Lanjutan tabel 60
4. PROVI NSI KALI MANTAN SELATAN a. Kondisi Umum
Provinsi Kalimantan Selatan secara geografis terletak di antara 114°
19’ 33" BT - 116° 33' 28” BT dan 1° 21' 49" LS - 1° 10’14" LS, dengan luas wilayah 37.377,53 km² atau hanya ± 7 % dari luas pulau
Kalimantan. Provinsi dengan ibukota Banjarmasin ini terletak di
sebelah selatan pulau Kalimantan dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :
•
sebelah barat : Provinsi Kalimantan Tengah•
sebelah timur : Selat Makasar•
sebelah selatan : Laut Jawa•
sebelah utara : Provinsi Kalimantan Timur.Provinsi Kalimantan Selatan terdiri atas 13 kabupaten/ kota. Daerah
yang paling luas di provinsi ini adalah Kabupaten Kotabaru dengan
luas 13.044,50 km² , kemudian Kabupaten Banjar dengan luas 5.039,90 km² dan Kabupaten Tabalong dengan luas 3.039,90 km² ,
sedangkan daerah yang paling sempit adalah Kota Banjarmasin dengan luas 72,00 km² .
b. Luas Kaw asan Hutan Produksi
Luas kawasan hutan di Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan Peta
Penunjukkan Kawasan Hutan dan Perairan (SK Menhutbun No. 453/ Kpts-I I / 1999 tanggal 17 September 1999) adalah 1.839.494 Ha
atau hampir 50% dari luas wilayah provinsi dengan rincian
berdasarkan fungsinya, sebagai berikut :
•
Hutan Produksi Tetap (HP) : 688.884 ha•
Hutan Lindung (HL) : 554.139 ha•
Hutan Produksi Konversi (HPK) : 265.638 ha•
Hutan Suaka Alam : 175.565 haGambar 15. Proporsi luas fungsi kaw asan hutan berdasarkan peta penunjukkan kaw asan hutan dan perairan provinsi Kalimantan Selatan
c. Pemanfaatan Kaw asan Hutan Produksi
Dari luasan kawasan hutan produksi berdasarkan Penunjukkan
Kawasan Hutan dan Perairan (1.109.790 ha), seluas 841.104 ha telah dimanfaatkan dalam bentuk I UPHHK yang terdiri dari seluas 279.361
ha untuk I UPHHK-HA (5 unit), seluas 544.920 ha untuk I UPHHK-HTI
(15 unit), dan pencadangan areal I UPHHK-HTR seluas 16.468 ha. Jumlah dan luas tersebut meningkat dibanding pada laporan triwulan
I I I . Selama periode Oktober s.d Desember, Menteri Kehutanan menerbitkan 2 unit I UPHHK-HTI dan mencadangkan 5.355 ha untuk
I UPHHK-HTR di Kabupaten Tanah Laut. Bentuk ijin pemanfaatan
kawasan hutan produksi di Provinsi Kalimantan Selatan sebagaimana disajikan pada Tabel 63.
Tabel 63. Bentuk izin pemanfaatan hutan produksi di Provinsi Kalimantan Selatan. No I UPHHK Jumlah ( unit) Luas Berdasarkan
SK.I UPHHK ( ha)
1 I UPHHK-HA 5 279.361,00
2 I UPHHK-HTI 15 544.920,00
3 Pencadangan HTR 4 16.823,00
Jumlah 24 841.104,00
c.1. I UPHHK- HA
Berdasarkan data yang ada pada Ditjen BPK, sampai dengan bulan
Desember 2009 pemanfaatan hutan produksi untuk I UPHHK-HA sebanyak 5 unit dengan luas total areal sesuai SK.I UPHHK yang telah
diterbitkan Menteri Kehutanan seluas 279.361 ha. Jumlah dan luas tersebut tidak berubah dengan laporan triwulan sebelumnya. Daftar
I UPHHK-HA di Provinsi Kalimantan Selatan sebagaimana Tabel 64.
Tabel 64. Daftar Pemegang I UPHHK- HA di Provinsi Kalimantan Selatan
No Nama I UPHHK-HA No.SK.I UPHHK-HA Tgl. SK Luas ( ha) Aktifitas 1 PT.Aya Yayang Indonesia 840/Kpts-VI/1999 07-Okt-99 87.241,00 Aktif 2 PT.Elbana Abadi Jaya 139/Menhut-II/2007 11-Apr-07 15.480,00 Aktif
3
PT.INHUTANI II (Unit Pulau
Laut) 193/ Menhut-II/2006 24-Mei-06 40.950,00 Tidak Aktif 4 PT.Kodeco Timber 849/Kpts-VI/1999 11-Okt-99 99.570,00 Tidak Aktif 5 PT.Sumpol Timber 110/Kpts-II/2000 29-Des-00 36.120,00 Tidak Aktif
Jumlah 279.361,00
Sumber : Direktorat BRPHP dan BPHA
c.2. I UPHHK- HTI
Pemanfaatan hutan produksi dalam bentuk I UPHHK-HTI di provinsi
Kalimantan Selatan sampai dengan Desember 2009 sebanyak 15 unit dengan luas areal berdasarkan SK.I UPHHK-HT seluas 544.920 ha.
