• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembesaran ikan sidat memiliki prospek yang cukup besar dalam bidang bisnis, selain itu ikan sidat memiliki daging ikan yang lezat dan memiliki nilai gizi yang cukup tinggi. Di perusahaan yang bekerja sama dengan BBI kota Blitar ikan sidat yang dibesarkan dapat dijual dengan harga mencapai Rp. 300.000 per kilo gram ikan ini sangat diminati pasar dunia terutama konsumen oriental seperti Jepang, Hongkong, Malaysia, Korea Selatan, China dan Taiwan serta beberapa Negara Eropa dan Amerika. Indonesia saat ini baru bisa mengekspor sidat pada

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBESARAN IKAN SIDAT ACHMAD BAGUS B kisaran dua ribu ton per tahun. Ekspor sidat sebesar itu masih belum memenuhi permintaan pasar luar negri yang jauh lebih besar. Bahkan untuk wilayah Jakara saja, permintaan ikan sidat bisa sampai 3 ton perbulan (Mina Bahari, 2012).

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBESARAN IKAN SIDAT ACHMAD BAGUS B V SIMPULAN DAN SARAN

5.1Simpulan

1) Teknik pembesaran ikan sidat (Anguilla bicolor) dapat dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu penyediaan benih, persiapan bak fiber, persiapan kolam, manajemen kualitas air, manajemen pakan, control hama dan penyakit, pemanenan hingga pengemasan.induk, persiapan wadah pemijahan, pada pembesarn ikan sidat ini perlu manajemen kualitas air yang baik dan terkontrol. Pada manajemen kualitas air, perlu pergantian air secara rutin, karena harus menyesuaikan habitat ikan sidat.

2) Dari analisis Break Event Point (BEP) titik impas pembesaran sidat muda di bak fiber dicapai pada produksi 6,9356 ekor sedangkan titik impas pembesaran sidat muda di bak fiber dicapai pada harga produksi Rp. 69356 per ekor. Analisis Pay Back Period 68,52 modal yang dikeluarkan untuk usaha pembesaran sidat muda di bak fiber ini akan kembali dalam waktu 0,109 kali periode pembesaran (2,3 tahun = 27 bulan).

3) Masalah yang dihadapi pada proses pembesaran ikan sidat di BBI kota Blitar antara lain adalah penyediaan benih ikan sidat. Sulitnya penyediaan benih dikarenakan ikan sidat masih sulit dipijahkan sendiri dan selama ini benih diperoleh dari penangkapan di alam. Selain itu menjadi masalah yang dihadapi paa proses pembesaran ikan sidat adalah pertumbuhan ikan sidat yang tidak seragam sehingga pemanenan ikan sidat tidak bisa dilakukan secara total. 5.2 Saran

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBESARAN IKAN SIDAT ACHMAD BAGUS B Masalah – masalah tersebut dapat diatasi dengan dilaksanakan penelitian, pengetahuan dan teknologi dalam pembenihan ikan sidat, sehingga tidak mengandalkan benih sidat dari alam. Sedangkan dalam pertumbuhan ikan sidat perlu adanya suplai nutrisi yang berkualitas, bernutrisi tinggi dan tentunya sesuai dengan kebutuhan nutrisi ikan sidat, selain itu perlu adanya manajemen kualitas air yang baik dan terkontrol.

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBESARAN IKAN SIDAT ACHMAD BAGUS B DAFTAR PUSTAKA

Adi, S. 2011. Analisa Usaha Perikanan Budidaya. Buku Petunjuk Penyuluhan. Direktorat Perikanan Budidaya. hal 2.

Affandi, R. 1999. Optimasi Lingkungan dan Nutrisi pada Budidaya Ikan Sidat Lokal Anguilla bicolor. Bogor.

Affandi, R. 2001. Budidaya Ikan Sidat. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor.

Affandi, R. 2005. Strategi Pemanfaatan Sumberdaya Ikan Sidat, Anguilla spp.Di Indonesia. Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan. FPIK-lPB.

