• Untuk menyediakan kepada peserta contoh-contoh praktis dalam
memasukkan elemen-elemen PKES ke beberapa kegiatan SDM dan
pandangan lengkap mengenai proses SDM kunci yang langsung
berhubungan dengan komitmen organisasi terhadap PKES dan
safeguarding.
SESI 1: STAF DAN PKES (20 MNT)
SESI 2: TINDAKAN PKES SDM (2.5 JAM)
Peserta
Training of trainers
Training roll-out phase
Manager Senior
Durasi
2 jam, 50 mnt
Focal Point PKES/ safeguarding / protection Staf Administrasi Staf Administrasi
SESI 1: STAF DAN PKES (20 MNT)
Tujuan
Memahami hubungan-hubungan antara kesadaran staf terhadap PKES, praktik-praktik rekrutmen yang aman, dan meminimalkan risiko-risiko KES.
Mempelajari langkah-langkah yang akan diambil untuk memastikan staf memahami dan patuh pada prinsip-prinsip PKES.
Pesan-pesan kunci
Staf harus mempunyai pendekatan toleransi nol terhadap lambatnya penanganan KES.
Semua staf – karyawan, sukarelawan, dan rekanan mempunyai tanggung jawab untuk menunjukkan komitmen organisasi terhadap PKES/safeguarding.
Organisasi harus terus menerus melatih dan mendukung staf dalam kegiatan-kegiatan PKES dengan mengembangkan dan melaksanakan rencana kesadaran terhadap PKES untuk staf.
Pimpinan dan manajemen senior mempunyai peran khusus dalam pembangunan kesadaran staf terhadap PKES dengan memberikan contoh, secara aktif
mempromosikan kegiatan-kegiatan PKES dan mengalokasikan sumber daya sebagai bagian dari strategi safeguarding yang lebih luas.
Materi
Proyektor and slides
Handouts
HO 4.1 Pelatihan Staf dan PKES (satu per peserta)
PLENO (20 MNT)
TANYAKAN apa yang perlu tersedia di organisasi untuk memastikan staf memahami dan berupaya untuk berkomitmen terhadap PKES? Pandulah diskusi ke arah pemahaman terhadap Kebijakan PKES, Kode Perilaku, dan kewajiban untuk melaporkan. TEKANKAN
bahwa terminologi “staf” harus meliputi semua staf, sukarelawan, dan konsultan/rekanan.1
Sampaikan poin-poin kuncinya:
Strategi-strategi seputar pembangunan kesadaran staf terhadap PKES/safeguarding akan bergantung pada struktur organisasi (berdasarkan sukarelawan/berdasarkan kepercayaan, konsorsium, dll.)
Kesadaran staf dalam hal PKES/safeguarding harus selalu dimulai dan dipromosikan oleh pimpinan dan manajemen senior sebagai bagian dari strategi safeguarding yang lebih luas.
Organisasi harus merencanakan sumber daya yang cukup (keuangan dan SDM) dan membangun kapasitasnya sendiri untuk mendukung pembelajaran dan kesadaran staf dalam hal PKES/safeguarding secara terus menerus.
1. “Staff” merujuk kepada semua yang merujuk kepada perwakilan organisasi organisasi yang ditetapkan termasuk karyawan nasional, internasional, permanen, kontrak, juga termasuk sukarelawan dan konsultan (CHS Alliance).
✔
✂
BAGIKAN langkah-langkah praktis: Bagaimana menyampaikan pesan-pesan PKES untuk membangun kesadaran staf:
Staf harus mendapatkan pengarahan mengenai kewajiban mereka dalam hal PKES/
safeguarding ketika bergabung dengan organisasi. Tidak cukup hanya menandatangani
Kode Perilaku saja – harus ada tindakan agar mereka menyadari isinya. Induksi staf baru harus mencakup:
Apa yang diharapkan dari mereka dalam hal tingkah laku mereka. Apa implikasi ketika melanggar Kode Perilaku.
