Perawat pelaksana
2. PROSEDUR ." Persiapan alat
" set dialysis terdiri dari 0 " duk steril, " piala ginjal, mangkok :berisi normal saline dan betadhine solution<, " klem arteri, B kassa sterl dan duk pembungkus set tersebut.
7etadhine solution alcohol B!L
Spuit # cc atau "! cc spuit insulin berisi #!! u 1 "!!! u heparin :k@p untuk /; 1 >istula<
" sarung tangan steril, /; 1 >istula, micropone
Masker, apron, kacamata tindakan
)elas ukur liter, plastic untuk tempat sampah
Trolley tindakan
. =ara kerja
Pasien datang ke ruang dialysis sesuai jadwal
Pasien mencuci tangan dan timbang berat badan
7erikan posisi tidur nyaman
6bserFasi tanda8tanda Fital, catat dalam catatan keperawatan
Gelaskan kepada pasien bahwa tindakan akan dimulai
'aba desiran cimino, apakah desiran jelas
Tentukan daerah punksi arteri dan Fena
etakkan alas bawah tangan yang akan dipunksi
Dekatkan alat8alat yang akan digunakan ke pasien
Perawat mencuci tangan, memakai apron, masker, kacamata
7ukalah set dialysis, letakkan /;8>itsula, spuit dan sarung tangan di
atas set tersebut.
Tuangkan normal saline !,+L dan betadhine solution ke dalam
mangkok steril
Siapkan micropone, k@p heparin masukkan dalam spuit insulin
Perawat memakai sarung tangan steril
Mulailah melakukan disi>eksi daerah cimino pada arteri dan Fenous
dengan cara 0
2-o Tangan kanan memegang klem arteri dan menjepit " buah tu>er betadhine
o 6leskan tu>>er betadhine pada daerah cimino dan Fenous line dengan memutar dari dalam ke arah luar
o Masukkan tu>>er kotor ke dalam plastic kotor
o 7ersihkan kembali cimino dan Fena dengan kassa alcohol caranya
sama seperti di atas, sampai bersih dan letakkan kassa kotor pada plastic
o etakkan kain alas steril dibawah tangan yang telah di disin>eksi etakkan kain alas steril dibawah tangan yang telah didisin>eksi
%silah spuit # cc atau "! cc dengan normal saline secukupnya dan
bilaslah /;8>itsula
akukan punksi Fenous pada cimino :arterial lines< dengan jarak 8"! cm dari anastomose, bilas /;8>itsula sampai bersih lalu tutuplah /;8 >itsula
%silah spuit # cc atau "! cc dengan normal saline secukupnya dan
bilaslah /;8>itsula
akukan punksi Fenous pada pembuluh Fenous line, caranya sama
seperti diatas
Selesai punksi cimino, alat8alat kotor dimasukkan ke dalam disposal
7edakan dengan alat yang terkontaminasi, bersihkan dari darah
masukkan ke dalam kantong plastic
Set dialysis yang telah dipakai akan diambil oleh petugas =SSD
MENYAMBUNG B"OOD "INE DENGAN A>@&ITSU"A
. TUJUAN
(ntuk memulai proses hemodialysis
2. PROSEDUR
2. M#*)m'*+ S#1)*+ &-$'1) Ar#r-)1 D#*+)* S#1)*+ D)r)3 Ar#r-)1 a. Matikan pompa darah@blood pump
b. $lem selang in>use
c. Masing8masing kedua ujung selang darah arteri dan >itsula diswab dengan kassa betadhine sebagai desin>ektan lalu sambung dan kencangkan
d. (jung selang darah Fenous masukkan ke dalam gelas ukur atau drainage bag :jika ada<
e. &idupkan pompa darah dan tekan tombol atau F mulai "!! 'pm >. Perhatikan aliran cimino apakah lancer, >iksasi selang darah dengan
micropone, jika liran cimino tidak lancer rubahlah posisi jarum >itsula atau posisi tangan
g. Perhatikan darah di buble trap tidak boleh penuh :kosong<, sebaliknya terisi bagian
