• Tidak ada hasil yang ditemukan

REALISASI ANGGARAN

Dalam dokumen LAPORAN KINERJA TAHUN 2021 (Halaman 20-0)

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

B. REALISASI ANGGARAN

Pada sub bab ini diuraikan realisasi anggaran yang digunakan dan yang telah digunakan untuk mewujudkan kinerja organisasi sesuai dengan dokumen Perjanjian Kinerja

LAPORAN

KINERJA

2021

15

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

9. BAB IV PENUTUP

Pada bab ini diuraikan simpulan umum atas capaian kinerja organisasi serta tindak lanjut di masa mendatang yang akan dilakukan organisasi untuk meningkatkan kinerjanya.

LAMPIRAN

a. Perjanjian Kinerja

b. Lain – lain yang dianggap perlu

LAPORAN

KINERJA

2021

16

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

BAB II

PERENCANAAN KINERJA

A. PERENCANAAN KINERJA

Perencanaan Kinerja merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu satu sampai dengan lima tahun secara sistematis dan berkesinambungan dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada atau yang mungkin timbul. Sebagai salah satu unit pelaksana teknis Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam telah menyusun Rencana Strategis berupa Rencana Aksi Kegiatan (RAK) tahun 2020 – 2024, yang merupakan gambaran yang diharapkan dapat dicapai pada kurun waktu tersebut termasuk di dalamnya visi, misi, tujuan, dan sasaran serta cara mencapai tujuan organisasi melalui pelaksanaan berbagai kegiatan dalam bidang pencegahan masuk keluarnya penyakit karantina dan penyakit menular potensial wabah, kekarantinaan, pelayanan kesehatan terbatas di wilayah kerja pelabuhan dan lintas batas serta pengendalian dampak risiko lingkungan (Permenkes RI No. 77/ 2020).

Pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), perencanaan kinerja instansi pemerintah terdiri atas tiga instrumen yaitu: Rencana Strategis (Renstra) yang merupakan perencanaan 5 tahunan, Rencana Kinerja Tahunan (RKT) dan Perjanjian Kinerja (PK).

1. RENCANA AKSI KEGIATAN (RAK) TAHUN 2020-2024

Periode tahun 2020 – 2024 merupakan tahapan terakhir dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005 - 2025, sehingga merupakan periode pembangunan jangka menengah yang sangat penting dan strategis. RPJMN 2020 – 2024 akan memengaruhi pencapaian target pembangunan dalam RPJPN, di mana pendapatan perkapita Indonesia akan mencapai tingkat kesejahteraan setara dengan negara-negara berpenghasilan menengah atas (Upper-Middle Income Country) yang memiliki kondisi infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, serta kesejahteraan rakyat yang lebih baik.

LAPORAN

KINERJA

2021

17

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

Sejalan dengan Visi Presiden Republik Indonesia Tahun 2020 – 2024 yaitu Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong - Royong, dimana peningkatan kualitas manusia Indonesia menjadi prioritas utama dengan dukungan pembangunan kesehatan yang terarah, terukur, merata dan berkeadilan. Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat tersebut, dibutuhkan program kesehatan yang bersifat preventif dan promotif salah satunya adalah Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P). Berbagai kegiatan dilakukan untuk mendukung pencegahan dan pengendalian penyakit, diantaranya adalah upaya kekarantinaan kesehatan yang dilakukan di pintu masuk negara.

Undang undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mengamanatkan bahwa Kementerian/Lembaga menyusun Rencana Strategi (Renstra). Selanjutnya merujuk kepada Keputusan Menteri Kesehatan nomor 21 tahun 2020 tentang Rencana Strategik Kementerian Kesehatan Tahun 2020 – 2024 bahwa tingkat Eselon I menjabarkan dalam Rencana Aksi Program (RAP) dan Eselon II atau satuan kerja menjabarkan Rencana Aksi Kegiatan (RAK). Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mempunyai kewajiban untuk menyusun Rencana Aksi Kegiatan (RAK) Tahun 2020 – 2024.

Penjabaran Rencana Aksi Kegiatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam sebagai berikut :

1) TUJUAN

Sebagaimana tujuan Kementerian Kesehatan khususnya Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dalam peningkatan pencegahan dan pengendalian penyakit serta pengelolaan kedaruratan kesehatan masyarakat, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam menetapkan tujuan strategis 2020 – 2024 yaitu, Meningkatnya Pelayanan Kekarantinaan Kesehatan di Pintu Masuk Negara dan Wilayah dengan indikator ; meningkatnya jumlah pengawasan kekarantinaan kesehatan yang sesuai standar terhadap orang, alat angkut, barang dan lingkungan di pintu masuk negara dan wilayah, meningkatnya prosentase pengendalian faktor resiko

LAPORAN

KINERJA

2021

18

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

penyakit pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan di pintu masuk masuk negara dan wilayah, meningkatnya indeks pengendalian faktor risiko di pintuk masuk negara dan wilayah, meningkatnya nilai kinerja anggaran, meningkatnya prosentase tingkat kepatuhan dalam penyampaian laporan keuangan, meningkatnya kinerja implementasi WBK dan meningkatnya prosentase peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL.

