• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS SISTEM

10) DFD Level 1 SMS Gateway Manajemen Pengelolaan Dana Hibah Walikota Surabaya

3.6. Rancangan Interface

Rancangan interface adalah tampilan yang bersifat design manual untuk diimplementasikan kedalam sistem. User interface ini memudahkan programmer dalam membuat rancangan form, dan memudahkan user mempelajari bagian demi bagian pada aplikasi sistem sebelum menggunakanya.

3.14 Index pada Web Manajemen Dana Hibah

Interface index merupakan tampilan awal pada saat aplikasi web dibuka

oleh user. Berisikan menu dan beberapa informasi terkait penyaluran dana hibah walikota surabaya. Seperti pada gambar 3.14.

Gambar 3.15 Login User

Login user seperti pada gambar 3.15, merupakan form untuk masuk ke dalam sistem. Form untuk masyarakat yang sudah mengisi registrasi proposal atau walikota, SKPD dan sekber. Masing – masing user mempunyai username dan password.

52

keterangan yang harus dilengkapi, sebagai syarat bisa masuk ke sistem dan diakui proposal yang telah diajukan ke walikota melalui sekber. Seperti yang ada di gambar 3.16.

Gambar 3.16 Registrasi Proposal oleh Masyarakat

Master hak akses merupakan form untuk mengisi daftar hak akses yang akan masuk ke dalam sistem. Sesuai dengan entitas yang dimiliki oleh sistem ada empat yang akan menjadi daftar hak akses.

M ASTER HAK AKSES

M enu View

Ent er Text

Nama User

INPUT

Gambar 3.17 Master Hak Akses

Setelah admin memasukkan nama-nama user yang menjadi hak akses, hasilnya bisa dilihat pada gambar 3.18. Daftar hak akses berisikan walikota, sekber, SKPD dan masyarakat. Pada form daftar hak akses, ada menu edit, delete dan printout. Fungsi control berfungsi untuk admin bisa langsung mengubah atau menghilangkan data.

Gambar 3.18 Daftar Hak Akses

Master jenis kegiatan merupakan form untuk mengisi daftar jenis kegiatan yang akan masuk ke dalam sistem. Jenis kegiatan yang dimaksud seperti yang sudah disebutkan pada peraturan walikota surabaya nomor 61 tahu n 2011 meliputi pemberdayaan ekonomi, pembangunan atau renovasi dan sarana prasarana.

M ASTER JENIS KEGIATAN

M enu View

Ent er Text

Jenis Kegiat an

INPUT

54

Setelah admin memasukkan jenis kegiatan, hasilnya bisa dilihat pada gambar 3.20.

Gambar 3.20 Daftar/ List Jenis Kegiatan

Master kelurahan merupakan form untuk mengisi seluruh kelurahan yang ada di surabaya untuk dimasukan ke dalam sistem. Jumlah kelurahan yang ada di surabaya sebanyak 160 kelurahan.

M ASTER KELURAHAN

M enu View

Ent er Text

Nama Kelurahan

INPUT

Gambar 3.21 Master Kelurahan

Setelah admin memasukkan nama – nama kelurahan di surabaya, hasilnya bisa dilihat pada gambar 3.22. Dalam aplikasi sistem nantinya kelurahan dan kecamatan akan dibuat muncul secara automatic. Sehingga default kelurahan A adalah kecamatan B, hal ini bertujuan mengurangi kesalahan dalam memasukkan data.

Gambar 3.22 Daftar Kelurahan

Master kecamatan merupakan form untuk mengisi seluruh kecamatan yang ada di surabaya untuk dimasukan ke dalam sistem. Jumlah seluruh kecamatan yang ada di surabaya sebanyak 31 kecamatan.

Gambar 3.23 Master Kecamatan

Setelah admin memasukkan nama-nama kecamatan ke dalam master, form daftar kecamatan akan terlihat seperti pada gambar 3.24.

56

Master lembaga pengusul seperti yang ada di peraturan walikota (perwali) surabaya nomor 61 tahun 2011 terdiri dari Rukun Tetangga, Rukun Warga, Lembaga Ketahanan Masyarakat Kelurahan dan beberapa instansi yang sudah di atur di dalam perwali.