h. =airan normal saline yang tersisa, ditampung dalam gelas ukur@drainage bag disebut0 cairan sisa priming
i. Setelah darah mengisi semua selang darah dan dialyCer matikan pompa
darah
2.2 M#*)m'*+ S#1)*+ D)r)3 >#*o'$ D#*+)* &-$'1) >#*o'$
a. Sambungkan ujung selang darah Fenous keujung /; >itsula Fenous :outlet< kedua ujungnya diberi kassa betadhine sebagai disin>ektan b. Masing8masing sambungan dikencangkan
c. 7ukalah kelm pada selang arteri dan Fenous, sedangkan selang in>use tetap ditutup
d. Pastikan tidak ada udara pada selang Fenous, lalu hidupkan pompa darah mulai dari "!! 'pm tingkatkan sesuai dengan keadaan pasien e. Tekan tombol 6* pada menu (3, pada layar monitor terbaca
D%/YS%S
. Selama proses &D berlangsung ada B lampu hijau yang menyala antara lain 0 ")mp' Mo*-or, O*, D-)1$-$ S)r, H#p)r-*, U &1o5
. %ATATAN
a. Saat proses dialysis 0 blood line merah J kedialiCer :arteri< berada diatas b. Setelah selesai tindakan, kembalikan alat8alat disposal
c. Perawat mencuci tangan
d. 6bserFasi tanda8tanda Fital, masukkan hasilnya ke dalam catatan dialysis
PROGRAM DIA"YSIS
. TUJUAN
"." Mencapai target ultra>iltrasi, antara lain dengan cara 0
Membuang kelebihan cairan dalam tubuh
7erat badan tercapai sesuai dengan dry weight@77 kering
". Membuang Cat sisa metabolism dalam tubuh ".- Membuang kelebihan potassium dalam darah ".2 Mengatasi asidosis metabolic
".# Memberikan keseimbangan elektrolit
". (ntuk mendapatkan hasil dialysis yang optimal seperti 0
('' :(rea 'educiton 'atio< minimal #L
$t@; ". :&D - 4 seminggu< lamanya &D 2 1 # jam pertindakan $t@; ". :&D 4 seminggu< lamanya &D 2 1 # jam pertindakan %dealnya "!8"# jam@minggu
".B $eluhan tidak ada, kondisi pasien menjadi lebih baik 2. PROSEDUR
2. M#m'1)- pro+r)m m#$-* B
a. akukan reset data : *o.B."< untuk menghapus data
Tekan tombol con>irm, layar akan otomatis menunjukkan angka nol :!< pada (; Folume, (3', (3' dan time le>t
b. =ara membuat program dialysis
Tekan tombol (3) J untuk menunjukkan target cairan yang akan
ditarik
Tekan tombol time le>t J untuk menunjukkan waktu dialysis
(3' akan otomati> menghitung sendiri, sesuai dengan (3) dan
time le>t yang sudah deprogram
c. Sambungkan blood lines dan /;8>itsula, tekan tombol 6* di menu (3
d. Pemakaian consentrate disesuaikan dengan kebutuhan pasien 0
: jangan merubah base Na+ karena teknisi sudah mengatur sesuai dengan angka yang berada di gallon *a J "2! mmol<
Untuk menghitung kebutuhan natrium, caranya : :&asil *aKpost &D 4 < 1 hasil *a K pre &D
Tentukan konsentrate yang dikehendaki, lalu tekan con>irm
e. Tombol temperature, untuk mengatur suhu mesin antara -!!= 1
-B!=
>. Pro>il ultra >iltrasi disesuaikan dengan keadaan pasien
g. Pro>il sodium sebaiknya harus sepengetahuan dokter yang ber8 tanggung jawab. $arena selama proses dialysis berlangsung dapat terjadi perubahan konsentrat sodium di dalam dialysat. Pemakaian sodium dapat dinaikkan atau diturunkan sesuai kebutuhan pasien dan sebaiknya dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap plasma sodium untuk mendeteksi apakah kebutuhan sodium di dalam darah sudah terpenuhi.