Dalam laporan triwulan I V ini terdapat I UPHHK-HTI yang baru diterbitkan yaitu PT. I nhutani I I unit Senakin dan PT. Prima Multi
Buana. Daftar I UPHHK-HTI di Provinsi Kalimantan Selatan
sebagaimana Tabel 65 berikut :
Tabel 65. Daftar Pemegang I UPHHK- HT di Provinsi Kalimantan Selatan
No Nama I UPHHK-HTI No.SK.I UPHHK-HTI Tgl. SK Luas Aktifitas
( ha)
1 PT.Aya Yayang Indonesia 513/Menhut-II/2005 26-Des-05 8.185,00 Aktif 2 PT.Dwima Jaya Utama*) 656/Kpts-II/1991 01-Okt-91 22.500,00 3 PT.Hutan Rindang Banua 86/Menhut-II/2006 06-Apr-06 268.585,00 Aktif 4 PT.Hutan Sembada 445/Kpts-II/1997 06-Agust-97 10.260,00 Aktif 5 PT.Inhutani II Unit Pulau Laut 30/Menhut-II/2006 13-Feb-06 48.720,00 Aktif 6 PT.Inhutani II Unit Senakin 505/Menhut-II/2009 03-Sep-09 30.730,00 Aktif 7 PT.Inhutani III Riam Kiwa*) 117/Kpts-V/1989 01-Nop-89 30.000,00 8 PT.Inhutani III Unit Pelaihari 358/Menhut-II/2005 13-Okt-05 27.500,00 Aktif 9 PT.Inni Joa 77/Menhut-II/2009 05-Mar-09 28.335,00
Lanjutan tabel 65
10 PT.Janggala Semesta 143/Kpts-II/1997 24-Mar-97 12.380,00 Tidak Aktif 11 PT.Kirana Chatulistiwa 764/Kpts-II/1996 22-Okt-96 14.400,00 Aktif
12 PT.Kirana Rimba*) 262/Kpts-V/1992 21-Feb-92 4.000,00 13 PT.Kodeco Timber 253/Kpts-II/1998 27-Feb-98 13.090,00 Aktif 14 PT.Prima Multi Buana 569/Menhut-II/2009 17-Sep-09 12.690,00 Aktif
15 PT.Trikorindotama Wanakarya 127/Kpts-II/1998 18-Feb-98 13.545,00 Aktif
Jumlah 544.920,00
Sumber : Direktorat BRPHP dan BPHT
* ) SK Sementara
c.3. I UPHHK- HTR
Berdasarkan data Ditjen BPK, sampai dengan bulan Desember 2009
luas areal Hutan Produksi yang dicadangkan Menteri Kehutanan untuk I UPHHK-HTR di Provinsi Kalimantan Selatan seluas 16.823 ha yang
tersebar di 4 Kabupaten. Luas tersebut meningkat dibandingkan pada
laporan triwulan I I I . Selama periode Oktober s.d Desember Menteri Kehutanan mencadangkan I UPHHK-HTR seluas 5.355 ha di
kabupataen Tanah Laut. Sebaran Kawasan hutan produksi yang dicadangkan untuk I UPHHK-HTR oleh Menteri Kehutanan
sebagaimana disajikan dalam Tabel 66.
Tabel 66. Sebaran Kaw asan Hutan Produksi yang dicadangkan untuk areal I UPHHK- HTR di Provinsi Kalimantan Selatan
No. Kabupaten/ Kota Nomor SK Pencadangan
Tanggal SK
Pencadangan Luas ( Ha) 1 Banjar SK.393/Menhut-II/2008 10-Nop-08 3.160,00 2 Hulu Sungai Selatan SK.101/Menhut-II/2008 08-Apr-08 818,00 3 Tabalong SK.395/Menhut-II/2008 10-Nop-08 7.490,00 4 Tanah Laut SK.706/Menhut-II/2009 19-Okt-09 5.355,00
Jumlah 16.823,00
Sumber : Direktorat BRPHP dan BPHT
d. Penggunaan Kaw asan Hutan Produksi
Penggunaan kawasan hutan produksi untuk kegiatan di luar sektor
kehutanan diberikan dalam bentuk ijin pinjam pakai. Sampai dengan
Desember 2009, jumlah perusahaan yang telah mendapat persetujuan pinjam pakai dari Menteri Kehutanan sebanyak 9 unit perusahaan
yang telah memperoleh ijin pinjam pakai kawasan hutan produksi dari
Menteri Kehutanan.
Tabel 67. Daftar Perusahaan Yang Mendapat I zin Pinjam Pakai Kaw asan Hutan dari Menteri Kehutanan di Provinsi Kalimantan Selatan
Nama Pemohon Jenis
Jenis
Mineral No.SK Tanggal Total 1 KUD Pelita Eksploitasi Batubara SK.610/Menhut-II/2009 05-Okt-09 126 2 KUD Penerus Baru Eksploitasi Batubara SK.604/Menhut-II/2009 05-Okt-09 10,32 3 KUD Penerus Baru Eksploitasi Batubara SK.86/Menhut-II/2009 05-Mar-09 33 4 PT.Amanah Anugerah Adi
Mulia Eksploitasi Batubara SK.654/Menhut-II/2009 15-Okt-09 60,9 5 PT.Astri Mining Resources Eksploitasi Batubara SK.703/Menhut-II/2009 19-Okt-09 30,62
6 PT.Bangun Karya Sabumi Eksploitasi Batubara SK.691/Menhut-II/2009 16-Okt-09 89,99 7 PT.Bumi Rhantau Energy Eksploitasi Batubara SK.470/Menhut-II/2009
12-Agust-09 89,9 8 PT.Eka Satya Pratama Eksploitasi Batubara SK.125/Menhut-II/2009 27-Mar-09 80,07 9 PT.Mantimin Coal Mining Eksploitasi Batubara SK.122/Menhut-II/2009 14-Jan-09 266
Jumlah 786,8