(1) Pusat Standardisasi dan Jaminan Mutu Nuklir berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala.
(2) Pusat Standardisasi dan Jaminan Mutu Nuklir secara administratif dikoordinasikan oleh Sekretaris Utama.
Pasal 406
Pusat Standardisasi dan Jaminan Mutu Nuklir mempunyai tugas melaksanakan standardisasi, akreditasi dan sertifikasi serta jaminan mutu nuklir.
Pasal 407
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 406, Pusat Standardisasi dan Jaminan Mutu Nuklir menyelenggarakan fungsi :
a. pelaksanaan standardisasi radiasi dan nuklir; b. pelaksanaan akreditasi dan sertifikasi;
c. pelaksanaan dan pembinaan program jaminan mutu; d. pelaksanaan kegiatan tata usaha.
Pasal 408
Pusat Standardisasi dan Jaminan Mutu Nuklir terdiri dari : a. Subbagian Tata Usaha;
b. Bidang Standardisasi Radiasi dan Nuklir ; c. Bidang Akreditasi dan Sertifikasi;
d. Bidang Jaminan Mutu.
Pasal 409
Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan persuratan, kepegawaian, keuangan, perlengkapan, rumah tangga, administrasi kegiatan ilmiah, dokumentasi dan publikasi di lingkungan Pusat Standardisasi dan Jaminan Mutu Nuklir, dengan rincian tugas sebagai berikut :
a. melakukan administrasi persuratan; b. melakukan administrasi kepegawaian; c. melakukan penyusunan analisis jabatan;
d. melakukan penyusunan surat keputusan Kepala Pusat; e. melakukan dan mengkoordinasikan ketatausahaan;
f. melakukan administrasi kegiatan ilmiah, dokumentasi dan publikasi serta pelaporan;
g. melakukan pengelolaan Quality Life Document; h. melakukan pengelolaan perpustakaan;
i. melakukan pelayanan protokoler; j. melakukan administrasi keuangan; k. melakukan administrasi perlengkapan; l. melakukan urusan K-3.
Pasal 410
Bidang Standardisasi Radiasi dan Nuklir mempunyai tugas melaksanakan perumusan, penetapan dan revisi standar radiasi dan nuklir.
Pasal 411
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 410, Bidang Standardisasi Radiasi dan Nuklir menyelenggarakan fungsi :
a. penyiapan rumusan, penetapan dan revisi standar keselamatan radiasi dan nuklir serta lingkungan;
b. penyiapan rumusan, penetapan dan revisi standar mutu bahan dan peralatan nuklir.
Pasal 412 Bidang Standardisasi Radiasi dan Nuklir terdiri dari: a. Subbidang Standar Keselamatan;
b. Subbidang Standar Mutu Bahan dan Peralatan Nuklir. Pasal 413
(1) Subbidang Standar Keselamatan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, penetapan dan revisi standar keselamatan radiasi dan nuklir serta lingkungan, dengan rincian tugas sebagai berikut :
a. melakukan penyiapan pedoman, prosedur dan bahan dalam rangka perumusan rancangan dan revisi standar keselamatan radiasi, keselamatan nuklir, dan keselamatan lingkungan berdasarkan hasil kajian, penelitian dan pengembangan;
b. melakukan penyelenggaraan layanan perumusan dan revisi rancangan standar keselamatan radiasi, keselamatan nuklir, dan keselamatan lingkungan bedasarkan, hasil kajian, penelitan dan pengembangan, dengan mengkoordinasikan para pemangku kepentingan;
c. melakukan pemrosesan penetapan standar keselamatan radiasi, keselamatan nuklir, dan keselamatan lingkungan;
d. melakukan kegiatan administrasi, dokumentasi dan publikasi serta pelaporan kegiatan perumusan dan revisi standar keselamatan radiasi, keselamatan nuklir, dan keselamatan lingkungan.
(2) Subbidang Standar Mutu Bahan dan Peralatan Nuklir mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan, penetapan dan revisi standar mutu bahan dan peralatan nuklir, dengan rincian tugas sebagai berikut :
a. melakukan penyiapan pedoman, prosedur dan bahan dalam rangka perumusan rancangan dan revisi standar mutu bahan dan peralatan nuklir berdasarkan hasil kajian, penelitian dan pengembangan;
b. melakukan penyelenggaraan layanan perumusan dan revisi rancangan standar mutu bahan dan peralatan nuklir bedasarkan, hasil kajian, penelitan dan pengembangan, dengan mengkoordinasikan para pemangku kepentingan; c. melakukan pemrosesan penetapan standar mutu bahan dan peralatan nuklir; d. melakukan kegiatan administrasi, dokumentasi dan publikasi serta pelaporan
Pasal 414
Bidang Akreditasi dan Sertifikasi mempunyai tugas melaksanakan akreditasi dan sertifikasi fasilitas nuklir dan sistem pendukungnya.