h. Pemakaia bicarbonate mulai dari :8" s.d 8< dan :K" s@d K< dapat dipergunakan tergantung hasil bicorbonat dalam darah :&=6 -<. Pemakaian ini harus sepengetahuan dokter, penambahan bocorbonat pada dialisat, hanya dimiliki oleh mesin >resensius dengan kandungan
sodium bicarbonate powder sebanyak ,2L
i. %cek kembali Rd :kecepatan dialisat< standar #!! cc@menit
(ntuk mendapatkan hasil dialysis yang lebih baik, tingkatkan Rd !! cc@menit dan Rb :kecepatan darah< #! 'pm.
2.2 M#m'1)- pro+r)m m#$-* S : a. Menghapus data
akukan reset data :untuk menghapus data<, tempat reset data ada di menu layar utama akan terlihat (3 Folume, (3', (3', (3) dan time le>t akan menunjukkan angka nol :!<
b. Membuat program dialysis
• Menu (3 berisi 0
o Tekan tombol (3, dilayar akan terlihat (3 goal J jumlah cairan
yang akan ditarik
o (3 time le>t J waktu yang dibutuhkan untuk dialysis
o (3' akan otomatis menghitung sendiri sesuai dengan (3) dan
time li>t
o (3 pro>il J model pilihan dalam penarikan cairan, cukup dengan
menentukan angka pro>il yang dikehendaki
o (3 Folume akan otomatis tampil sesuai dengan jumlah air yang
sudah keluar. Gika program telah selesai tekan tombol con>irm
o Sambungkan blood line dengan /; >istula, tekan tombol 6* pada
mcu (3
o %S68(3, digunakan ketika akan melakukan tindakan seNuential (ltra>iltrasi :%S6 (3< J %solated (ltra>iltrasi, yaitu 0 penarikan cairan tubuh di luar tindakan &D.
• Menu dialysis berisi 0
o Dilution 0 pencairan dalam konsentrate " K -2
o Pemakaian consentrate disesuaikan dengan kebutuhan pasien0
: jangan merubah Base Na+, karena teknisi sudah mengatur sesuai dengan angka yang berada di gallon *a J "2! mmol<
(ntuk menghitung kebutuhan natrium, caranya 0 6H)$-1 N)C po$ HD 28 H)$-1 N) C pr# HD
T#*'7)* 7o*$#r) )*+ -7#3#*)7-, #7)* omo1 %o*#. ")1' ;o*-rm.
o Pemakaian tombol 7icarbonat mulai dari :8" s@d 8< dan :K" s@d K<, pemakaian bicarbonate tergantung hasil darah :&=6 -< dan harus diketahui oleh dokter. $ebutuhan bicarbonate dialysis, hanya dimiliki oleh 3resenius dengan kandungan sodium bicarbonate powder ,2L
o /turlah tombol temperatur
o =ek ulang Rd, standar #!! cc@menit
Gika pasien menginginkan Rd !! cc@mnt dan Rb #! 'pm, maka akan mendapatkan hasil dialysis yang lebih baik
(ntuk pro>il sodium sebaiknya harus sepengetahuan dokter yang bertanggung jawab, karena kebutuhan plasma sodium pada pasien dialysis dapat terjadi peningkatan atau penurunan, tergantung dari menu pro>il yang dikehendaki. Perubahan sodium ini terjadi dalam dialisat. Sebaiknya pemeriksaan laboratorium tetap dilakukan terhadap sodium, untuk mendeteksi apakah kebutuhan sodium pasien sudah terpenuhi atau sesuai dengan yang dikehendaki.
Standar penggunaan sodium 0 untuk menentukan nilai awal pemakaian sodium yang dikehendaki.
