BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
A. PT Bursa Efek Jakarta (PT BEJ)
PT. Bursa Efek Jakarta beralamat di Gedung Bursa Efek Jakarta, Jalan
Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan 12190, telepon: 021-5150515 (Hunting).
Fax:021-5150330. Homepage: http:/www.jsx.co.id. Di gedung ini selain terdapat
kantor manajemen Bursa Efek Jakarta juga terdapat lantai bursa dimana transaksi
dilakukan.
1. Sejarah singkat PT. Bursa Efek Jakarta
PT. Bursa Efek Jakarta didirikan secara resmi pada bulan Desember
1991 dan memperoleh ijin operasi dari Menteri Keuangan pada bulan Maret
1992, serta serah terima pengelolaan dari BAPEPAM dimulai pada bulan
April 1992. PT. BEJ baru mulai beroperasi penuh sebagai bursa swasta mulai
bulan Juli 1992.
Sebagai perseroan, PT. BEJ didirikan berdasarkan akte Notaris Ny.
Purbaningsih Adi Warsito, SH. No. 27 Tanggal 4 Desember 1991. Kedudukan
peseroan sebagai Badan Hukum telah disahkan melalui SK Menteri
Kehakiman No.C2-8126.HT.01. 01 Tanggal 26 Desember 1991 dan dimuat
dalam tambahan Berita Negara No. 1335 Tahun 1992. Pada tanggal 18 Maret
1992, perseroan secara resmi memperoleh ijin usaha dari Menteri Keuangan
melalui SK No.323/KMK.010/1992. Penyerahan pengelolaan bursa dari
BAPEPAM kepada perseroan dilaksanakan pada bulan April 1992. Peresmian
swastanisasi perseroan dilakukan oleh Menteri Keuangan pada tanggal 13 Juli
1992 di Jakarta.
PT. BEJ bertekad mewujudkan bursa efek berskala internasional yang
menawarkan kesempatan berinvestasi secara luas sejalan dengan
perkembangan perekonomian Indonesia. PT. BEJ berusaha mewujudkan
sarana perdagangan yang efisien, sistem informasi yang terpercaya, lengkap
dan tepat waktu, serta sumber daya manusia yang profesional dan berintegrasi
tinggi. Sehingga menjadikan Bursa Efek Jakarta sebagai Bursa efek yang
transparan, likuid, wajar, dan efisien. Dengan demikian dapat membawa
Bursa Efek Jakarta sejajar dengan bursa efek-bursa efek dunia.
PT. BEJ aktif berpartipasi mengembangkan basis investor lokal yang
luas dan kokoh sebagai stabilisator Pasar Modal Indonesia. PT. BEJ bertekad
menawarkan beragam efek yang berkualitas sejalan dengan instrumen pasar
modal yang semakin berkembang, sehingga BEJ dapat memberikan manfaat
yang optimal baik kepada investor domestik maupun asing.
2. Sistem Perdagangan Efek di Bursa Efek Jakarta
Kegiatan perdagangan efek tidak berbeda dengan kegiatan pasar pada
umumnya, yang melibatkan pembeli dan penjual. Namun untuk membeli dan
menjual efek dibutuhkan Perusahaan Pialang atau Broker (anggota bursa).
Aktivitas jual dan beli di lantai bursa dilakukan pialang melalui orang yang
ditunjuk sebagai Wakil Perantara Perdagangan Efek (WPPE). Mereka adalah
pelaku bursa.
a) Pembagian Pasar di Bursa
Dilihat dari pembentukan harga efek yang terjadi di pasar,
pembagian pasar terdiri dari pasar reguler dan pasar negosiasi.
Pembentukan harga di pasar reguler dengan cara tawar-menawar (action
market) secara terus menerus berdasarkan kekuatan pasar. Pembentukan
harga efek di pasar negosiasi (negotiated market) antara pihak penjual dan
pembeli. Pasar negosiasi terdiri dari:
1) Perdagangan dalam jumlah besar (Block Trading) untuk jumlah saham
minimal 200 ribu lembar saham.
