BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
10. Rancangan Sistem Informasi
Berdasarkan hasil penelitian terhadap sistem pelaporan
indikator kinerja rawat inap telah diketahui deskripsi kegiatan
Pendaftaran rawat inap Pendaftaran A N B A Reg.4 ( Register Pendaftaran RI )Input data bangsal
Data Pasien URI Keluar B B Pelaporan Rekapitulasi Bulanan Bangsal RI Laporan Indikator Kinerja Rawat Inap Per Tahun
Laporan Indikator Kinerja Rawat Inap Per Bangsal
Grafik Barber Johnson Indikator
Kinerja Rawat Inap Per Tahun
Data Pasien
Data Pasien
atau alur penyusunan laporan, permasalahan yang ada serta
kebutuhan terhadap sistem yang baru. Oleh karena itu, peneliti
mengusulkan rancangan Sistem Pelaporan Indikator Kinerja
Rawat Inap baru sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan
tersebut.
a. Identifikasi
1) Identifikasi data 1. Data Pasien
2. Data Daftar Rawat Inap 3. Data Unit Rawat Inap 4. Data Keluar
2) Identifikasi sumber data
a) Data Pasien TPPRI
b) Data Daftar Rawat Inap TPPRI
c) Data Unit Rawat Inap Bangsal Unit Rawat Inap d) Data Keluar Bangsal Unit Rawat Inap 3) Identifkasi informasi
a) Laporan Indikator Kinerja Rawat Inap per Tahun b) Laporan Indikator Kinerja Rawat Inap per Bangsal
c) Laporan Indikator Kinerja Rawat Inap Menggunakan Grafik Barber Johnson
4) Identifkasi tujuan informasi
a) Laporan Indikator Kinerja Rawat Inap per Tahun Pelaporan
b) Laporan Indikator Kinerja Rawat Inap per Bangsal Pelaporan
c) Laporan Indikator Kinerja Rawat Inap Menggunakan Grafik Barber Johnson Pelaporan
5) Identifkasi proses a) Mendaftar pasien
i. Merekam identitas pasien dan menyimpan datanya ke database pasien.
ii. Membaca data pasien dari database pasie berdasarkan nomor rekam medis. Kemudian merekam data pen-daftaran rawat inap dan menyimpannya ke database daftar rawat inap.
b) Menginput data bangsal
i. Membaca data identitas pasien dari database pasien. ii. Merekam data mutasi pasien pada bangsal dan
menyimpannya ke database unit rawat inap.
iii. Merekam data pasien keluar dan menyimpannya ke database pasien keluar.
c) Mencetak laporan
i. Membaca database pasien, daftar rawat inap, unit rawat inap dan keluar.
ii. Merekapitulasi bulanan data Reg.4 dan mencetaknya menjadi Laporan Indikator Kinerja Rawat Inap (Laporan IKRI).
0 Sistem Informasi RSUD Tidar Petugas TPPRI Perawat Bangsal Petugas Pelaporan Petugas Koding RM Data Unit Rawat Inap Data Keluar Data Pasien Data Daftar Rawat Inap Kode Diagnosa
dan Tindakan Laporan IKRI
per Tahun
Diagnosa dan Tindakan
iv. Mencetak Laporan IKRI per Bangsal.
v. Mencetak Laporan IKRI dengan Grafik Barber Johnson.
b. Konteks Diagram
Gambar 4.2
Laporan 0 SI Laporan Indikator Kinerja RI Petugas TPPRI Perawat Bangsal Petugas Pelaporan Data Unit Rawat Inap Data Keluar Data Pasien Data Daftar Rawat Inap Grafik Barber Johnson IKRI Laporan IKRI per Tahun Laporan IKRI per Bangsal Permintaan Periode Keterangan :
IKRI = Indikator Kinerja Rawat Inap
Gambar 4.3
Konteks Diagram yang diusulkan
Diagram Konteks diatas menggambarkan bagaimana alur Sistem Informasi Pelaporan Indikator Kinerja Rawat Inap secara umum. Mulai dari merekam data pasien dan daftar pasien rawat inap dari petugas TPPRI serta data URI dan data pasien keluar dari perawat bangsal. Kemudian data-data tersebut diolah oleh sistem dan menghasilkan informasi pelaporan indikator kinerja rawat inap. Pada sistem baru tersebut, bukan hanya menghasilkan pelaporan indikator kinerja per tahun dan per bangsal, namun juga meng-hasilkan indikator kinerja berupa grafik Barber Johnson.
