• Tidak ada hasil yang ditemukan

Putusan Peradilan tata Usaha Putusan Peradilan tata Usaha

Dalam dokumen hukum acara tata usaha negara (Halaman 51-75)

Putusan Peradilan tata Usaha

Negara

Negara

 Putusan pengadilan dpt berupa gugatan Putusan pengadilan dpt berupa gugatan ditolak, gugatan dikabulkan, gugatan tdk ditolak, gugatan dikabulkan, gugatan tdk

dpt diterima, atau gugatan gugur. dpt diterima, atau gugatan gugur.

 Gugatan ditolak artinya memperkuat Gugatan ditolak artinya memperkuat Keputusan yg dikeluarkan oleh Badan Keputusan yg dikeluarkan oleh Badan

atau Pejabat TUN . atau Pejabat TUN .

Gugatan dikabulkan artinya tidak Gugatan dikabulkan artinya tidak

membenarkan Keputusan yg dikeluarkan oleh

membenarkan Keputusan yg dikeluarkan oleh

Badan atau Pejabat TUN baik sebagian atau

Badan atau Pejabat TUN baik sebagian atau

seluruhnya.

seluruhnya.

Gugatan tdk dpt diterima artinya gugatan itu Gugatan tdk dpt diterima artinya gugatan itu tdk memenuhi persyaratan yg tlh ditentukan.

tdk memenuhi persyaratan yg tlh ditentukan.

Gugatan gugur artinya apabila para phk atau Gugatan gugur artinya apabila para phk atau kuasanya semua tdk hadir pd persidangan yg

kuasanya semua tdk hadir pd persidangan yg

tlh ditentukan dan tlh dipanggil secara patut.

Dlm hal gugatan dikabulkan oleh pengadilan, Dlm hal gugatan dikabulkan oleh pengadilan, maka dlm putusan sekaligus dittpkan kwjiban

maka dlm putusan sekaligus dittpkan kwjiban

yg hrs dilakukan oleh Badan atau Pejabat TUN

yg hrs dilakukan oleh Badan atau Pejabat TUN

yg mengeluarkan kptsn berupa:

yg mengeluarkan kptsn berupa:

Pencabutan KTUN yg bersangkutan;Pencabutan KTUN yg bersangkutan;

Pencabutan KTUN yg bersangkutan ditambah Pencabutan KTUN yg bersangkutan ditambah dg kwjban untuk menerbitkan kptsn yg baru;

dg kwjban untuk menerbitkan kptsn yg baru;

atau

atau

Penerbitan KTUN apabila gugatan didasarkan Penerbitan KTUN apabila gugatan didasarkan pd adanya sikap diam yg disamakan dg kptsn

pd adanya sikap diam yg disamakan dg kptsn

penolakan pd Ps. 3 UU No. 5 th 1986.

Putusan hakim tdk semua dpt dilaksanakan dlm Putusan hakim tdk semua dpt dilaksanakan dlm arti yg sebenarnya secara paksa oleh

arti yg sebenarnya secara paksa oleh

pengadilan. Hanya putusan penghukuman yg

pengadilan. Hanya putusan penghukuman yg

dpt dilaksanakan, sedangkan putusan

dpt dilaksanakan, sedangkan putusan

pernyataan

pernyataan (deklaratoir)(deklaratoir) dan putusan dan putusan

penciptaan

penciptaan (contitutive)(contitutive) tdk memerlukan sarana tdk memerlukan sarana

pemaksa untuk melaksanakanya.

pemaksa untuk melaksanakanya.

Krn tdk memuat hak atas suatu prestasi, maka Krn tdk memuat hak atas suatu prestasi, maka terjadinya akibat hkm tdk tergantung pd

terjadinya akibat hkm tdk tergantung pd

bantuan atau kesediaan dr phk yg dikalahkan.

bantuan atau kesediaan dr phk yg dikalahkan.

Krn itu, tdk diperlukan sarana pemaksa untuk Krn itu, tdk diperlukan sarana pemaksa untuk menjalankanya.