Lebih detail dan jelas sudah penulis jelaskan di dalam bab 2, poin 2.12 Bagian – bagian yang terlibat di dalam sistem nomor 2. Master lembaga pengusul seperti yang ada pada gambar 3.25.

M ASTER LEM BAGA PENGUSUL

M enu View

Ent er Text

Nama Lembaga

INPUT

Gambar 3.25 Master Lembaga Pengusul

Setelah data – data dimasukkan melalui form master, maka lebih detail data bisa dilihat pada daftar lembaga pengusul. Seperti yang terlihat pada gambar 3.26.

Gambar 3.26 Daftar Lembaga Pengusul

Master status proposal merupakan form untuk mengisi daftar status proposal yang nantinya menjadi referensi didalam sistem. Berdasarkan status proposal yang nantinya digunakan ada empat hal diantaranya proposal sudah masuk, proposal diterima tanpa revisi, proposal diterima dengan revisi serta proposal ditolak.

M ASTER STATUS PROPOSAL

M enu View

Ent er Text

Nama St at us

INPUT

Gambar 3.27 Master Status Proposal

Hasil pada master proposal gambar 3.27, akan menjadi daftar status proposal seperti pada gambar 3.28.

Gambar 3.28 Daftar Status Proposal

Master SKPD pada gambar 3.29, digunakan untuk memasukkan data SKPD yang ada di Bab II pada poin 2.5. Sebanyak 25 dinas yang ada di pemerintah kota surabaya. Dinas – dinas ini nantinya digunakan untuk

58

memasukkan disposisi proposal yang masuk. Sekber tinggal memilih SKPD atau dinas yang bersangkutan sesuai dengan kebutuhan dan tugas poko fungsi dinas.

M ASTER SKPD M enu View Ent er Text Nama SKPD INPUT Gambar 3.29 Master SKPD

Data yang dimasukkan ke dalam master SKPD di atas, hasilnya bisa dilihat pada gambar 3.30.

Gambar 3.30 Daftar SKPD

Hasil registrasi oleh masyarakat pada gambar 3.16, nantinya akan masuk ke dalam daftar rekapitulasi data proposal masuk. Tergantung admin akan menampilkan poin apa saja di dalam daftar. Misalnya nomor registrasi, nama proposal, nama penanggungjawab, jenis proposal, dana yang diajukan dan keterangan lainya. Dengan tujuan memperjelas dan memudahkan pihak terkait ketika hendak mengaksesnya.

Hasil entri proposal akan tersaji kedalam daftar rekapitulasi proposal masuk seperti form pada gambar 3.31.

Gambar 3.31 Hasil Rekapitulasi Proposal Masuk

Proposal yang masuk ke walikota yang diwakili oleh sekber, secara sistem lebih awal diterima oleh sekber. Tetapi masyarakat yang registrasi proposal harus menyerahkan proposal secara fisik kepada sekber. Hal ini dengan tujuan untuk validasi data dan kesungguhan pengajuan dana hibah. Baru sekber akan membuat disposisi kepada SKPD. Seperti pada form gambar 3.32, data proposal akan didisposisikan kepada SKPD terkait berdasarkan kebutuhan

60

Salah satu output yang akan dihasilkan oleh sistem, selain data print out, juga akan dibuat dalam bentuk grafik persebaran proposal berdasarkan wilayah. Misalnya akan dilihat persebaran dana berdasarkan kelurahan atau kecamatan. Atau bisa juga akan dipilah berdasarkan lembaga pengusul. Option membuat laporan seperti pada gambar 3.33.

LAPORAN PERSEBARAN PROPOSAL BERDASARKAN KELURAHAN DAN KECAM ATAN

M enu KELURAHAN

KECAM ATAN

Gambar 3.33 Laporan Persebaran Proposal berdasarkan Wilayah

Untuk hasil yang akan dilaporkan bisa dilihat pada gambar 3.34. Bentuknya nanti bisa data atau grafik.

HASIL PERSEBARAN PROPOSAL BERDASARKAN KELURAHAN DAN KECAM ATAN

GRAFIK PERSEBARAN

(COLUM N, PIE, LINE, BAR, AREA et c)

M enu

Gambar 3.34 Hasil Persebaran Proposal berdasarkan Wilayah

BAB IV

Dokumen terkait