Abin Syamsudin. M. (2009). Psikologi Kependidikan Perangkat Sistem Pengajaran Modul. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Alwisol. (2009). Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press
Kontribusi Layanan Informasi Bimbingan Belajar dan Kecerdasan Emosional terhadap Kemandirian Belajar. Tesis BK UNNES Semarang. Tidak diterbitkan.
Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN). (2007). Rambu-rambu Penyelenggaraan Bimbingan dan Konseling dalam Jalur Pendidikan Formal. Bandung: ABKIN.
Aspin. (2007). Hubungan Gaya Pengasuhan Orang Tua Authoritarian dengan Kemandirian Emosional Remaja (Studi Remaja Madya dalam Perspektif
Psikologi Perkembangan Pada Siswa SMA Negeri I Punggaluk Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara)(Tesis).Bandung:PPS UNPAD (tidakditerbitkan)
Azwar, Syaifuddin. (2007). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Brockett, Ralph G and Roger Hiemstra. (1991). Self-Direction in Adult Learning: Perspectives on Theory, Research, and Practice. London and New York: Routledge,
Budiman, N. (2002/2003). “Hubungan Antara Kemandirian Emosional, Perilaku
dan Nilai dengan Orientasi Karir. Tesis Psikologi UNPAD Bandung. Budiman, dkk. (2008). Bimbingan & Konseling: Konsep & Aplikasi.Bandung: Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, Universitas Pendidikan
Indonesia.
Christiana Warastuti. (2012). Hubungan antara Bimbingan Belajar dengan Kemandirian Belajar Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Negeri Sidoarjo. Skripsi, Universitas Muria Kudus: tidak diterbitkan. Dapat diakses: http://susilorahardjo.blogspot.com.
Desmita. (2002). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Djamarah, Syaiful.B. (2002). Psikologi Belajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Fauzia Ratna Widyasari. (2009). Efektivitas Konseling Kelompok Pendekatan Humanistik dalam Meningkatkan Disiplin Waktu Karyawan. Tesis Program Pascasarjana universitas Katolik Soegijapranata. Tidak diterbitkan.
Furqon. (2009). Statistika Terapan untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Glassman, William E. and Marilyn Hadad. (2009). Approaches to Psychology. McGraw-Hill Componies.
Hadi, Sutrisno. (2006). Statistik Jilid 2 & 3. Yogyakarta: UGM.
Hargreaves. David H. (2004). Learning for Life The Foundation for Lifelong Learning. Great Britain: The Policy Press.
Harvey, S.Virginia and Wolfe, C.L.A. (2007). Fostering Independent Learning Practical Strategies to Promote Student Success. New York: The Guilford Press.
Hepner et al. (2008). Research Design in Counseling 3rd ed. Belmont: Thomson Brooks/Cole
Hubble and Laure. (2005). Menumbuhkembangkan Kemandirian Belajar. Bandung: Nuansa.
Hurlock, Elizabeth. (1994). Psikologi Perkembangan. Jakarta:Erlangga.
Imaddudin, Aam. (2011). Bimbingan dan Konseling Aktualisasi Diri untuk Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa Sekolah Dasar. Tesis. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
I Nyoman Karma, 2002. Hubungan Antara Gaya Pengasuhan Orang Tua dan Otonomi Remaja (Studi tentang Remaja Pertengahan dalam perspektif Psikologi Perkembangan dan Konteks Nilai Budaya Sasak pada Siswa SMU Negeri Daerah Kabupaten Lombok Barat). Tesis. Bandung: Universitas Padjadjaran.
Jarvis, Matt. (2003). Theoretical Approaches in Psychology. Philadelphia: Routledge.
Kamil, M. (2007). “Teori Andragogi”. Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. Penyunting: Mohammad Ali. Bandung: Pedagogiana Press.
Knowles, Malcolm S. (1980). The Modern Practice of Adult Education From Pedagogy to Androgogy. New York: Cambridge, The Adult Education Company.
Kunandar. (2009). Guru Profesional Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Sukses dalam Sertifikasi Guru. Jakarta: Rajawali Press.
Lamont, Corliss. (2003). The Philosophy of Humanism. Eighth edition. New York. Humanist Press.
Long, H.B. (2006). International Journal of Self Directed Learning. Vol 3, (2), 63 halaman. [Online]. Tersedia: http://www.sdlglobal.com. [21 Maret 2012] Miarso, YH. (2004). Menyemai Benih Teknologi Pendidikan .Jakarta: Kencana. Mudjiman, Haris. (2007). Belajar Mandiri. Surakarta: UNS Pers.
