• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

C. Analisis Hasil Penelitian Pada Perbankan Syariah

2. PT. Bank SUMUT Syariah Cabang Panyabungan

Kontribusi semua variabel bebas penelitian ini terhadap perilaku nasabah pada PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan lebih rendah dibandingkan PT. Bank Syariah Mandiri cabang Panyabungan sebesar 0,280 atau 28,0 % saja. Sisanya sebanyak 72,0% disumbangkan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian. Berikut tabel hasil uji koefisien determinasi penelitian.

Tabel 4.17

Hasil Uji Koefisien Determinasi Pada PT. Bank SUMUT Syariah Cabang Panyabungan

Model R cabang Panyabungan dapat diintrepretasi dari tabel berikut.

Tabel 4.18

Persamaan Regresi Linier Berganda Pada PT. Bank Sumut Syariah Panyabungan

Model

Berdasarkan tabel dapat disimpulkan hasil uji hipotesis sebagai berikut:

bahwa semua variabel bebas tidak ada yang memiliki pengaruh terhadap perilaku nasabah pada PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan, dimana:

a. Religiusitas; t-hitung < t-tabel atau signifikansi > 0,10 (-1,166 < 1,655 atau 0,250 > 0,10)

b. Bagi hasil; t-hitung < t-tabel atau signifikansi > 0,10 (-1,063 < 1,655 atau 0,294 > 0,10)

c. Kualitas Pelayanan; t-hitung < t-tabel atau signifikansi > 0,10 (0,452 <

1,655 atau 0,654 > 0,10)

d. Fasilitas ; t-hitung < t-tabel atau signifikansi > 0,10 (0,752 < 1,655 atau 0,472 > 0,10)

e. Produk; t-hitung < t-tabel atau signifikansi > 0,10 (0,123 < 1,655 atau 0,903

> 0,10)

Demikian juga untuk hasil hipotesis secara simultan, semua variabel bebas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku nasabah

pada PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan. Karena nilai F–hitung (0,749) < F-tabel (2,026) dan 0,591 > 0,10, Berikut tabel yang menunjukkan hasil uji hipotesis simultan pada PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan

Jika dibentuk sebuah persamaan penelitian, maka model persamaan regresi linier berganda yang terjadi pada PT. Bank Syariah Mandiri cabang Panyabungan berdasarkan tabel di bawah ini dapat dibentuk sebagai berikut:

PN = 23,668 + (- 0,175) Rel +0,124BH +0,084Pel + 0,172Fas + 0,014Prod.

Adapun intrepretasi dari persamaan tersebut sebagai berikut:

a. Konstanta sebesar 23,668. Artinya jika semua variabel bebas dianggap konstan, maka perilaku nasabah pada PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan sebesar 23,668 satuan

b. Koefisien religiusitas sebesar -0,175. Artinya jika pemahaman keberagamaan seorang nasabah meningkat 1 satuan, maka perilaku nasabah dalam memilih PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan akan berkurang sebesar 0,17%. Koefisien bernilai negatif, artinya antara religiusitas dengan perilaku nasabah memiliki hubungan yang terbalik.

c. Koefisien bagi hasil sebesar 0,124. Artinya jika bagi hasil yang diberikan PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan meningkat 1 satuan, maka perilaku nasabah dalam memilih PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan akan meningkat sebesar 0,12%. Koefisien bernilai positif, artinya antara bagi hasil dengan perilaku nasabah memiliki hubungan searah.

d. Koefisien pelayanan sebesar 0,084. Artinya jika pelayanan yang diberikan PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan meningkat 1 satuan, maka perilaku nasabah dalam memilih PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan akan meningkat sebesar 0,08%. Koefisien bernilai positif, artinya antara pelayanan dengan perilaku nasabah memiliki hubungan yang searah.

e. Koefisien fasilitas sebesar 0,172. Artinya fasilitas yang diberikan PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan meningkat 1 satuan, maka perilaku nasabah dalam memilih PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan akan meningkat sebesar 0,17%. Koefisien bernilai positif, artinya antara fasilitas dengan perilaku nasabah memiliki hubungan yang searah.

f. Koefisien produk sebesar 0,014 Artinya jika produk yang diberikan PT.

Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan meningkat 1 satuan, maka perilaku nasabah dalam memilih PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan akan meningkat sebesar 0,014%. Koefisien bernilai positif, artinya antara produk dengan perilaku nasabah memiliki hubungan yang searah.

Demikian juga untuk hasil hipotesis secara simultan, semua variabel bebas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku nasabah pada PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan. Karena nilai F–hitung (0,749) < F-tabel (2,026) dan 0,591 > 0,10, Berikut tabel yang menunjukkan hasil uji hipotesis simultan pada PT. Bank SUMUT Syariah cabang Panyabungan

Tabel 4.19 Hasil Uji Simultan

PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Panyabungan

Model

Sum of

Squares Df Mean Square F Sig.

1 Regression 9,141 5 1,828 ,749 ,591b

Residual 107,359 44 2,440

Total 116,500 49

3. PT. Bank Muamalat Indonesia Kcp. Panyabungan

Dari ketiga bank syariah yang dijadikan sebagai objek penelitian, maka bank syariah yang memberikan kontribusi paling banyak dari variabel bebas terhadap variabel terikat adalah PT. Bank Muamalat Indonesia cabang Panyabungan. Berikut tabel yang menunjukkan kontribusi tersebut.

Tabel 4.20

Hasil Uji Koefisien Determinasi

Pada PT. Bank Muamalat Indonesia Cabang Panyabungan

Model R R Square Adjusted R

Square Std. Error of the

Estimate

Durbin-Watson

1 ,742a ,550 ,499 1,551 1,474

Berdasarkan tabel tersebut, disimpulkan bahwa kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 0,742 atau 74,2%, sisanya 25,8% dipengaruhi variabel lain di luar penelitian.

Untuk hasil dari uji hipotesis, maka dapat dilihat dari tabel berikut kolom B, yang diintrepretasikan sbb:

a. Religiusitas; t-hitung > t-tabel atau signifikansi < 0,10 (3,725 > 1,655 atau 0,001 < 0,10)

b. Bagi hasil; t-hitung < t-tabel atau signifikansi > 0,10 (0,258 < 1,655 atau 0,798 > 0,10)

c. Kualitas pelayanan; t-hitung > t-tabel atau signifikansi > 0,10 (-1,767 >

1,655 atau ,084 < 0,10)

d. Fasilitas ; t-hitung < t-tabel atau signifikansi > 0,10 (0,729 < 1,655 atau 0,470 > 0,10)

e. Produk; t-hitung > t-tabel atau signifikansi > 0,10 (2,700 > 1,655 atau 0,01<

0,10)

Oleh karena itu, variabel yang memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku nasabah di PT. Bank Muamalat Indonesia cabang Panyabungan adalah religiusitas, kualitas pelayanan, dan produk. Sedangkan variabel yang tidak memiliki pengaruh signifikan adalah bagi hasil dan fasilitas. Berikut tabel yang menggambarkan hasil uji hipotesis tersebut.

P

Hasil penelitian ini didukung oleh berbagai penelitian terdahulu, yaitu;

1. Variabel bebas yang memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku nasabah dalam memilih perbankan syariah di kabupaten Mandailing Natal adalah bagi hasil, pelayanan, dan produk. Hasil ini didukung oleh penelitian Diah

Tabel 4.21

Persamaan Regresi Linier Berganda

Pada PT. Bank Muamalat Indonesia Cabang Panyabungan

Model

Untuk hasil uji hipotesis secara simultan, disimpulkan bahwa semua variabel bebas mempengaruhi variabel terikat secara bersamaan dengan nilai F –hitung (10,770) > F-tabel (2,026) dan signifikansi (0,000 < 0,10). Berikut tabel yang menunjukkan hasil uji simultan pada PT. Bank Muamalat Indonesia.

Tabel 4.22

Hasil Uji Hipotesis Secara Simultan

Pada PT. Bank Muamalat Indonesia Cabang Panyabungan

Model

Dokumen terkait