KONSOLIDASI RENCANA AKSI DAN PROGRAM REFORMASI BIROKRASI ANGKATAN DARAT
5) Program Penataan Tata Laksana
a) Penyusunan Tata Laksana (Business Process) yg menghasilkan SOP. Sasaran program yang dihasilkan adalah tersusunnya SOP yang mengatur tentang kedudukan dan tugas organisasi serta tugas dan tanggung jawab personel.
b) Elektronisasi Dokumentasi/Kearsipan (E- Archieve). Sasaran program yang dihasilkan adalah tertatanya dokumen atau kearsipan di lingkungan TNI secara elektronik agar mempercepat dan mempermudah pelaksanaan tugas sehari-hari serta mengamankan dokumen yang ada dalam rangka mendukung proses pengambilan keputusan.
6) Program Penataan Sistem Manajemen SDM. a) Penataan Sistem Rekrutmen Personel.
(1) Sasaran Program.
(a) Terbangunnya sistem rekruitmen yang terbuka, transparan, akuntabel dan berbasis kompetensi.
(b) Terwujudnya jati diri prajurit TNI AD sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional.
(2) Kegiatan.
(a) Membuat draf sistem/Model dan Metode penyelenggaraan Rekruitmen personel yang terbaik dengan melaksanakan beberapa kali uji materi.
(b) Membangun aplikasi sistem seleksi/rekruitmen secara Online (E-Recruitment) dengan memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana kampanye yang Iebih optimal guna menjamin terciptanya obyektifitas dan transparansi pelaksanaan rekrutmen personel TNI AD.
b) Analisis Jabatan.
(1) Sasaran Program. Tersedianya uraian jabatan pada setiap jabatan yang terdapat pada Satker-Satker di jajaran TNI AD.
(2) Kegiatan.
(a) Mengumpulkan para pejabat personil dari Kotama/Balakpus.
(b) Penyeragaman format formulir uraian jabatan. (c) Standarisasi isi uraian jabatan yang meliputi tugas pokok dan tugas tambahan.
(d) Mengumpulkan uraian jabatan dari kotama balakpus.
c) Evaluasi Jabatan. (1) Sasaran Program.
(a) Tersedianya buku petunjuk pelaksanaan daftar urut kepangkatan dan jabatan perwira TNI AD.
(b) Tersedianya data kelas jabatan sesuai dengan perkembangan organisasi.
(2) Kegiatan.
(a) Melaksanakan revisi buku petunjuk pelaksanaan daftar urut kepangkatan dan jabatan perwira TNI AD . (b) Melaksanakan Updating data setiap saat. d) Penyusunan Standard Kompetensi Jabatan.
(1) Sasaran Program. Tersusunnya standar kompetensi jabatan di setiap level jabatan di lingkungan TNI AD.
(2) Kegiatan.
(a) Pendataan. Kegiatan pengumpulan data dilakukan oleh PSKJ terhadap satuan yang akan dibuat standar kompetensi jabatan.
(b) Pengolahan data.
(c) Identifikasi kompetensi jabatan.
(d) Penyusunan Daftar Sementara Kompetensi Jabatan.
(e) Konfirmasi Kompetensi Jabatan.
(f) Penyusunan dan penetapan standar kompetensi jabatan pada setiap level jabatan di lingkungan TNI AD.
(g) Presentasi Hasil.
e) Assessment individu Berdasarkan Kompetensi. (1) Sasaran Program.
(a) Tersedianya peranti lunak tentang sistem dan metode penyelenggaraan assessment kompetensi personel.
(b) Didapatkan data hasil assessment kompetensi jabatan personel TNI AD sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam pembinaan karier personel di lingkungan TNI AD.
(c) Didapatkannya data assessment kompetensi jabatan personel TNI AD guna evaluasi terhadap kinerja individu dan kinerja unit kerja.
(d) Terselenggaranya pengolahan dan penyajian data hasil seleksi sehingga bisa diakses pengguna yang berkepentingan.
(e) Data pemetaan kualifikasi dan klasifikasi personel Perwira terutama Perwira Menengah.
(f) Diterbitkannya peranti lunak Bujukmin tentang kenaikan pangkat Reguler dan kenaikan Pangkat Khusus.
(2) Kegiatan.
(a) Mengadakan evaluasi sistem assessment melalui sosialisasi, penerapan sistem dilanjutkan dan kajian baik dari aspek sistem, assessee, assessor dan dokumentasi hasil assessment dengan obyek secara random.