Afrianto E dan Liviawaty E., 2005. Pakan Ikan. Kanisius. Yogyakarta. Hal 9-77. Agustono., Arief, M., Lamid, M., Lokapinasari, W., Nurhajatidan, T dan Setyono,

A. 2007. Petunjuk Praktikum Nutrisi Ikan. Bagian Ilmu Peternakan Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Airlangga. Surabaya.

Amarullah, M., Rovara, O dan Setiawan. 2007. Mengenal Sumberdaya Ikan Sidat BPPT-HSF. Jakarta.

Aoyama, J. 2009. Life History and evolution of migration in catadromous eels (Genus Anguilla). Aqua-Bios. Sci. Japan.

Arief, M. 2010. Pengantar Kuliah Dasar-Dasar Akuakultur : Definisi Budidaya. Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Airlangga Surabaya.

Arisman, dkk. 1982. Perikanan Darat. Angkasa. Bandung.

Azwar, S. 1998. Metode Penelitian. Pustaka Pelajar. Yogyakarta. hal. 146.

Buwono, I. 2000. Kebutuhan Asam Amino Essensial dalam Ransum Pakan Ikan. Kanisius. Yogyakarta. Hal 24-39.

Dewi, K., Haryono., Irham, M., dan Suwito, A. 2008. Fauna Indonesia. Pusat Penelitian Bogor – LIPI. Bogor.

Ghufran, K. 1997. Budidaya ikan nila. Dahara Prize. Semarang.

Ghufran, H dan Kordi, M. 2010. Budidaya Biota Akuatik untuk Pangan, Kosmetik, dan Obat-Obatan. Andi Offset. Yogjakarta. hal 42.

Gusrina, 2008. Budidaya ikan. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Departemen Pendidikan Nasional. Hal 167-249.

Haeru, R. 2007. Hama dan Penyakit Ikan. Kelompok Budidaya Tangerang. Jakarta. Herianti, I. 2005. Rekayasa Lingkungan Untuk Memacu Perkembangan Ovarium

Ikan Sidat (Anguilla bicolor). Oseanologi dan Limnologi No. 37: 25-41. Haryono. 2008. Sidat, Belut Bertelinga : Potensi dan Aspek Budidaya. Fauna

Indonesia. Vol. 8(1). LIPI. Jakarta. Hal. 27-31.

Ikenoue, H. And T. Kafuku. 2006 Modern Methods Of Aquaculture In Japan Second Revised Edition. Developments In Aquaculture And Fisheries Science, Volume 24. Elsevier. Amsterdam. Pp. 38-52.

Indriani, H dan Suminarsih, E. 2003. Budidaya, Pengolahan dan Pemasaran Rumput Laut. Penebar Swadaya. Jakarta.

Joko, P., Sasongko, A., Siti, M dan Usni, A. 2007. Panduan Agribisnis, Penangkapan, Pendederan, dan Pembesaran Sidat.

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBESARAN IKAN SIDAT ACHMAD BAGUS B Kadarini, T. 2012. Budidaya Semi Intensif Ikan Pelangi-pelangi Kuromoi

(Melanotaenia parva) dengan Padat Tebar Berbeda. Prosiding Seminar Nasional Limnologi VI. BPPI-Depok.

Kordi, M. 2010. Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal. Lily Publisher. Yogyakarta. 114 hal.

Lane, J. P. 1978. Eels and Their Utilization. MFR Paper 1303. Marine Fisheries Review, Vol. 40, No. 4, April 1978. U. S. Goverment Printing Office Washington. Pp. 19.

Machfudz dan Sutardjo. 1982. Percobaan pendahuluan penangkapan dan pengangkutan elver (Anguilla bicolor).

Mahasri, G. Dan Kismiyati. 2011. Buku Ajar Parasit dan Penyakit Ikan I. Progam Studi Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan dan Kelautan. Universitas Airlangga. Surabaya. Hal. 17-24.

Mashudi. 2006. Mencegah dan Menanggulangi Penyakit Ikan Hias. CV Citra Cipta Purwosari. Jakarta.