c. Diagram Over View (Decompotition)
0 SI Pelaporan Indikator Kinerja
1 Mendaftar pasien 2 Menginput data bangsal 3 Mencetak Laporan Petugas TPPRI Petugas Pelaporan Perawat Bangsal Data pasien Data daftar RI Data keluar Data URI Laporan IKRI per Bangsal Laporan IKRI per Tahun Data Unit Rawat Inap Data Daftar Rawat Inap Data Daftar Rawat Inap Data Daftar Rawat Inap Data Pasien Data Unit Rawat Inap Data Keluar Data Keluar Data Unit Rawat Inap Data Daftar Rawat Inap Laporan IKRI dengan Grafik BJ Data Pasien Data Pasien Permintaan Periode Laporan
Pada diagram dekomposisi diatas, dapat diketahui bahwa terdapat tiga proses utama. Mulai dari mendaftar pasien, kemudian perawat menginput data bangsal dan data keluar dan yang terakhir petugas mencetak pelaporan indikator kinerja rawat inap per tahun , per bangsal serta berupa grafik Barber Johnson.
d. DFD
1) DFD Level 0 dalam sistem informasi yang dirancang.
Keterangan :
IKRI = Indikator Kinerja Ranap
Gambar 4.5
DFD level 0 diatas menggambarkan bagaimana berkem-bangnya proses Sistem Informasi Pelaporan Indikator Kinerja Rawat Inap secara umum terhadap termintor dan basis data (database). Proses 1 terdiri dari Rekam data pasien dan Rekam data daftar RI. Sedangkan pada proses 2 terdiri dari Rekam data unit rawat inap dan data keluar. Kemudian Sistem akan membaca data daftar rawat inap, data unit rawat inap dan data keluar, kemudian menghasilkan Laporan Indikator Kinerja Rawat Inap dengan format per Tahun dan per bangsal serta Laporan Grafik Barber Johnson yang ditujukan kepada petugas pelaporan.
2) DFD Level 1 Proses Mendaftar Pasien
Gambar 4.6
DFD Level 1 Mendaftar Pasien
1.1 Rekam data pasien 1.2 Rekam data daftar RI Petugas TPPRI Data daftar RI Data pasien Data URI Data Pasien Data Daftar Rawat Inap Data Pasien Data Pasien Data Daftar Rawat Inap Data Unit Rawat Inap
3) DFD Level 1 Proses Menginput Data Bangsal
Gambar 4.7
DFD Level 1 Menginput data bangsal
Pada proses input data bangsal tidak menggunakan data pasien sebagai sumber data maupun penyimpanan data, karena laporan indikator kinerja rawat inap tidak membutuhkan data identitas sosial pasien. Data daftar RI sebagai sumber data pendaftaran dan identitas pasien untuk proses merekam data URI dan data keluar pasien. Pada proses input data bangsal, yang menjadi termintor atau pelaku utamanya adalah perawat bangsal sebagai sumber utama data unit rawat inap yang terdiri dari jumlah tempat tidur, hari pelayanan bangsal dan jumlah hari perawatan
2.1 Rekam data URI 2.2 Rekam data keluar Peraw at Bangsal Data URI Data daftar RI Data keluar Data Unit Raw at Inap Data Daftar Raw at Inap Data Unit Raw at Inap Data Keluar Data Daftar Raw at Inap Data Keluar
Keterangan :
IKRI = Indikator Kinerja Rawat Inap
kemudian menyimpannya ke dalam database Unit Rawat Inap. Serta data keluar dari perawat bangsal yang berisi tanggal keluar pasien, jam keluar dan keadaan keluar pasien yang akan direkam ke dalam database Keluar.
