• Tidak ada hasil yang ditemukan

PTK (Class Rom Action Research) adalah penelitian tindakan yang dilakukan dengan tujuan memperbaiki mutu praktik pembelajaran.50 Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dapat di definiskan sebagai suatu penelitian tindakan (Action Research) yang dilakukan oleh guru yang sekaligus sebagai peneliti di kelasnya atau bersama dengan orang lain (kolaborasi) dengan jalan merancang, melaksanakan dan merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipasif yang bertujuan untuk memperbaiki atau meningkatkan mutu (kualitas) proses pembelajaran di kelasnya melalui suatu tindakan tertentu dalam suatu siklus.51 Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan melalui proses pengakajian berdaur yang terdiri dari 4 siklus yaitu, perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observing), dan refleksi (reflecting).52 Untuk mengatasi suatu masalah, mungkin diperlukan lebih dari satu siklus. Siklus-siklus tersebut saling terkait dan

50Kunandar, Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2009), 45

51Ibid,. 44.

52Basuki As’adie, Desain Pembelajaran Berbasis PTK ( Cara Mudah Menerapkan Langkah-Langkah PTK Dalam Kegiatan P embelajaran di Kelas), (Ponorogo:Stain Ponorogo Press,2009), 5

berkelanjutan. Siklus kedua, dilaksanakan bila masih ada hal-hal yang kurang berhasil dalam siklus pertama. Siklus ketiga, dilaksanakan kerana siklus kedua belum mengatasi masalah, begitu juga siklus berikutnya. Berikut ini adalah gambaran 3 siklus tersebut:

Dst

Gambar 3.1 Alur Penelitian Tindakan Kelas Identifikasi

Masalah

Perencanaan (Planning)

Tindakan (Action) Refleksi

(Refleksi)

Observasi (Observing)

Siklus I

Perencanaan Ulang

Siklus II

Sebelum melakukan pembelajaran berbasis PTK, peneliti melakukan observasi awal untuk:

1. Menemukan masalah.

2. Melakukan identifikasi masalah.

3. Menentukan batasan masalah.

4. Menganalisis masalah dengan menentukan faktor-faktor yang diduga sebagai penyebab utama terjadinya masalah.

5. Merumuskan gagasan-gagasan pemecahan masalah dengan merumuskan hipotesis tindakan sebagai pemecahan.

6. Menetukan pilihan hipotesis tindakan pemecahan masalah.

7. Merumuskan judul perencanaan kegiatan pembelajaran berbasis PTK.53

Setelah judul perencanaan kegainatan pembelajaran berbasis PTK dirumuskan, langkah-langkah berikutnya adalah seperti dibawah ini:

1. Perencanaan (planning) pelaksanaan tindakan kelas

Pada tahap perencanaan yang harus dilakukan guru adalah membuat RPP berbasis PTK, mempersiapkan fasilitas dan sarana pendukung yang digunakan selama proses pembelajaran berlangsung, mempersiapkan soal tes yang nantinya digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa, tak lupa mempersiapkan instrument observasi, dan alat dokumentasi. Serta memperbaiki perencanaan pada tiap-tiap siklusnya supaya hasil yang diperoleh dapat maksimal dan sesuai yang diharapkan.

53 Ibid,. 5.

2. Pelaksanaan (Action) tindakan kelas

Tindakan yang dilakukan dalam tahap pelaksanaan (action) tindakan kelas ini adalah melakukan tindakan yang telah dirumuskan dalam rencana pelaksanaan pembealajaran (RPP) dalm situasi yang actual, yang meliputi kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir.

3. Observasi (Observing)

Pada tahap ini, yang harus dilakukan adalah seperti dibawah ini:

a. Mengamati perilaku siswa dalam mengikuti pembelajaran.

b. Memantau kegiatan diskusi atau kerjasama anta siswa dalam kelompok.

c. Mengamati pemahaman masing-masing anak terhadap penguasaan materi pembelajaran.

4. Refleksi (Reflecting)

Pada tahap ini yang hasur dilakukan adalah:

a. Mencatat observasi.

b. Mengevaluasi hasil belajar.

c. Menganalisis hasil pembelajaran.

d. Mencatat kelemahan-kelemahan untuk dijadikan bahan memperbaiki siklus berikutnya.54

Empat langkah tersebut ketika diterapkan akan berubah menjadi tiga tahap.

Tahap pertama adalah perencanaan, tahap kedua adalah melakukan tindakan, dan

54 Ibid,. 6.

tahap ketiga adalah pengamatan secara bersamaan dengan refleksi sebagaimana pada gambar berikut ini.

