Tujuan program pendidikan magister adalah menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik yang dapat menerapkan dan mengembangkan keahlian akademik dalam ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang teknologi pertanian. Program ini mempunyai beban studi kumulatif sebesar minimal 37 sks dengan lama studi kumulatif 4 sampai 8 semester. Pada saat ini terdapat 3 program studi: yaitu Teknologi Hasil Pertanian (THP), Teknologi Industri Pertanian (TIP) dan Keteknikan Pertanian (KP).
1. Program Magister Teknologi Hasil Pertanian
Pada program Magister THP mahasiswa diberi pemahaman yang lebih mendalam tentang dasar-dasar keilmuan yang terkait dengan penanganan dan pengolahan bahan pangan dan hasil pertanian, sehingga lulusan program Magister Teknologi Hasil Pertanian mampu menjadi pionir di masyarakat dalam pemecahan masalah yang terkait dengan pengembangan Teknologi Hasil Pertanian di masyarakat khususnya di dunia industri. Program Magister Teknologi Hasil Pertanian dapat diselesaikan minimal 4 semester dan maksimal 8 semester dengan 41 sks yang meliputi 17 sks mata kuliah wajib, dan l2 sks mata kuliah pilihan, serta 12 sks tesis. Sedangkan learning outcomes (capaian pembelajaran) yang dimiliki oleh Program Magister THP adalah mencakup beberapa aspek yaitu:
Aspek pengetahuan
1. Mampu memahami perkembangan ilmu dan teknologi pangan dan hasil pertanian yang meliputi aspek fisik, kimia,biokimia, mikrobiologi, teknologi proses pengolahan pangan dan hasil pertanian, gizi dan kesehatan serta ilmu pangan terapan
2. Mampu mengikuti perkembangan keilmuan yang terkait dengan bidang keahliannya
Aspek sikap
1. Mampu mengumpulkan informasi dari hasil-hasil penelitian sebelumnya menjadi suatu pola pikir yang bermanfaat.
2. Mampu mengelola dan memimpin kegiatan penelitian sebidang dalam rangka pengembangan IPTEK dan menyelesaikan masalah pembangunan di bidang pangan dan hasil pertanian secara mandiri.
3. Mampu bekerjasama dalam pengembangan ilmu dan teknologi lintas bidang
4. Mampu menyebarluaskan hasil penelitian di tingkat nasional dan internasional.
Aspek Kemampuan Kerja
1. Mampu mengidentifikasi masalah di pangan dan hasil pertanian, merumuskan alternatif pemecahan masalah secara inter atau multidisipliner, untuk merekomendasikan pemecahan masalah yang terbaik
2. Mampu berfikir kritis untuk menyelesaikan permasalahan pangan dan hasil pertanian dengan berbasiskan sains dan pengetahuan tentang ilmu dan teknologi pangan, bioteknologi pangan dan agroindustri,dan nutrisi pangan.
2. Program Magister Teknologi Industri Pertanian
Program Magister TIP menghasilkan lulusan yang memiliki tujuh kompetensi, yang terbagi ke dalam lima kompetensi utama dan dua kompetensi pendukung sebagai berikut:
Kompetensi Utama
1. Mampu merancang dan mengembangkan keilmuan rekayasa sistem, teknologi dan manajemen bidang agroindustri;
2. Mampu mengembangkan aktivitas riset, inovasi, standarisasi dan diseminasi bidang Agroindustri sehingga menghasilkan karya inovatif yang teruji dan berdaya saing;
3. Mampu memecahkan masalah serta mengambil keputusan dan kebijakan yang strategis melalui pendekatan inter atau multidisipliner dalam sistem agroindustri yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan;
4. Mampu mengembangkan penelitian yang berbasis peta penelitian, dengan pendekatan inter atau multidisipliner, baik secara mandiri maupun bekerjasama dengan lembaga lain;
5. Mampu mengembangkan jaringan kerja dengan kolega, pengguna dan masyarakat agroindustri yang lebih luas.
Kompetensi Pendukung
1. Mampu merancang, mengembangkan dan mengimplementasikan solusi permasalahan agroindustri pada bidang rekayasa sistem dan industri, inovasi teknologi dan pengembangan bisnis agroindustri (kompetensi penunjang kelompok keahlian Manajemen Industri) 2. Mampu merancang, mengevaluasidan atau mengembangkan teknologi
untuk menghasilkan proses/bioproses yang lebih efisien dan produktif memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi serta mampu mengintegrasikan aspek lingkungan dalam sistem agroindustri untuk mewujudkan agroindustri yang berkelanjutan, dan ramah lingkungan (kompetensi penunjang kelompok Teknologi).
Kurikulum pada Program magister TIP terdiri dari minat Manajemen dan Teknologi yang harus diselesaikan minimal 4 semester dengan batas maksimal 8 semester dengan menyelesaikan 41-45 sks yang terdiri dari 17 sks Mata Kuliah Wajib, 8 sks Mata kuliah Minat, 6-10 sks Mata Kuliah Pilihan dan 10 sks Tesis.
3. Program Magister Keteknikan Pertanian
Program studi ini diarahkan pada pengembangan kemampuan untuk melipatgandakan kemampuan kognitif yang berdasar pada penggabungan teori, riset dan pengalaman praktis (terapan). Lulusan akan mempunyai nilai berupa perilaku etis dan budi pekerti yang luhur, mempunyai daya analisis yang tinggi, menguasai riset berbasis bahan alam yang potensial menjadi produk unggulan, mampu mengimplementasikan hasil risetnya untuk pengembangan industri berwawasan lingkungan baik dalam bidang minat Teknik Alat dan Mesin Agroindustri, Teknik Bioproses dan Pasca Panen, Teknik Energi Terbarukan, atau Teknik Sumberdaya Alam dan Lingkungan. Program Magister TEP dapat diselesaikan selama minimal 4 semester dan
maksimal 8 semester. Adapun learning outcomes dari Program Magister TEP adalah sebagai berikut:
Kompetensi Utama
1. Mampu memahami dan mengembangkan ilmu-ilmu rekayasa untuk diterapkan dalam bidang sistem agrokomplek atau biosistem.
2. Mampu menginventarisasi, mengidentifikasi, menganalisis/mengevaluasi, dan mendesain proses komoditi pertanian dan pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan, 3. Mampu melakukan asesmen dan audit lingkungan serta melakukan
tindakan pencegahan dan penanggulangan dari adanya penurunan dan kerusakan lingkungan akibat dari adanya industrialisasi pertanian. 4. Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
yang berkaitan dengan bidang Teknik Pertanian dan Biosistem
5. Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan/atau seni dalam bidang Keteknikan Pertanian atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji.
6. Mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni di dalam bidang ilmu Keteknikan Pertanian melalui pendekatan inter atau multidisipliner.
7. Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional.
Kompetensi Pendukung
Mampu memahami dan mengembangkan dasar-dasar kewirausahaan serta standarisasi dan manajemen mutu.
Kompetensi Lain
1. Mampu bekerjasama dalam tim dan berkomunikasi secara efektif 2. Mampu memahami tanggungjawab profesi, etika dan sosial, serta
responsif terhadap isu-isu mutakhir
3. Memiliki kesadaran akan pentingnya belajar yang terus menerus (life-long learning)
4. Berwawasan lingkungan dan memiliki kesadaran pengembangan agroindustri berkelanjutan