 Putusan Pengadilan yg tdk Putusan Pengadilan yg tdk

mengindahkan syarat2 yg ditentukan mengindahkan syarat2 yg ditentukan

undang2 akibatnya batal demi hkm. undang2 akibatnya batal demi hkm.

 Se lambat2nya 30 hari stlh putusan itu Se lambat2nya 30 hari stlh putusan itu diucapkan, hakim yg memeriksa perkara diucapkan, hakim yg memeriksa perkara

dan panitera yg ikut bersidang hrs dan panitera yg ikut bersidang hrs

menandatanganinya. menandatanganinya.

 Apabila hakim ketua sidang berhalangan Apabila hakim ketua sidang berhalangan menandatangani, maka putusan

menandatangani, maka putusan

ditandatangani oleh ketua pengadilan

ditandatangani oleh ketua pengadilan

dengan menyatakan berhalanganya

dengan menyatakan berhalanganya

hakim ketua sidang.

hakim ketua sidang.

 Apabila yg berhalangan adlh hakim Apabila yg berhalangan adlh hakim

anggota majelis, putusan ditandatangani

anggota majelis, putusan ditandatangani

oleh keta majelis dg menyatakan

oleh keta majelis dg menyatakan

berhalanganya hakim anggota majelis itu

 Setiap perkara yg diputus pengadilan Setiap perkara yg diputus pengadilan memerlukan biaya.

memerlukan biaya.

 Pihak yg kalah lazimnya dihukum untuk Pihak yg kalah lazimnya dihukum untuk membayar biaya perkara, baik untuk

membayar biaya perkara, baik untuk seluruhnya atau sebagian.

Biaya perkara tsb dibebankan kpd phk yg

Biaya perkara tsb dibebankan kpd phk yg

kalah meliputi:

kalah meliputi:

a.

a. Biaya kepaniteraan dan biaya materai yg Biaya kepaniteraan dan biaya materai yg

diperlukan untuk perkara itu.

diperlukan untuk perkara itu.

b.

b. Biaya saksi, ahli, dan alih bahasa yg Biaya saksi, ahli, dan alih bahasa yg

diperlukan dlm perkara termasuk biaya

diperlukan dlm perkara termasuk biaya

penyumpahanya, dg catatan bahwa phk yg

penyumpahanya, dg catatan bahwa phk yg

meminta pemeriksaan lbh dari 5 orang saksi

meminta pemeriksaan lbh dari 5 orang saksi

hrs membayar biaya untuk saksi yg lbh itu

hrs membayar biaya untuk saksi yg lbh itu

meskipun phk tsb dimenangkan.

c.

c. Biaya pemeiksaan ditempat lain dari Biaya pemeiksaan ditempat lain dari ruang sidang dan biaya lain yg

ruang sidang dan biaya lain yg

diperlukan bagi pemutusan sengkea diperlukan bagi pemutusan sengkea

atas perintah hakim ketua sidang. atas perintah hakim ketua sidang.

 Agar ada kepastian hukum, jumlah biaya Agar ada kepastian hukum, jumlah biaya perkara yg dibebankan kpd phk yg kalah

perkara yg dibebankan kpd phk yg kalah

harus dimuat dlm amar putusan akhi

harus dimuat dlm amar putusan akhi

pengadilan.

pengadilan.

 Dlm hal pelaksanan putusan yg berisi Dlm hal pelaksanan putusan yg berisi

kewajiban kpd Badan/Pejabat TUN untuk

kewajiban kpd Badan/Pejabat TUN untuk

memberikan rehabilitasi, dikirim kpd para

memberikan rehabilitasi, dikirim kpd para

phk dlm tempo 3 hari stlh putusan

phk dlm tempo 3 hari stlh putusan

mempunyai kekuatan hkm tetap.

 Apabila tergugat tdk dpt atau tdk Apabila tergugat tdk dpt atau tdk

sempurna melaksanakanya sbb tlh sempurna melaksanakanya sbb tlh

terjadi perubahan keadaan, maka dia terjadi perubahan keadaan, maka dia

wajib memberitahukan kpd Ketua wajib memberitahukan kpd Ketua

Pengadilandan Penggugat. Pengadilandan Penggugat.