PENGAMATAN SE"AMA DIA"YSIS
. TUJUAN
"." Proses dialysis berjalan lancar ". Masalah pasien segera teratasi ".- Mencegah komplikasi berlanjut ".2 Pasien merasa nyaman dan aman 2. PROSEDUR
." Pengamatan DialiCer, meliputi 0
*ama pasien dan dialyCer yang akan dipakai harus sama
Gika dialyCer direuse setelah dibilas dengan normal saline !,+L harus
sudah bebas dari >ormalin atau renalin dengan menggunakan test strip residual >ormaldehyde dan test trip residual pero4ide :renalin<
. Pengamatan pasien, meliputi 0
Sebelum dialysis melakukan pemeriksaan >isik secara teliti, mulai
kepala sampai kaki
Minimal setiap jam obserFasi tanda8tanda Fital :tekanan darah, k@p<
heart rate, nadi, pernapasan dan suhu< sesuaikan dengan kondisi pasien.
6bserFasi Faskuler access dan pembuluh darah Fena :apakah ada
rembesan darah, pembekakan, hematoma<
6bserFasi keluhan pasien 0
o $aji@anamneses kebutuhan pasien
o Mencari penyebab timbulnya masalah
o Mengatasi masalah yang ada dengan memberikan pendekatan atau
membantu kebutuhannya.
Perawat cepat tanggap dengan masalah pasien
Memberikan rasa nyaman :menciptakan lingkungan yang tenang<
.- Pengamatan mesin, terdiri dari 0
Sambungan /F8>itsula dengan blood lines dan sebaliknya
7lood line ke dialyCer dan sebaliknya
Sambungan tekanan arteri dengan mesin dialysis
Sambungan tekanan Fenous dengan mesin dialysis
Genis konsentrate yang digunakan
Selama proses dialysis semua klem terbuka, kecuali klem in>use harus
tertutup
7uble trap terisi bagian, jangan sampai kosong
Gangan ada udara di sepanjang sirkulasi darah dan dialyCer
6bserFasi kecepatan pompa darah :Rb< cocokkan dengan e>ekti>itas
blood >low, akurasi U #8"! L antara Rb dengan e>ekti>itas
6bserFasi tekanan arteri :apakah lancar darah menuju dialyCer<
7eberapa >aktor yang mempengaruhi tekanan arteri adalah 0
o Pembuluh darah pasien :aliran darah<
o (kuran dari pada jarum >itsula
o Posisi@letak jarum >itsula
o $ecepatan pompa darah
6bserFasi tekanan Fena :apakah ada hambatan pada tempat masuknya
darah menuju ke pasien<
Tekanan Fena dipengaruhi oleh 0
o Pembuluh darah Fena pasien kecil
o 7ekuan darah :kloting< pada buble trap Fenous
o Terjadi pembengkakan :hematoma< pada Fena
o 7lood lines tertekuk
o Tekanan Fena turun jika kecepatan darah dibawah "!! 'pm
6bserFasi TMP :Trans Membran Pressure<
Tekanan TMP dipengaruhi oleh 0
o Perbedaan tekanan diantara kompartemen darah dengan dialisate
o 7ekuan darah :kloting< di dialyCer
o Gika sut>ace area dialyCer kecil, (3' akan besar maka
menimbulkan TMP V
6bserFasi ultra >iltrasi goal :total jumlah penarikan cairan selama dialysis<
(3) dipengaruhi oleh 0
o %ntake :minum in>use, Coned, cairan priming<
o Selisih timbangan berat badan datang dengan berat badan kering
:dry weight<
o Pengkajian pasien :sesak na>as, batuk8batuk, slym, oFerload<
o $linis pasien :edema anasarka, acites, dll< Time le>t :lamanya dialysis<
o 3rekuensi dialysis
:"4@minggu 9 # jam atau 4minggu 9 # jam< :-4@minggu 9 28# jam<
o 5aktu seNuential :%so (3 J %soload (ltra>iltrasi<, teori bahwa waktu tindakan seNuential harus diluar waktu proses dialysis.
o 5aktu selama dialysis sangat mempengaruhi hasil dialysis yang adekuat
Temperature mesin
Suhu mesin yang diperbolehkan -!= 1 -B!=
Suhu mesin sekitar -#,#!= 1 -!= dapat mengatasi pasien hipotensi
Standar konsentrate
$onsentrate dapat dinaikkan atau diturunkan secara manual, sesuai kebutuhan pasien.
