• Tidak ada hasil yang ditemukan

REALISASI TRW IV KEMAJUAN PELAKSANAAN (%)

Dukungan Kegiatan Pengembangan Perstatistikan dan Sistem Informasi Pertanian

12 Bulan 12 bulan 100

8. Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian

Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan perlindungan varietas tanaman serta pelayanan perizinan dan rekomendasi teknis pertanian.

Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud, Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian menyelenggarakan fungsi:

1. Perumusan rencana, program dan anggaran serta kerjasama

2. Pemberian layanan permohonan hak dan pengujian perlindungan varietas tanaman, serta pendaftaran varietas dan sumber daya genetik tanaman

3. Penerimaan, analisis, fasilitasi proses teknis penolakan atau pemberian izin, rekomendasi teknis dan pendaftaran di bidang pertanian

4. Pelayanan penamaan, pemberian, penolakan, permohonan, pembatalan hak, serta pelayanan permohonan banding, konsultasi, pertimbangan dan perlindungan hukum perlindungan varietas tanaman dan Perizinan Pertanian

45

5. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian

Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian menyusun Perjanjian Kinerja yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal dan Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian. Indikator Kinerja yang terdapat pada Perjanjian Kinerja Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian sebagai berikut: (1) Laporan Data Pertanian, (2) Laporan Analisis Data Pertanian; (3) Pengembangan dan Pengelolaan Layanan Sistem Informasi Pertanian; (4) Jumlah Petugas Pengelola dan Pengumpul Data Pertanian yang Dilatih; (5) Dukungan Kegiatan Pengembangan Perstatistikan dan Sistem Informasi Pertanian. Capaian dari Perjanjian Kinerja Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian sebagai berikut:

1. Jumlah Pelayanan Proses Permohonan Hak PVT

Hingga triwulan IV akhir, telah dilakukan pelayanan proses permohonan hak PVT sebanyak 52 varietas atau sebesar 94,54% dari target sebanyak 55 varietas.

Tabel 45 Capaian Kinerja Pelayanan Proses Permohonan Hak PVT Triwulan IV

INDIKATOR KINERJA TARGET

REALISASI TRW IV KEMAJUAN PELAKSANAAN (%)

Pelayanan Proses Permohonan Hak PVT (varietas)

55 52 94,54

2. Jumlah Penerbitan Sertifikat Hak PVT

Pada triwulan IV telah diterbitkan sertifikat Hak PVT sebanyak 30 sertifikat atau 66,66% dari target yang direncanakan.

Tabel 46 Capaian Kinerja Penerbitan Sertifikat Hak PVT Triwulan IV INDIKATOR KINERJA TARGET

REALISASI TRW IV KEMAJUAN PELAKSANAA N (%)

Jumlah Penerbitan Sertifikat Hak PVT (sertifikat)

45 30 66,66

3. Jumlah Pelayanan Proses Penerbitan Tanda Daftar Varietas dan SDG Tanaman Hingga triwulan IV akhir, telah diterbitkan 104 tanda daftar. Kemajuan pelaksanaan kegiatan sebesar 59,43%.

46 Tabel 47 Capaian Kinerja Pelayanan Proses Penerbitan Tanda Daftar Varietas dan SDG

Tanaman Triwulan IV INDIKATOR KINERJA TARGET

REALISASI TRW IV KEMAJUAN PELAKSANAAN (%)

Jumlah Pelayanan Proses Penerbitan Tanda Daftar Varietas dan SDG Tanaman (tanda daftar)

175 104 59,43

4. Jumlah Pemeriksaan Uji BUSS

Hingga triwulan IV akhir, dari target sebanyak 50 varietas, terealisasi 52 varietas yang telah dilakukan pemeriksaan terhadap Uji BUSS .

Tabel 48 Capaian Kinerja Pemeriksanaan Uji BUSS Tanaman Triwulan IV INDIKATOR KINERJA TARGET

REALISASI TRW IV KEMAJUAN PELAKSANAAN (%)

Jumlah Pemeriksaan Uji BUSS (varietas)

50 52 104

5. Jumlah Proses Pelayanan Pendaftaran Varietas Hortikultura Dalam Rangka Peredaran

Hingga triwulan IV akhir, telah teralisasi 180 tanda daftar varietas hortikultura dalam rangka peredaran atau 90% dari target sebesar 200 tanda daftar.

Tabel 49 Capaian Kinerja Proses Pelayanan Pendaftaran Varietas Hortikultura Dalam Rangka Peredaran Triwulan IV

INDIKATOR KINERJA TARGET

REALISASI TRW IV KEMAJUAN PELAKSANAAN (%)

Jumlah proses pelayanan pendaftaran varietas hortikultura dalam rangka peredaran (tanda daftar)

200 180 90

6. Jumlah Pelayanan Proses Penerbitan Surat Izin Pupuk dan Pestisida

Hingga triwulan IV akhir, telah dilakukan penerbitan 4.682 surat izin pupuk dan pestisida atau 222,95% dari target sebesar 2.100 surat izin.

