Program pensiun manfaat pasti
Dana pensiun ini dikelola oleh dana Pensiun Kimia Farma (DPKF) yang akta pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. Kep-023/KM.17/2000 tanggal 31 Januari 2000. Dana Pensiun Kimia Farma (DPKF) merupakan kelanjutan dari Yayasan dana Pensiun Kimia Farma yang dibentuk berdasarkan Akta No. 38 tanggal 20 April 1970 dari Nerdy. S.H. notaris di Jakarta.
Pensiun yang akan dibayar dihitung berdasarkan penghasilan dasar pensiun dan masa kerja karyawan.
Pendanaan dana Pensiun Kimia Farma berasal dari kontribusi pemberi kerja dan karyawan. Kontribusi karyawan dan pemberi kerja masing-masing sebesar 6,5% dan 9,56% dari penghasilan dasar pensiun.
Rekonsiliasi beban (manfaat) pensiun sebagai berikut:
31 Maret 2017 31 Desember 2016
Jasa kini perusahaan 1.212.552.670 4.850.210.681
Beban bunga 6.935.493.229 26.909.406.804
Iuran dana pensiun / Premi asuransi (2.420.207.311) (49.800.024.642) Hasil yang diharapkan dari aset program (6.138.355.802) (20.438.519.200) (410.517.214) (38.478.926.357) Aset manfaat pensiun karyawan adalah sebagai berikut:
31 Maret 2017 31 Desember 2016 Nilai kini liabilitas pada akhir periode 364.113.394.496 346.774.661.425 Nilai wajar aset akhir periode (325.304.614.749) (306.917.790.117) Liabilitas yang diakui pada laporan posisi keuangan 38.808.779.747 39.856.871.308 Mutasi aset manfaat karyawan adalahsebagai berikut:
31 Maret 2017 31 Desember 2016
Liabilitas awal periode 39.856.871.308 80.886.095.050
Beban (manfaat) pensiun tahun berjalan (410.517.214) (38.478.926.357) Beban (Pendapatan) komprehensif lain (637.574.347) (2.550.297.385) Liabilitas akhir periode 38.808.779.747 39.856.871.308
31. LIABILITAS IMBALAN KERJA(lanjutan) PROGRAM PENSIUN(lanjutan)
Nilai sekarang liabilitas dana pensiun dan beban pensiun pada tanggal 31 Maret 2017 dan 31 Desember 2016 dihitung oleh PT KIS Aktuaria, aktuaris independen dengan menggunakan metode “projected unit credit”.
Laporan tersebut disusun dengan menggunakan asumsi sebagai berikut: Tingkat diskonto per tahun : 8.00% tahun
Tingkat kenaikan gaji : 5% per tahun Tingkat kenaikan uang pensiun : 2% per tahun
Tabel kematian : The 1949 Annuity mortality table modified
Tingkat kenaikan cacat : 0.01% tingkat mortalita Tingkat pengunduran diri : 1% tingkat mortalita Estimasi sisa masa kerja : 10 tahun
Umur pensiun normal : 55 tahun
Umur pensiun dipercepat : 45 tahun LIABILITAS IMBALAN KERJA MANFAAT KARYAWAN
Entitas memberikan imbalan kerja berupa uang penghargaan dalam hal karyawan mengundurkan diri, meninggal, sakit/cacat ataupun mencapai usia pensiun dini/normal yang besarnya tergantung dari masa kerja masing-masing karyawan, sesuai yang tercantum dalam Kesepakatan Kerja Bersama antara Entitas dan Serikat Pekerja Kimia Farma. Tidak ada pendanaan yang dilakukan sehubungan dengan program manfaat karyawan tersebut (catatan 2n).
Beban imbalan kerja karyawan pada 31 Maret 2017 dan 31 Desember 2016 menggunakan angka yang dihitung oleh PT KIS Aktuaria, aktuaris independen sebagai berikut:
31 Maret 2017 31 Desember 2016
Jasa kini perusahaan 2.442.833.724 9.771.334.894
Beban bunga 4.570.811.141 16.265.287.897
Amortisasi Akumulasi (Keuntungan) Aktuaria - (452.516.808) 7.013.644.865 25.584.105.983 Liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
31 Maret 2017 31 Desember 2016 Nilai kini liabilitas pada akhir periode 231.091.986.940 228.540.557.059 Nilai wajar aset akhir periode (1.258.468.099) (1.165.248.142) Liabilitas yang diakui pada laporan posisi
31. LIABILITAS IMBALAN KERJA(lanjutan)
Mutasi liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
31 Maret 2017 31 Desember 2016
Liabilitas awal periode 227.375.308.917 202.619.885.443
Beban imbalan pasca kerja yang diakui periode berjalan 7.013.644.865 25.584.105.983 Pembayaran imbalan pasca kerja yang selama periode berjalan (14.130.150.821) (36.667.458.280) Beban (Pendapatan) komprehensif lain 9.225.976.447 35.490.036.338