4) DFD Level 1 Proses Mencetak Laporan
Gambar 4.8
DFD Level 1 Mencetak Laporan
3.1 Laporan IKRI per Tahun 3.2 Laporan IKRI per Bangsal 3.3 Laporan IKRI dengan Grafik BJ Petugas Pelaporan Data keluar Data keluar Data URI Data daftar RI Data URI Data daftar RI Laporan IKRI per Tahun Laporan IKRI per Bangsal Permintaan Periode Laporan Permintaan Periode Laporan Permintaan Periode Laporan Grafik Barber Johnson IKRI Data Keluar Data Keluar Data Keluar Data Unit Rawat Inap Data Daftar Rawat Inap Data Daftar Rawat Inap Data Unit Rawat Inap Data Unit Rawat Inap Data Daftar Rawat Inap
Dari gambar DFD diatas menggambarkan bagaimana mencetak Laporan Indikator Kinerja Rawat Inap secara detail dari database ke terminator. Berbeda pada proses 1 dan 2, pada proses 3 mencetak laporan hanya membaca data daftar RI, data URI dan data keluar tanpa membaca data pasien untuk mencetak laporan. Seluruh data yang ada seperti data daftar RI , data URI dan data keluar akan dibaca datanya oleh semua proses pelaporan Indikator Kinerja Rawat Inap dan menghasilkan laporan kinerja rawat inap per bangsal dalam setahun beserta grafik Barber Johnson yang dapat dicetak dan dibaca oleh petugas pelaporan bagian PE.
e. Entity Relationship Diagram (ERD)
Entitas (entity) adalah suatu objek yang dapat dibedakan atau dapat diidentifikasikan secara unik dengan objek lainnya, dimana semua informasi yang berkaitan dengannya akan dikumpulkan. Sedangkan relationship adalah hubungan yang terjadi antara satu entitas dengan entitas lainnya yang sejenis atau berbanding sama yang dinamakan dengan Relationship Diagram.
Dalam Sistem Informasi Pelaporan Indikator Kinerja Rawat Inap terdapat empat entitas, yaitu pasien dan unit rawat inap sebagai master file, sedangkan daftar rawat inap dan keluar sebagai transaction file. Derajat kardinalitas antara keempat entitas adalah many to many, sehingga semua entitas memiliki hubungan
Keterangan : (*) = Field key (**) = Foreign key
entity yang kuat. Entitas dan atribut pada sistem yang diusulkan berikut sesuai pada sistem pelaporan manual yang ada.
M M
M M
Gambar 4.9
Entity Relationship Diagram (ERD)
Agama Umur Gol_dar Status Tmpt_lhr Pendidikan Alamat Tgl_lhr Jekel Kerja Nm_klrga No_asrnsi Nama Nm_asrnsi *No_RM Pasien *No_reg Tgl_msk Jam_msk **No_RM Bangsal Kelas Dokter Daftar RI URI *Bangsal Jml_TT Mati>48 Mati<48 Jml_pas Jml_hr_bu ka Jml_hr_ra wat Keluar **No_reg *Tgl_klr No_RM Kead_klr Jam_klr Cr_klr Cr_byr
f. Desain Tabel
Database atau basis data merupakan salah satu komponen yang harus ada dalam suatu bagian sistem informasi. Database ini digunakan untuk mengidentifikasi penyimpanan data sehingga data dapat diolah oleh sistem. Penyimpanan data berikut berbentuk tabel yang dibentuk berdasarkan normalisasi data.