(b) Melaksanakan assessment kompetensi jabatan personel TNI AD di tiap Kotama/Balakpus dengan prioritas Pamen, guna mendukung data proses pengacaraan personel untuk pembinaan karier serta sebagai umpan balik kinerja individu.
(c) Melaksanakan evaluasi kegiatan assessment dilihat dari segi transparansi, dan obyektifitas penilaian. (d) Pengolahan data penilaian dalam bentuk pemetaan kualifikasi dan klasifikasi personel.
(e) Menyusun petunjuk Kenaikan Pangkat Reguler dan Kenaikan Pangkat Khusus.
f) Penerapan Sistem Penilaian Kinerja Individu. (1) Sasaran Program.
(a) Tersedianya aturan tentang pemberhentian dengan hormat prajurit karier sebelum berakhirnya masa ikatan pertama dan atau dinas khusus.
(b) Tersedianya aturan tentang saran staf secara berjenjang prajurit yang diberhentikan dengan tidak hormat.
(2) Kegiatan.
(a) Membuat Pokja penyusunan Bujuk tentang pemberhentian dengan hormat prajurit karier sebelum berakhirnya masa ikatan pertama dan atau dinas khusus dan Bujuk tentang saran staf secara berjenjang prajurit yang diberhentikan dengan tidak hormat.
(b) Membuat rencana waktu dari mulai tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pengakhiran.
(c) Menyusun Bujuk tentang pemberhentian dengan hormat prajurit karier sebelum berakhirnya masa ikatan pertama dan atau dinas khusus dan Bujuk tentang saran staf secara berjenjang prajurit yang diberhentikan dengan tidak hormat.
(d) Melaksanakan uji coba/aplikasi di lapangan. (e) Menyempurnakan Bujuk tentang pemberhentian dengan hormat prajurit karier sebelum berakhirnya masa ikatan pertama dan atau dinas khusus dan Bujuk tentang saran staf secara berjenjang prajurit yang diberhentikan dengan tidak hormat.
(f) Melaksanakan sosialisasi Bujuk tentang pemberhentian dengan hormat prajurit karier sebelum berakhirnya masa ikatan pertama dan atau dinas khusus dan Bujuk tentang saran staf secara berjenjang prajurit yang diberhentikan dengan tidak hormat.
g) Membangun/Memperkuat Data Base Personel. (1) Sasaran Program.
(a) Tercapainya identifikasi kebutuhan informasi personel (kompetensi, kinerja dan Data Base Personel), yang diperlukan untuk pengembangan SDM dalam rangka mendukung sistem pembinaan personel meliputi :
i) Identifikasi dan Analisa Permasalahan. Mengidentifikasi, menganalisa permasalahan dari sistem informasi personel yang ada sebagai bahan dalam rangka penyusunan konsep integrasi sistem.
ii) Identifikasi Kebutuhan Informasi. Mengidentifikasi dan merumuskan kebutuhan informasi yang diperlukan untuk pengembangan SDM dalam rangka mendukung sistem pembinaan personel.
(b) Tercapainya konsep aliran data dan informasi sesuai kebutuhan sistem informasi personel yang akan dibangun.
(2) Kegiatan.
(a) Mengindentifikasi kebutuhan informasi personel (kompetensi, kinerja dan Data Base Personel), yang diperlukan untuk pengembangan SDM dalam rangka mendukung sistem pembinaan personel meliputi :
i) Identifikasi dan Analisa Permasalahan. Mengidentifikasi, menganalisa permasalahan dari sistem informasi personel yang ada sebagai bahan dalam rangka penyusunan konsep integrasi sistem.
ii) Identifikasi Kebutuhan Informasi. Mengidentifikasi dan merumuskan kebutuhan informasi yang diperlukan untuk pengembangan SDM dalam rangka mendukung sistem pembinaan personel.
h) Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Personel Berbasis Kompetensi.
(1) Sasaran Program.
(a) Terbangunnya sistem dan proses pendidikan dan pelatihan personel berbasis kompetensi.
(b) Tersusunnya rencana pendidikan yang tertuang dalam PPPA TNI AD bidang pendidikan sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan di jajaran TNI AD.
(c) Tersedianya 10 komponen pendidikan.