Pemakaian bicarbonate
Dapat diatur sesuai dengan hasil darah bicarbonate :&=6-<, asalkan menggunakan bi87ag sebagai konsentrate
MENGAKHIRI DIA"YSIS PASIEN
. TUJUAN
(ntuk menghentikan@menyelesiakan proses dialysis 2. KEBIJAKAN
." 5aktu dialysis sudah selesai
. $eadaan umum pasien semakin menurun :ditandai dengan TT; abnormal<
.- )angguan P* :listrik mati yang tidak ada batasan<
.2 )angguan mesin yang tidak bias diatasi saat proses dialysis berlangsung . PERSIAPAN
-." Piala ginjal -. $assa steril
-.- 7etadhine solution
-.2 Sarung tangan tidak steril -.# Perban gulung
-. 7and /id :pelekat< -.B )unting
-. *ebacetin powder anti biotic -.+ Termometer
-."! Microprone
-.""Perawat memakai kaca mata, apron, masker !. PROSEDUR
2." Sebelum # menit selesai, pasien diobserFasi TT; :T, *, S<
2. $ecilkan kecepatan aliran darah :pompa darah< sampai "!! 'pm 2.- Perawat mencuci tangan
2.2 Perawat memakai apron, masker, kaca mata, sarung tangan tidak steril 2.# Mesin menunjukkan (3) reached J (3) sudah tercapai :angka (3
Folume J angkat (3)<
2. Gika proses &D sudah selesai, posisi mesin akan terbaca H'ein>usionI tekan con>irm :pompa darah mati secara otomatis<
2.B Tekan tombl dialysis start
2. (ntuk mengakhiri dialysis, matikann pompa darah :blood pump< 2.+ $lem >itsula arteri dan selang darah arteri
2."! =abutlah >itsula inlet :arteri<, tekan bekas tusukan dengan kassa betadhine
2.""7ilas >itsula, selang darah dialyCer dengan normal saline !,+L sampai bersih dan gunakan Rb "!! 'pm. Gika buble outlet sudah bersih, mesin
akan tertulis HDialysis E*DI dan empity bi87ag lalu tekan tombol con>irm.
2." =abutlah >itsula outlet :Fenous< tekan bekas tusukan dengan kassa betadhine
2."- Gika tidak ada darah bekas tusukan, maka berilah nebacetin powder
:k@p< dan tutuplah dengan band aid
2."2 $@p berilah perban gulung pada luka tusukan >iksasi
2."# 6bserFasi tanda8tanda Fital pasien, timbang 77
2." $embalikan alat8alat ketempat semula, perawat mencuci tangan
#-MENGGANTI DIA"YSIS BO%OR
. TUJUAN
"." Melindungi darah pasien dari kontaminasi microbial air dialisat berpindah keruang@kompartemen darah
". Mencegah banyaknya darah yang terbuang ".- Memberi rasa aman pada pasien
2. PENGERTIAN
$ebocoran dialyCer saat terjadi karena salah satu atau sebagian serabut membrane dialyCer lepas dari tempatnya, sehingga mengakibatkan darah keluar dari kompartemen darah ke kompartemen dialiCat
. KEBIJAKAN
-." $ebocoran kecil
:tidak tampak jelas adanya darah mengalir ke selang dialisat< Tekan tombil oFerride
-. $ebocoran besar
:darah tampak jelas mengalir ke selang dialisat<
Segera ganti dialyCer yang baru tanpa darah dikembalikan ke pasien !. PROSEDUR
2." Persiapan alat
Petugas 0 kacamata, masker, apron, sarung tangan non steril
Blood leak test trip, untuk mengetes kebocoran darah dalam dialyCer
Dialyzer baru, type sesuai kebutuhan pasien
$assa steril atau swab alcohol arteri klem besar piala ginjal
Tempat sampah, normal saline liter, in>use set 2. =ara melakukan test kebocoran darah pada dialyCer
Petugas memakai pelindung seperti dianjurkan diatas