1) Bentuk sebelum normalisasi (Un-normal Form)
Bentuk tidak normal adalah kumpulan data yang akan direkam, tidak ada keharusan untuk mengikuti suatu format dan keadaan tertentu. Kemungkinan terjadi ketidaklengkapan data dan data yang dikumpulkan bersifat apa adanya sesuai dengan pemasukkannya. Bentuk tidak normal sebagai berikut :
Tabel Pasien
Tabel Daftar RI
Tabel Keluar
Tabel URI
No_RM Nama Nm_klrga Jekel Tgl_lhr Tmpt_lhr Umur Agama Gol_dar Status Alamat
No_RM Nama Nm_klrga Jekel Tgl_lhr Tmpt_lhr Umur Agama Gol_dar Status Alamat
Pendidikan Kerja No_asrnsi Nm_asrnsi
Pendidikan Kerja No_asrnsi Nm_asrnsi
No_reg Tgl_msk Jam_msk No_RM Bangsal Kelas Dokter
No_reg Tgl_msk Jam_msk No_RM Bangsal Kelas Dokter
Tgl_klr No_reg No_RM Jam_klr Kead_klr Cr_klr Cr_byr
Tgl_klr No_reg No_RM Jam_klr Kead_klr Cr_klr Cr_byr
Bangsal Jml_hr_buka
Bangsal Jml_hr_buka
Jml_hr_rawat Jml_pas Jml_TT Mati<48 Mati>48
Jml_hr_rawat Jml_pas Jml_TT Mati<48 Mati>48
Tabel 4.1
2) Normalisasi bentuk pertama (1ND)
Suatu tabel memenuhi 1ND dan hanya jika tabel tersebut tidak memiliki atribut bernilai banyak (atomik) atau lebih dari satu atribut dengan domain nama yang sama.
a) Tabel Pasien
i. Tabel pasien memenuhi bentuk normal pertama (1ND)
Atribut alamat masih belum atomik, perlu dibagi lagi menjadi atribut alamat, kec dan kab, sehingga memenuhi syarat 1ND.
ii. Tabel pasien memenuhi bentuk normal kedua (2ND) Pada tabel pasien telah memenuhi syarat 1ND dan setiap atribut bukan kunci utama yang tergantung secara fungsional terhadap semua tribut kunci dan bukan hanya sebagian kunci. Yang menjadi kunci utamanya adalah No_RM.
iii. Tabel pasien memenuhi bentuk nomral ketiga (3ND)
No_RM Nama Nm_klrga Jekel Tgl_lhr Tmpt_lhr Umur Agama Gol_dar Status Alamat
No_RM Nama Nm_klrga Jekel Tgl_lhr Tmpt_lhr Umur Agama Gol_dar Status Alamat
Kec Kab
Pendidi kan
Kerja
Pendidikan Kerja No_asrnsi Nm_asrnsi
Pendidikan Kerja No_asrnsi Nm_asrnsi
Tabel 4.2a
Tabel pasien telah memenuhi 2ND dan setiap atribut bukan kunci tidak tergantung secara fungsional kepada atribut kunci yang lain dalam relasi tersebut.
b) Tabel Daftar RI
Tabel 4.2b
Tabel Daftar RI bentuk Normal
i. Tabel daftar RI memenuhi bentuk normal pertama (1ND)
Pada tabel daftar RI tidak terdapat atribut yang berulang atau bernilai ganda.
ii. Tabel daftar RI memenuhi bentuk normal kedua (2ND)
Pada tabel daftar RI telah memenuhi syarat 1ND dan setiap atribut bukan kunci utama yang tergantung secara fungsional terhadap semua atribut kunci dan bukan hanya sebagian kunci. Yang menjadi kunci utamanya adalah No_reg. iii. Tabel daftar RI memenuhi bentuk normal ketiga
(3ND)
Tabel daftar RI telah memenuhi 2ND dan setiap atribut bukan kunci tidak tergantung secara
No_reg Tgl_msk Jam_msk No_RM Bangsal Kelas Dokter
fungsional kepada atribut kunci yang lain dalam relasi tersebut.
c) Tabel Keluar
Gambar 4.2c
Tabel Keluar bentuk Normal
i. Tabel keluar memenuhi bentuk normal pertama (1ND)
Pada tabel daftar RI tidak terdapat atribut yang berulang atau bernilai ganda.
ii. Tabel keluar memenuhi bentuk normal kedua (2ND)
Pada tabel keluar telah memenuhi syarat 1ND dan setiap atribut bukan kunci utama yang tergantung secara fungsional terhadap semua atribut kunci dan bukan hanya sebagian kunci. Yang menjadi kunci utamanya adalah Tgl_klr.
iii. Tabel keluar memenuhi bentuk normal ketiga (3ND) Tabel keluar telah memenuhi 2ND dan setiap atribut bukan kunci tidak tergantung secara fungsional kepada atribut kunci yang lain dalam relasi tersebut.