Tabel 50 Capaian Kinerja Proses Pelayanan Penerbitan Surat Izin Pupuk dan Pestisida Triwulan IV

INDIKATOR KINERJA TARGET

REALISASI TRW IV KEMAJUAN PELAKSANAAN (%)

Jumlah pelayanan proses penerbitan surat izin pupuk dan pestisida (surat izin)

47

7. Jumlah Pelayanan Proses Rekomendasi Teknis Bidang Peternakan

Hingga triwulan IV akhir, telah dikeluarkan 682 rekomendasi teknis bidang peternakan atau 620% dari target sebesar 110 rekomendasi.

Tabel 51 Capaian Kinerja Proses Rekomendasi Teknis Bidang Peternakan Triwulan IV INDIKATOR KINERJA TARGET

REALISASI TRW IV KEMAJUAN PELAKSANAAN (%) Jumlah pelayanan proses rekomendasi

teknis bidang peternakan (rekomendasi)

110 682 620

8. Jumlah Pelayanan Proses Perizinan Pemasukan/Pengeluaran Benih Tanaman, SDG Tanaman, Obat Hewan dan Pakan Ternak

Hingga triwulan IV akhir, telah dikeluarkan 1.010 surat izin Pemasukan/Pengeluaran Benih Tanaman, SDG Tanaman, Obat Hewan dan Pakan Ternak atau 100% dari target sebesar 1.010 surat izin.

Tabel 52 Capaian Kinerja Pelayanan Proses Perizinan Pemasukan/Pengeluaran Benih Tanaman, SDG Tanaman, Obat Hewan dan Pakan Ternak Triwulan IV

INDIKATOR KINERJA TARGET

REALISASI TRW IV KEMAJUAN PELAKSANAAN (%)

Jumlah Pelayanan Proses Perizinan Pemasukan/Pengeluaran Benih Tanaman, SDG Tanaman, Obat Hewan dan Pakan Ternak (surat izin)

1.010 1.010 100

9. Jumlah Terbitnya Surat Izin Bidang Peternakan

Hingga triwulan IV akhir, telah dikeluarkan 385 surat izin Bidang Peternakan atau 132,76% dari target sebesar 290 surat izin.

Tabel 53 Capaian Kinerja Penerbitan Surat Izin Bidang Peternakan Triwulan IV INDIKATOR KINERJA TARGET

REALISASI TRW IV KEMAJUAN PELAKSANAAN (%)

Terbitnya surat izin bidang peternakan (surat izin)

290 385 132,76

10. Jumlah Laporan Administrasi dan Manajemen

Laporan Administrasi dan Manajemen telah tersusun sesuai target.

Tabel 54 Capaian Kinerja Penerbitan Surat Izin Bidang Peternakan Triwulan IV INDIKATOR KINERJA TARGET REALISASI TRW

IV

KEMAJUAN PELAKSANAAN

(%)

Administrasi dan Manajemen

48 BAB IV KESIMPULAN

Secara umum kegiatan Sekretariat Jenderal serta Biro maupun Pusat lingkup Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian pada triwulan IV Tahun 2015 telah terlaksana sesuai dengan perjanjian kinerja yang telah disepakati.

Adapun permasalahan yang dihadapi antara lain: (1.) pada AKIP Kementerian Pertanian masih terdapat indikator yang belum sepenuhnya spesifik, relevan dan terukur; (2.) prosedur penganggaran belum sepenuhnya mengutamakan atau mempersyaratkan adanya kinerja terukur sebelum pengajuan kegiatan dan anggarannya; dan (3.) praktik pengukuran kinerja pihak yang sudah menyepakati perjanjian atau kesepakatan kinerja, belum dikaitkan dengan sistem remunerasi atau pengakuan, sehingga berpotensi mengurangi makna dan semangat pihak-pihak yang bersepakat.

Tindaklanjut dari permasalahan yang dihadapi antara lain:

 Memastikan tersedianya Rencana Strategis Kementerian dan Unit Kerja mandiri yang berkualitas, lebih terukur dan menggambarkan kinerja jangka menengah yang terukur.

 Mereviu dan menyempurnakan IKU, baik tingkat kementerian maupun unit kerja dibawahnya dan memastikannya sudah lebih spesifik, relevan, terukur dan khas atau unik menggambarkan efektivitas dan alasan keberadaan entitas IKU tersebut.

 Mendorong diterapkannya anggaran berbasis kinerja, dengan cara meminta seluruh unit kerja mempertanggungjawabkan kinerja sebelum mengajukan anggaran. Memastikan seluruh unit kerja dapat mengaitkan kinerja utama (indikator dan target) dengan penganggarannya (mengaitkan IKU dengan anggarannya).

 Melaksanakan workshop penyusunan laporan keuangan di 33 Provinsi untuk memastikan penyelesaian penyusunan laporan keuangan tingkat satker dan tingkat wilayah serta tindak lanjut rekomendasi BPK per Provinsi.

 Melakukan reviu atas laporan keuangan satker dan UAPPA/B-W oleh Inspektorat Jenderal.

 Melakukan koordinasi lebih intensif antar semua Eselon I lingkup Kementerian Pertanian untuk penyelesaian tindak lanjut rekomendasi BPK-RI.

 Peningkatan Kapasitas dan Akuntabilitas kinerja Organisasi

 Pemerintah yang bersih dan bebas KKN

Dokumen terkait