Matsui, I. 1982. Theory and practice of eel culture. AA. Balkema/Rotterdam. Mina Bahari. 2012. Budidaya Sidat Janjikan Omzet Menggiurkan. Mina Bahari,

Mei 2012 : 14-15.

Mukti, A. T., W. H. Satyantini dan M. Arief. 2010. Dasar-Dasar Akuakultur. Cetakan Kedelapan. Progam Studi Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan Dan Kelautan. Universitas Airlangga. Surabaya. Hal. 19-28.

Nazir, M. 1988. Metodologi Penelitian. Gholia Indonesia. Jakarta.

Nelson, J. 1994. Fishes of the World, 3rd editions. John Wiley and Sons, Inc., New York.

Omtimo. 2011. Padat Penebaran dan Pengelolaan Budidaya Perikanan. www.omtimo.org/ archives/padat-penebaran-dan-pengelolaan-budidaya-perikanan.

Patton, P. 1998. Emotional Intelegence di Tempat Kerja. Ed. Julia Tahitoe. Jakarta. Pratiwi, E. 1998. Mengenal Lebih Dekat Tentang Perikanan Sidat (Anguilla spp.).

Warta Penelitian Perikanan Indonesia Vol. 4(4): 8-12.

Reza. 2011. Menejemen Pengelolaan Budidaya. Penebar Swadaya: Jakarta.

Rovara, O., I.E. Setiawan & M.H. Amarullah. 2007. Mengenal sumberdaya ikan sidat.BPPT-HSF, Jakarta.

Ruslan, R. 2013.Budidaya Sidat. PT Agro Media Pustaka.Bekasi.

Sarwono, B. 1998. Budidaya Belut dan Sidat. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sasongko, A., J. Purwanto, S. Mu’minah dan Usni Arie. 2009. Sidat. Cetakan II

Penebar Swadaya. Jakarta. 116 halaman.

Sofyan. 2003. Studi Kelayakan Bisnis. Graha Ilmu. Yogyakarta. hal 37.

Suhaeri, A dan Suitha, I. 2008. Budidaya Sidat. PT Agromedia Pustaka. Jakarta. Suparmoko. (1999). Metode Penelitian Praktis. BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta. Suryabrata, S. 1993. Metode Penelitian. C. V. Rajawali. Jakarta.

Tutupary, F. 2010. Analisa Usaha Budidaya Rumput Laut (Eucheuma cottonii) di Perairan Pulau Takouw Kecamatan Tebelo Timur. Jurnal Juniera V (3) : 1-10.7.

Usui A. 1976. Eel Culture Fishing News (Books) Ltd. England.

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBESARAN IKAN SIDAT ACHMAD BAGUS B

Zeni. 2011. Sistem Menejemen Budidaya Perairan.

www.zenyfapussy.blogspot.com /2010/12/ sistem-manajemen-budidaya-perairan.html.

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBESARAN IKAN SIDAT ACHMAD BAGUS B Balai Benih Ikan Dinas Pertanian Blitar

LAMPIRAN

Lampiran 1. Denah lokasi Balai Benih Ikan, Dinas Pertanian Blitar Gambar 1 : Peta Lokasi Balai Benih Ikan, Dinas Pertanian Blitar

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBESARAN IKAN SIDAT ACHMAD BAGUS B Lampiran 2. Analisis Usaha Pembesaran Ikan Sidat

Analisa Usaha

Usaha pembesaran sidat ini dilakukan pada bak fiber bundar kapasitas 1000 liter air. Analisa ini berdasarkan pemeliharaan dalam 1 tahun (2 siklus produksi). Investasi pembesaran sidat muda ini meliputi pembuatan hatchery, pembelian bak fiber bundar, heater, Hiblow, Genset, dan pembelian peralatan perikanan.

