• Tidak ada hasil yang ditemukan

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara 1) Pengadaan Kendaraan Roda 2 dan 4

B. Hasil-hasil Yang Telah Dicapai Tahun 2008

7. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara 1) Pengadaan Kendaraan Roda 2 dan 4

2) Rehabilitasi Gedung C LAN Pusat

3) Lanjutan pembangunan Gedung Diklat Jatinangor, Bandung

Melalui berbagai pelaksanaan kegiatan dalam lingkup programnya masing-msing, maka dapat disimpilkan bahwa secara umum program-program tahun 2008 dapat terlaksana dengan baik. Berbagai kendala yang dihadapi terkait dengan pola pengelolaan keuangan yang baru dan proses pengadaan barang dan jasa, serta kebijakan pemotongan anggaran di pertengahan tahun sedikit mengganggu proses pelaksanaan kegiatan.

Upaya untuk mewujudkan sasaran sebagaimana telah ditetapkan dalam Renstra LAN 2005-2009, khususnya pada tahun 2008 ini dilakukan melalui pelaksanaan berbagai program dan kegiatan. Jika dilihat keterkaitan antara sasaran dengan program, dimungkinkan satu sasaran memiliki program yang juga merupakan program dari sasaran yang lainnya. Oleh karena itu, berbagai kegiatan yang dilaksanakan untuk satu sasaran kemungkinan akan memberikan kontribusi pada pencapaian sasaran yang lain. Terlihat bahwa satu kegiatan yang tercatat pada satu sasaran dapat tercatat pada sasaran yang lain. Realisasi jumlah kegiatan terhadap sasaran secara rinci dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 5

Jumlah Kegiatan dalam rangka Mewujudkan Sasaran Tahun 2008

No Sasaran Jumlah

Kegiatan 1. Terumuskannya rekomendasi rancangan kebijakan,

pengembangan model, dan sistem/pedoman di bidang organisasi pemerintahan negara

16

2. Terumuskannya rekomendasi rancangan kebijakan, pengembangan model, dan sistem/pedoman di bidang manajemen pemerintahan negara

28

3. Meningkatnya kompetensi SDM Aparatur Negara

melalui pembinaan Diklat yang berkualitas 39 4. Meningkatnya kompetensi SDM Aparatur Negara

melalui penyelenggaraan Diklat yang berkualitas 54 5. Meningkatnya kompetensi SDM Aparatur Negara

melalui pendidikan tinggi kedinasan dalam bidang ilmu administrasi

42

6. Meningkatnya perkonsultasian dalam bidang

administrasi negara 40

7. Meningkatnya kapasitas dan kompetensi internal LAN 218

Jumlah 437

Dari tabel di atas terlihat bahwa upaya pencapaian sasaran pertama, yaitu terumuskannya rekomendasi rancangan kebijakan, pengembangan model, dan system/pedoman di bidang organisasi pemerintahan Negara dilakukan dengan pelaksanaan kegiatan sebanyak 16 kegiatan. Dilakukan melalui berbagai kegiatan di Kedeputian I, II, III, PKP2A I, II dan III. Pada umumnya bentuk kegiatan yang dilakukan untuk mencapai sasaran pertama ini berupa pelaksanaan berbagai kajian, seminar, round table, workshop, penulisan buku maupun pengembangan sistem.

Upaya pencapaian sasaran kedua, yaitu terumuskannya rekomendasi rancangan kebijakan, pengembangan model di bidang manajemen pemerintahan negara dilaksanakan melalui pelaksanaan berbagai kegiatan yang berjumlah 28 kegiatan. Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan di Kedeputian I, II, III, PKP2A I, II, III, STIA LAN Jakarta, Bandung, Makassar maupun Sekretariat. Bentuk-bentuk kegiatan yang dilakukan adalah pelaksanaan berbagai kajian, penulisan buku dan modul, pengembangan system.

Sedangkan pada upaya pencapaian sasaran ketiga, yaitu meningkatnya kompetensi SDM Aparatur Negara melalui pembinaan Diklat yang berkualitas, dilakukan melalui pelaksanaan 39 kegiatan. Bentuk-bentuk kegiatan yang dilakukan antara lain berupa pembuatan pedoman diklat, akreditasi dan sertifikasi, penyusunan kurikulum, standarisasi diklat, serta monitoring dan evaluasi diklat yang dilkukan di Kedeputian D IV serta beberapa kajian yang dilakukan di lingkungan Kedeputian Kajian serta PKP2A.