Munisah. (2007) Studi Kasus Dan Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Dengan Teknik Eksistensial Humanistik Pada Siswa Kelas IX A SMP 2 Kudus. Skripsi, Universitas Muria Kudus: tidak diterbitkan. Diakses: http://susilorahardjo.blogspot.com.
Nurhayati, Eti. (2010). Model Bimbingan Akademik untuk Peningkatan Keterampilan dan Kemandirian Belajar Mahasiswa di Perguruan Tinggi (Studi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon).
Disertasi Sekolah Pascasarjana, UPI Bandung: tidak diterbitkan.
Nurhayati, Eti. (2011). Bimbingan, Konseling & Psikoterapi Inovatif. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.
Nurihsan, Juntika. (2003). Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Bandung: Mutiara.
Pitchard, Alan. (2009). Ways of Learning Theories and Learning Styles in the Classroom. USA: Routledge.
Retno Dwi Astuti. (2005). Pengaruh Pola Asuh Orangtua Terhadap Kemandirian Siswa Dalam Belajar Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri Sumpiuh Kabupaten Banyumas Tahun Pelajaran 2005/2006. Tesis Universitas Negeri Semarang. Tidak diterbitkan.
Santrock John W. (2003). Adolescence Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga. Slavin, E.R. (2006). Educational Psychology Theory and Practice. Eighth
Edition. USA. Pearson.
Sriyono, Heru. (2011). Bimbingan Belajar untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa SMP Panti Asuhan Desa Putera Jakarta. Tesis BK UPI Bandung. Tidak diterbitkan.
Sri Wasonowati.(2006). Penerapan Bimbingan Belajar dan Model Konseling Client Centered untuk Mencapai Belajar Tuntas Siswa kelas IX G SMP 3 Kudus Tahun Pelajaran 2005/2006. Skripsi, Universitas Muria Kudus: tidak diterbitkan. Diakses:http://susilorahardjo.blogspot.com.
Steinberg, Lawrence. (2002). Adolescence. New York: McGraw Hill, Inc.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung. Alfabeta.
Suherman, dkk. (2008). Bimbingan & Konseling: Konsep & Aplikasi.Bandung: Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, Universitas Pendidikan Indonesia.
Sukmadinata, N.S. (2004). Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Rosda
Suparno, A. Suhaenah. (2003). Remaja Berkualitas, Problematika Remaja dan Solusinya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Supriatna, Mamat. (2010). Model Konseling Aktualisasi Diri untuk Mengembangkan Kecakapan Pribadi Mahasiswa. Disertasi (tidak diterbitkan). Bandung: Sekolah Pascasarjana UPI.
Suryabrata, Sumardi. (2004). Psikologi Pendidikan. Jakarta. Rajagrafindo Persada.
Undang-undang Sisdiknas (Sistem Pendidikan Nasional) tahun 2003. Jakarta: Sinar Grafika.
Yusuf, LN, Syamsu. (2005). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung. Rosda.
Yusuf, LN, Syamsu. (2009). Program Bimbingan & Konseling Di Sekolah. Bandung: Rizqi Press.
Yusuf, S dan Nurihsan, J. (2010). Landasan Bimbingan dan Konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Widya Novitasari. (2008). Hubungan antara Kemandirian Belajar Peserta Didik dan Bimbingan Orang Tua dengan Hasil Belajar
Wikepedia. (2010). Experential Learning. Artikel online. Tersedia di http: // en. wikipedia.org/wiki/Experiental_learning.
www.pisaindonesia.wordpress.com (diakses 1 Oktober 2012) www.nwrel.org/planning/reports/self-direct/index.php.
www.privatewww.essex.ac.uk/~fmsawa/autonomyin_the_libyan context. htm (diakses 12 juni 2012).
www.psychology.about.com/od/lindex/g/learning.htm. (diakses 1 Oktober 2012). www.sdlearning.pbworks.com/w/page/1899117/SDLPhilosophicalFoundations.
(diakses 1 Desember 2012).
www.teachinglearningresources.pbworks.com (diakses 1 Juli 2012).
www.waskitamandiri.bk.wordpress/2010/05/16/pengaruh-gaya-pengasuhan-orangtua-terhadap-kemandirian-remaja (diakses 23 April 2012).