Tgl_klr No_reg No_RM Jam_klr Kead_klr Cr_klr Cr_byr
d) Tabel URI
Gambar 4.2d Tabel URI bentuk Normal
i. Tabel URI memenuhi bentuk normal pertama (1ND) Pada URI tidak terdapat atribut yang berulang atau bernilai ganda.
ii. Tabel URI memenuhi bentuk normal kedua (2ND) Pada tabel URI telah memenuhi syarat 1ND dan setiap atribut bukan kunci utama yang tergantung secara fungsional terhadap semua atribut kunci dan bukan hanya sebagian kunci. Yang menjadi kunci utamanya adalah Bangsal.
iii. Tabel URI memenuhi bentuk normal ketiga (3ND) Tabel URI telah memenuhi 2ND dan setiap atribut bukan kunci tidak tergantung secara fungsional kepada atribut kunci yang lain dalam relasi tersebut
3) Normalisasi bentuk kedua (2ND)
Pada tabel harus memenuhi syarat 1ND dan setiap atribut yang bukan kunci utama harus tergantung sepenuhnya dengan atribut kunci, dan bukan bergantung secara fungsional hanya
Bangsal Jml_hr_buka
Bangsal Jml_hr_buka
Jml_hr_rawat Jml_pas Jml_TT Mati<48 Mati>48
pada sebagian atribut kunci utama, maka syarat 2ND terpenuhi.
Proses ini sekaligus memenuhi syarat 3ND, dimana setiap atribut yang bukan kunci tidak tergantung dengan atribut yang bukan kunci.
4) Relasi antar tabel
Tabel 4.2e
Tabel Bentuk Normal Ketiga (3ND) Keterangan : (*) = Primary key (**) = Foreign key *No_RM Nama Nm_klrga Jekel Tgl_lhr Tmpt_lhr Umur Agama Gol_dar Status Alamat *No_reg Tgl_msk Jam_msk **No_RM **Bangsal Kelas Dokter *Tgl_klr **No_reg No_RM Jam_klr Kead_klr Cr_klr Cr_byr *Bangsal Jml_hr_buka Jml_hr_rawat Jml_pas Jml_TT Pendidikan Kerja No_asrnsi Nm_asrnsi
Pasien Daftar RI Keluar URI
Kec Kab
Mati<48 Mati>48
Tabel hasil normalisasi : 1) Tabel Identitas Pasien
Nama file : Pasien.dbf Record key : No_RM
Fungsi : Menyimpan data identitas pasien baru Tabel 4.4a
Tabel Normalisasi Identitas Pasien
No Nama field Type Lebar Keterangan 1 No_RM Numeric 7 Nomor rekam medis 2 Nama Character 50 Nama pasien
3 Nm_klrga Character 50 Nama keluarga pasien 4 Jekel Character 8 Jenis kelamin
5 Tgl_lhr Date 10 Tanggal lahir 6 Tmpt_lhr character 20 Tempat lahir
7 Umur character 3 Umur
8 Agama character 9 Agama
9 Gol_dar character 2 Golongan darah 10 Status character 12 Status
11 Alamat character 60 Alamat pasien 12 Kec character 20 Kecamatan 13 Kab character 20 Kabupaten
13 Pendidikan character 3 Pendidikan terakhir 14 Kerja character 15 Pekerjaan
15 No_asrnsi character 12 Nomor asuransi
16 Nm_asrnsi character 50 Nama peserta asuransi
2) Tebel Pendaftaran Pasien Rawat Inap Nama file : Pendaftaran RI.dbf Record key : No_reg
Tabel 4.4b
Tabel Normalisasi Daftar Rawat Inap
No Nama field Type Lebar Keterangan
1 No_reg numeric 14 Nomor registrasi pasien ranap 2 Tgl_msk Date 10 Tanggal masuk