Pencapaian sasaran keempat, yaitu meningkatnya kompetensi SDM Aparatur Negara melalui penyelenggaran diklat yang berkualitas, dilakukan melalui 54 kegiatan. Unit kerja yang melaksanakan kegiatan dalam upaya pencapaian sasaran ini adalah Kedeputian V, PKP2A I, II dan III

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan sebagai upaya pencapaian sasaran kelima, yaitu meningkatnya kompetnsi SDM Aparatur Negara melalui pendidikan tinggi kedinasan dalam bidang ilmu administrasi, dilakukan melalui pelaksanaan 42 kegiatan. Unit kerja yang melaksanakan kegiatan dalam upaya mencapai sasaran ini adalah STIA LAN Jakarta, Bandung, Makassar.

Pada upaya pencapaian sasaran keenam, yaitu meningkatnya perkonsultasian dalam bidang administrasi negara, dilakukan melalui 40 kegiatan yang dilakukan oleh Kedeputian I, II, III, PKP2A I, II, III

Pada upaya pencapaian sasaran ketujuh yaitu meningkatnya kapasitas dan kompetensi internal LAN, dilakukan melalui 218 kegiatan. Hampir sama dengan upaya pencapaian sasaran lainnya, seluruh unit kerja yang terdapat di LAN terlibat dalam pelaksanaan berbagai kegiatan untuk mendukung upaya pencapaian sasaran ini. Disamping pelaksanaan berbagai kajian, pelaksanaan diklat dan pengembangan model/sistem, bentuk kegiatan yang dilakukan adalah koordinasi institusional, pembinaan, evaluasi dan monitoring kegiatan, kerjasama dalam negeri dan luar negeri, serta perawatan dan pengadaan sarana dan prasarana.

Jika diambil rata-rata pencapaian kinerja output dari masing-masing kegiatan sebagai indikasi yang menunjukkan kinerja sasaran, maka pencapaian sasaran dapat ditunjukkan oleh Tabel berikut ini:

Tabel 6

Kinerja Sasaran Tahun 2008

No. Sasaran Program Kinerja

(%) 1. Terumuskannya rekomendasi

ran-cangan kebijakan, 2. Terumuskannya rekomendasi

rancangan kebijakan, 3. Meningkatnya kompetensi

SDM Aparatur Negara melalui pembinaan Diklat yang

berkualitas

Program Pengelolaan

SDM Aparatur 92

Rata-rata 92

No. Sasaran Program Kinerja (%) 4. Meningkatnya kompetensi

SDM Aparatur Negara melalui penyeleng-garaan Diklat yang 5 Meningkatnya kompetensi

SDM Aparatur Negara melalui pendidikan tinggi kedinasan 6 Meningkatnya perkonsultasian

dalam bidang administrasi 7. Meningkatnya kapasitas dan

kompetensi internal LAN

meningkatnya kompetensi SDM Aparatur Negara melalui pendidikan tinggi kedinasan dalam bidang ilmu administrasi. Hal ini disebabkan karena dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi kedinasan di STIA Jakarta yang telah direncanakan, realisasinya rendah.

Perlu diketahui bahwa tingkat pencapaian kinerja sasaran tersebut dihitung berdasarkan kinerja output karena banyak kegiatan terutama kegiatan kajian yang belum dapat dihitung outcomenya. Meskipun demikian ada beberapa kegiatan yang sudah dapat dihitung outcomenya antara lain beberapa diklat teknis yang sifatnya aplikatif langsung dapat diterapkan oleh alumni di tempat kerjanya (instansi pengirim) serta beberapa kegiatan konsultasi dan kajian yang sudah dapat diterapkan sebagai hasil policy recomendation, antara lain :

1) Penataan Kelembagaan Pemerintah Kabupaten Kuningan berdasarkan PP No. 41 Tahun 2007;

2) Penilaian Kinerja Pelayanan beberapa Puskesmas di Kota Bogor;

3) Terlaksananya Bimtek Analisis Beban Kerja di Pemda Kab. Musi Rawas;

4) Tersusunnya contoh SPM di Pemda Kabupaten Kupang;

5) Kajian Penataan Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Jeneponto;

6) Kajian Penataan Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Gowa;

7) Kajian Penataan Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Pangkajene Kepulauan;

8) Kajian Penataan Organisasi Perangkat Daerah Pemkab Luwu Utara;

9) Kajian Penyusunan Kewenangan Kecamatan Pemkab Luwu Timur;

10) Fasilitasi Uraian Tugas Pemkab Soppeng;

11) Fasilitasi Uraian Tugas Pemkab Gowa.