Aset Liabilitas belum diakui di neraca 348.739.433 348.739.433
Liabilitas akhir periode 229.833.518.841 227.375.308.917
Nilai sekarang liabilitas imbalan kerja bersih per 31 Maret 2017 menggunakan angka estimasi dan 31 Desember 2016 dihitung oleh PT KIS Aktuaria dengan menggunakan metode “projected unit credit” dengan menggunakan asumsi aktuaria sebagai berikut:
Tingkat diskonto per tahun : 8.00% tahun Tingkat kenaikan gaji : 5% per tahun
Tabel kematian : The 1949 Annuity mortality table modified Tingkat kenaikan cacat : 0.01% tingkat mortalita
Tingkat pengunduran diri : 1% tingkat mortalita Estimasi sisa masa kerja : 10 tahun
Umur pensiun normal : 55 tahun Umur pensiun dipercepat : 45 tahun 32. KEPENTINGAN NON PENGENDALI (KNP)
% 31 Maret 2017
Penyertaan Saham Saldo laba(rugi) Dividen Laba(rugi) Jumlah KNP PT Sinkona Indonesia Lestari 49.00% 11.403.983.136 20.070.203.012 - 1.946.775.580 33.420.961.777 PT Kimia Farma Diagnostika 00.04% 5.000.000 5.839.482 - 1.018.465 11.857.947
PT Kimia Farma Apotek 00.00% - - - -
-PT Sungwun Pharmacopia 20.625.000.000 (1.658.848.562) - (433.130.616) 18.533.020.822 Jumlah 32.033.983.136 18.417.193.932 - 1.514.663.429 51.965.840.496
% 31 Desember 2016
Penyertaan Saham Saldo laba(rugi) Dividen Laba(rugi) Jumlah KNP PT Sinkona Indonesia Lestari 49.00% 11.403.983.136 14.642.344.756 (412.081.178) 5.839.939.434 31.474.186.148 PT Kimia Farma Diagnostika 00.04% 5.000.000 3.075.582 - 2.763.900 10.839.482
PT Kimia Farma Apotek 00.00% - - - -
-PT Sungwun Pharmacopia 25% 20.625.000.000 - - (1.658.845.562) 18.966.154.438 Jumlah 32.033.983.136 14.645.420.338 (412.081.178) 4.183.857.772 50.451.177.068
33. PENJUALAN
Tahun 2017 Tahun 2016 Penjualan lokal:
Pihak ketiga lokal 1.097.508.347.596 1.044.932.260.860
Pihak-pihak berelasi 47.206.180.873 51.032.255.600
Penjualan pihak ketiga ekspor: 0
Garam kina 50.370.390.668 40.829.498.640
Yodium dan Derivat 1.426.296.000 1.863.495.170
Obat dan lain-lain 1.454.414.832
-1.197.965.629.969 1.138.657.510.270 Rincian penjualan menurut lini produk adalah sebagai berikut:
Tahun 2017 Tahun 2016 Penjualan produksi Entitas:
Obat Generik 103.575.347.004 106.194.113.185
Obat Ethical. Lisensi dan Narkotika 147.588.189.019 117.489.536.984
Obat Over The Counter (OTC) 70.746.434.580 58.711.107.982
Bahan baku (minyak nabati. yodium dan kina) 65.724.588.241 49.929.041.566 Jasa Laboratorium dan klinik kesehatan 53.856.305.178 42.182.085.343
Sub Total 441.490.864.022 374.505.885.060
Penjualan produksi Pihak Ketiga:
Obat Ethical 508.207.827.884 501.227.900.764
Obat Generik 28.886.825.110 46.071.090.458
Obat Over The Counter (OTC) 188.459.523.948 193.793.010.960
Alat kesehatan dan lain-lain 30.920.589.006 23.059.623.028
Sub Total 756.474.765.948 764.151.625.210
34. BEBAN POKOK PENJUALAN
Tahun 2017 Tahun 2016 Pertambangan
Pemakaian bahan - 603.914.132
Biaya tak langsung 1.926.780.594 3.262.107.526
Biaya langsung 582.786.807 1.029.161.123
Sub total biaya produksi pertambangan 2.509.567.401 4.895.182.781
Produksi manufaktur
Pemakaian bahan 99.528.299.622 94.995.359.120
Biaya langsung 17.330.181.529 15.301.516.039
Biaya pabrikasi: 0
Gaji dan kesejahteraan karyawan 28.223.282.915 21.759.629.336
BBM, listrik, air, gas & bahan kimia 9.078.120.094 7.177.915.410
Penyusutan 6.064.786.058 4.365.802.553
Pemeliharaan dan peralatan 458.250.483 46.79.562.664
Lain-lain (masing-masing dengan saldo di bawah Rp1.000.000.000) 4.500.114.390 2.678.010.174
Sub total 165.183.035.091 150.957.795.296
Barang dalam proses
Awal periode 52.227.983.719 58.983.392.402
Akhir periode (63.145.448.677) (63.540.574.029)
Sub total produksi manufaktur 154.265.570.133 146.400.613.669
Total biaya produksi manufaktur dan pertambangan 156.775.137.534 151.295.796.450 Barang jadi Awal periode 770.448.872.476 599.902.059.418 Pembelian 642.332.913.025 661.762.755.629 Akhir periode (723.859.171.410) (623.479.003.925) Sub Total 688.922.614.091 638.185.811.122 845.697.751.625 789.481.607.572