(d) Terselenggaranya seleksi pendidikan yang transparan, jujur dan adil serta akuntabel sesuai dengan norma yang berlaku di Angkatan Darat.
(e) Terlaksananya evaluasi pendidikan melalui program Dalwasdik secara terus menerus.
(2) Kegiatan.
(a) Merencanakan program pendidikan sesuai dengan kebutuhan organisasi serta ketersediaan anggaran yang ditentukan oleh Negara.
(b) Menyelenggarakan pendidikan secara berjenjang dan berlanjut melalui pendidikan pertama, pembentukan, pengembangan umum, spesialisasi dan Iptek melalui proses kompetensi untuk mendapatkan calon peserta didik yang berkualitas.
(c) Menyempurnakan 10 komponen pendidikan dengan prioritas peningkatan kualitas tenaga pendidik, kurikulum pendidikan dan fasilitas pendidikan.
(d) Bekerjasama dengan AD Negara lain dalam melaksanakan pendidikan Luar Negeri bagi Personel TNI AD sesuai dengan skala prioritas dan kebutuhan organisasi.
(e) Melaksanakan revisi Kurikulum pendidikan khususnya Pendidikan Akmil, Diktukpa dan Dikreg Seskoad sebagai sarana untuk mengisi kemampuan dan pengetahuan personel untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi.
(f) Melaksanakan evaluasi pendidikan melalui Dalwasdik sebagai bahan penyempurnaan penyusunan program pendidikan TA 2011.
7) Program Penguatan Unit Organisasi.
a) Penguatan unit kerja/organisasi kepegawaian. Sasaran program yang dihasilkan adalah meningkatnya peran unit kerja personalia sehingga mampu melaksanakan pembinaan personel dari tahap penyediaan tenaga sampai dengan tahap pemisahan personel TNI.
b) Penguatan unit kerja kediklatan. Sasaran program yang dihasilkan adalah meningkatnya peran lembaga pendidikan dan latihan dalam menyiapkan personel TNI sesuai dengan standar kualifikasi yang telah ditentukan.
c) Perbaikan sarana dan prasarana. Sasaran program yang dihasilkan adalah meningkatnya sarana dan prasarana yang dapat digunakan untuk mendukung penguatan unit organisasi TNI.
8) Program Penyusunan Peraturan Perundang-undangan. Kegiatan yang dilaksanakan adalah sosialisasi peraturan perundang-undangan, identifikasi peraturan perundang-undangan yang berlaku di lingkungan TNI AD, pemetaan terhadap peraturan perundang-undangan berdasarkan hasil identifikasi dan menyusun regulasi dengan sasaran program yang dihasilkan adalah :
a) Terlaksananya sosialisasi peraturan perundang-undangan. b) Teridentifikasinya peraturan perundang-undangan yang berlaku di lingkungan TNI AD.
c) Terlaksananya pemetaan peraturan-peraturan Angkatan Darat yang kurang harmonis/tidak valid.
d) Terlaksananya regulasi peraturan yang berlaku di lingkungan TNI AD.
9) Pengawasan Internal.
a) Menegakkan disiplin kerja. Sasaran program yang dihasilkan adalah meningkatnya penegakan disiplin kerja personel TNI yang bermuara pada meningkatnya kinerja organisasi.
b) Menegakkan kode etik. Sasaran program yang dihasilkan adalah terwujudnya implementasi kode etik personel TNI dengan baik sesuai dengan kode etik prajurit antara lain Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI, kode etik Perwira Budi Bhakti Wira Utama dan kode etik PNS Panca Prasetya Korpri.
b. Sasaran Program dan Kegiatan Tahun 2011.
1) Manajemen Perubahan. Kegiatan yang dilaksanakan adalah meliputi Pembentukan Tim Manajemen Perubahan, Penyusunan Strategi Manajemen serta Sosialisasi dan Internalisasi Manajemen Perubahan.
a) Pembentukan Tim Manajemen Perubahan. Adalah terbentuknya Tim Manajemen Perubahan RB Angkatan Darat.
b) Penyusunan Strategi Manajemen Perubahan. Adalah tersusunnya dokumen strategi manajemen perubahan.
c) Sosialisasi dan Internalisasi Manajemen Perubahan. Adalah terselenggaranya sosialisasi dan internalisasi manajemen perubahan.