No Uraian Volume Harga Satuan (Rp) Total (Rp) A BIAYA INVESTASI 1 Unit Hatchery (15 Tahun)

Bak Fiber Persegi panjang 5 buah 3.000.000 15.000.000 Jumlah Rp.15.000.000

2 Peralatan (5 Tahun)

– Genset 1500 watt 1 buah 6.000.000 6.000.000

– Hiblow 200 watt 1 buah 4.000.000 4.000.000

Jumlah Rp. 10.000.000 3

Sarana Pendukung (1 tahun)

– Heater 250 watt 1 buah 300.000 300.000

– Alat bantu perikanan 1 unit 2.000.000 2.000.000 Jumlah Rp. 2.300.000 B ANALISIS USAHA 1 Biaya Tetap – Penyusutan Hatchery 2/180 x Rp. 15.000.000 166.000 – Penyusutan peralatan 2/60 x Rp. 10.000.000 330.000 – Penyusutan sarana pendukung 2/24 x Rp. 14.000.000 1.160.00 0 Jumlah Rp. 1.656.000 2 Biaya Variabel – Benih elver 10kg 1.500.000 15.000.000 – Pakan KRA 700 kg 16.000 11.200.000 – Garam Kristal 500 kg 2000 1.000.000 – Obat-obatan 1 paket 500.000 500.000

– Tenaga kerja x 10 bulan 5 orang 800.000 40.000.000 Jumlah 47.200.000 x 2 Siklus

Produksi Rp. 67.700.000

Total Biaya = Biaya Tetap + Biaya

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBESARAN IKAN SIDAT ACHMAD BAGUS B

3 Pendapatan – Sidat ukuran 300gr/ekor SR 81,5% 271,67 ekor 300.000 81.501.000 Jumlah Rp. 81.501.000

C. ANALISIS BIAYA MANFAAT 1. Keuntungan

= Pendapatan – Total Biaya = Rp. 81.501.000– Rp. 69.356.000

= Rp. 12.145.000 per tahun (Rp. 1.012.083/bulan) 2. Analisa Cash Flow (Arus Tunai)

= Keuntungan + Penyusutan = Rp. 1.012.083 + Rp. 1.656.000 = Rp. 2.668.083

3. Analisa B/C Ratio (Kelayakan Usaha) = Pendapatan : Total Biaya

= Rp. 81.501.000 : Rp. 69.356.000 = 1,17

Artinya, usaha ini layak karena pendapatan yang diperoleh dari pembesaran sidat muda di bak fiber lebih dari 1,17 kali biaya total.

4. Analisa Break Event Point (BEP)

a. BEP Produksi = Total Biaya : Harga Satuan = 69.356.000: 100.000

= 6,9356 ekor

Artinya, titik impas pembesaran sidat muda di bak fiber dicapai pada produksi 6,9356 ekor.

b. BEP Harga Produksi = Total Biaya : Total Produksi = 69.356.000: 1000

= 69.836

Artinya, titik impas pembesaran sidat muda di bak fiber dicapai pada harga produksi Rp. 69356 per ekor.

5. Analisa Pay Back Period (Waktu Pengembalian Modal) = Total Biaya : Keuntungan = 69.356.000: 1.012.083 = 68,52

Artinya, modal yang dikeluarkan untuk usaha pembesaran sidat muda di bak fiber ini akan kembali dalam waktu 0,109 kali periode pembesaran (2,3 tahun = 27 bulan)

6. Analisa Return Of Investment (Efisiensi Penggunaan Modal) = Keuntungan : Total Biaya x 100% = 1.012.083 : 69.356.000 x 100% = 1,45 %

Artinya, keuntungan yang diperoleh dalam usaha pembesaran sidat muda di bak fiber mencapai 1,45 % dari total biaya yang dikeluarkan.

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBESARAN IKAN SIDAT ACHMAD BAGUS B Lampiran 3. Sarana Penunjang

Kantor BBI kota Blitar Gudang pakan

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBESARAN IKAN SIDAT ACHMAD BAGUS B Lampiran 4. Sarana Pembesaran Ikan Sidat

Kolam Beton Bak Fiber

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBESARAN IKAN SIDAT ACHMAD BAGUS B Lampiran 5. Pakan Ikan Sidat

Tepung Pakan

Garam Pellet

ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

PRAKTEK KERJA LAPANG PEMBESARAN IKAN SIDAT ACHMAD BAGUS B Lampiran 6. Peralatan Pendukung

Timbangan pH meter

Dokumen terkait