peserta khususnya pada pemuda-pemudi di Desa Buahan. Sulitnya untuk meningkatkan partisipasi dari peserta itu sendiri.

Kegiatan Metode Waktu Tempat

Tahap Persiapan

i. Rapat intern persiapan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Pencegahan HIV/AIDS.

j. Pengiriman surat peminjaman alat ke SDN 2 Buahan.

k. Rapat pembagian tugas dan pembuatan rundown kegiatan.

l. Survey konsumsi kegiatan penyuluhan. m. Pengambilan LCD untuk kegiatan

penyuluhan.

n. Gladi Bersih di Gedung Serbaguna

Kunjungan Kunjungan Persiapan Acara Persiapan Acara Persiapan Acara Persiapan Acara Selasa, 9 Agustus 2016 Rabu, 10 Agustus 2016 Kamis, 11 Agustus 2016 Jumat, 12 Agustus 2016 Jumat, 12 Agustus 2016 Sabtu, 13 Agustus 2016 Kantor Kepala Desa SDN 2 Buahan Posko KKN Kota Tabanan SDN 2 Buahan Gedung Serbaguna Buahan Tahap Pelaksanaan

g. Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Pencegahan HIV/AIDS Penyuluhan, Diskusi 3 jam Gedung Serbaguna Desa Buahan Tahap Evaluasi i. Tanya Jawab

Diskusi 1 jam Gedung Buahan Desa Buahan

30

g. Permasalahan

1. Sulitnya mengumpulkan peserta khususnya dari Sekaa Teruna-teruni dan Karang Taruna.

2. Sulitnya berkoordinasi dalam menentukan waktu karena acara dilaksanakan pada saat rangkaian 17 agustus di Desa Buahan.

h. Solusi

1. Melakukan pendekatan yang lebih baik kepada STT dan Karang Taruna guna partisipasinya dalam acara Penyuluhan Narkoba dan Pencegahan HIV/AIDS.

2. Koordinasi yang lebih ditingkatkan kepada panitia rangkaian HUT RI Ke-71 agar persiapannya dapat dilakukan lebih baik lagi.

Gambar. Penyuluhan Bahaya HIV/AIDS

3.3.2 Poster Ajakan Tertib Lingkungan

a. Waktu : Kamis, 4 Agustus 2016 s/d Minggu, 7 Agustus 2016. b. Lokasi :

1. Kantor Desaa Buahan 2. SD N 1 Buahan 3. SD N 2 Buahan c. Kelompok Sasaran

Masyarakat Desa Buahan d. Pihak Terlibat

i. Mahasiswa KKN PPM Tematik Revolusi Mental Periode XIII Desa Buahan

31

e. Pelaksanaan Kegiatan

Tabel. Pelaksanaan Kegiatan Poster Ajakan Tertib Lingkungan

Kegiatan Waktu Tempat

Tahap Persiapan

Koordinasi dengan Kepala Desa. Koordinasi dengan mahasiswa KKN PPM XIII UNUD.

Survei bahan dan ke percetakan.

Rapat perencanaan dan pembagian tugas. Kamis, 4 Agustus 2016 Kamis, 4 Agustus 2016 Kamis, 4 Agustus 2016 Kamis, 4 Agustus 2016 Kantor Kepala Desa Posko KKN Percetakan-percetakan di Denpasar Posko KKN Tahap Pelaksanaan Pembuatan desain.

Pemesanan dan pencetakan poster. Pembelian bahan bingkai poster.

Pengambilan poster yang sudah dipesan ke percetakan.

Pemasangan bingkai poster.

Survey titik sekaligus pemasangan poster di lokasi. Kamis, 4 Agustus 2016 Jumat, 5 Agustus 2016 Sabtu, 6 Agustus 2016 Sabtu, 6 Agustus 2016 Sabtu, 6 Agustus 2016 dan Minggu, 7 Agustus 2016 Minggu, 7 Agustus 2016 Posko KKN Aditya Printing Denpasar Toko bangunan Aditya Printing Denpasar Posko KKN Kantor desa, pemandian umum, puskesmas, Tahap Evaluasi

Pemantauan warga yang datang ke tempat yang telah dipasangi poster tertib Minggu, 7 Agustus 2016 Kantor desa, pemandian umum, puskesmas,

32

f. Hasil Kegiatan

Hasil program atau kegiatan tersebut berupa terciptanya kesadaran masyarakat dengan adanya poster yang berisi slogan dan ajakan unuk tidak merokok dan membudayakan mengantri di tempat umum. Diharapkan masyarakat untuk selalu menerapkan budaya tertib itu sendiri dan mengajarkan anak-anak sebagai generasi penerus untuk tertib

g. Permasalahan

Sulitnya mencetak poster sesuai dengan anggaran yang telah di tetapkan h. Solusi

Mencari percetakan yang sesuai dengan anggaran

Gambar. Poster yang di pasang di kantor Desa Buahan

3.3.3 Program Mewujudkan Lingkungan Desa yang Tertib a. Waktu :

1. Selasa, 9 Agustus 2016 (Rapat intern pembuatan plang nama gang, survey nama gang di desa buahan, survey tempat pembuatan plang nama gang, rapat kordinasi dengan kepala desa dan pembuatan desain plang nama gang)

2. Kamis, 11 Agustus 2016 (Pembuatan / pemesanan plang nama gang) 3. Senin, 15 Agustus 2016 (Pengambilan plang nama gang, pembelian alat

pemasangan plang nama gang, pemberitahuan pemasangan plang nama gang kepada kades sekaligus pelaksanaan pemasangan plang nama gang, evaluasi dan pembuatan laporan.

b. Lokasi : Desa Buahan

c. Kelompok Sasaran : Masyarakat Desa Buahan d. Pihak Terlibat :

1. Mahasiswa KKN PPM Tematik Revolusi Mental Periode XIII Desa Buahan

33

e. Pelaksanaan Kegiatan

Tabel. Pelaksanaan Kegiatan P rogram Mewujudkan Lingkungan Desa yang Tertib

f. Hasil Kegiatan

Hasil yang diperoleh yaitu pembuatan plang nama gang dapat sebagai petunjuk dan informasi nama gang ataupun alamat, sehingga dapat mempermudah aktivitas warga masyarakat dan dapat mewujudkan lingkungan Desa Buahan yang tertib.

Kegiatan Metode Waktu Tempat

Tahap Persiapan

a. Rapat intern pembuatan plang nama gang.

b. Survey nama gang di desa buahan. c. Survey tempat pembuatan plang nama

gang.

d. Rapat kordinasi dengan kepala desa. e. Pembuatan desain plang nama gang.

Musyawarah Kunjungan Kunjungan Musyawarah Desain Selasa, 9 Agustus 2016 Selasa, 9 Agustus 2016 Selasa, 9 Agustus 2016 Selasa, 9 Agustus 2016 Selasa, 9 Agustus 2016 Selasa, 9 Agustus 2016 Posko KKN Lingkungan Desa Buahan Kota Tabanan dan Denpasar Kantor Kepala Desa Posko KKN Tahap Pelaksanaan

a. Pembuatan / pemesanan plang nama gang.

b. Pengambilan plang nama gang.

Dokumen terkait