2) Program Penataan Peraturan Perundang-undangan. Kegiatan yang dilaksanakan adalah sosialisasi peraturan perundang-undangan, identifikasi peraturan perundang-undangan yang berlaku di lingkungan TNI AD, pemetaan terhadap peraturan perundang-undangan berdasarkan hasil identifikasi dan menyusun regulasi dengan sasaran program yang dihasilkan adalah :
a) Terlaksananya sosialisasi peraturan perundang-undangan. b) Teridentifikasinya peraturan perundang-undangan yang berlaku di lingkungan TNI AD.
c) Terlaksananya pemetaan peraturan-peraturan Angkatan Darat yang kurang harmonis/tidak valid.
d) Terlaksananya regulasi peraturan yang berlaku di lingkungan TNI AD.
3) Penataan dan Penguatan Organisasi. Meliputi kegiatan Restrukturisasi dan Penguatan Unit Kerja.
a) Restrukturisasi. Sasaran program yang dihasilkan adalah : (1) Tersedianya peta tugas, peran dan fungsi setiap Satker/Unit Kerja/Satminkal/satuan.
(2) Terwujudnya efektifitas dan efisiensi hubungan kerja yang harmonis antar Satker/Unit Kerja/Satminkal/Satuan di lingkungan Angkatan Darat berdasarkan tugas, peran dan fungsi yang saling mendukung.
b) Penguatan Unit Kerja yang menangani fungsi organisasi, tata laksana, kepegawaian dan Diklat. Adalah terbentuknya unit kerja yang menangani fungsi organisasi, tata laksana, kepegawaian dan Diklat di lingkungan Angkatan Darat.
4) Penataan Tata Laksana. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi Penyusunan tata laksana (Standard Operation Procedure) dan elektronisasi dokumen/kearsipan.
a) Standard Operation Procedure (SOP). Adalah tersusunnya dokumen SOP/Prosmekhubja yang valid dan harmonis di lingkungan Angkatan Darat.
b) Elektronisasi Dokumentasi/Kearsipan. Adalah tersedianya e-rekruitmen, e-data base Pers dan e-dok kearsipan yang terintegrasi dan aman di lingkungan Angkatan Darat.
5) Penataan Sistem Manajemen SDM.
a) Penataan Sistem Rekrutmen Personel. (1) Sasaran Program.
(a) Terbangunnya sistem rekruitmen yang terbuka, transparan, akuntabel dan berbasis kompetensi.
(b) Terwujudnya jati diri prajurit TNI AD sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional.
(c) Diperolehnya personel baru maupun yang sedang berkarir yang memiliki tingkat kompetensi yang dipersyaratkan oleh jabatan.
(2) Kegiatan.
(a) Melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap sistem/Model dan Metode serta materi pemeriksaan/ujian dalam kegiatan rekruitmen personel. (b) Melanjutkan penyelesaian pembangunan aplikasi sistem seleksi/rekruitmen secara Online (E-Recruitment).
(c) Melakukan sosialisasi/kampanye penerimaan prajurit secara optimal keseluruh tanah air dengan menggunakan media elektronik dan media cetak serta melalui internet/website TNI AD dalam rangka membangun/menciptakan sistem rekruitmen yang obyektif/terbuka, transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi serta dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kepercayaan publik dalam proses rekrutmen prajurit mulai dari pendaftaran, pelaksanaan seleksi dan pengumuman hasil seleksi dengan menggunakan website secara online.
(d) Meningkatkan efektifitas seleksi dengan meniadakan beberapa kelengkapan dokumen persyaratan calon serta perubahan persyaratan tinggi badan.
(e) Meniadakan segala bentuk rekomendasi/ sponsorship terhadap calon prajurit didalam proses rekruitmen untuk menjamin independensi panitia seleksi dalam menentukan kelulusan calon prajurit sesuai aturan yang berlaku.
b) Analisis Jabatan.
(1) Sasaran Program.
(a) Tersedianya uraian kegiatan perorangan dan satuan dalam rangka penilaian beban kerja perorangan dan satuan di jajaran TNI AD.
(b) Meningkatnya pemahaman dan penerapan atas uraian jabatan yang mengandung tugas, tanggung jawab dan hasil kerja yang harus di emban personel dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.
(2) Kegiatan.
(a) Melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap sistem/Model dan Metode serta materi pemeriksaan/ujian dalam kegiatan rekruitmen personel. (b) Melanjutkan penyelesaian pembangunan aplikasi sistem seleksi/rekruitmen secara Online (E-Recruitment).
