Proses rembug dan konsultasi
Hasil musyawarah/ negosiasi akan didiseminasikan di tempat yang mudah dilihat oleh WTP. Hasil musyawarah dan rembug warga yang dilakukan baik itu sosialisasi awal, pertemuan warga, dan konsultasi publik semua dilaksanakan di lokasi tapak kegiatan dan diumumkan pada pertemuan-pertemuan warga di Kawasan Perencanaan, karena saat ini isue pembangunan telah menjadi topik utama perbincangan di masyarakat terutama warga masyarakat di sekitar kawasan. Dalam rangka optimalisasi implementasi penyiapan lahan dan penyelesaian pengembalian pemotongan bangunan rumah terdampak dilakukan penguatan informasi dengan melibatkan WTP, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dimasing-masing wilayah sebagai pelaksana pemotongan rumah terdampak. Penegasan jadwal pelaksanaan kegiatan, kompensasi yang diterima masing-masing WTP dan mekanisme pengaduan dan pengungkapan informasi sudah difasilitasi dengan adanya kotak aduan yang ditempatkan di titik strategis dimasing-masing wilayah. Diharapkan masyarakat khusunya WTP saling mengetahui luas bangunan yang terpotong, kompensasi yang diterima sesuai dengan yang tertuang dalam berita acara negoisasi
Berbagai info penting seperti kesepakatan dan rembug warga harus dikelola secara transparan dan terbuka bagi masyarakat. Metode penempelan info di papan informasi milik warga dilakukan sebagai salah satu media yang digunakan oleh Pemerintah Kelurahan dan Lembaga masyarakat, karena hal ini sangat membantu aparat Kelurahan untuk menyampaikan informasi kepada warganya.
Gbr. 12. Foto kegiatan Sosialisasi tingkat Kota dan Kegiatan musyawarah warga
a. Bagaimana konsultasi publik dilaksanakan;
Konsultasi Publik adalah mengenali berbagai permasalahan, pandangan, tanggapan, harapan, keinginan, kekhawatiran, kebutuhan, dan sikap warga terhadap rencana kegiatan yang akan dilakukan di lokasi tersebut. Hal ini dilakukan agar warga terdampak tahu betul mengenai konsep perencanaan yang dibuat serta konsekuensi yang harus disepakati dan dilakukan dalam proses realisasi.
KEGIATAN PENINGKATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN KOTA YOGYAKARTA
37 Sedangkan manfaat dari adanya konsultasi publik bagi warga dan Pemerintah (dalam hal ini sebagai pemrakarsa) adalah :
Sebagai dasar untuk melakukan pelingkupan
Mengidentifikasi potensi dampak yang akan ditimbulkan Memilih metode yang sesuai untuk digunakan
Mencegah kesalahpahaman masyarakat Metode Konsultasi Publik
Sosialisasi dan tanya jawab
Focus Group Discussion (FGD)/ Diskusi kelompok (Diskusi Kelompok Terarah) b. Kapan dilaksanakan dan seberapa sering;
Bagan 1. Proses Dokumen RPL/ Rencana Penyiapan Lahan
Bagan 2. Rencana Kegiatan Penyiapan Lahan
Konsultasi publik harus dilakukan oleh pihak terkait (mitra pemrakarsa) dan warga terdampak/ warga masyarakat pemerhati ketika rencana kegiatan sudah tercetus akan dilaksanakan,
Dari gambar diatas dapat dilihat, ketika rencana kegiatan diputuskan maka harus segera disampaikan kepada warga terutama warga terdampak kegiatan proyek, yang bertujuan untuk mengetahui saran pendapat dan tanggapan dari warga terkait rencana kegiatan tersebut.
Pengajuan Draf Dokumen OPSI DOKUMEN : • Konsolidasi tanah (LC) • Rencana Relokasi
• Rencana Pembebasan Tanah
• RPL (Rencana Penyiapan Lahan) D R A FT s/ d S EL ES A
I PENYIAPAN DRAF DOKUMEN RPL
• Data Survey lokasi • Dokumen Pendukung • Data WTP
• Berita Acara Rembug warga • Surat Pernyataan WTP • dan lain-lain DOKUMEN RPL SELESAI Verifikasi Draf Dokumen
RENCANA PENYIAPAN LAHAN KELURAHAN PRENGGAN-GIWANGAN-MUJAMUJU
2019
KEGIATAN PENINGKATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN KOTA YOGYAKARTA
38 saran pendapat dan tanggapan ini digunakan sebagai bahan dalam penyusunan dokumen Larap/ Rencana Penyiapan Lahan (RPL).