/mbilah piala ginjal, buka shunt coFer :by pass<
epaskan selang dialisat warna merah :dari ginjal<
Tampunglah air dari dialyCer bocor dengan piala ginjal secukupnya
$embalikan selang dialisat ke tempat semula
/mbilah satu lembar test trip blood leak
=elupkan tes trip kedalam pila ginjal dan cocokkan dengan standar
warna yang terdapat pada botol test trip
Gika hasil test trip blood leak negatiFe
/rtinya tidak ada kebocoran darah pada dialyCer dan tekan tombol oFerride
Gika hasil test trip blood leak prositi>
/rtinya ada darah yang melewati membrane dialiser dan kebocoran dialyCer terjadi
2.- =ara mengganti dialyCer
Petugas memakai pelindung yang dianjurkan seperti di atas
$ecilkan Rb "!! rpm, lakukan by pass dengan membuka shunt coFer
epaskan kedua selang dialisat dari dialiseer yang bocor
Pasanglah kedua selang dialisat ketempat dialiser baru
:saat pergantian dialyCer letakkan tempat sampah dibawahnya<
Tutuplah dialyCer bocor dengan penutup dialyCer
akukan priming dialiser baru sebanyak liter, dengan cara 0
o Sambungkan normal saline ke selang in>use
o Sambungkan selang in>use ke dialiser baru
:perhatikan ujung selang in>use tidak menyentuh tangan<
o /lirkan normal saline ke dialiser sebanyak liter dan bebaskan
dialiser dari udara
Matikan pompa darah, gunakan arteri klem " bahwa untuk mengklem
arteri line dan " bh untuk mengklem Fenous line
Pasanglah arteri line dan Fenous line ketempat dialiser baru
:perhatikan aliran darah berlawanan arah dengan aliran dialisat<
7uang dialyCer bocor ke dalam tempat sampah
epaskan kedua arteri klem dari selang darah
Selang in>use dari dialyCer baru kembali ke tempat selang arteri lines &idupkan pompa darah :Rb< mulai "!! rpm
Sementara bagian arterial posisi dibawah sama seperti saat priming :tujuannya untuk membebaskan dialiser dari udara<
Setelah dialiser bebas dari udara, kembalikan dialiser ke posisi seperti
semula
*aikkan Rb :pompa darah< secara bertahap sesuai kebutuhan pasien
$embalikan alat8alat ketempat semula dan perawat mencuci tangan.
=atat dengan lengkap prosedur di atas dalam lembar catatan
keperawatan dialysis
BAB >
PEN%EGAHAN IN&EKSI
. PENGERTIAN IN&EKSI
Masuknya kuman atau bibit penyakit ke dalam tubuh :sirkulasi darah< yang menimbulkan pembekakan :tumor<, kemerahan :rubor<, nyeri :dolor<, panas :calor< >ungsio laesa :gangguan >ungsi<
2. PASIEN YANG TERIN&EKSI ." Pasien dengan hepatitis 7 :&7;< . Pasien dengan &%;
.- Pasien dengan M'S/ :Methilichillin 'esisstant Staphilococcus /ureus< .2 Pasien dengan ;'E :;ancomycin 'esistant Enterococci<
. DATA
-." =enter >or diseases control and preFention :=D=< -. &ealth =are 3inancing /dministrattion :&=3/< -.- 3ood Drug /dministration :3D/<
!. PENYEBAB TIMBU"NYA IN&EKSI 2." 7erhubungan langsung dengan darah
2. 7erhubungan dengan keluarnya cairan tubuh :sekresi< pembuangan kotoran dari badan :ekskresi< yang membawa bibit penyakit menular
2.- ;askular akses digunakan dalam jangka panjang
2.2 Menerima berbagai macam penyakit yang dilaksanakan secara bersama8 sama dalam tindakan dialysis