(c) Melakukan sosialisasi/kampanye penerimaan prajurit secara optimal keseluruh tanah air dengan menggunakan media elektronik dan media cetak serta melalui internet/website TNI AD dalam rangka membangun/menciptakan sistem rekrutmen yang obyektif/terbuka, transparan, akuntabel, dan berbasis kompetensi serta dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kepercayaan publik dalam proses rekrutmen prajurit mulai dari pendaftaran, pelaksanaan seleksi dan pengumuman hasil seleksi dengan menggunakan website secara online.
(d) Meningkatkan efektifitas seleksi dengan meniadakan beberapa kelengkapan dokumen persyaratan calon serta perubahan persyaratan tinggi badan.
(e) Meniadakan segala bentuk rekomendasi/ sponsorship terhadap calon prajurit didalam proses rekruitmen untuk menjamin independensi panitia seleksi dalam menentukan kelulusan calon prajurit sesuai aturan yang berlaku.
c) Evaluasi Jabatan. (1) Sasaran Program.
(a) Tersedianya data kelas jabatan sesuai dengan perkembangan organisasi.
(b) Tersedianya hasil evaluasi jabatan sesuai dengan beban kerja.
(c) Tersedianya buku petunjuk tentang peringkat jabatan di TNI AD sebagai pedoman dalam pemberian tunjangan kinerja
(2) Kegiatan.
(a) Melaksanakan Updating data setiap saat.
(b) Melaksanakan evaluasi jabatan yang ada di TNI AD.
(c) Menyusun buku petunjuk tentang peringkat jabatan.
d) Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan.
(1) Sasaran Program. Tersusunnya buku petunjuk tentang standar kompetensi jabatan di setiap level jabatan di lingkungan TNI AD.
(2) Kegiatan.
(a) Pembentukan Pokja Bujuk Standar Kompetensi Jabatan (PBSKJ).
(b) Penyusunan dan penetapan bujuk standar kompetensi jabatan.
(c) Pengesahan. Merupakan tahap akhir dari Penyusunan Standar Kompetensi Jabatan.
e) Assessment individu berdasarkan kompetensi. (1) Sasaran Program.
(a) Disahkannya Petunjuk tentang Pola Dasar Pembinaan Karier Perwira TNI AD dan aturan-aturan lain guna pengaturan sistem Binkar Perwira TNI AD.
(b) Dipedomaninya sistem Binkar Perwira TNI AD berdasarkan Petunjuk tentang Pola Dasar pembinaan Karier Perwira TNI AD dan aturan-aturan lain.
(c) Tersedianya jaringan, program aplikasi dan personel yang mengawaki dalam rangka elektronisasi data base terhadap assessment kompetensi bagi setiap personel baik di Satminkal sampai dengan Spers TNI AD.
(d) Tercapainya kegiatan pengacaraan personel guna penempatkan personel dalam pangkat dan jabatan melalui uji kompetensi untuk jabatan dan pangkat tertentu.
(e) Penegakan reward bagi setiap personel yang berprestasi dan punishment bagi setiap personel yang melanggar hukum untuk diperlakukan sama di depan hukum.
(f) Terlaksananya implementasi aturan pola dasar pembinaan karier Perwira TNI AD secara konsisten, obyektif, transparan dan akuntabel sesuai pola pembinaan karier yang berlaku dan berdasarkan assessment kompetensi.
(2) Kegiatan.
(a) Menyusun Petunjuk tentang Pola Dasar Pembinaan Karier Perwira TNI AD dan aturan-aturan lain berkenaan sistem Binkar.
(b) Membangun jaringan data base Elektronik tentang assessment kompetensi bagi setiap personel sehingga dapat diakses baik di Satminkal sampai dengan Spers TNI AD.
(c) Penyelenggaraan kegiatan pengacaraan personel pada jabatan dan pangkat tertentu berdasarkan hasil uji kompetensi.
(d) Optimalisasi kegiatan reward bagi setiap personel yang berprestasi dan punishment bagi setiap personel yang melanggar hukum yang berpengaruh dalam pola Binkar.
(e) Mengimplementasikan aturan pola dasar pembinaan karier Perwira TNI AD secara konsisten, obyektif, transparan dan akuntabel sesuai pola pembinaan karier yang berlaku berdasarkan assessment kompetensi.
f) Penerapan Sistem Penilaian Kinerja Individu. (1) Sasaran Program.
