BAB II PERJODOHAN PERNIKAHAN MUBARAK DI PONDOK
2.1 Pondok Pesantren Hidayatullah
2.1.3 Program Pondok Pesantren Hidayatullah
1. KB-TK Yaa Bunayya
Tujuan pendidikan di KB-TK Yaa Bunayya adalah mengantarkan anak sejak dini untuk mengenal dan lebih dekat dengan Allah SWT serta menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai suri tauladan. Untuk itu sekolah berusaha memberikan anak-anak pendidikan sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran anak usia dini serta mengintegrasikan dalam prosesnya dengan nilai-nilai ketuhanan yang membekali dalam kebiasaan sehari-harinya dengan penanaman
karakter islam. KB-TK yaa Bunayya menggunakan metode pembelajaran aktif, inovatif, kreati,f elektif dan menyenangkan dengan mengembangkan gaya belajar dari kecerdasan majemuk, anak mendapat pengalaman belajar baik secara mandiri maupun berkelompok di luar maupun di dalam lapangan.
Metode pembelajaran yang di gunakan adalah model sentra, sentra merupakan wadah tempat anak belajar, berasal dari kata “center” yang artinya pusat. Tujuan pembelajaran di sentra adalah mengorganisasikan dan menginformasikan pengetahuan yang masuk ke otak anak. Kegiatan bermain anak TK juga dikelompokkan dalam 3 jenis mainan. Yaitu : main sensori motor, main peran dan main pembangunan (cair dan tersteuktur).
2. SD Integrall full Day School
a. Karakter ideal yang di bangun SD integral Karakter Spiritual Keagamaan
a. Tumbuh kesadaran menjalankan sholat wajib dan Sunnah serta ibadah sehari-hari lainnya
b. Senang dan terampil membaca Al-Qur‟an serta mampu menghafal juzz 29-30
c. Memiliki pemahaman aqidah dan syaksyiah Islamiyah (kepribadia islam) yang benar.
Karakter pembelajar
a. Tumbuh minat belajar yang tinggi b. Gemar membaca dan terampil menulis c. Berfikir logis dan analistis
Karakter terampil dan mandiri
a. Terampil bergaul dan berkomunikasi dengan sopan b. Terampil mengurus diri sendiri
c. Mampu menyelesaikan tugas-tugas
B. Program Penunjang SD
Program kesehatan sekolah : program ini bertujuan menanamkan pemahaman anak akan sikap hidup bersih dan sehat serta membangun kemandirian,
Bimbingan dan konselling : program ini dapat membangtu meiningkatkan tugas perkembangan anak
Pengembangan kreatifitas dan karya wisata : creative writing book, mengawali aktifitas dengan sholat Dhuha dan Murajaah Hafalan, sholat bejamaah Dhuhur dan ashar dan kultum yang di lakukan oleh siswa, Call of your friend Qiyamul Lail, dan out door actitivity.
3. SMP-Pa dan SMP-Pi Integral Boarding and Fullday School
SMP-Pa dan SMP-Pi Luqman Al-hakim saling menerapkan system pendidikan full day school, bertujuan agar :
Terbentuknya iklim sekolah yang bernuansa islam Siswa yang mempunyai kemandirian belajar yang tinggi Siswa yang memiliki keterampilan belajar
Siswa yang mempunyai kemampuan dasar matematika, sains dan Bahasa yang relative sama
4. SMA Integral boarding school
Untuk menciptakana budaya yang mengandung nilai-nilai yang di bangun Pesantren, memberikkan pengarahan tentang nilai-niali kegiatan yang positif. Budaya pesantren Hidayatullah juga di bangun di atas landasan nilai-nilai ajaran dalam islam. Khususnya yang terdapat pada pesan inti 5 surat awal (Al-Falaq, Al-Qalam, Al-Muzammil, Al-Mudatsir, dan Al-Fatihah) yang di turunkan oelh Rasulullah di Makkah. Nilai-nilai tersebut selanjutnya di rumuskan dalam 3 kata kunci yaitu : Islamiyah, ilmiyah dan alamiah.
5. STAIL (Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al Hakim)
Visi untuk menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam mengahsilkan kader-leader dan profesional
Misi :
Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang professional, transparan, akuntabel.
Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang mempu melahirkan sarjana yang kader, leader dan professional
Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang bermanfaat.
B. Berdakwah 1. Pernikahan
Pernikahan yang di selenggarakan oleh Hidayatullah di antaranya :
Pernikahan Mubarrak (massa) Pernikahan Muallaf
2. Pengiriman Dakwah
Setelah melakukan pernikahan yang di selenggarakan oleh Hidayatullah maka setiap pasangan harus siap dan bersedia di tugaskan di tempat mana saja untuk melakukan perkembangan Hidayatullah dan melakukan dakwah.