35. BEBAN USAHA
Tahun 2017 Tahun 2016 Beban penjualan dan disrtibusi:
Gaji dan kesejahteraan karyawan 125.923.613.944 112.893.348.133
Promosi 29.761.598.890 27.622.933.325
Distribusi barang 10.813.720.996 9.885.252.172
Amortisasi sewa gedung, amortisasi kerja sama operasi dan IKS 27.911.405.328 17.407.716.915 Pemeliharaan bangunan sewa dan kerja sama operasi 1.647.175.911 10.016.996.757
Komisi penjualan 1.927.976.387 2.092.359.270
Lain-lain (masing-masing dengan saldo di bawah Rp1.000.000.000) 2.164.710.863 188.372.513 198.222.225.941 180.106.979.085 Beban umum dan administrasi:
Gaji dan kesejahteraan karyawan 42.537.982.751 46.926.940.625
Listrik, BBM, air dan gas 13.880.739.963 12.293.078.981
Pemeliharaan dan peralatan 10.592.442.438 10.334.624.668
Perjalanan dinas 6.825.945.646 5.476.176.087
Gaji dan kesejahteraan direksi dan dewan komisaris 3.867.252.845
-Penyusutan dan amortisasi 8.391.608.157 6.865.508.292
Alat kantor dan percetakan 7.000.787.068 6.737.594.444
Penelitian dan pengembangan 3.415.670.887 5.480.095.728
Jamuan dan sumbangan 4.474.704.377 3.351.497.880
Telepon, facsimile dan telegram 4.936.486.676 4.025.046.157
Penyisihan barang rusak/usang - 4.906.529.528
Pajak kendaraan. bumi bangunan dan retribusi 3.875.306.536 1.184.594.456
Jasa professional 4.355.371.268 2.373.008.288
Asuransi 1.137.618.586 1.972.618.871
Penyisihan piutang usaha dan lainnya -1.415.295.500 1.364.030.224
Sewa gedung dan kendaraan 1.857.386.602 718.254.822
Lain-lain (masing-masing dengan saldo di bawah Rp1.000.000.000) 6.970.842.866 4.298.603.803 122.704.851.166 118.308.202.854 320.927.077.107 298.415.181.939
36. BEBAN KEUANGAN
37. PENDAPATAN LAINNYA
Tahun 2017 Tahun 2016
Sewa gedung dan ruangan 1.368.905.253 2.652.673.784
Listing fee dan brand activity fee 6.456.603.256 1.873.336.492
Pendapatan deviden 13.685.971.368 8.269.523.857
Bunga deposito berjangka 5.333.765.398 1.833.535.349
Pendapatan jasa giro 546.979.831 789.613.962
Penjualan Non Produk 427.202.221
315.955.000-Lain-lain masing-masing dengan saldo dibawah Rp1.000.000.000 3.250.122.682 2.061.033.261 31.069.550.009 17.795.671.705 38. PENDAPATAN (BEBAN) KURS MATA UANG ASING – BERSIH
Saldo Pendapatan (beban) kurs mata uang asing bersih untuk periode yang berakhir 31 Maret 2017 dan 2016 masing-masing sebesar (Rp 604.539.676) dan (Rp
908.293.320),-39. LABA BERSIH PER SAHAM DASAR Laba Bersih
Laba bersih untuk tujuan penghitungan laba per saham yang diatribusikan kepada pemegang saham biasa pemilik Entitas adalah sebesar Rp29.190.737.887,- dan Rp 41.990.158.388,- masing-masing untuk periode 31 maret 2017 dan 2016
Jumlah Saham
Jumlah berdasarkan rata-rata tertimbang saham beredar yang digunakan sebagai dasar perhitungan laba per saham dasar pada tahun 2017 dan 2016 adalah sebesar 5.554.000.000 saham.
Laba Bersih Per Saham Dasar
Laba bersih per saham dasar adalah sebesar Rp 5.26 dan Rp 7.56.- masing-masing untuk periode yang berakhir 31 Maret 2017 dan 2016..
Tahun 2017 Tahun 2016
Beban bunga bank 14.126.650.818 8.114.711.355
Beban bunga pinjaman jangka menengah 2.062.500.000
-Beban bunga – sewa pembiayaan 69.308.388 178.889.823
40. TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI
Sifat dan jenis transaksi yang material dengan pihak – pihak berelasi adalah sebagai berikut:
a. Pemerintah Republik Indonesia yang diwakili oleh Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan pemegang saham Entitas sebesar 90.03% per 31 Maret 2017 dan 2016. Entitas dan BUMN lain memiliki hubungan afiliasi melalui penyertaan modal Pemerintah Republik Indonesia.
b. Entitas menempatkan dana dan memiliki pinjaman dana pada bank-bank BUMN dengan persyaratan dan tingkat bunga normal sebagaimana yang berlaku untuk nasabah pihak ketiga.
c. Entitas mengadakan perjanjian dalam rangka usaha Entitas dengan BUMN-BUMN lain.
Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material dengan pihak - pihak berelasi adalah sebagai berikut:
No Pihak Hubungan Istimewa Sifat hubungan Transaksi
1 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. BUMN Penempatan dana di rekening bank,penjualan obat dan fasilitas pinjaman
2 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. BUMN Penempatan dana di rekening bank. fasilitas pinjaman dari bank
3 PT Bank Pembangunan Daerah BUMN Penempatan dana di rekening bank 4 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. BUMN Penempatan dana di rekening bank
5 PT Bank Syariah Mandiri BUMN Penempatan dana di rekening bank
6 Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan
dahulu PT Asuransi Kesehatan (Askes) BUMN Penjualan Obat 7 PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) BUMN Penjualan Obat
8 PT Angkasa Pura (Persero) BUMN Penjualan Obat
9 PT Jamsostek (Persero) BUMN Penjualan Obat
10 PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. BUMN Penjualan Obat
11 PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. BUMN Penjualan Obat
12 PT Pertamina (Persero) BUMN Penjualan Obat
13 PT Timah (Persero) Tbk. BUMN Penjualan Obat
14 PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) BUMN Penjualan Obat
15 PT Perkebunan Nusantara (Persero) BUMN Penjualan Obat
16 PT Pos Indonesia (Persero) BUMN Penjualan Obat
17 PT Bio Farma (Persero) BUMN Penjualan Obat
18 PT Taspen (Persero) BUMN Penjualan Obat
19 PT Pelabuhan Indonesia BUMN Penjualan Obat
40. TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI (Lanjutan)
No Pihak Hubungan Istimewa Sifat hubungan Transaksi
21 PT Bio Farma (Persero) BUMN Pembelian/Penjualan Obat
22 PT Garam (Persero) BUMN Pembelian Obat
23 PT Indofarma Global Medika Entitas Anak
BUMN Pembelian/Penjualan Obat
24 PT Rajawali Nusindo Entitas Anak
BUMN Pembelian/Penjualan Obat 25 Indonesia Exim Bank LembagaPembiayaan Fasilitas Pinjaman
26 PT Bank Mandiri Taspen Pos Entitas Anak Penempatan Dana di Rekening 31 Maret 2017 31 Desember 2016
Bank
Pihak-pihak berelasi –Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 134.724.346.925 118.636.231.076 PT Bank Pembangunan Daerah 8.859.215.611 32.082.988.895 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 15.987.853.499 9.210.949.311 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. 12.751.177.643 3.211.215.030
PT Bank Syariah Mandiri 27.754.292 166.779.287
Jumlah bank Rupiah 172.350.347.970 163.308.163.599
Mata Uang Asing
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 7.637.014.321 22.470.405.862 Jumlah bank mata uang asing 7.637.014.321 22.470.405.862 Jumlah Pihak-pihak berelasi 179.987.362.291 185.778.569.461
Persentase terhadap jumlah asset 4,02% 4,03%
Deposito jangka pendek (Rupiah) Pihak-pihak berelasi
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. - 150.000.000.000
PT BankRakyat Indonesia (Persero) Tbk. 1.125.000.000 -PT Bank Jabar Banten Tbk
PT Bank BNI
PT Bank Mandiri Taspen Pos
-75.000.000.000 50.000.000.000 75.000.000.000 75.000.000.000 76.125.000.000 350.000.000.000
40. TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI (Lanjutan)
Piutang Usaha 31 Maret 2017 31 Desember 2016
Pihak-pihak berelasi :
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) 22.944.113.978 21.477.158.094 Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan
(dahulu PT Asuransi Kesehatan Indonesia) 6.843.633.441 12.861.888.668
PT Angkasa Pura II (Persero) 10.774.856844 7.861.718.365
PT Pertamina (Persero) 2.049.872.027 2.200.327.609
PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) 623.938.332 1.125.036.060
PT Astek 1.481.090.509 1.164.586.631
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk 710.439.942 862.370.809
PT Pelabuhan - 460.806.282
PT Pelni - 460.698.248
PT Bio Farma - 209.665.763
PT Timah 69.021.097 51.164.941
PT Rajawali Nusantara Indonesia 1.037.966.758 962.635.157
Lain-lain (masing-masing dengan saldo di bawah
Rp1.000.000.000) 15.554.357.680 9.368.088.386
Jumlah 62.089.290.608 58.873.724.909
Penyisihan piutang ragu-ragu (136.539.852) (117.895.231)
61.952.750.756 58.755.829.680
Persentase terhadap jumlah asset 1,38% 1,27%
31 Maret 2017 31 Desember 2016 Pihak-pihak berelasi :
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Rupiah 453.294.397.403 333.728.485.561
USD21.681,27:per 31 Maret 2017
USD21.060,01 :per 31 Desember 2016 288.816.197 282.962.254
453.583.213.600 334.011.447.815
Persentase terhadap jumlah liabilitas 20,76% 7,24%
Utang Usaha 31 Maret 2017 31 Desember 2016
Pihak-pihak berelasi :
PT Indo Farma Global Medika 567.349.367 3.411.860.185
PT Telkom 1.410.117.841
-PT Adhi Karya -
-PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) - 449.275.272