3 Jam_msk date time 15 Jam masuk
4 No_RM character 7 Nomor Rekam Medis 5 Bangsal character 8 Bangsal pasien dirawat 6 Kelas character 4 Kelas perawatan
7 Dokter character 30 Nama dokter yang merawat
3) Tabel Pasien Keluar Nama file : Keluar.dbf Record key : No_RM
Fungsi : Menyimpan data pasien keluar rawat inap Tabel 4.4c
Tabel Normalisasi Pasien Keluar
No Nama field Type Lebar Keterangan 1 Tgl_klr Date 10 Tanggal keluar
2 No_reg Numeric 14 Nomor registrasi pasien ranap 3 No_RM Numeric 7 Nomor rekam medis
4 Jam_klr date time 5 Jam keluar 5 Cr_klr character 15 Cara keluar 6 Kead_klr character 15 Keadaan keluar 7 Cr_byr character 15 Cara bayar
4) Tabel Data Unit Rawat Inap Nama file : Data URI.dbf Record key : Bangsal
Tabel 4.4d
Tabel Normaslisasi Unit Rawat Inap
No Nama field Type Lebar Keterangan 1 Bangsal character 8 Bangsal
2 Jml_hr_rawat Numeric 10 Jumlah hari perawatan pasien 3 Jml_hr_buka Numeric 5 Jumlah hari pelayanan bangsal 4 Jml_pas Numeric 6 Jumlah pasien keluar hidup 5 Jml_TT Numeric 3 Jumlah tempat tidur
6 Mati<48 Numeric 3 Jumlah pasien keluar meninggal <48 jam
7 Mati>48 Numeric 3 Jumlah pasien keluar meninggal ≥48 jam
g. Kamus Data
1) Tabel Identitas Pasien
Pasien = No_RM + Nama + Nm_klrga + Jekel + Tgl_lhr + Tmpt_lhr + Umur + Agama + Gol_dar + Status + Alamat + Kec + Kab + Pendidikan + Kerja + No_asrnsi + Nm_asrnsi No_RM = 7{ numeric }7 Nama = 3{ character }50 Nm_klrga = 3{ character }50 Jekel = 4{ character }8 [ Pria | Wanita ] Tgl_lhr = 10{ date }10 Tmpt_lhr = 6{ character }20 Umur = 1{ character }3 Agama = 5{ character }9
[ Islam | Katolik | Protestan | Budha | Hindu | Konghucu | Lain-lain ]
Gol_dar = 1{ character }3 [ - | A | B | AB | O ] Status = 4{ character }12
[ Belum Kawin | Kawin | Duda | Janda ] Alamat = 10{ character }60 Kec = 4{ character }20 Kab = 4{ character }20 Pendidikan = 1{ character }3 [ - | TK | SD | SMP | SMA | D3 | S1 | S2 ] Kerja = 3{ character }15
[ Tidak Bekerja | Buruh | Nelayan | Petani | Wiraswasta | Swasta | PNS | Lain-lain ]
No_asrnsi = 10{ character }12 Nm_asrnsi = 4{ character }50
character = [ a...z, A...Z ][ /...@ ] numeric = [ 0...9 ]
date = dd + mm + yy dd = [ 1...31 ] mm = [ 1...12 ] yyyy = [ 1900...9999 ]
2) Tabel Pendaftaran Rawat Inap
Daftar RI = No_reg + Tgl_msk + Jam_msk + No_RM + Bangsal + Kelas + Dokter
No_reg = 14{ numeric }14 = ddmmyy-0000000
= tanggal masuk-nomor rekam medis Tgl_msk = 10{ date }10
= dd/mm/yyyy
date = [ 1...31 ] month = [ 1...12 ] year = [ 1900...9999 ] Jam_msk = 5{ date time }5
No_RM = 7{ numeric }7 Bangsal = 1{ character }8
[ Anyelir | Aster | B | C | D | E | F | G | Stroke | ICU | PICU | NICU | Lily | Melati ]
Kelas = 2{ character }4 [ VIP | I | II | III ] Dokter = 15{ character }30