SIKLUS ( I )

SIKLUS ( II )

SIKLUS ( III )

Gambar 3.2 Prosedur Pelaksanaan PTK

Dari tiga tahapan perencanaan prosedur pelaksanaan tindakan kelas tersebtu yaitu silus I siklus II, dan silus III dapat diuraikan sebagai berikut ini.

Perencanaan (I)

Tindakan dan Observasi (I)

Tindakan dan Observasi (I)

Perencanaan (2) Perencanaan (2) Perencanaan (2)

SELESAI

Tabel 3.1 Prosedur Pelaksanaan PTK Siklus I

PERENCANAAN TINDAKAN PENGAMATAN REFLEKSI 1. Menyusun

deskripsi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis PTK, yang

mencakup kegiatan awal, inti dan akhir.

2. Menyiapkan sumber/bahan/alat yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

3. Menyiapkan instrument penilaian yang akan digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi.

4. Menyiapkan kriteria ketuntasan minimal

pencapaian kompetensi serta menyiapkan instrument tolak ukur keberhasilan tindakan.

5. Menyiapkan

1. Guru bertanya jawab tentang materi yang akan disampaikan.

2. Guru memberikan pokok bahasan materi kepada perwakilan kelompok yang akan di diskusikan.

3. Guru memeriksa segala persiapan yang dapat mempengaruhi kelancaran diskusi.

4. Guru memberikan pengarahan sebelum dilaksanakan diskusi.

5. Siswa melaksanakan diskusi sesuai denagn aturan main yang telah ditetapkan.

6. Guru memberikan kesempatan yang sama kepada setiap yang berdiskusi untuk meresum materi dan menyampaikan gagasan dan ide-idenya kepda masing-masing kelompok.

7. Guru dan siswa dalam kelompok menentukan siapa yang jadi pembicara dan pendengar begitu juga sebaliknya dalam membaca hasil resum dari materi yang

1. Mengamati keaktifan, kerjasama siswa dalam diskusi.

2. Mengamati siswa yang saling mendengar pendapat dengan temannya.

3. Mengamati siswa saling memberikan respon.

4. Mengamati siswa dalam mencatat hal-hal penting dalam materi yang telah disediakan.

5. Mengamati siswa mengembangkan pengetahuannya serta memahami isu-isu yang dibicarakan dalam diskusi.

6. Mengamati siswa mengerjakan tugas.

1. Mencatat hasil observasi.

2. Mengevaluasi hasil observasi.

3. Menganalisis kekatifan, kerjasama dalam belajar siswa ketika pembelajaran berlangsung.

4. Memperbaiki kelemahan-kelemahan siklus I pada kegiatan pembelajaran siklus II.

lembar pengamatan proses

pembelajaran.

6. Menyiapkan lembar observasi terstruktur.

7. Menyiapkan lembar perekam proses

pengumpulan data yang akan digunakan dalam kegiatan

pembelajaran.

diberikan.

8. Siswa mencatat hal-hal yang dianggap penting dalam presentasi.

9. Guru menerangkan

sekaligus meluruskan materi yang telah disampaikan.

10. Guru dan siswa bertanya jawab terhadap materi yang telah disampaikan 11. Untuk memperkuat

ingatan mereka guru memberikan teka-teki silang untuk dikerjakan.

12. Guru memberikan klarifikasi.

13. Guru memberikan soal evaluasi kepada siswa

Tabel 3.2 Prosedur Pelaksanaan PTK Siklus II

PERENCANAAN TINDAKAN PENGAMATAN REFLEKSI 1. Menyusun

deskripsi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis PTK, yang

mencakup kegiatan awal, inti dan akhir.

2. Menyiapkan sumber/bahan/alat

1. Guru bertanya jawab tentang materi yang akan disampaikan.

2. Guru memberikan pokok bahasan materi kepada perwakilan kelompok yang akan di diskusikan.

3. Guru memeriksa segala persiapan yang dapat mempengaruhi kelancaran diskusi.

1. Mengamati keaktifan, kerjasama siswa dalam diskusi.

2. Mengamati siswa yang saling mendengar pendapat dengan temannya.

3. Mengamati siswa saling memberikan

1. Mencatat hasil observasi.

2. Mengevaluasi hasil observasi.

3. Menganalisis kekatifan, kerjasama dalam belajar siswa ketika pembelajaran berlangsung.

yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

3. Menyiapkan instrument penilaian yang akan digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi.

4. Menyiapkan kriteria ketuntasan minimal

pencapaian kompetensi serta menyiapkan instrument tolak ukur keberhasilan tindakan.