3. Pesantren Muallaf
Pesantren ini di peruntukkan bagi mualaf dan anak-anaknya agar dapat memahami lslam secara benar. Pesantren ini pun diharapkan dapat memperkuat akidah para mualaf, membangun kekuatan ekonomi dengan pola dakwah, pengelolaan pertanian, peternakan, dan agrobisnis.
4. Amal Usaha dan Lembaga Pendukung. Selain program-program gerakan utama, Hidayatullah juga memiliki sejumlah amal usaha dan lembaga yang mendukung misi organisasi, di antaranya:
a) Baitul Maal Hidayatullah :
Lembaga ini bertujuan mengelola dana zakat, infak, sedekah, wakaf, dan hibah umat. Lembaga ini telah mendapat pengukuhan sebagai lembaga amil zakat nasional (LAZNAS) melalui SK Menteri Agama RI No 538 tahun 2001. Kini, Baitul Maal Hidayatullah telah memiliki 43 kantor perwakilan dan 190 jaringan pos peduli.
b) Kelompok Media Hidayatullah :
Lembaga ini merupakan sarana dakwah Hidayatullah lewat tulisan. Ada beberapa produk media massa yang diterbitkan oleh Kelompok Media Hidayatullah, yaitu majalah bulanan Suara Hidayatullah yang kini beroplah 55 ribu eksemplar, situs berita Hidayatullah.com, majalah Edisi Khusus Hidayatullah yang terbit empat bulan sekali, dan buletin al- Qolam. Lembaga ini memiliki pula devisi percetakan (Lentera Jaya
Madina), penerbitan (Lentera Optima Pustaka), dan konsultan media (Lentera Prima Media).
c) Tim SAR Hidayatullah
Untuk mengantisipasi maraknya musibah dan bencana alam di Indonesia, pada tahun 2004 Hidayatullah membentuk Tim SAR (Search and Rescue). Tim ini pertama kali diterjunkan pada bencana Tsunami di Aceh. Tim ini dilatih oleh istruktur SAR Hidayatullah dari unsur kepolisian, Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara. Selanjutnya telah dibentuk tim SAR Rayon di beberapa daerah untuk mengantisipasi bencana setempat.
d) Pusat Pendidikan Anak Saleh (PPAS)
Lembaga ini bertujuan membantu anak-anak yatim piatu dan kurang mampu di setiap perwakilan daerah. Anak-anak tersebut ditempatkan dalam asrama, diberi pendidikan diniyah, dan dikembangkan bakat serta minat mereka. Ada lebih dari 200 PPAS Hidayatullah dengan rata-rata jumlah anak yatim piatu dan tidak mampu 100 per PPAS.
e) Islamic Medical Service (IMS)
Lembaga ini memiliki tiga program utama, yaitu layanan kesehatan individu, layanan tanggap darurat (emergency), dan layanan kesehatan masyarakat. Layanan kesehatan individu dilakukan dengan mendirikan klinik kesehatan, rumah bersalin, dan rumah sakit. Sedangkan layanan tanggap darurat diupayakan menjangkau daerah bencana, daerah terpencil, daerah minus (pedesaan), dan daerah perkotaan yang kumuh dan miskin.
Adapun layanan kesehatan masyarakat dilakukan dengan mendirikan sekolah dan perguruan tinggi kesehatan, mencetak kader
kesehatan, menyelenggarakan seminar, simposium, pelatihan kesehatan, penyuluhan, pembinaan masyarakat (community development) dan penelitian bidang kesehatan.
f) Induk Koperasi Hidayatullah (Inkophida)
Induk Koperasi Hidayatullah (Inkophida) adalah koperasi sekunder yang menjadi wadah seluruh jaringan Koperasi Hidayatullah yang tersebar diseluruh Indonesia. Inkophida didirikan di Jakarta pada tahun 1999, dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Koperasi dan Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia nomor : 013/BH/M.1/1999, tanggal 9 April 1999.
Saat ini Inkophida memiliki 9 (sembilan) Puskophida (Pusat Koperasi Hidayatullah) ditingkat provinsi dan 142 Kophida (Koperasi Primer Hidayatullah) di tingkat Kabupaten/Kota. Visi Inkophida adalah membangun jaringan ekonomi ummat yang berkeadilan dan saling menguntungkan. Hidayatullah dan pemberdayaan masyarakat pedalaman.
Sebagai organisasi yang lahir di Kalimantan Timur, maka Hidayatullah memiliki perhatian besar terhadap pengembangan wilayah Kalimantan. Selain di Kalimantan, Hidayatullah juga memberikan perhatian kepada Irian (Papua). Di hampir semua kota di Papua, terdapat da‟i Hidayatullah, yang salah satu kegiatannya adalah mendirikan pesantren, dengan menerima murid dari lingkungan setempat. Hal serupa dilakukan di Timor Timur sebelum kawasan itu lepas dari Indonesia. (Di akses melalui http://hidayatullah.or.id/sekilas-hidayatullah/ pada tanggal 01 November 2016 pada pukul 15.21 WIB)