(a) Tersedianya aturan tentang Masa Persiapan Pensiun (MPP).
(b) Tersedianya aturan tentang pemberhentian, pencabutan pemberhentian sementara dan pengangkatan kembali prajurit.
(2) Kegiatan.
(a) Membuat Pokja penyusunan Bujuk tentang Masa Persiapan Pensiun (MPP) dan Bujuk tentang pemberhentian, pencabutan pemberhentian sementara dan pengangkatan kembali prajurit.
(b) Membuat rencana waktu dari mulai tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pengakhiran.
(c) Menyusun Bujuk tentang Masa Persiapan Pensiun (MPP) dan Bujuk tentang pemberhentian, pencabutan pemberhentian sementara dan pengangkatan kembali prajurit.
(d) Melaksanakan uji coba/aplikasi di lapangan (e) Menyempurnakan Bujuk tentang Masa Persiapan Pensiun (MPP) dan Bujuk tentang pemberhentian, pencabutan pemberhentian sementara dan pengangkatan kembali prajurit.
(f) Melaksanakan sosialisasi Bujuk tentang Masa Persiapan Pensiun (MPP) dan Bujuk tentang pemberhentian, pencabutan pemberhentian sementara dan pengangkatan kembali prajurit.
g) Membangun/Memperkuat Data Base Personel.
(1) Sasaran Program. Terwujudnya sistem informasi personel terpadu dengan menggunakan sistem Web Base melalui pembangunan :
(a) Penyiapan Struktur Database. Merumuskan dan menyiapkan struktur database secara lengkap sesuai dengan hasil identifikasi kebutuhan informasi personel.
(b) Perancangan Sistem. Menyiapkan rancangan sistem integrasi meliputi sistem database personel, tabel-tabel pendukung dan algoritma program aplikasi. (c) Pembuatan Program Aplikasi. Pembuatan modul-modul program aplikasi.
(2) Kegiatan.
(a) Penyiapan Struktur Database. Merumuskan dan menyiapkan struktur database secara lengkap sesuai dengan hasil identifikasi kebutuhan informasi personel.
(b) Perancangan Sistem. Menyiapkan rancangan sistem integrasi meliputi sistem database personel, tabel-tabel pendukung dan algoritma program aplikasi. (c) Pembuatan Program Aplikasi. Pembuatan modul-modul program aplikasi.
h) Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Personel Berbasis Kompetensi.
(1) Sasaran Program.
(a) Terbangunnya sistem dan proses pendidikan dan pelatihan personel berbasis kompetensi.
(b) Tersusunnya rencana pendidikan yang tertuang dalam PPPA TNI AD bidang pendidikan sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan di jajaran TNI AD.
(c) Meningkatnya kualitas 10 komponen pendidikan di Lemdik jajaran TNI AD dengan prioritas peningkatan tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan fasilitas pendidikan.
(d) Terselenggaranya seleksi pendidikan yang transparan, jujur dan adil serta akuntabel sesuai dengan norma yang berlaku di Angkatan Darat.
(e) Terlaksananya evaluasi pendidikan melalui program Dalwasdik secara terus menerus.
(2) Kegiatan.
(a) Merencanakan program pendidikan sesuai dengan kebutuhan organisasi, ketersediaan anggaran serta hasil evaluasi pada TA. 2010.
(b) Melanjutkan penyelenggaraan pendidikan melalui proses seleksi pendidikan, serta meningkatkan mutu seleksi dengan mengadakan perubahan pola seleksi dan bobot penilaian materi seleksi untuk pendidikan tertentu.
(c) Melanjutkan, melengkapi dan mengevaluasi kualitas 10 komponen pendidikan di Lemdik jajaran TNI AD serta meningkatkan kualitas 10 komponen pendidikan dengan prioritas peningkatan tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan fasilitas pendidikan. (d) Merevisi kurikulum pendidikan di lembaga pendidikan jajaran TNI AD khususnya pendidikan Akmil untuk mendapatkan gelar kesarjanaan.
(e) MengendaIikan dan mengawasi perencanaan sampai dengan pelaksanaan seleksi pendidikan ditingkat daerah maupun pusat.
(f) Melaksanakan evaluasi pendidikan melalui Dalwasdik sebagai bahan penyempurnaan penyusunan program pendidikan TA. 2012.