PT Rajawali Nusindo 628.716.727 261.037.322
PT Bio Farma (Persero) - 56.187.005
Lain-lain 2.131.171.446 4.384.636.890
40. TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI(Lanjutan)
Tahun 2017 Tahun 2016 Penjualan
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) 16.909.044.649 15.902.809.124 BPJS Kesehatan (dh. PTAsuransi Kesehatan Indonesia) 15.050.265.151 14.146.506.293
PT Angkasa Pura (Persero) II 3.086.572.829 2.414.203.631
PT Pertamina (Persero) 1.239.729.014 1.343.077.389
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. 1.144.393.684 1.115.696.001 BPJS Ketenagakerjaan (dh. PT Jamsostek Persero) 1.286.715.060
-PT Timah (Persero) Tbk 50.841.670 17.995.500
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) 422.665.569
-PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. 379.612.510 399.103.560
PT Angkasa Pura (Persero) I 235.808.894
-PT Bio Farma (Persero) 422.174.945
-PT Perkebunan Indonesia (Persero) II 354.591.974
-PT Rajawali Nusindo 171.666.588
-PT Perkebunan Indonesia (Persero) IV 191.163.728
-Lain-lain (masing-masing dibawah Rp1.000.000.000) 6.260.934.608 12.907.161.269 47.206.180.873 51.032.255.600 Prosentase terhadap Jumlah penjualan 3,94% 4,24%
Tahun 2017 Tahun 2016 Pembelian
PT Indofarma Global Medika 1.766.114.286 243.046.464
PT Rajawali Nusindo 4.910.147 125.566.206
PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) - 512.821.972
Perusahaan Perdagangan Indonesia - 170.655.821
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp100.000.000) 1.538.181.472 1.048.438.727 3.309.205.905 2.100.529.190
41. IKATAN DANKONTINJENSI
a.a. Entitas mempunyai perjanjian dengan Nature Pristine Health Products Ltd, Kanada tanggal 18 Mei 2005, Janssen Pharmaceutica - Belgia dan PT Johnson & Johnson Indonesia pada tanggal 7 Mei 2007, Naprod Life Sciences Pvt Ltd - India pada tanggal 12 Agustus 2008, PT B Braun Medical Indonesia pada tanggal 20 Oktober 2008 diperbaharui tanggal 1 Oktober 2013, untuk menjual dan mendistribusikan produk-produk farmasi. Entitas akan diberikan potongan harga sebesar persentase tertentu dari harga jual yang disyaratkan. Jangka waktu perjanjian 1 (satu) sampai dengan 10 (sepuluh) tahun dan dapat diperpanjang secara otomatis kecuali ada pemutusan perjanjian oleh salah satu pihak.
Entitas mempunyai perjanjian dengan Biotest AG, Jerman tanggal 8 November 2006, Perjanjian Lisensi dengan Hetero Labs Limited, India, 14 Juli 2015 Kunming Pharmaceuticals Corp, China tanggal 1 Juli 2011, Mundipharma Laboratories GmbH, Switzerland tanggal 1 Agustus 2013, Laboratorio Reig Jofre S.A., Spain tanggal 22 Januari 2015, Pantheryx Group Asia Pte. Ltd tanggal 24 Februari 2015, Indivior UK Limited tanggal 18 Agustus 2011, Vins Bio, India dan PT EyeGene Permata Nusantara tanggal 29 Februari 2016
b.
c.
d.
e.
Pada tanggal 15 April 2005 Entitas mengadakan perjanjian Build Operate Transfer (BOT) dengan PT Cipta Kreasi Fasilitas atas sebidang tanah milik Entitas seluas 4.175 m² yang terletak di Jalan Cikini Raya No. 2-4 Jakarta Pusat, yang akan dibangun gedung atau pusat perbelanjaan/mall berlantai tiga dengan jangka waktu pengelolaan selama 20 (dua puluh) tahun terhitung sejak tanggal 31 Januari 2006 sampai dengan tanggal 31 Januari 2026 dan pada tanggal 28 Februari 2006 telah dibuat klausul tambahan atas perjanjian tersebut.
Pada tanggal 01 Juli 2015, Entitas mengadakan Perjanjian Kerjasama Pendayagunaan Aset Tetap dengan Pola Bangun Guna Serah dengan PT Aura Nusantara Abadiatas sebidang tanah milik Entitas seluas 2.111 m2 yang terletak di Jalan Ir. H. Juanda Nomor 69 Bandung, yang akan dibangun bangunan Hotel standar Bintang Tiga yang terintegrasi dengan ruang apotek, ruangpraktek dokter dan fasilitas penunjang lainnyadengan jangka waktu pengelolaan selama 25 (dua puluh lima) tahun, terhitung sejak tanggal diterbitkannya Sertifikat Laik Fungsi oleh- Pemerintah Kotamadya Bandung(kecuali diakhiri lebih awal berdasarkan ketentuan Perjanjian ini), atau maksimal sampai dengan tanggal 02 Juni 2042.
Pada tanggal 16 November 2015, Entitas mengadakan Perjanjian Kerjasama Pendayagunaan Aset Tetap dengan Pola Bangun Guna Serah dengan PT Primiera Anggadaatas sebidang tanah milik Entitas seluas 3.000 m2 yang terletak di Jalan Matraman Raya Nomor 57, 59 dan 61 Bandung, yang akan dibangun bangunan Hotel standar Bintang Tiga yang terintegrasi dengan ruang apotek, ruang praktek dokter dan fasilitas penunjang lainnya dengan jangka waktu pengelolaan selama 25 (dua puluh lima) tahun, terhitung sejak tanggal diterbitkannya Sertifikat Laik Fungsi oleh Pemerintah DKI Jakarta (selambat-lambatnya 16 Juni 2018) atau akan berakhir 16 Juni 2043.