Pasal 415
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 414, Bidang Akreditasi dan Sertifikasi menyelenggarakan fungsi :
a. pelaksanaan akreditasi fasilitas nuklir dan sistem pendukungnya; b. pelaksanaan sertifikasi fasilitas nuklir dan sistem pendukungnya.
Pasal 416 Bidang Akreditasi dan Serifikasi terdiri dari : a. Subbidang Akreditasi;
b. Subbidang Sertifikasi.
Pasal 417
(1) Subbidang Akreditasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pelaksanaan akreditasi fasilitas nuklir dan sistem pendukungnya, dengan rincian tugas sebagai berikut :
a. melakukan penyiapan pedoman, prosedur dan bahan dalam rangka penyelenggaraan layanan akreditasi BATAN;
b. melakukan penyelenggaraan layanan akreditasi Batan terhadap unit laboratorium dilingkungan BATAN dengan mengkoordinasikan para pemangku kepentingan;
c. melakukan penyelenggaraan layanan akreditasi Batan terhadap unit sertifikasi tertentu dilingkungan BATAN dengan mengkoordinasikan para pemangku kepentingan;
d. melakukan kegiatan administrasi, dokumentasi dan publikasi serta pelaporan kegiatan akreditasi BATAN.
(2) Subbidang Sertifikasi mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pelaksanaan sertifikasi personel, fasilitas nuklir dan sistem pendukungnya, dengan rincian tugas sebagai berikut :
a. melakukan penyiapan pedoman, prosedur dan bahan dalam rangka penyelenggaraan layanan sertifikasi BATAN;
b. melakukan penyelenggaraan layanan sertifikasi Batan terhadap unit kerja atau organ tertentu dilingkungan BATAN dengan mengkoordinasikan para pemangku kepentingan;
c. melakukan penyelenggaraan layanan sertifikasi Batan untuk personil dan produk iptek tertentu dilingkungan BATAN dengan mengkoordinasikan para pemangku kepentingan;
d. melakukan kegiatan administrasi, dokumentasi dan publikasi serta pelaporan kegiatan sertifikasi BATAN.
Pasal 418
Bidang Jaminan Mutu mempunyai tugas melaksanakan dan mengembangkan program jaminan mutu nuklir.
Pasal 419
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 418, Bidang Jaminan Mutu menyelenggarakan fungsi :
a. pelaksanaan penyusunan, pengembangan dan pembinaan program jaminan mutu nuklir;
b. pelaksanaan audit, pemantauan dan inspeksi sistem mutu nuklir. Pasal 420
Bidang Jaminan Mutu terdiri dari : a. Subbidang Program;
b. Subbidang Audit dan Pemantauan.
Pasal 421
(1) Subbidang Program mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan, pengembangan dan pembinaan program jaminan mutu nuklir, dengan rincian tugas sebagai berikut :
a. melakukan penyiapan pedoman, prosedur dan bahan untuk penyelenggaraan layanan asistensi dalam rangka pembuatan dan penerapan program jaminan mutu dan sistem manajemen mutu BATAN;
b. melakukan penyelenggaraan layanan asistensi yang meliputi sosialisasi, bimbingan dan konsultansi dalam rangka pembuatan dan penerapan program jaminan mutu dan sistem manajemen mutu unit kerja dilingkungan BATAN; c. melakukan pembinaan dan pengembangan mutu produk dan proses dalam
rangka peningkatan mutu berkelanjutan dilingkungan BATAN;
d. melakukan kegiatan administrasi, dokumentasi dan publikasi serta pelaporan kegiatan asistensi sistem mutu dilingkungan BATAN.
(2) Subbidang Audit dan Pemantauan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan audit, pemantauan dan inspeksi sistem mutu nuklir, dengan rincian tugas sebagai berikut :
a. melakukan penyiapan pedoman, prosedur dan bahan audit, pemantauan dan inspeksi dalam rangka penerapan program jaminan mutu dan sistem manajemen mutu BATAN;
b. Melakukan penyelenggaraan audit, pemantauan dan inspeksi dalam rangka penerapan program jaminan mutu dan sistem manajemen mutu unit kerja dilingkungan BATAN;
c. melakukan pembinaan dan pengembangan personil pelaksana dalam penerapan program jaminan mutu dan sistem manajemen mutu dilingkungan BATAN;
d. melakukan kegiatan administrasi, dokumentasi dan publikasi serta pelaporan kegiatan audit, pemantauan dan inspeksi sistem mutu dilingkungan BATAN.
BAB X
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN