BAB I PENDAHULUAN
5.1. Program
Untuk mencapai indikator program RPJMD Kabupaten Blitar selama 5 (lima) tahun, SKPD Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar telah merubah indikotor program untuk 5 (lima) tahun tersebut, yang mana tahun 2016 adalah awal tahun untuk pencapaiannya, agar semua yang sudah tertuang dalam indikator tersebut
Renstra Bapenda 2016-2021 40 tercapai dengan dukungan dana yang memadai.
Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar dengan 8 (delapan) program,haruslah terlaksana dan prioritas untuk melaksanakan rencana kerja sampai akhir masa lima tahun kedepan. Kami berharap semua yang telah direncanakan dan diprogramkan dapat teralisasi.
Dalam RPJMD Kabupaten Blitar Tahun 2016-2021, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar masuk dalam Misi ke-4 dari RPJMD Kabupaten Blitar yaitu : Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui reformasi birokrasi, serta pelayanan publik berbasis teknologi informasi.
Dari misi ke - 4 RPJMD Kabupaten Blitar tersebut, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar menetapkan 8 (Delapan) program sebagai berikut :
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran;
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur; 3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur;
4. Program Perencanaan, Penganggaran, Pengendalian dan Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan;
5. Program Pengembangan Sistem Pengelolaan Pajak Daerah dan Pendapatan Daerah Lainnya;
6. Program Optimalisasi Pengelolaan Penerimaan Pajak Daerah dan Pendapatan Daerah Lainnya;
7. Program Pengembangan Sistem Penatausahaan dan Pelaporan Pendapatan Daerah;
8. Program Perencanaan, Intensifikasi dan Ekstensifikasi Perndapatan serta Pengendalian dan Evaluasi
5.2. Kegiatan
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, dengan 1 (satu) agenda kegiatan sebagai berikut :
Renstra Bapenda 2016-2021 41
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur, dengan 1 ( satu) agenda kegiatan sebagai berikut :
a. Peningkatan sarana dan prasarana aparatur.
3. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur, dengan 2 (dua) kegiatan, yaitu :
a. Pendidikan dan Pelatihan
b. Bimbingan teknis implementasi peraturan perundang-undangan. 4. Program Perencanaan, Penganggaran, Pengendalian dan Pelaporan
Capaian Kinerja dan Keuangan, dengan 4 (empat) agenda kegiatan sebagai berikut :
a. Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) b. Penyusunan Rencana Kerja (Renja) c. Penyusunan LKPJ
d. Penyusunan Laporan Keuangan
5. Program Pengembangan Sistem Pengelolaan Pajak Daerah dan Pendapatan Daerah Lainnya, dengan 4 (empat) kegiatan, yaitu : a. Pendataan dan pemeliharaan data obyek pajak;
b. Fasilitasi dan pelayanan pajak daerah; c. Pengelolaan dan penetapan pajak daerah;
d. Pengembangan sistem informasi pengelolaan pajak daerah; 6. Program Optimalisasi Pengelolaan Penerimaan Pajak Daerah dan
Pendapatan Daerah Lainnya, dengan 3 (tiga) kegiatan, yaitu : a. Optimalisasi peningkatan penerimaan pajak daerah;
b. Sosialisasi publikasi pendapatan daerah melalui mass media; c. Sosialisasi pajak daerah.
7. Program Pengembangan Sistem Penatausahaan dan Pelaporan Pendapatan Daerah, dengan 2 (satu) agenda kegiatan, yaitu :
a. Monitoring, rekonsiliasi dan pelaporan penerimaan pendapatan daerah;
Renstra Bapenda 2016-2021 42
b. Pengelolaan dan penatausahaan benda berharga.
8. Program Perencanaan, Intensifikasi dan Ekstensifikasi Perndapatan serta Pengendalian dan Evaluasi, dengan 3 (tiga) agenda kegiatan, yaitu :
a. Intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendaoatan daerah;
b. Optimalisasi pengelolaan dan pengembangan sumber-sumber pendapatan daerah;
c. Penataan/penyusunan/review peraturan daerah/KDH tentang pendapatan asli daerah.
Renstra Dispenda 2016-2021 47 BAB VI
INDIKATOR KINERJA BADAN PENDAPATAN DAERAH YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD
Indikator kinerja merupakan sesuatu yang akan dihasilkan dari kerja Perangkat Daerah baik berupa barang maupun jasa. Bab ini bertujuan untuk memaparkan keterkaitan antara indikator kinerja Badan Pendapatan Daerah dengan RPJMD Kabupaten Blitar, khususnya yang melekat pada sasaran. Tahapan awal yang dipaparkan adalah identifikasi indikator sasaran yang melekat pada RPJMD yang sesuai dengan tugas dan fungsi BPMPKB. Adapun penjabaran indikator sasaran RPJMD tersebut sebagai berikut:
Tabel 6.1 Tujuan, Sasaran dan Indikator Sasaran RPJMD
Tujuan RPJMD Sasaran RPJMD Indikator Sasaran RPJMD Mewujudkan pemerintahan
daerah yang efektif, efisien, dan akuntabel
Meningkatnya
efektifitas dan efisiensi serta akuntabilitas kinerja pemerintah daerah a. Nilai Sakip b. Peringkat Penilaian LPPD se-Jawa Timur c. Opini BPK Meningkatnya kualitas pelayanan publik.
Predikat nilai survey kepuasan masyarakat terhadap layanan publik
Berdasarkan Tujuan RPJMD, Sasaran RPJMD dan Indikator Sasaran RPJMD tersebut, maka dirumuskan Indikator Kinerja Badan Pendapatan Daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya berserta target capaian setiap tahun sebagai berikut.
Tabel 6.2 Indikator Kinerja Dinas Pendapatan
No. Fokus / Bidang / Urusan Indikator Kinerja Pembangunan Daerah
Kondisi kinerja pada awal periode RPJMD
2015
Target Capaian Setiap Tahun Kondisi kinerja
pada akhir periode RPJMD
2016 2017 2018 2019 2020 2021
1. Jumlah dan macam
pajak dan retribusi
daerah 44 40 40 40 40 40 40 40
Tabel 6.3 Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Pendapatan
Renstra Dispenda 2016-2021 48
Dinas Pendapatan awal periode Renstra
2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 periode Renstra pada akhir
1. Persentase realisasi
penerimaan
pendapatan asli daerah 110 100 100 100 100 100 100 100
2. Persentase peningkatan penerimaan pendapatan asli daerah 10 0 10 10 10 10 10 50 3. Persentase realisasi penerimaan pajak daerah 115 100 100 100 100 100 100 100 4. Presentase peningkatan penerimaan pajak daerah 10 0 10 10 10 10 10 50 PENUTUP
Rencana Strategis yang telah disusun oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar ini akan digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan program dan kegiatan yang telah di rencanakan selama 5 (lima) tahun ke depan. Apabila di kemudian hari terdapat hal-hal yang perlu dilakukan perubahan terkait dengan hasil evaluasi maka tidak menutup kemungkinan Renstra ini dapat di tinjau kembali.
Demikian pula, untuk dapat terlaksananya Renstra ini, perlu mendapat dukungan dan partisipasi dari seluruh aparatur baik Struktural maupun Fungsional dan seluruh staf Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar serta perhatian dan dukungan Pemerintah Daerah, baik bersifat administratif, maupun teknis. Kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyusunan Rencana Strategis ini, diucapkan terima kasih.
Dengan menentukan visi, misi, memahami faktor-faktor kunci keberhasilan sebagai manifestasi respon organisasi terhadap kondisi lingkungan baik internal maupun eksternal, Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar telah menetapkan arah yang akan dituju olehnya. Faktor lingkungan sangat mempengaruhi efektif dan tidaknya suatu kebijakan, sehingga harus dicermati secara mendalam baik menyangkut faktor pendorong, maupun faktor penghambatnya, seperti adanya kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman/tantangan yang ada.
Renstra yang disusun dan dirumuskan tersebut harus mampu, disatu pihak memperoleh manfaat dari berbagai peluang yang ada serta dilain pihak juga memperkecil atau bahkan
Renstra Dispenda 2016-2021 49 menghilangkan dampak sebagai faktor yang sifatnya negatif atau yang mengancam kesinambungan operasional organisasi.
Harapan-harapan yang ingin dicapai dengan adanya Rencana Strategis (RENSTRA) Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar adalah :
1. Dengan adanya Renstra Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar tahun 2016-2021, diharapkan dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang mengacu pada faktor kunci penentu keberhasilan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas tugas pokok dan fungsinya di bidang pendapatan daerah, yaitu sebagai berikut :
o Mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat/Wajib Pajak secara kontinue baik melalui tatap muka, media cetak, maupun media massa ( koran, TV dan radio) tentang arti pentingannya Pajak dan Retribusi Daerah dalam melaksanakan roda Pemerintahan dan Pembangunan Kabupaten Blitar.
o Mengoptimalkan potensi personil Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar yang ada, dalam rangka penyelesaian wajib pajak yang belum taat pajak (penegakan sanksi hukum), dengan memanfaatkan dukungan Bupati, DPRD dan instansi-instansi penegak hukum.
o Memperbaiki sistem, prosedur dan tata kerja pemungutan PAD.
o Meningkatkan kemampuan profesionalisme SDM aparatur pemungut (fiscus) dalam mendata, menghitung potensi dan menjabarkan dalam bentuk data base potensi yang akurat dan dapat dijadikan pedoman dalam menentukan arah dan kebijakan dalam upaya meningkatkan target penerimaan daerah. Bisa melalui kajian/studi bekerjasama dengan institusi/lembaga kajian.
o Mengefektifkan penggunaan Sistem Informasi Management (SIM) di bidang pendapatan dengan memanfaatkan kebijakan otonomi daerah.
o Merealisasikan Peraturan Daerah tentang Pajak dan Retribusi Daerah dengan memanfaatkan kepedulian dan peran serta masyarakat atau wajib pajak dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah.
Renstra Dispenda 2016-2021 50 o Meningkatkan kemampuan profesionalisme SDM aparatur Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar (melalui rekruitmen dan pembinaan SDM) dengan Diklat / Bimtek.
2. Melalui Renstra, diharapkan aparatur Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar menjadi duta dalam sosialisasi konsep perencanaan strategik untuk mewujudkan Kepemerintahan Yang Baik ( good governance ).
3. Dalam upaya penyempurnaan Renstra Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar tahun 2016-2021 diperlukan adanya proses pembelajaran dari aparaturnya agar selalu responsif dan proaktif terhadap perubahan lingkungan stratejik yang sangat berpengaruh terhadap kinerja organisasi.
4. Dalam kaitannya dengan penyempurnaan Renstra, aparatur Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar diharuskan memiliki personal mastery (keahlian khusus) yang memadai, mental models yang baik dan positif, kemampuan membangun visi bersama, membangun tim pembelajaran dan mampu berpikir secara sistemik terhadap permasalahan lingkungan stratejik yang dihadapi.
5. Dan hendaknya Renstra yang telah disusun ini dapat dioperasionalisasikan sebaik-baiknya oleh Aparatur Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Blitar dengan dukungan penuh dari Bupati Blitar.