PELAKSANAAN KULIAH KERJA MEDIA
C. Proses Kerja
Pada pelaksanaan Kuilia Kerja Media di Bagus Inspirasi Grafis penulis bertugas sebagai Desainer Grafis. Disini penulis dilibatkan aktif dalam pembuatan iklam media cetak namun disini dalam prakteknya penulis juga tak terlepas dari bimbingan desainer grafis Bagus Inspirasi Grafis. Sebagai bagian dari divisi kreatif dalam fungsinya sebagai pencipta suatu karya dituntut untuk mengetahui pengoprasian multi media atau program komputer yang menjadi sarana pembuatan desain. Dalam pembuatan desain penulis menggunakn program komputer :
· Adobe photoshop Cs program ini penulis gunakan untuk editing photo, gambar, serta memberikan ornament – ornament pada desain atau bias dikatakan penulis gunakan untuk deai tahap awal.
· Corel Draw X3 progaram ini penulis gunakan untuk lay out akhir atau tahap finishing.
Pekerjaan penulis di Bagus Inspirasi Grafis adalah membuat iklan media cetak yang diantaranya Big banner, X bener, panflet, poster, spanduk dan billboard. Dalam pelaksananya penulis sebelum mengerjakan order yang diperoleh atau mengerjakan tugas dari supervisor, penulis dituntut untuk memahami desain yang dikehendaki klient serta memahami info apa yang ingin dipublikasikan klient kepada khalayak sehingga desain yang kitra buat benar – benar bisa mengena pada khalayak atau khalayak mampu menerima informasi yang kita berikan secara mudah.
Desainer adalah orang orang yang bertugas untuk membuat desain dan semua pekerjaan yang akan diproduksi oleh sebuah perusahan periklanan atau rumah produksi, dalam kinerja desainer desainer dituntut untuk dapat menciptakan desain yang bagus, unik dan inofatif dari berbagai bentuk komunikasi berdasarkan pengetahuan dan ketrampilan yang penulis peroleh selama duduk dibangku kuliah.
Dengan demikian desainer grafis harus dapat semaksimal mungkin menuangkan ide – ide kreatifnya di dalam menghasilkan karyanya, sehingga karya yang dihasilkan dapat menghasilkan grafis yang berkualitas serta informasi yang akan dipublikasikan dapat mudah dipahami oleh khalayak.
Dalam penciptaan desain penulis melakukan tugas sebagai berikut : a. Penggalian ide
Sebelum membuat desain maka yang diperlukan adalah kreatifitas desainer untuk membuat model dasar atau penggalian ide, penggalian ide adalah proses yang utama dalam proses desain. Karena dengan penggalian ide hal ini
dapat memberikan sumbangan terbesar pada tahap penciptaan, namun disini penggalian ide juga tak terlepas dari permintaan klient, karena dari permintaan klien inilah yang digunakan sebagai patokan dasar dalam pembuatan desain, dan ide – ide yang menarik mulai dikembangkan searah dengan konsep yang diinginkan klient. Lahirnya ide adalah kunci utama dalam pembuatan desain. Namun demikian penulis juga dituntuk untuk membuat desain alternative yang dimaksudkan untuk bahan pertimbangan klient atau menjadi pilihan bagi klient, namun disini dalam penciptaan kita juga harus memahami segment pasar yang akan dituju dengan memperhatikan hal – hal sebagai berikut :
- Untuk kalangan ekonomi apa produk yang kita tawarkan? - Berapa usia yang memungkinkan menggunakan produk yang
kita tawarkan?
- Tinggal dimana calon konsumen yang memungkinkan menggunakan produk kita?
- Tingkat pendidikan yang akan menjadi calon konsumen dari produk yang kita tawarkan?