 Kemungkinan suatu putusan PTUN tdk Kemungkinan suatu putusan PTUN tdk dilaksanakan oleh pejabat adm negara,

dilaksanakan oleh pejabat adm negara,

krna alasan teknis yuridis dan sikap

krna alasan teknis yuridis dan sikap

tindak pejabat adm negara.

tindak pejabat adm negara.

 Dari segi teknis yuridis, dlm UU No 5 th Dari segi teknis yuridis, dlm UU No 5 th 1986 serta beberapa asas dlm hkm adm

1986 serta beberapa asas dlm hkm adm

memang tdk diatur instrumen yg dpt

memang tdk diatur instrumen yg dpt

memaksa pejabat adm negara untuk

memaksa pejabat adm negara untuk

melaksanakan putusan PTUN.

 Pejabat yg tdk melaksanakan putusan Pejabat yg tdk melaksanakan putusan PTUN berarti tdk menghormati prinsip2 PTUN berarti tdk menghormati prinsip2

negara hkm dan tdk menyadari bahwa negara hkm dan tdk menyadari bahwa jabatan sbg pekerjaan yg mengemban jabatan sbg pekerjaan yg mengemban

kepentinga umum. kepentinga umum.

 Untuk dpt menerobos hal ini diperlukan Untuk dpt menerobos hal ini diperlukan dan diciptakan yurisprudensi oleh para dan diciptakan yurisprudensi oleh para

hakim PTUN. hakim PTUN.

Upaya hkm thdp putusan PTUN Upaya hkm thdp putusan PTUN

 Jenis upaya hkm:Jenis upaya hkm: a.

a. Upaya hkm biasa yg berupa pengadilan Upaya hkm biasa yg berupa pengadilan tingkat banding dan peradilan tingkat

tingkat banding dan peradilan tingkat kasasi.

kasasi. b.

b. Upaya hkm luar biasa, yaitu Upaya hkm luar biasa, yaitu

perlawanan phk ketiga dan peninjauan perlawanan phk ketiga dan peninjauan

kembali. kembali.

Perlawanan phk ketigaPerlawanan phk ketiga a.

a. Mencabut keputusan yg digugat dlm perkara Mencabut keputusan yg digugat dlm perkara

itu. Misalnya pencabutan izin usaha akan

itu. Misalnya pencabutan izin usaha akan

menimbulkan kerugian penduduk sekitarnya,

menimbulkan kerugian penduduk sekitarnya,

b.

b. Mencabut kptsn yg digugat dlm perkara itu Mencabut kptsn yg digugat dlm perkara itu

dan menerbitkan KTUN yg baru. Misalnya

dan menerbitkan KTUN yg baru. Misalnya

pencabutan izin usaha tsb disertai

pencabutan izin usaha tsb disertai

mengeluarkan izin serupa untuk luar daerah,

mengeluarkan izin serupa untuk luar daerah,

tentu ketetapan baru akan merugikan

tentu ketetapan baru akan merugikan

kepentingan penduduk yg dahulu sdh

kepentingan penduduk yg dahulu sdh

menguntungan

c.

c. Menerbitkan KTUNbaru dlm hal Menerbitkan KTUNbaru dlm hal gugatan yg dikabulkan mengenai gugatan yg dikabulkan mengenai

keputusan yg fiktif. keputusan yg fiktif. d.

d. Membayar suatu ganti kerugian.Membayar suatu ganti kerugian. e.

e. Mereka dilitir penggugat dlm Mereka dilitir penggugat dlm kedudukan semula.

 Pemohonan banding Pemohonan banding  istilah banding istilah banding sering disebut pemeriksaan ulang, dlm sering disebut pemeriksaan ulang, dlm

bahasa inggris disebut

bahasa inggris disebut appeal,appeal,

pemeriksaan tingkat kedua, yaitu pemeriksaan tingkat kedua, yaitu

memeriksa perkara baik mengenai fakta memeriksa perkara baik mengenai fakta

maupun penerapan hkmnya dan maupun penerapan hkmnya dan

merupakan pemeriksaan tingkat terakhir merupakan pemeriksaan tingkat terakhir

(judex facti).