2) SASARAN

Guna mencapai tujuan Strategis tersebut diatas , Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam telah menetapkan sasaran strategis 2021 – 2025 yaitu Meningkatnya Faktor Risiko Penyakit Yang Dikendalikan Sebesar 100%.

3) ARAH DAN KEBIJAKAN

Arah kebijakan dan strategi kegiatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam adalah mendukung kebijakan dan strategi Ditjen P2P dan Kementerian Kesehatan yang didukung oleh inovasi dan pemanfaatan teknologi yaitu sebagai berikut :

1. Penguatan deteksi dini dan respon terhadap penyakit dan faktor risiko 2. Penguatan akuntabilatas dalam upaya mewujudkan reformasi birokrasi.

3. Penguatan kapasitas dan pengembangan Sumber Daya manusia 4. Penguatan sinergisme, kolaborasi dan integrasi program

4) STRATEGI

Seperti yang telah ditetapkan sebelumnya, bahwa Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam telah menetapkan tujuan strategis yang mendukung strategi program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tahun 2020 - 2024 serta mengacu pada strategi Kementerian Kesehatan yang kemudian dijabarkan melalui strategi aksi kegiatan sebagai berikut:

1. Perluasan cakupan deteksi dini penyakit dan faktor risiko 2. Peningkatan respon kejadian penyakit dan faktor risiko

LAPORAN

KINERJA

2021

19

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

3. Peningkatan inovasi dalam deteksi dini dan respon penyakit dan faktor risiko

4. Peningkatan komunikasi dan advokasi 5. Penguatan akuntabilitas

6. Peningkatan kapasitas sumber daya manusis 7. Kerjasama lintas sektor dan program

5) KERANGKA REGULASI

Dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi sebagai pelaksana pelayanan. Sebagai pelaksana pemerintah berkewajiban menyediakan pelayanan yang bermutu. Dalam menjalankan peran pemerintah ini tentunya membutuhkan dukungan regulasi yang menjadi landasan dan dasar hukum sehingga tidak salah arah dan mempunyai aspek perlindungan yang kuat.

Disamping peraturan perundang-undangan yang disusun oleh pusat juga diperlukan peraturan dalam bentuk Standar Operating Procedur (SOP) yang dibuat oleh satuan Kerja. Dukungan regulasi yang baik akan menjamin standar dan mutu dalam pelayanan. Saat ini sudah tersedia regulasi, antara lain :

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit menular

2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara 3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara 4. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

5. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara 6. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan 7. Undang-Undang No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan 8. Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2018 tentang Penerimaan Negara Bukan

Pajak

9. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Laporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah

10. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 90 Tahun 2010 Tentang Penyusunan Rencana Kerja Dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga

LAPORAN

KINERJA

2021

20

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

11. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2013 tentang Tatacara Pelaksanaan APBN

12. Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan

13. Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak dilingkungan Kemenkes RI

14. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020 - 2024;

15. Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2015 tentang Kementerian Kesehatan

16. Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2015 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2016;

17. Peraturan Menteri PANRB Nomor 10 Tahun 2019 tentang Perubahan atas PERMENPANRB Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM di Lingkungan Isntansi Pemerintah 18. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 162 Tahun 2013 tentang Tatacara

Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Pertanggung Jawaban Bendahara Kementrian Negara/Lembaga/Kantor/Satker

19. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 77 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan

20. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 374/Menkes/SK/V/2009 tentang Sistem Kesehatan Nasional;

21. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 375/Menkes/SK/V/2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Bidang Kesehatan Tahun 2005-2025;

22. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.02/MENKES/52/2015 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020 - 2024;

23. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

LAPORAN

KINERJA

2021

21

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

B. PERJANJIAN KINERJA

Perjanjian Kinerja atau Penetapan Kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam merupakan dokumen pernyataan kinerja / kesepakatan kinerja / perjanjian kinerja untuk mewujudkan target-target kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam pada tahun 2021.