2) Perdagangan dibawah standar lot (Odd Lot) untuk perdagangan
dibawah standar lot atau dibawah 500 lembar saham.
3) Perdagangan tutup sendiri (Crossing) untuk transaksi jual-beli yang
dilakukan oleh anggota bursa.
4) Perdagangan saham pemodal asing untuk saham porsi asingnya telah
mencapai 49% dari jumlah saham yang tercatat (Foreign Board).
b) Persyaratan Melakukan Transaksi di Pasar Reguler
1) Jumlah lembar saham dalam standar satuan lot, yaitu satu lot adalah
500 lembar saham (untuk saham yang bukan reksadana), sedangkan
standar lot untuk reksadana 1 lot adalah 100 lembar saham.
2) Perubahan harga (fraksi) dengan menawar di bursa:
(i) Untuk saham dengan kelipatan Rp. 25,- dengan perubahan
maksimum Rp. 200,-.
(ii) Untuk obligasi dengan kelipatan 1/6%.
(iii)Untuk harga Bukti
Right
sampai dengan Rp. 100,- ditetapkan
kelipatan Rp. 1,- dengan setiap kali perubahan maksimum Rp. 10,-,
bagi BuktiRightdengan harga antara Rp. 100,- hingga Rp. 1.000,-
ditetapkan kelipatan Rp. 10,- dengan setiap kali perubahan
maksimum Rp. 100,-.
c) Pasar Tunai, Harga Saham, Indeks di Bursa dan Biaya Transaksi
Pasar Tunai disediakan bagi perusahaan pialang yang tidak dapat
memenuhi kewajiban dalam menyelesaikan transaksi di Pasar Reguler
atau Pasar Negosiasi (gagal menyerahkan saham) pada hari bursa kelima.
Pasar Tunai dilakukan dengan prinsip pembayaran dan penyerahan
seketika (cash and carry).
Harga saham di bursa ditentukan oleh kekuatan pasar, dalam artian
tergantung kekuatan permintaan (penawaran beli) dan penawaran jual.
Saat ini harga saham sudah ditentukan melalui proses otomatisasi JATS.
Indeks Harga Saham setiap hari dihitung menggunakan harga
saham terakhir yang terjadi di bursa. Dua macam indeks yang digunakan
di BEJ adalah Indeks Harga Saham Individual yang mencerminkan
perkembangan harga suatu saham dan Indeks Harga Saham Gabungan
yang mencerminkan perkembangan pasar secara keseluruhan. Harga
saham yang digunakan dalam perhitungan indeks di bursa adalah harga
saham yang terjadi di pasar reguler.
Biaya Transaksi adalah komisi (imbalan jasa) kepada perusahaan
pialang yang besarnya ditentukan berdasarkan kesepakatan dengan
pemodal, untuk membeli atau menjual saham pemodal. Di BEJ biaya
komisi ini setinggi-tingginya 1% dari nilai transaksi (jual atau beli).
Anggota bursa berkewajiban membayar biaya-biaya untuk:
1) Untuk transaksi saham dikenakan biaya transaksi sebesar 0,04% dari
kumulatif nilai transaksi setiap bulannya.
2) Untuk transaksi atas unjuk tidak dikenakan biaya transaksi.
3) Untuk transaksi buktirighttidak dikenakan biaya transaksi.
4) Untuk transaksi warrantdikenakan biaya transaksi sebesar 0.02% dari
nilai transaksi.
5) Untuk anggota bursa yang tidak melakukan transaksi sama sekali
wajib membayar biaya administrasi kepada BEJ sebesar Rp. 250.000,-
per bulan.
6) Pengenaan komisi dan biaya ini belum termasuk PPN 10%, Pajak
Transaksi bagi transaksi penjualan saham sebesar 0,1% dari kumulatif
nilai transaksi penjualan, serta pajak penghasilan atas transaksi
penjualan, serta pajak penghasilan atas transaksi penjualan saham oleh
pemegang saham oleh pemegang saham pendiri sebesar 5%.
d) Hak pemodal sebagai pemegang saham.