Pada tanggal 08 Juni 2016, Entitas mengadakan Perjanjian Kerjasama Pendayagunaan Aset Tetap dengan Pola Bangun Guna Serah dengan PTBrawijaya Investama atas sebidang tanah milik Entitas seluas 4.520 m2 yang terletak di Jalan Dr. Saharjo No.199 Jakarta, yang akan dibangun bangunan Rumah Sakit termasuk Rumah Sakit Ibu dan Anak berikut infrastruktur dengan jangka waktu pengelolaan selama 20 (dua puluh) tahun, terhitung sejak Grand Opening Rumah Sakit.
41. IKATAN DAN KONTINJENSI(lanjutan) f. g. h. i. j.
Pada tanggal 25 Maret 2009. Entitas mengadakan perjanjian dengan PT Merapi Utama Pharma untuk memasarkan produk – produk Entitas di seluruh wilayah Indonesia. Perjanjian ini berlaku selama jangka waktu 2 (dua) tahun dan selanjutnya diperpanjang secara otomatis. Pembaharuan Perjanjian tanggal 16 Agustus 2016.
Entitas mengadakan perjanjian distribusi dengan Ajmir MaS.Haal Co Ltd, Afghanistan pada tanggal 28 Maret 2006, Amir Aldin Co Ltd Yaman pada tanggal 28 Agustus 2008, Yat Seng Trading Company Hongkong pada tanggal 15 Agustus 2008 untuk memasarkan produk – produk Entitas di wilayah masing – masing negara bersangkutan. perjanjian ini berlaku dengan jangka waktu selama antara 2 (dua) sampai dengan 5 (lima) tahun dan selanjutnya dapat diperpanjang secara otomatis.
Pada tanggal 21 Maret 2010, Entitas mengadakan perjanjian dengan PT Pharmasolindo untuk memasarkan dan mempromosikan produk Kimia Farma di seluruh wilayah Indonesia. Perjanjian ini berlaku dalam jangka waktu selama antara1(satu) sampai 2 (dua) tahun dan selanjutnya dapat diperpanjang secara otomatis. Perjanjian diperbaharui tanggal 30 April 2015.
Pada tanggal 5 Januari 2009, Entitas mengadakan perjanjian distribusi obat – obatan dan fito farmaka dengan PT Anugrah Pharmindo Lestari yang berlaku efektif sejak tanggal 10 April 2009. Perjanjian ini berlaku selama jangka waktu 2 (dua) tahun dan selanjutnya dapat diperpanjang secara otomatis.
Pada tanggal 3 Pebruari 2010. Entitas mengadakan perjanjian distribusi dengan Royal Ruby Co Ltd. Myanmar untuk mendistribusikan obat-obatan produk Entitas di wilayah teritorial Myanmar. Perjanjian ini berlaku selama jangka waktu 3 (tiga) tahun dan selanjutnya dapat diperpanjang secara otomatis.
k. Entitas anak (PT KFTD) mengadakan perjanjian distribusi dengan dengan PT Mahakam Beta Farma tanggal 10 Mei 2005. PT Indofarma (Persero) Tbk tanggal 14 Agustus 2003 dan PT Merapi Utama tanggal 2 April 2003, PT Otsuka pada bulan Mei 2012, PT Pharmasolindo pada bulan September 2012, PT Orang Tua Farma pada bulan Oktober 2012, PT Ahmadaris pada bulan Desember 2012, PT Darya Varia Group pada bulan Desember 2012, PT Mersifarma pada bulan Maret 2013, PT Mirota KSM pada bulan Desember 2013, PT Widatra Bhakti pada bulan Januari 2014, PT.Busana Utama pada bulan Februari 2014, PT.Ikapharmindo pada bulan Februari 2014, PT Kasa Husada pada bulan Juni 2014, PT Anugerah Sinergi Solustama pada bulan September 2014 dan PT Mega Pratama Medicalindo pada bulan Oktober 2014.
l. Entitas Anak (PT Kimia Farma Apotek) mengadakan perjanjian kerja sama pelayanan obat-obatan dengan beberapa Entitas. Berdasarkan perjanjian kerja sama tersebut, Entitas Anak menerima penunjukan untuk melayani obat-obatan pegawai beserta keluarganya dari pihak-pihak tertentu.PT Kimia Farma Apotek akan menerima pembayarannya setelah jangka waktu tertentu yang telah ditentukan dalam perjanjian setelah mengirimkan tagihan berikut dokumen pendukungnya. Perjanjian ini berjangka waktu 2 (dua) tahun sampai dengan 5 (lima) tahun dan dapat diperbaharui atas kesepakatan bersama.
Entitas tidak mengungkapkan jumlah penjualan dan beban perjanjian distribusi dan pemasaran karena kegiatan utama Entitas adalah distribusi dan pemasaran produk farmasi disamping juga manufaktur.
42. SEGMEN OPERASI
Informasi segmen operasi Entitasdisajikan menurut pengelompokan kegiatan usaha Entitasyaitu manufaktur, distribusi, ritel, dan jasa.