Dengan mengetahui hal –hal diatas maka desainer dapat lebih mudah dalam membuat desain karena sedikit banyak desainer sudah tau desain yang bagaiamana yang seharusnya dibuat. Dalam mengetahui jawaban hal – hal diatas seorang desainer harus memahami karakter dari produk yang akan kita tawarakan. Setelah data – data atau jawaban – jawaban diperoleh baru dilkukan proses pemvisualan desain grafis media cetak.
b. Tahap – tahap pemvisualan desain grafis media cetak meliputi : 1. Menyusun huruf naskah atau typografi
Selama pelaksanaan Kuliah Kerja Media di Bagus Inspirasi Grafis, penulis mengerjakan iklan media cetak berupa Big banner, X bener, panflet, poster, spanduk dan billboard. Dalam proses pembuatan iklan – iklan tertsebut tahap penyusunan huruf atau pemilihan typografi sebagai berikut :
Tahap pertama adalah memilih bentuk huruf atau typography. Materi berupa tulisan dalam desain yang dibuat dalam penggunaan typografynya harus memperhatikan jenis iklan yang dibuat atau karakter iklan, karakter produk yang ditawarkan untuk usia berapa, dan selain itu juga harus memperhatikan factor keterbacaan. Agar desain terlihat menyatu dalam pemilihan typografi jangan terlalu banyak menggunakan jenis typografi atau membatasi jumlah bentuk atau jenis huruf dalam naskah iklan yaitu menggunakan satu atau dua jenis naskah iklan saja. Meski hanya dengan satu atau dua huruf biar terlihat fariatif adalah dengan memainkan ketebalan dan ukuran huruf. Dan selain itu dengan membuat ukuran serta ketebalan huruf berbeda bisa membantu dalam menunjukkan info yang utama atau pusat perhatian yang ingin ditonjolkan diantara naskah – naskah yang ada dalam desain.
2. pemilihan serta penyuntingan ilustrasi
Langkah pertama dalam pemilihan ilusrasi adalah menyesuaikan ilustrasi terhadap produk yang ingin ditawarkan. Jika ilustrasi yang kita peroleh berupa gambar jadi maka langkah yang ditempuh adalan dengan scan gambar. Sedangkan
materi ilustrasi yang kita peroleh berup file asli langkah yang dilakukan adalah dicopy dikomputer.
Langkah kedua, gambar yang berupa gambar jadi maupun file tadi di edit menggunakan software Photoshop CS. Agar ilustrasi yang di inginkan dapat menyatu dengan desain keseluruhan, resolusi gambar tergantung pada ukuran yang media seta mesin yang dipakai.
Iklan media cetak pada dasarnya semua menggunakan ilustrasi karena dengan ilustrasi itulah akan menarik perhatian pembaca. Begitu juga yang penulis lakukan selama Kuliah Kerja Media di Bagus Inspirasi Grafis dalam pembuatan iklan media cetak penulis tak pernah terlepas dari penggunaan ilustrasi.
3. Pemilihan Warna Background
Karena pada dasarnya setiap warna juga mengandung makna maka pemilihan warna sebagai background juga harus di perhatikan, ini dimaksudkan agar keseluruhan desain dapat berkomunikasi secara maksimal dan desain bias terlihat menyatu.
4. Tata letak akhir (layout)
Dalam prakteknya saat layout Big banner, X bener, panflet, poster, spanduk dan billboard, desainer tidak terikat pada patokan resmi namun dengan memperhatikan titik focus, kesatuan dan keseimbangan layout iklan itu akan dengan sendirinya tercipta desain yang baik, namun demikian desain harus tetap memegang bahwa orang akan memprrhatikan iklan dengan urutan sebagai berikut:
· Produk yang dijual
· Ilustrasi dan keterangan – keteranganya
· Cara mendapatkan tawaran dari produk yang ditawarkan 5. Sampel
Setelah semua tahapan pembuatan desain telah selesai tahap selanjutnya adalah pemberian sample desain yang kita buat pada klient, ini bertujuan untuk pengevaluasian desain yang mencakup benar tidaknya teks dan juga tata letak keseluruhan sebelum di produksi . sample disini dalam ukuran sekala.
6. Poduksi
Setelah pengevaluasian desain mendapat persetujuan dari klient untuk diproduksi maka tahap berikutnya adalah produksi iklan media cetak tersebut dengan ukuran yang sebenarnya dan dengan media bahan yang dikehendaki.