BAB 5 HASIL DAN PEMBAHASAN
5.9 Penyusunan Bill of Quantity (BOQ) dan
5.9.1 Bill of Quantity (BOQ)
Perhitungan Bill of Quantity (BOQ) dalam perencanaan ini meliputi pembersihan lahan, penggalian tanah biasa untuk konstruksi, pengurugan pasir dengan dengan pemadatan. Terdapat pula pekerjaan beton K-225, pekerjaan pembesian dengan besi beton (polos), pekerjaan bekisting lantai dan dinding. Pekerjaan lain adalah pemasangan pipa air kotor 2.25” (75 mm).
Pada perencanaan ini, unit grease trap dibangun di atas tanah, sedangkan unit bak pengendap, bak ekualisasi, ABR tidak sepenuhnya dibangun di atas tanah, terdapat bagian yang ditanam di bawah tanah. Dan constructed wetland seluruhnya ditanam di bawah tanah. Grease trap direncanakan menggunakan plat besi
dengan tebal 0,5 cm, seangkan unit lainnya direncanakan menggunakan beton. Berikut dihitung BOQ dan RAB untuk setiap unit IPAL.
1. BOQ Grease Trap
a. Pembersihan Lahan = panjang total x lebar total = 1,215 m x 0,31 m
= 0,38 m2
b. Kebutuhan plat besi
Menggunakan plat besi stainless steel dengan spesifikasi berikut:
Dipilih stainless steel grade 304.
Harga per lembar plat besi polos (tebal 5 mm), lebar 1,22 m, panjang 2,44 m (area = 2,97 m2) dan berat 117,39 kg yaitu Rp 5.517.373.
Kebutuhan besi total = 2(1,215 m x 0,45 m) + 3(0,3 m x 0,45 m) + 2(1,215 m x 0,3 m)
= 2,23 m2
1 lembar plat besi = 2,97 m2
Kebutuhan besi = 2,23 m2 = 0,75 lembar 1 lembar plat besi = 117,39 kg
0,75 lembar = 88 kg
c. Pemasangan Pipa Air Kotor berdiameter 75 mm Pemasangan pipa air kotor diameter 75 mm dilakukan dengan mengetahui terlebih dahulu panjang pipa yang diperlukan untuk masing masing unit pengolahan, untuk unit grease trap yaitu 0,59 m. = 0,59 m
2. BOQ Bak Pengendap
a. Pembersihan Lahan = panjang total x lebar total = 2,85 m x 1 m
= 2,85 m2
b. Penggalian Tanah Biasa untuk Konstruksi
Pada pekerjaan ini, tanah digali dengan bentuk tampak samping adalah segiempat. Rumus = (panjang total) x (lebar total) x (kedalaman bangunan yang digali + tebal pasir + freeboard + tebal lantai kerja + tebal tutup)
- Tebal pasir = 0,1 m - Tebal lantai kerja = 0,05 m
- Freeboard = 0,3 m - Tebal tutup = 0,15 m Berikut adalah dimensi unit IPAL:
Bak Pengendap = 2,4 m x 1 m x 2,28 m = 5,47 m3
c. Pengurugan Pasir dengan Pemadatan = (panjang total) x (lebar total) x (tebal pasir) = 2,4 m x 1 m x 0,1 m
= 0,24 m3
d. Pekerjaan Beton K-225 • Beton Lantai Bangunan
= panjang x lebar x (tebal lantai kerja + tebal lantai bak). Dimana tebal lantai kerja (0,05 m) + tebal lantai bak (0,15 m) adalah 0,2 m.