6) Penguatan Pengawasan. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengawasan internal dan pengawasan oleh aparat pengawasan internal pemerintah (APIP).
a) Pengawasan Internal. Sasaran program yang dihasilkan adalah terwujudnya peningkatan ketaatan, efisiensi dan efektifitas pelaksanaan tugas dan fungsi Satker/unit kerja di lingkungan Angkatan Darat.
b) Pengawasan APIP. Sasaran program yang dihasilkan adalah terwujudnya peningkatan peran APIP yang dalam melakukan penguatan sistem pengendalian internal, quality assurance dan konsultasi atas pelayanan fungsi-fungsi kepemerintahan yang dipertanggungjawabkan kepada Angkatan Darat.
7) Penguatan Akuntabilitas Kinerja. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan Akuntabilitas Kinerja Angkatan Darat berisi uraian hasil pengukuran pencapaian sasaran (PPS), evaluasi Indikator Kinerja Utama (IKU), analisis Capaian Kinerja sasaran dan akuntabilitas keuangan yang menguraikan secara sistematis keberhasilan/kegagalan, hambatan/kendala dan permasalahan yang dihadapi serta langkah-langkah antisipatif.
a) Penguatan Akuntabilitas. Sasaran program yang dihasilkan adalah terwujudnya peningkatan kualitas laporan akuntabilitas kinerja Angkatan Darat.
b) Pengembangan Sistem Manajemen Kinerja Organisasi. Sasaran program yang dihasilkan adalah terbangunnya sistem yang mampu mendorong tercapainya kinerja organisasi yang terukur.
8) Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Merupakan program unggulan TNI AD, sebagai tolok ukur keberhasilan pelaksanaan tugas pokok Angkatan Darat yang dapat dinilai dan dirasakan langsung manfaatnya secara luas oleh rakyat Indonesia.
a) Penerapan Standar Pelayanan. Sasaran program yang dihasilkan adalah terlaksananya standar pelayanan publik.
b) Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Sasaran program yang dihasilkan adalah terjadinya peningkatan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik sesuai dengan tugas pokok TNI AD.
9) Monitoring dan Evaluasi.
a) Monitoring. Sasaran program yang dihasilkan adalah tersusunnya dokumen laporan hasil monitoring secara periodik/berkala yang valid dan akuntabel.
b) Evaluasi. Sasaran program yang dihasilkan adalah tersusunnya dokumen laporan hasil evaluasi pelaksanaan program RB Angkatan Darat yang valid dan akuntabel secara periodik/berkala.
c. Sasaran Program dan Kegiatan Tahun 2012.
1) Manajemen Perubahan. Kegiatan yang dilaksanakan adalah meliputi Pembentukan Tim Manajemen Perubahan, Penyusunan Strategi Manajemen serta Sosialisasi dan Internalisasi Manajemen Perubahan.
a) Pembentukan Tim Manajemen Perubahan. Adalah terbentuknya Tim Manajemen Perubahan RB Angkatan Darat.
b) Penyusunan Strategi Manajemen Perubahan. Adalah tersusunnya dokumen strategi manajemen perubahan.
c) Sosialisasi dan Internalisasi Manajemen Perubahan. Adalah terselenggaranya sosialisasi dan internalisasi manajemen perubahan.
2) Program Penataan Peraturan Perundang-undangan. Kegiatan yang dilaksanakan adalah sosialisasi peraturan perundang-undangan, identifikasi peraturan perundang-undangan yang berlaku di lingkungan TNI AD, pemetaan terhadap peraturan perundang-undangan berdasarkan hasil identifikasi dan menyusun regulasi dengan sasaran program yang dihasilkan adalah :
a) Terlaksananya sosialisasi peraturan perundang-undangan. b) Teridentifikasinya peraturan perundang-undangan yang berlaku di lingkungan TNI AD.
c) Terlaksananya pemetaan peraturan-peraturan Angkatan Darat yang kurang harmonis/tidak valid.
d) Terlaksananya regulasi peraturan yang berlaku di lingkungan TNI AD.
3) Penataan dan Penguatan Organisasi. Meliputi kegiatan Restrukturisasi dan Penguatan Unit Kerja.
a) Restrukturisasi. Sasaran program yang dihasilkan adalah : (1) Tersedianya peta tugas, peran dan fungsi setiap Satker/Unit Kerja/Satminkal/satuan.
(2) Terwujudnya efektifitas dan efisiensi hubungan kerja