2.# /lat8alat yang digunakan tidak steril
2. Data tahan tubuh menurun, mudah terkena in>eksi
2.B Sistem keluar masuknya barang melewati ruangan dialysis
2. %n>eksi bakteri menjadi penyebab meningkatnya angka kesakitan dan kematian :morbidity dan mortality<
4. TUJUAN PENGAWASAN IN&EKSI #." Mengerti standard tindakan pencegahan
#. Menetapkan kebijakan untuk pencegahan in>eksi #.- Mencegah terjadinya penularan melalui
Pekerja kesehatan :dokter dan perawat< dengan pasien dan sebaliknya
Peralatan medis yang digunakan harus steril :aseptic<
ingkungan kerja :ruangan, linen< dan cara kerja yang baik
#.2 Mencegah penyebaran kuman penyakit maupun timbulnya in>eksi nosokomial di dalam ruangan dialysis
9. PROSEDUR
." Petugas dialysis
Pakaian seragam petugas digunakan hanya untuk diruangan dialysis
Pakaian seragam petugas dialysis tidak boleh menutupi telapak tangan
dan menyentuh lantai
Pakailah apron selama berada di ruang dialysis
Pakailah kacamata, masker, sarung tangan jika akan menolong pasien
=uci tangan selama - menit sebelum dan sesudah menolong pasien
Gangan menggunakan perhiasan di tangan saat bertugas di ruang
dialysis
$enakan sepatu seragam selama berada di ruang dialysis
Periksa darah terhadap hepatitis, &%;, M'S/, ;'E
. Mencuci tangan
5asta>el harus terlihat jelas oleh petugas dialysis, pasien dan keluarga pasien
" bahwa wasta>el disetiap 2 mesin dialysis
$ran wasta>el yang dapat digerakkan oleh siku tangan tanpa harus memutar dengan jari tangan
5adah cairan desin>ectan untuk mencuci tangan menggunakan cara
ditekan
Sediakan gambar proses mencuci tangan dengan sistematis dan benar
dan letakkan diatas wasta>el
akukan pembilasan dengan posisi jari tangan ke arah atas
$eringkan tangan dengan handuk tissue :disposable<
Disetiap wasta>el sediakan 0 sarung tangan, tissue handuk, larutan desin>ektan, artikel, kran air, kran putar dengan siku, tempat sampah pelembab untuk tangan, masker
$alau perlu pasanglah artikel yang menarik untuk dibaca, letakkan
dekat dengan wasta>el .- ingkungan tempat kerja
Masukkan alat8alat kotor ke tempat pembuangan yang tersedia
)unakan cairan desin>ectan dalam bentuk spray untuk membersihkan
wilayah ruang dialysis
)unakan handuk tissue untuk membersihkan wilayah ruang dial ysis
)unakan sarung tangan non steril setiap membersihkan darah diarea
dialysis
7ersihkan area dialysis sebelum dan sesudah proses dialysis
7ersihkan alat8alat yang digunakan pasien yaitu 0
o Trolley tindakan
o Tempat tidur
o $ursi
o Meja pasien :nakhas<
o Mesin dialysis
7ebaskan tempat dialysis dan nurse station :sta>> dialysis< dari makanan dan minuman
Sterilisasi ruangan dialysis minimal setiap " bulan sekali
Sediakan tempat sampah sesuai dengan jenisnya untuk dibakar di
incinerator, antara lain 0
o Sampai jarum@ampul@>lacon
o Sampah blood lines dan dialyCer
o Sampah gallon dan pembungkus kemasan
Pisahkan linen umum dengan linen terin>eksi
Siapkan ruangan untuk pasien umum dan pasien isolasi
.2 /lat Medis
Pisahkan mesin untuk kasus8kasus tertentu, jika tidak mempunyai