= 2,4 m x 1 m x 0,2 m = 0,48 m3
• Beton Dinding Bangunan
= (panjang total + lebar total) x tebal dinding x (kedalaman + freeboard) Zona Pengendapan = (2,4 m + 1 m) x 0,15 m x 2 m = 1,02 m3 Zona Lumpur = (0,7 m + 0,5 m) x 0,67 m / 2 x 0,15 = 0,06 m3
e. Pembesian dengan Besi Beton (Polos)
Volume pekerjaan ini mengacu pada perhitungan volume pekerjaan beton untuk dinding dan lantai bangunan. Berdasarkan hasil perhitungan sebelumnya didapatkan volume beton 1,5 m3. Besi yang digunakan direncanakan memiliki berat 150 kg/m3 beton sehingga didapatkan berat besi adalah:
Berat besi = volume beton x berat besi = 1,5 m3 x 150 kg/m3
=225kg
f. Bekisting Lantai = panjang total x lebar total = 2,4 m x 1 m
g. Bekisting Dinding = (panjang total + lebar total) x tinggi • Zona Pengendapan = (2,4 m + 1 m) x 2 m = 6,8 m2 • Zona lumpur = (0,7 m + 0,5 m) x 0,67 m / 2 = 0,4 m2
h. Pemasangan Pipa Air Kotor berdiameter 75 mm Pemasangan pipa air kotor diameter 75 mm dilakukan dengan mengetahui terlebih dahulu panjang pipa yang diperlukan untuk masing masing unit pengolahan, untuk unit bak pengendap yaitu 0,22 m. 3. BOQ Bak Ekualisasi
a. Pembersihan Lahan = panjang total x lebar total = 1,3 m x 1 m
= 1,3 m2
b. Penggalian Tanah Biasa untuk Konstruksi
Pada pekerjaan ini, tanah digali dengan bentuk tampak samping adalah segiempat. Rumus = (panjang total) x (lebar total) x (kedalaman bangunan yang digali + tebal pasir + freeboard + tebal lantai kerja + tebal tutup)
- Tebal pasir = 0,1 m - Tebal lantai kerja = 0,05 m
- Freeboard = 0,3 m
- Tebal tutup = 0,15 m Berikut adalah dimensi unit IPAL:
Bak Ekualisasi = 1,3 m x 1 m x 1,19 m = 1,547 m3
c. Pengurugan Pasir dengan Pemadatan = (panjang total) x (lebar total) x (tebal pasir) = 1,3 m x 1 m x 0,1 m
= 0,13 m3
d. Pekerjaan Beton K-225 • Beton Lantai Bangunan
= panjang x lebar x (tebal lantai kerja + tebal lantai bak). Dimana tebal lantai kerja (0,05 m) + tebal lantai bak (0,15 m) adalah 0,2 m.
= 1,3 m x 1 m x 0,2 m = 0,26 m3
= (panjang total + lebar total) x tebal dinding x (kedalaman + freeboard)
= (1,3 m + 1 m) x 0,15 m x 1,3 m = 0,45 m3
• Beton Tutup Bangunan = panjang x lebar x tebal tutup
Dimana tebal tutup bak adalah 0,15 m. = 1,3 m x 1 m x 0,15 m
= 0,2 m3
e. Pembesian dengan Besi Beton (Polos)
Volume pekerjaan ini mengacu pada perhitungan volume pekerjaan beton untuk dinding dan lantai bangunan. Berdasarkan hasil perhitungan sebelumnya didapatkan volume beton 0,71 m3. Besi yang digunakan direncanakan memiliki berat 150 kg/m3 beton sehingga didapatkan berat besi adalah:
Berat besi = volume beton x berat besi = 0,71 m3 x 150 kg/m3
=106,5kg
f. Bekisting Lantai = panjang total x lebar total = 1,3 m x 1 m
= 1,3 m2
g. Bekisting Dinding = (panjang total + lebar total) x tinggi
= (1,3 m + 1 m) x 1,3 m = 3 m2
h. Pemasangan Pipa Air Kotor berdiameter 75 mm Pemasangan pipa air kotor diameter 75 mm dilakukan dengan mengetahui terlebih dahulu panjang pipa yang diperlukan untuk masing masing unit pengolahan, untuk unit bak ekualisasi yaitu 0,22 m. i. Pengadaan Pompa = 2 buah.
4. BOQ Anaerobic Baffled Reactor
a. Pembersihan Lahan = panjang total x lebar total = 6,5 m x 1 m
= 6,5 m2
Pada pekerjaan ini, tanah digali dengan bentuk tampak samping adalah segiempat. Rumus = (panjang total) x (lebar total) x (kedalaman bangunan yang digali + tebal pasir + freeboard + tebal lantai kerja + tebal tutup)
- Tebal pasir = 0,1 m - Tebal lantai kerja = 0,05 m
- Freeboard = 0,3 m
- Tebal tutup = 0,15 m Berikut adalah dimensi unit IPAL:
ABR = 6,5 m x 1 m x 1,84 m = 11,96 m3
c. Pengurugan Pasir dengan Pemadatan = (panjang total) x (lebar total) x (tebal pasir) = 6,5 m x 1 m x 0,1 m
= 0,65 m3
d. Pekerjaan Beton K-225 • Beton Lantai Bangunan
= panjang x lebar x (tebal lantai kerja + tebal lantai bak). Dimana tebal lantai kerja (0,05 m) + tebal lantai bak (0,15 m) adalah 0,2 m.
= 6,5 m x 1 m x 0,2 m = 1,3 m3
• Beton Dinding Bangunan
= (panjang total + lebar total) x tebal dinding x (kedalaman + freeboard)
= (6,5 m + 1 m) x 0,15 m x 2 m = 2,25 m3
• Beton Tutup Bangunan = panjang x lebar x tebal tutup
Dimana tebal tutup bak adalah 0,15 m. = 6,5 m x 1 m x 0,15 m
= 0,98 m3
e. Pembesian dengan Besi Beton (Polos)
Volume pekerjaan ini mengacu pada perhitungan volume pekerjaan beton untuk dinding dan lantai bangunan. Berdasarkan hasil perhitungan sebelumnya didapatkan volume beton 3,55 m3. Besi yang digunakan direncanakan memiliki berat 150 kg/m3 beton sehingga didapatkan berat besi adalah:
Berat besi = volume beton x berat besi = 3,55 m3 x 150 kg/m3
=532,5kg
f. Bekisting Lantai = panjang total x lebar total = 6,5 m x 1 m
= 6,5 m2
g. Bekisting Dinding = (panjang total + lebar total) x tinggi
= (6,5 m + 1 m) x 2 m = 15 m2
h. Pemasangan Pipa Air Kotor berdiameter 75 mm Pemasangan pipa air kotor diameter 75 mm dilakukan dengan mengetahui terlebih dahulu panjang pipa yang diperlukan untuk masing masing unit pengolahan, untuk unit ABR yaitu 0,22 m.
5. Constructed Wetland
a. Pembersihan Lahan = panjang total x lebar total = 6,3 m x 1 m
= 6,3 m2
b. Penggalian Tanah Biasa untuk Konstruksi
Pada pekerjaan ini, tanah digali dengan bentuk tampak samping adalah segiempat. Rumus = (panjang total) x (lebar total) x (kedalaman bangunan yang digali + tebal pasir + freeboard + tebal lantai kerja + tebal tutup)
- Tebal pasir = 0,1 m - Tebal lantai kerja = 0,05 m
- Freeboard = 0,3 m
- Tebal tutup = 0,15 m Berikut adalah dimensi unit IPAL:
Constructed Wetland = 6,3 m x 1 m x 1,55 m = 9,76 m3
c. Pengurugan Pasir dengan Pemadatan = (panjang total) x (lebar total) x (tebal pasir) = 6,3 m x 1 m x 0,1 m
= 0,63 m3
d. Pekerjaan Beton K-225 • Beton Lantai Bangunan
= panjang x lebar x (tebal lantai kerja + tebal lantai bak). Dimana tebal lantai kerja (0,05 m) + tebal lantai bak (0,15 m) adalah 0,2 m.
= 6,3 m x 1 m x 0,2 m = 1,26 m3
• Beton Dinding Bangunan
= (panjang total + lebar total) x tebal dinding x (kedalaman + freeboard)
= (6,3 m + 1 m) x 0,15 m x 1,4 m = 1,53 m3
e. Pembesian dengan Besi Beton (Polos)
Volume pekerjaan ini mengacu pada perhitungan volume pekerjaan beton untuk dinding dan lantai bangunan. Berdasarkan hasil perhitungan sebelumnya didapatkan volume beton 2,79 m3. Besi yang digunakan direncanakan memiliki berat 150 kg/m3 beton sehingga didapatkan berat besi adalah:
Berat besi = volume beton x berat besi = 2,79 m3 x 150 kg/m3
=418,5kg
f. Bekisting Lantai = panjang total x lebar total = 6,3 m x 1 m
= 6,3 m2
g. Bekisting Dinding = (panjang total + lebar total) x tinggi
= (6,3 m + 1 m) x 1,4 m = 10,22 m2
h. Pemasangan Pipa Air Kotor berdiameter 75 mm Pemasangan pipa air kotor diameter 75 mm dilakukan dengan mengetahui terlebih dahulu panjang pipa yang diperlukan untuk masing masing unit pengolahan, untuk unit constructed wetland yaitu 1,86 m.
i. Kerikil dan Tanaman Scirpus grossus pada Constructed Wetland
Volume kerikil yang dibutuhkan untuk media Constructed Wetland adalah:
= 5 m x 1,4 m x 1 m = 7 m3
Sedangkan kebutuhan tanaman Scirpus grossus sebanyak 28 tanaman.