• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

F. Prosedur Penelitian

Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas

(PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Menurut Agus Kristiyanto (2010 :

54) yakni penelitian tindakan yang diawali dengan perencanaan tindakan

(planning), pelaksanaan tidakan (action), observasi (observation), dan refleksi

(reflecting). Penjelasan mengenai alur penelitian tindakan tersebut dipaparkan

memalui penjelasan sebagai berikut :

1.

Perencanaan (Planing) adalah sebuah langkah untuk merencanakan tindakan

yang telah dipilih untuk memperbaiki keadaan.

2.

Penerapan Tindakan (Action) adalah tahap implementasi atau pelaksanaan

rencana yang telah disusun pada tahap perencanaan sebelumnya.

3.

Observasi dan Evaluasi Tindakan (Observation and Evaluation) adalah tahap

pengamatan dan evaluasi atas tindakan yang telah dilakukan selama penelitian

berlangsung.

4.

Refleksi (Reflection) adalah tahap pengungkapan kembali hasil observasi dan

evaluasi dalam penerapan tindakan dalam diskusi, sehingga dapat digunakan

untuk merancang program penelitian pada siklus berikutnya

Keempat tahap yang telah dipaparkan diatas tersebut merupakan

rancangan tindakan dalam satu siklus penelitian, pada siklus berikutnya rancangan

commit to user

dihasilkan pada siklus sebelumnya, begitu seterusnya hingga target penelitian

tercapai.

Prosedur penelitian adalah langkah – langkah yang harus dilalui oleh

peneliti dalam menerapkan metode yang akan digunakan dalam penelitian. Dalam

Penelitian Tindakan Kelas ini akan dilaksanakan tindakan yang berlangsung

secara terus menerus kepada subjek penelitian.

Langkah – langkah PTK secara prosedurnya dilaksanakan secara

partisipatif atau kolaboratif antara (guru dengan tim lainya) bekerjasama, mulai

dari tahap orientasi hingga penyusunan rencana tindakan dalam siklus pertama,

diskusi yang bersifat analitik, kemudian dilanjutkan dengan refleksi – evaluatif

atas kegiatan yang dilakukan pada siklus pertama, untuk kemudian

mempersiapkan

rencana

modifikasi,

koreksi,

atau

pembetulan,

dan

penyempurnaan pada siklus berikutnya.

Untuk memperoleh hasil penelitian tindakan seperti yang diharapkan,

prosedur penelitian secara keseluruhan meliputi tahap – tahap sebagai berikut:

1. Tahap persiapan survay awal

Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah mengobservasi sekolah

atau kelas yang akan dijadikan sebagai tempat Penelitian Tindakan Kelas.

Meninjau sebagaimana pelaksanaan pembelajaran passing atas bolavoli diterapkan

dalam sekolah.

2. Tahap seleksi informen, penyiapan instrument, dan alat

Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini, adalah :

a.

Menentukan Subjek penelitian

b.

Menyiapkan metode dan instrumen penelitian serta evaluasi

3. Tahap Pengumpulan Data atau Tindakan.

Pada tahap ini dilakukan pengumpulan dan tabulasi data penelitian yang

terdiri atas;

a.

Hasil Kondisi awal keterampilan passing atas bolavoli

b.

Kemampuan siswa terhadap proses pembelajaran

commit to user

d.

Partisipasi dan keaktifan siswa

4. Tahap analisis data

Dalam tahap ini analisis data yang dikumpulkan adalah diskriptif kualitatif

.Teknik analisis tersebut dilakukan karena data yang terkumpul berupa uraian

diskriptif tentang perkembangan belajar serta tes keterampilan passing atas bola

voli. Serta hasil tes keterampilan passing atas bolavoli yang didiskripsikan melalui

hasil Kualitatif.

5. Tahap penyusunan laporan

Pada tahap ini disusun laporan pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas dari

awal survey hingga menganalisis data yang dilakukan dalam penelitian

6. Deskripsi tiap siklus

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan

aktivitas dan hasil belajar passing atas bolavoli siswa kelas X 1 SMA Negeri 1

Karanganyar tahun ajaran 2010/2011. Setiap tindakan upaya pencapaian tujuan

tersebut dirancang dalam satu unit sebagai satu siklus. Setiap siklus terdiri atas

empat tahap ,yakni; (1) Perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3)

Observasi dan interprestasi, (4) analisis dan refleksi untuk perencanaan siklus

berikutnya.

a. Siklus Ke-I

1.Tahap perencanaan

Pada tahap ini peneliti dan guru kelas menyusun skenario pembelajaran yang

terdiri dari :

a. Menyusun Rencana Program Pembelajaran (RPP) passing atas bolavoli.

b. Menyusun instrument tes keterampilan passing atas bolavoli.

c. Menyusun lembar penilaian dan hasil pembelajaran.

d. Menyusun lembar observasi.

commit to user

pengajaran( Medi Audio – visual dan sarana prasana pembelajaran bolavoli )

g. Penyiapan tempat penelitian.

h. Penetapan alokasi waktu pelaksanaan.

i. Sosialisasi kepada subjek.

2. Tahap Pelaksanaan.

Tahap

pelaksanaan

dilakukan

dengan

melaksanakan

skenario

pembelajaran yang telah direncanakan. Tahap ini dilakukan bersama dengan tahap

observasi terhadap dampak tindakan. Pada tahap pelaksanaan ,kegiatan yang

dilakukan adalah melaksanakan proses pembelajaran dilapangan dengan langkah-

langkah kegiatan adalah:

a)

Memberikan motivasi kepada siswa.

b)

Menjelaskan kegiatan belajar secara umum melalui pendekatan

pembelajaran dengan media audio-visual di dalam kelas.

1)

Pertemuan pertama: Guru bersama peneliti menjelaskan materi

pembelajaran

yang

telah

dipersiapkan

melalui

pendekatan

pembelajaran dengan media audio-visual (slide/video) dengan materi

sebagai berikut; (1) perkenaan bolavoli pada telapak, (2) passing atas

dengan cara menangkap lalu mendorong bolavoli yang diawali dengan

bola dilambung sendiri di tempat, dan (3) melakukan permaianan

bolavoli dengan peraturan yang dimodifikasi.

2)

Pertemuan kedua: Guru bersama peneliti menjelaskan materi pelajaran

yang telah dipersiapkan melalui pendekatan pembelajaran dengan

dengan media audio-visual dengan materi sebagai berikut; (1) praktik

latihan perkenaan bola pada tangan dengan berpasangan, (2) praktik

teknik dasar passing atas secara berpasangan, dan (3) praktik passing

atas bolavoli dengan dipantulkan ke tembok dalam waktu 30 detik

sebagai pengambilan data dari siklus I.

commit to user

d)

Melakukan teknik dasar passing atas sesuai dengan scenario pembelajaran

yang telah direncanakan.

e)

Tahap-Tahap melakukan passing atas

1).persiapan

a. Bergerak ke arah datangnya bola,tepat di bawahnya.

b. Siapkan posisi.

c. Bahu sejajar sasaran.

d. Kaki merenggang santai.

e. Bengkokkan sedikit lengan , kaki, dan pinggul

f. Tahan tangan 6 atau 8 inci di depan pelepis.

g. Tahan tangan di depan pelepis.

h. Melihat melalui “jendela” yang di bentuk tangan

i. Ikuti bola Ke sasaran

2).Pelaksanaan

a. Terima bola pada bagian belakang bawah.

b. Terima dengan dua persendian teratas dari jari dan ibu jari.

c. Luruskan lengan dan kaki ke arah sasaran.

d. Pindahkan berat badan kearah sasaran.

e. Arahkan bola sesuai ketinggian yang diinginkan .

f. Arahkan bola kegaris atau ke tangan penyerang.

3).Gerakan lanjutan

a. Luruskan tangan an sepenuhnya.

b. Arahkan bola ke arah sasaran.

c. Pinggul bergerak maju ke arah sasaran.

d. Pindahkan berat badan ke arah sasaran.

e. Bergerak ke arah umpan.

f. Melaksanakan diskusi kelas

commit to user

3.Tahap observasi.

Tahap obseravasi dilakukan bersama dengan kegiatan pelaksanaan

tindakan. Pada tahap ini dilakukan pengamatan terhadap penerapan model

pembelajaran pendidikan jasmani berbantukan media audio-visual (video) yang

diterapkan terhadap proses pembelajaran teknik dasar passing atas bolavoli.

4. Tahap Evaluasi (Refleksi)

Dilakukan dengan menganalisis hasil observasi dan interpretasi dari

proses belajar mengajar untuk mengetahui kegiatan belajar-mengajar yang

dilakukan oleh siswa. Sehingga diperoleh kesimpulan apa saja perlu diperbaiki

dan apa saja yang perlu dipertahankan. Pada tahap ini mengemukakan hasil

penemuan dari pelaksanaan tindakan 1 yang memerlukan perbaikan pada siklus

berikutnya.

Prosentase indikator pencapaian keberhasilan penelitian pada tabel berikut:

Aspek yang diukur

Prosentase

target capaian

Cara Mengukur

Siklus

I

Siklus

II

Kemampuan melakukan

passing atas bolavoli

50%

65%

Melalui tes passing atas bolavoli

Hasil belajar siswa (proses)

60%

70%

Melalui hasil penjumlahan aspek

afektif, kognitif dan psikomotorik

sesuai dengan pedoman observasi

rubrik penilaian RPP, KKM

sekolah : 70

commit to user

Pada rancangan siklus II tindakan dikaitkan dengan hasil yang telah

dicapai pada tingkatan siklus I sebagai upaya perbaikan dari siklus tersebut

dengan materi pembelajaran yang sesuai dengan silabus mata pelajaran

pendidikan jasmani.

commit to user

54

Dokumen terkait