 Permohonan kasasiPermohonan kasasi kasasi

kasasi  pemeriksaan thdp keputusan pemeriksaan thdp keputusan pengadilan dlm tingkat peradilan yg

pengadilan dlm tingkat peradilan yg terakhir apakah ada kesalahan atau terakhir apakah ada kesalahan atau

kekeliruan dlm penerapan hkmnya. kekeliruan dlm penerapan hkmnya.

Mahkamah Agung dlm tingkat kasasi dpt Mahkamah Agung dlm tingkat kasasi dpt

menggunakan 3 alasan untuk membatalkan

menggunakan 3 alasan untuk membatalkan

alasan pengadilan bawahan (judex facti) yaitu:

alasan pengadilan bawahan (judex facti) yaitu:

a.

a. Karena melampaui batas wewenangnyaKarena melampaui batas wewenangnya

b.

b. Salah menerapkan/melanggar km yg berlakuSalah menerapkan/melanggar km yg berlaku

c.

c. Lalai memenuhi syarat2 yg diwajibkan oleh UU Lalai memenuhi syarat2 yg diwajibkan oleh UU

yg mengakibatkan batalnya putusan yg

yg mengakibatkan batalnya putusan yg

bersangkutan

 Peninjauan Kembali Peninjauan Kembali  Permohonan Permohonan peninjauan Kembali thdp putusan

peninjauan Kembali thdp putusan

pengadilan yg tlh memperoleh kekuatan pengadilan yg tlh memperoleh kekuatan hkm tetap merupakan wewenang eklusif hkm tetap merupakan wewenang eklusif

Mahkamah Agung. Mahkamah Agung.

 Mahkamah Agung akan memutuskan Mahkamah Agung akan memutuskan permohonan PK pd tingkat pertama da permohonan PK pd tingkat pertama da

terakhir. terakhir.

 Setelah diputuskan dlm tingkat PK tdk Setelah diputuskan dlm tingkat PK tdk terbuka lagi upaya hkm apapun.

 Alasan2 PK diatur dlm Pasal 67-75 UU Alasan2 PK diatur dlm Pasal 67-75 UU No. 14 tahun 1986 sbb:

No. 14 tahun 1986 sbb: a.

a. Apabila putusan didasarkan pada suatu Apabila putusan didasarkan pada suatu kebohongan atau tipu muslihat phk

kebohongan atau tipu muslihat phk lawan yg diketahui stlh perkaranya lawan yg diketahui stlh perkaranya

diputus atau didasarkan pada bukti2 diputus atau didasarkan pada bukti2

perdana dinyatakan palsu perdana dinyatakan palsu

b.

b. Apabila stlh perkara diputus ditemukan Apabila stlh perkara diputus ditemukan surat2 bukti yg bersifat menentukan yg surat2 bukti yg bersifat menentukan yg

pd waktu pekara diperiksa tdk dpt pd waktu pekara diperiksa tdk dpt

ditemukan ditemukan c.

c. Apabila tlh dikabulkan suatu hal yg tdk Apabila tlh dikabulkan suatu hal yg tdk dituntut atau lbh daripada yg dituntut

dituntut atau lbh daripada yg dituntut d.

d. Apabila mengenai suatu bagian dr Apabila mengenai suatu bagian dr tuntutan blm diputus tanpa

tuntutan blm diputus tanpa dipertimbangkan seab2nya dipertimbangkan seab2nya

e.

e. Apabila antara phk2 yg sama mengenai Apabila antara phk2 yg sama mengenai soal yg sama atas dasar yg sama, oleh soal yg sama atas dasar yg sama, oleh

pegadilan yg sama, atau sama pegadilan yg sama, atau sama

tingkatnya tlh diberikan putusan yg satu tingkatnya tlh diberikan putusan yg satu

dg lainnya bertentangan dg lainnya bertentangan f.

f. Apabila dlm suatu putusan trdapat Apabila dlm suatu putusan trdapat

ketentuan2 yg bertentangan satu dg yg ketentuan2 yg bertentangan satu dg yg

lainya. lainya.

Dalam dokumen hukum acara tata usaha negara (Halaman 51-75)

Dokumen terkait