character = [ a...z, A...Z ][ /...@ ] numeric = [ 0...9 ]
date = dd + mm + yy dd = [ 1...31 ] mm = [ 1...12 ] yyyy = [ 1900...9999 ]
3) Tabel Pasien Keluar
Keluar = Tgl_klr + No_reg + No_RM + Jam_klr + Kead_klr + Cr_klr + Cr_byr Tgl_klr = 10{ date }10 = dd/mm/yyyy date = [ 1...31 ] month = [ 1...12 ] year = [ 1900...9999 ] No_reg = 14{ numeric }14 = ddmmyy-0000000
= tanggal masuk-nomor rekam medis No_RM = 7{ character }7
Jam_klr = 5{ date time }5 Cr_klr = 4{ character }15
[ Diijinkan Pulang | Dirujuk | Dipindah | APS | Lari] Kead_klr = 5{ character }15
[ Sembuh | Perbaikan | Meninggal <48 jam | Meninggal >48 jam ]
Cr_byr = 4{ character }15
[ BPJS | Jamkesda | Jamkeskot | Patal | Panda Tex | Umum | Lain-lain ]
character = [ a...z, A...Z ][ /...@ ] numeric = [ 0...9 ]
4) Tabel Unit Rawat Inap
URI = Bangsal + Jml_hr_rawat + Jml_hr_buka + jml_pas + Jml_TT + Tgl_input + Bulan
Bangsal = 1{ character }8
[ Anyelir | Aster | B | C | D | E | F | G | Stroke | ICU | PICU | NICU | Lily | Melati ]
Jml_hr_rawat = 1{ numeric }10 = (Tgl_keluar – Tgl_msk) - 1 Jml_hr_buka = 1{ numeric }5 Jml_pas = 1{ numeric }3 Mati<48 = 1{ numeric }3 Mati>48 = 1{ numeric }3
character = [ a...z, A...Z ][ /...@ ] numeric = [ 0...9 ]
h. Desain Input
1) Desain Log-in
Gambar 4.10 Desain Log-in
Keterangan :
Hal ini ber-tujuan untuk mengidentifikasi pengguna, membatasi hak akses dan melindungi data dari pengguna yang tidak berwenang. Pada pengisian bagian unit kerja, petugas akan diberi pilihan antara lain Petugas Pendaftaran Pasien , Petugas Pendaftaran Rawat Inap, Perawat Bangsal dan Petugas Bag. PE.
2) Desain Menu Utama Sistem Informasi Pelaporan Indikator Kinerja Rawat Inap
Gambar 4.11
Keterangan :
Desain Menu Utama merupakan tampilan pertama Sistem Informasi Pelaporan IKRI. Dari beberapa menu yang menjadi tombol utama adalah Masuk dan Keluar. Tombol Masuk digu-nakan sebagai penghubung utama pengguna dan kegiatan sesuai bagiannya, baru kemudian kegiatan bisa dimulai.
3) Desain Input Data Pasien
Gambar 4.12 Desain
Gambar 4.12 Input Data Pasien
Keterangan :
Desain Input Data Pasien berfungsi untuk memasukkan data identitas pasien baru. Terdapat enam tombol yang bisa dijalankan, antara lain Tambah untuk memasukkan data baru, Ubah untuk mengubah data yang tersimpan (ada), Simpan untuk menyimpan data yang sudah dimasukkan, Hapus untuk menghapus data yang telah tersimpan, Batal untuk membatalkan perintah dan mengosongkan formulir dan Keluar untuk keluar dari program.
4) Desain Input Data Daftar Pasien Rawat Inap
Gambar 4.13
Keterangan :
Desain Input Data Daftar Rawat Inap berfungsi memasukkan data pendaftaran pasien lama yang akan dirawat inap. Dan