5. Menyiapkan lembar pengamatan proses

pembelajaran.

6. Menyiapkan lembar observasi terstruktur.

7. Menyiapkan lembar perekam proses

pengumpulan data yang akan digunakan dalam kegiatan

pembelajaran

4. Guru memberikan pengarahan sebelum dilaksanakan diskusi.

5. Siswa melaksanakan diskusi sesuai denagn aturan main yang telah ditetapkan.

6. Guru memberikan kesempatan yang sama kepada setiap yang berdiskusi untuk meresum materi dan menyampaikan gagasan dan ide-idenya kepda masing-masing kelompok.

7. Guru dan siswa dalam kelompok menentukan siapa yang jadi pembicara dan pendengar begitu juga sebaliknya dalam membaca hasil resum dari materi yang diberikan.

8. Siswa mencatat hal-hal yang dianggap penting dalam presentasi.

9. Guru menerangkan sekaligus meluruskan materi yang telah disampaikan.

10. Guru dan siswa bertanya jawab terhadap materi yang telah disampaikan 11. Untuk memperkuat

ingatan mereka guru

respon.

4. Mengamati siswa dalam mencatat hal-hal penting dalam materi yang telah disediakan.

5. Mengamati siswa mengembangkan pengetahuannya serta memahami isu-isu yang dibicarakan dalam diskusi.

6. Mengamati siswa mengerjakan tugas.

4. Memperbaiki kelemahan-kelemahan siklus II pada kegiatan pembelajaran siklus III.

memberikan teka-teki silang untuk dikerjakan.

12. Guru memberikan klarifikasi.

13. Guru memberikan soal evaluasi kepada siswa

Tabel 3.3 Prosedur Pelaksanaan PTK Siklus III

PERENCANAAN TINDAKAN PENGAMATAN REFLEKSI 1. Menyusun

deskripsi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis PTK, yang mencakup kegiatan awal, inti dan akhir.

2. Menyiapkan sumber/bahan/alat yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

3. Menyiapkan instrument penilaian yang akan digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi.

4. Menyiapkan kriteria ketuntasan

1. Guru bertanya jawab tentang materi yang akan disampaikan.

2. Guru memberikan pokok bahasan materi kepada perwakilan kelompok yang akan di diskusikan.

3. Guru memeriksa segala persiapan yang dapat mempengaruhi kelancaran diskusi.

4. Guru memberikan pengarahan sebelum dilaksanakan diskusi.

5. Siswa melaksanakan diskusi sesuai denagn aturan main yang telah ditetapkan.

6. Guru memberikan kesempatan yang sama kepada setiap yang berdiskusi untuk meresum materi dan menyampaikan

1. Mengamati keaktifan, kerjasama siswa dalam diskusi.

2. Mengamati siswa yang saling mendengar pendapat dengan temannya.

3. Mengamati siswa saling memberikan respon.

4. Mengamati siswa dalam mencatat hal-hal penting dalam materi yang telah disediakan.

5. Mengamati siswa mengembangkan pengetahuannya serta memahami isu-isu yang dibicarakan dalam

1. Mencatat hasil observasi.

2. Mengevaluasi hasil observasi.

3. Menganalisis kekatifan, kerjasama dalam belajar siswa ketika pembelajaran berlangsung.

4. Menyusun laporan dalam proses pembelajaran.

minimal pencapaian kompetensi serta menyiapkan instrument tolak ukur keberhasilan tindakan.

5. Menyiapkan lembar pengamatan proses

pembelajaran.

6. Menyiapkan lembar observasi terstruktur.

7. Menyiapkan lembar perekam proses

pengumpulan data yang akan digunakan dalam kegiatan

pembelajaran

gagasan dan ide-idenya kepda masing-masing kelompok.

7. Guru dan siswa dalam kelompok menentukan siapa yang jadi pembicara dan pendengar begitu juga sebaliknya dalam membaca hasil resum dari materi yang diberikan.

8. Siswa mencatat hal-hal yang dianggap penting dalam presentasi.

9. Guru menerangkan sekaligus meluruskan materi yang telah disampaikan.

10. Guru dan siswa bertanya jawab terhadap materi yang telah disampaikan 11. Untuk memperkuat

ingatan mereka guru memberikan teka-teki silang untuk dikerjakan.

12. Guru memberikan klarifikasi.

13. Guru memberikan soal evaluasi kepada siswa

diskusi.

6. Mengamati siswa mengerjakan tugas.

Dokumen terkait