Segmen operasi 31 Maret 2017
Manufaktur Distribusi Ritel Lainnya Total
Pendapatan dari pelanggan eksternal 81.052.747.790 316.924.771.122 774.813.654.413 25.174.456.644 1.197.965.629.969 Pendapatan antar segmen 244.586.318.619 42.239.408.549 - - 286.825.727.168 Pendapatan bunga dan investasi 5.199.390.096 92.043.611 245.550.282 343.406.107 5.880.390.096 Beban bunga 11.917.328.809 148.680.557 3.953.756.550 238.693.290 16.258.459.206 Penyusutan dan amortisasi 1.489.347.029 1.066.261.588 5.640.479.056 195.520.484 8.391.608.157 Laba segmen dilaporkan 15.836.751.538 (4.748.144.540) 17.070.632.175 2.546.162.187 30.705.401.360 Aset segmen dilaporkan 2.196.458.691.807 1.032.584.079.136 1.215.152.374.654 38.496.069.564 4.482.691.215.161 Belanja untuk aset tidak lancar dilaporkan 90.854.326.039 1.243.500.000 17.779.792.173 14.153.695.750 124.031.313.962 Liabilitas segmen dilaporkan 661.852.320.852 708.034.579.727 808.636.794.983 10.289.643.895 2.188.813.339.457
Segmen operasi 31 Maret 2016
Manufaktur Distribusi Ritel Lainnya Total
Pendapatan dari pelanggan eksternal 55.778.562.117 323.208.111.128 738.568.548.160 21.102.288.865 1.138.657.510.270 Pendapatan antar segmen 252.933.465.817 48.491.108.837 - - 301.424.574.654 Pendapatan bunga dan investasi 10.457.029.706 164.773.292 194.180.044 36.369.575 10.852.352.617 Beban bunga 5.632.608.223 419.876.303 2.237.983.652 3.133.000 8.293.601.178 Penyusutan dan amortisasi 9.826.708.860 906.065.845 1.416.028.681 122.805.298 12.271.608.684 Laba segmen dilaporkan 25.503.497.162 (10.025.586.440) 24.734.857.657 2.609.399.005 42.822.167.384 Aset segmen dilaporkan 1.799.375.944.920 830.048.229.392 1.006.863.810.651 33.110.266.593 3.669.398.251.556 Belanja untuk aset tidak lancar dilaporkan 27.019.078.374 1.474.944.079 6.335.876.440 52.384.000 34.882.282.893 Liabilitas segmen dilaporkan 745.978.097.468 127.840.318.408 552.662.514.657 9.244.957.549 1.435.725.888.082
Rekonsiliasi segmen operasi :
Tahun 2017 Tahun 2016
Pendapatan
Jumlah pendapatan untuk segmen dilaporkan 1.459.616.900.492 1.418.979.796.058
Pendapatan lainnya 25.174.456.644 21.102.288.866
42. SEGMEN OPERASI(lanjutan)
Tahun 2017 Tahun 2016 Laba Rugi
Jumlah pendapatan untuk segmen dilaporkan 31.713.939.474 40.212.768.379
Pendapatan (rugi) lainnya 2.546.162.187 2.609.399.005
Eliminasi pendapatan antar segmen (3.554.700.301)
-Laba rugi Entitas 30.705.401.360 42.822.167.384
31 Maret 2017 31 Maret 2016 Aset
Jumlah aset untuk segmen dilaporkan 5.107.551.891.061 4.141.679.572.815
Aset lainya 38.496.069.564 33.110.266.593
Eliminasi piutang antar segmen (663.356.745.464) (505.391.587.852)
Jumlah aset Entitas 4.482.691.215.161 3.669.398.251.556
Penjualan bersih berdasarkan geografis pelanggan
Tahun 2017 Tahun 2016 Rp % Rp % Indonesia 1.148.119.239.757 95,84 1.096.217.816.551 96,27 Belanda 21.113.900.500 1,76 20.652.769.840 1,81 Cina 13.309.060.395 1,11 1.250.669.190 0,11 Amerika Serikat 4.877.788.245 0,41 1.924.244.810 0,17 Irlandia 4.821.480.000 0,40 - -India 2.336.647.850 0,20 3.497.259.845 0,31 Afghanistan 1.345.825.000 0,11 - -Australia 1.153.435.050 0,10 376.611.200 0,03 Malaysia 39.317.600 0,00 38.842.650 0,00 Singapore - 8.724.544.400 0,77 Lain-lain (masing-masing dengan saldo dibawah
Rp1.000.000.000) 848.935.572 0,07 5.974.751.784 0,52
Jumlah 1.197.965.629.969 100,00 1.138.657.510.270 100,00
31 Maret 2017 31 Maret 2016 Liabilitas
Jumlah liabilitas untuk segmen dilaporkan 2.178.523.695.562 1.426.480.930.533
Liabilitas lainnya 10.289.643.895 9.244.957.549
Entitas memperoleh fasilitas dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk..sebesar USD4.300.000 sebagai forex line. Entitasbelum menggunakan fasilitas tersebut, manajemen berpendapat bahwa dampak dari kerugian mata uang asing sudah tercover dengan transaksi yang berimbang antara kas masuk dan kas keluar dalam mata uang asing.