Bagaimana melaporkan keprihatinan-keprihatinan yang mereka miliki terkait KES.
Semua staf, sukarelawan, dan personal rekanan organisasi menandatangani Kode Perilaku organisasi, atau yang setara, yang harus menecakup PKES (minimum ada 6 Prinsip Inti dan bagaimana cara melaporkan adanya pelanggaran tingkah laku).
Semua staf, sukarelawan, dan rekan kerja organisasi menerima induksi dan pelatihan penyegaran tahunan mengenai PKES dan Kode Perilaku, atau isu-isu lain terkait dengan safeguarding. Pelatihan mengenai pelanggaran tingkah laku (khususnya KES) merupakan bagian dari proses induksi.
Staf menyadari kewajiban mereka untuk melaporkan KES dan isu-isu safeguarding lainnya dan menyadari bahwa tersedia kebijakan perlindungan terhadap tindakan pembalasan (kebijakan Whistleblower). Staf sering kali memikirkan kerahasiaan dan bagaimana keluhan mereka akan ditangani.
Deskripsi Pekerjaan harus mencantumkan tanggung jawab PKES yang setara dengan peran dan supervisi, dan penilaian kenierja harus termasuk kepatuhan terhadap
tanggung jawab PKES yang khusus, Kode Perilaku, dan partisipasi dalam pelatihan (atau yang sejenis) yang mencakup PKES.
Pertemuan staf rutin termasuk membahas topik PKES dan berikan ruang bagi staf untuk membicarakan proses PKES yang berlangsung atau keprihatinan/saran. Kesadaran staf terhadap PKES merupakan proses yang berjalan.
Materi-materi Informasi PKES harus dipajang di tempat kerja di semua tingkat (harus mencantumkan informasi mengenai apa itu pelanggaran tingkah laku, kewajiban untuk melaporkan, dan informasi saluran pelaporan – nomor telepon, email, dan nama staf untuk menyampaikan laporan).
SESI 2: TINDAKAN-TINDAKAN PKES SDM (2.5 JAM)
Garis besar
Pendahuluan (10 menit)
Latihan – Iklan pekerjaan dan wawancara (40 menit)
Tanya jawab mengenai iklan pekerjaan dan kegiatan wawancara (10 menit)
Latihan – membaca aktif dan mengajar – kegiatan-kegiatan SDM lainnya (1 jam)
Tanya jawab mengenai PKES dan HR (15 menit)
Mengulas Modul untuk peluncuran (15 menit)
Tujuan
Mempelajari bagaimana kebijakan dan prosedur SDM yang relevan dapat berkontribusi terhadap komitmen PKES organisasi.
Pesan-pesan kunci
Proses perekrutan dan manajemen staf untuk semua posisi dan khususnya yang melakukan kontak langsung dnegan anak-anak dan mereka yang paling rentan memerlukan pertimbangan khusus.
Kebijakan dan prosedur SDM yang responsif PKES adalah satu dari kegiatan-kegiatan kunci pencegahan yang dapat dilakukan oleh organisasi: mempekerjakan staf yang tepat untuk posisi yang tepat akan secara positif memperkuat budaya organisasi terhadap PKES dan manajemen staf yang sesuai.
Manajer-manajer senior dan staf SDM mempunyai peran khusus dalam memahami dan mengimplementasikan kegiatan-kegiatan SDM PKES.
Materi
Proyektor LCD, presentasi Powerpoint
Kertas flipchart, spidol.
Handouts
HO 4.2. Tindakan-tindakan rekrutmen yang aman (satu per peserta)
HO 4.3. Kebijakan Rekrutmen yang Aman - CAFOD
HO 4.4. Memperhatikan Safeguarding dalam Wawancara Kerja - CAFOD
HO 4.5. Mengadakan Pemeriksaan Kepolisian - CAFOD
HO 4.6. Memohon referensi - CAFOD
HO 4.7. Safeguarding dalam Deskripsi Pekerjaan