Dari hasil penyusunan dokumen Rencana Penyiapan Lahan tersebut kemudian dilaksanakan konsultasi lagi kepada pihak Kelurahan dan BKM. Dokumen penyusunan larap ini berisikan tentang kajian-kajian pengamanan lingkungan dan sosial dari Warga Terdampak Pembangunan dimana mereka mengemukakan saran, pendapat, keluhan dan tanggapan dalam konsultasi publik.
c. Dimana konsultasi dilaksanakan
Konsultasi publik bisa dilaksanakan di rumah warga terdampak, di tempat-tempat strategis tempat berkumpulnya warga, bisa di kelurahan, balai warga, warung makan sekitar tapak, dan tempat tempat umum berkumpulnya warga yang mudah dijangkau dan mudah untuk akses warga. Agar masyarakat tahu akan adanya pertemuan, dan rembug-tembug ini biasanya akan disampaikan melalui undangan resmi yang difasilitasi oleh BKM dan pihak Kelurahan, juga bisa disampaikan dari pesan lisan yang disebarkan oleh warga Kelurahan Mujamuju lingkup sekitaran lokasi proyek
d. Siapa saja yang berpartisipasi dalam konsultasi Publik Pihak yang perlu terlibat dan berpartisipasi aktif dalam Konsultasi Publik :
Pemrakarsa dalam hal ini adalah Dinas PU-PKP Prov dan Kota
Masyarakat di tapak proyek & sekitarnya Pihak Pemerintahan kelurahan beserta aparatnya
Fasilitator KOTAKU sebagai pendamping program
e. Perlu dibuat berita acara yang ditandatangani oleh seluruh peserta, serta daftar hadir peserta untuk setiap konsultasi yang dilakukan.
Setiap momen rembug warga kami selalu merekam dan mendokumentasikan pertemuan dengan warga terutama warga terdampak proyek untuk selalu dapat menampung aspirasi, saran, gagasan dan tanggapan warga, dan semuanya tercatat terdokumentasikan dalam berita acara dan daftar hadir warga.
f. Dalam langkah penataan kawasan tidak ada pemindahan warga, dalam implementasi pelaksanaan penyiapan lahan bangunan hunian WTP masih dapat difungsikan untuk rumah tinggal, agar keberlangsungan aktifitas dan pengembangan perekonomian dikuatkan dengan pola pemberdayaan masyarakat :
KEGIATAN PENINGKATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN KOTA YOGYAKARTA
39 Tabel 11 Rencana Kegiatan Pendampingan pemberdayaan menuju Livelihood
No Program Kegiatan Lokasi Waktu
pelaksanaan Penanggung jawab 1 Mengembangkan potensi kawasan wisata, yaitu kawasan Wisata Air, Jogging Track, Kuliner.
Melakukan penataan akses jalan, disampig untuk akses kegiatan usaha juga
merupakan potensi untuk akses wisata yang bisa digunakan untuk jogging track karena diseputaran kali
winongo terdapat banyak hotel, yang nantinya tamu bisa ditarik ke kawasan wisata.
Menyediakan RTP, Spot-spot kuliner dan Amphitheather mini Melakukan
penguatan-penguatan kelompok sadar wisata Giwangan Prenggan Muja-muju Tahun 2020 Dinas Pariwisata dibawah Koordinasi POKJA
g. Rencana perbaikan Rumah
Pelaksanaan perbaikan rumah yang terkena potongan dilaksanakan tiga tahapan yakni 40%, 30% dan 30% secara rinci tahapan perbaikan rumah sebagai berikut :
Tabel 12 Tahapan Implementasi Kompensasi WTP
No Kelurahan Jumlah
WTI Tahap Nilai bantuan
WTP Selesai WTP Proses WTP Belum 1 Muja-Muju 16 I 192.000.000 24 8 6 16 II 213.500.000 6 III 112.000.000 2 Giwangan 9 I 65.500.000 13 3 0 3 II 44.000.000 4 III 55.000.000 3 Prenggan 6 I 48.000.000 7 1 0 1 II 15.000.000 1 III 15.000.000 Jumlah 760.000.000 44 12 6
RENCANA PENYIAPAN LAHAN KELURAHAN PRENGGAN-GIWANGAN-MUJAMUJU
2019
KEGIATAN PENINGKATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN KOTA YOGYAKARTA
40