44. ASET KEUANGAN DAN LIABILITAS KEUANGAN
Berikut ini adalah kategori aset danliabilitas keuangan Entitas
31 Maret 2017 Jumlah Nilai wajar Aset Keuangan
Kas dan setara kas 432.574.515.678 432.574.515.678 Piutang usaha 684.378.054.307 684.378.054.307 Piutang lain-lain 42.748.328.414 42.748.328.414 Piutang lain-lain jangka Panjang 3.075.863.072 3.075.863.072
Jumlah Aset Keuangan 1.162.776.761.471 1.162.776.761.471
Liabilitas Keuangan
Utang Bank 675.715.463.327 675.715.463.327 Utang usaha 696.840.575.662 696.840.575.662 Liabilitas lancar lain-lain 50.990.058.266 50.990.058.266 Biaya yang masih harus dibayar 132.519.316.315 132.519.316.315 Pinjaman jangka menengah 300.000.000.000 300.000.000.000
Jumlah Liabilitas Keuangan 1.856.065.413.570 1.856.065.413.570
43. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
31 Maret 2017 31 Desember 2016
Mata Uang Asing Ekuivalen Rupiah Mata Uang Asing Ekuivalen Rupiah Aset moneter
Kas dan setara kas USD$ 573.306,38 7.637.014.321 1.672.402,94 22.470.405.862
Piutang usaha USD$ 2.972.573,09 39.597.646.187 686.500,01 9.223.814.105
47.234.660.508 31.694.219.967
Liabilitas moneter
Liabiltas USD$ 8.713.953,58 (116.078.566.668) 6.443.679,24 (86.577.274.204)
(116.078.566.668) (86.577.274.204)
44. ASET KEUANGAN DAN LIABILITAS KEUANGAN
31 Desember 2016 Jumlah Nilai wajar Aset Keuangan
Kas dan setara kas 647.683.951.012 647.683.951.012 Piutang usaha 741.210.392.159 710.031.996.055 Piutang lain-lain 23.218.145.344 23.023.604.074 Piutang lain-lain jangka Panjang 2.702.354.895 2.693.345.517
Jumlah Aset Keuangan 1.414.814.843.410 1.383.432.896.658
Liabilitas Keuangan
Utang Bank 443.237.127.330 443.237.127.330 Utang usaha 895.125.713.441 895.125.713.441 Liabilitas lancar lain-lain 61.142.511.341 61.142.511.341 Biaya yang masih harus dibayar 257.637.855.043 257.637.855.043 Pinjaman jangka menengah 300.000.000.000 300.000.000.000
Jumlah Liabilitas Keuangan 1.957.143.207.155 1.957.143.207.155
45. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Kebijakan Manajemen Risiko adalah pedoman yang terstruktur dan sistematis dalam mengidentifikasi. mengukur. memetakan dan mengembangkan alternatif penanganan risiko, serta dalam memantau dan mengandalkan penerapan penanganan risiko.
Tujuan Manajemen Risiko adalah untuk meningkatkan jaminan pencapaian target Entitas. Sebagai Entitas farmasi dengan produk utama obat-obatan.Entitas beroperasi pada bisnis yang berisiko cukup tinggi. Secara ringkas risiko yang dihadapi Entitas dan langkah-langkah mitigasinya adalah sebagai berikut:
1) Faktor Risiko Keuangan
Risiko Kredit yang dihadapi oleh Entitas berasal dari kredit yang diberikan kepada outlet. Entitas telah mengambil beberapa kebijakan yang dianggap penting untuk mengurangi risiko ini, yaitu untuk memastikan bahwa penjualan produk hanya ditujukan kepada outlet yang dapat dipercaya dan terbukti mempunyai sejarah kredit yang baik. Entitas juga memberlakukan kebijakan dimana semua pelanggan yang akan melakukan pembelian secara kredit harus melalui prosedur verifikasi kredit dan memberlakukan batasan kredit untuk outlet tertentu. Langkah preventif lain yang diambil Entitas, antara lain: pemantauan yang intensif terhadap saldo dan umur piutang serta pemberian diskon untuk pembayaran tunai guna mengurangi kemungkinan piutang yang tidak tertagih. Untuk mengurangi risiko kredit.Entitasakan menghentikan penyaluran semua produk kepada pelanggan yang gagal bayar.
Tabel dibawah ini menggambarkan eksposur maksimumrisiko kredit dan konsentrasi risiko yang dimiliki Entitas: 31 Maret 2017 31 Desember 2016
Piutang usaha 684.378.054.307 710.031.996.055
45. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN(lanjutan) 2) Risiko Likuiditas
Entitas mengelola likuiditasnya dalam membiayai modal kerja dan melunasi utang yang jatuh tempo dengan menyediakan kas dan setara kas yang cukup.
Tabel dibawah ini menganalisis liabilitas keuangan yang diselesaikan secara neto yang dikelompokkan berdasarkan periode yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo kontraktual.
31 Maret 2017 31 Desember 2016
Utang bank 605.262.322.952 443.237.127.330
Utang usaha 683.263.541.549 895.125.713.441
Utang pajak 32.941.381.649 35.388.502.216
Uang muka penjualan 902.476.123 2.661.619.320
Beban yang masih harus dibayar 107.220.268.965 257.637.855.043
Besarnya proporsi penjualan kepada Pemerintah yang biasanya terjadi pada akhir triwulan III sampai triwulan IV, sementara proses produksi harus dilakukan sejak awal tahun, menyebabkan terjadinya risiko temporer