Sebagai pemegang saham, investor berhak memperoleh dividen,
hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RPUS), dan mendapat
bagian jika perusahaan (karena suatu sebab) dilikuidasi.
e) Indeks Harga Saham
Indeks harga saham di bursa setiap hari dihitung menggunakan
harga saham terakhir yang terjadi di bursa. Dua indeks yang digunakan
adalah Indeks Harga Individual yang mencerminkan perkembangan harga
suatu saham dan Indeks Harga Saham Gabungan yang mencerminkan
perkembangan pasar secara keseluruhan. Harga saham yang dipergunakan
dalam perhitungan indeks di bursa adalah harga saham yang terjadi di
pasar reguler.
f) Pendaftaran saham.
Perusahaan pialang yang melakukan pesanan untuk membeli efek
atas perintah investor, atau investor sendiri dapat datang ke Biro
Administrasi Efek (BAE) yang ditunjuk oleh emiten untuk mendaftar dan
mengadministrasi saham tersebut atas nama investor yang membeli
saham. PT. BEJ menentukan bahwa batas waktu proses registrasi saham
selambatnya 7 hari. Setelah melakukan registrasi, maka investor telah
terdaftar sebagai pemegang saham perusahaan yang berhak mendaftarkan
seluruh hak sebagai pemagang saham.
g) Jadwal perdagangan
Seluruh kegiatan di BEJ dilakukan pada hari yang disebut dengan
hari bursa. Hari bursa tersebut adalah sebagai berikut:
Tabel 4.1. Jadwal Perdagangan Harian Bursa Efek Jakarta
Senin - Kamis
Sesi I
Sesi II
09.30 – 12.00 WIB
13.30 – 16.00 WIB
Jumat
Sesi I
Sesi II
09.30 – 11.00 WIB
14.00 – 16.00 WIB
Sumber: Laporan Tahunan Bursa Efek Jakarta
h) Informasi perdagangan efek yang tersedia di BEJ
PT. BEJ menyediakan berbagai sistem yang langsung
berhubungan dengan mesin utama komputer sistem perdagangan di BEJ
sehubungan dengan kebutuhan para investor akan informasi. Bagi para
vendor
yang bergerak di bidang penyebaran informasi, tersedia jasa
pelayanan data feed
yang berisi data mentah perdagangan yang bersifat
seketika. Data feed
tersebut diolah oleh vendor
dalam bentuk info-
broadcast yang kemudian akan disebarkan kepada para pelanggannya.
PT. BEJ menjalin kerjasama dengan PT. Surya Gendewamas
untuk menghasilkan produk info-broadcast
yang disebut JSX RTI
(Jakarta Stock Exchange Real Time Informasi), kerjasama lainnya dengan
lembaga Kantor Berita Antara dengan nama produk Antara-IMQ
(Indonesian Market Quote). Sedangkan produk info-broadcast lainnya
adalah Penta-RTI milik PT. Wara Arta.
Untuk pihak yang tidak memerlukan informasi seketika bisa
mengakses Bulletin Broad System
(BBS) yang berisikan seluruh data
perdagangan pada hari itu. BBS bisa diakses dengan melalukan dial up
atau menghubungi nomor-nomor telepon tertentu di BEJ yang sudah
dilengkapi dengan modem.
Setiap hari bursa, PT. BEJ menerbitkan Daftar Kurs Efek (DKE)
yang memuat tentang:
1) Nama dan kode efek yang tercatat di bursa.
2) Kurs, volume dan nilai transaksi yang terjadi.
3) Indeks Harga Saham Individual dan Gabungan.
4) Penawaran jual dan penawaran beli.
5) Daftar saham yang dapat dibeli oleh pemodal asing.
6) Pengumuman-pengumuman bursa.
Dalam dokumen
Analisis kinerja portofolio yang optimal : studi kasus pada saham-saham yang terdaftar dalam indeks LQ45.
(Halaman 40-46)