Penetapan Kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam Tahun 2021 telah disusun, didokumentasikan dan ditetapkan oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam pada awal tahun 2021 setelah turunnya DIPA dan RKA-KL Tahun 2021. Target kinerja dan sasaran program yang ingin dicapai Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam dalam dokumen Perjanjian Kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam Tahun 2021, adalah sebagai berikut:

Tabel 2.2 Perjanjian Kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam Tahun 2021

No Tujuan Sasaran Indikator

1 Meningkatnya resiko penyakit di pintu masuk yang

dikendalikan sebesar 100%

1. Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan sesuai standar kekarantinaan kesehatan sebesar 4.932.225

2. Persentase faktor risiko penyakit dipintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan sebesar 95%

3. Indeks Pengendalian Faktor Risiko di pintu masuk negara sebesar 90%

4. Nilai kinerja anggaran sebesar 83

LAPORAN

KINERJA

2021

22

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

5. Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran 93%

6. Kinerja implementasi WBK satker sebesar 75

7. Persentase Peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL sebesar 55%

Dengan besaran anggaran dukungan pelayanan kekarantinaan di pintu masuk negara dan wilayah serta dukungan manajemen pelaksanaan tugas teknis lainnya sebesar Rp. 23.277.179.000,-

Capaian target masing-masing indikator tersebut diatas diperoleh dari hasil pelaksanaan program dan kegiatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam tahun 2021 yaitu sebagai berikut :

1. Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan sesuai standar kekarantinaan kesehatan (4.932.225 Pemeriksaan)

Capaian diperoleh dari hasil :

a. Pemeriksaan / Penapisan dan pengawasan pelaku perjalanan dan masyarakat pelabuhan

b. Pengadaan Bahan/Alat Bahan Medis dan Non Medis untuk Pelayanan Kesehatan

c. Pelayanan kesehatan Rutin di Pelabuhan dan Bandara

d. Pemeriksaan Sanitasi lingkungan Pelabuhan, Bandara dan Lintas Batas Negara

e. Pemeriksaan Sanitasi lingkungan : Kualitas Air, Makanan, Limbah. Udara, Sanitasi Gedung/Bangunan

Kegiatan yang dilaksanakan :

a. Pemeriksaan Kesehatan Alat Angkut, Orang dan Barang b. Pelayanan kesehatan Rutin di Pelabuhan dan Bandar Udara c. Pemeriksaan Sanitasi lingkungan Pelabuhan, Bandar Udara

d. Pemeriksaan Sanitasi lingkungan : Kualitas Air, Makanan, Limbah. Udara, Sanitasi Gedung/Bangunan

LAPORAN

KINERJA

2021

23

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

2. Persentase faktor risiko penyakit dipintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan (95%)

Capaian dihitung dari hasil :

a. Pengendalian faktor risiko pada orang b. Pengendalian faktor risiko pada alat angkut c. Pengendalian faktor risiko pada orang barang

d. Pengendalian faktor risiko lingkungan pelabuhan, Bandar udara Kegiatan yang dilaksanakan :

a. Penanggulangan Wabah COVID-19

b. Pencegahan dan Penangulangan Masuk dan Keluarnya Penyakit Karantina dan Penyakit Menular Tertentu Melalui Kapal Laut dan Pesawat Udara

c. Promkes COVID-19

d. Tindakan Pengendalian Faktor Risiko Alat Angkut, Orang dan Barang e. Pengadaan Peralatan Kesehatan Penangulangan COVID-19

f. Pencegahan dan Penindakan Pelanggaran Kekarantinaan Kesehatan g. Layanan Kesehatan Pada Situasi Khusus

h. Pengadaan Ambulance paramedic i. Layanan pengendalian vektor DBD j. Layanan Pengendalian Vektor Diare

3. Indeks Pengendalian Faktor risiko di pintu masuk negara (90%) Capaian dihitung dari hasil :

a. Kelengkapan data surveilans

b. Jumlah sinyal SKD KLB dan Bencana yang direspon kurang dari 24 jam c. Rencana Kontijensi

d. Indeks pinjal ≤ 1 e. HI perimeter = 0

f. Tidak ditemukan larva anopheles g. kepadatan kecoa rendah

h. TTU memenuhi syarat i. TPM laik hygiene

j. Kualitas air bersih memenuhi syarat kesehatan

LAPORAN

KINERJA

2021

24

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

Kegiatan yang dilaksanakan :

a. Simulasi Penanggulangan KKM b. Penyelidikan Epidemiologi

c. Pengumpulan, Analisa Data, Diseminasi hasil Surveilans d. Layanan Survei Vektor PES

e. Layanan Survei Vektor DBD f. Layanan Survei Vektor Malaria g. Layanan Survei Vektor Diare

h. Sarana dan Prasarana Pengawasan Vektor dan Sanitasi Lingkungan i. Layanan pengendalian vektor DBD.

4. Nilai Kinerja Anggaran (83) Capaian dihitung dari hasil :

a. Perolehan nilai kinerja anggaran dari aplikasi Smart DJA Kegiatan yang dilaksanakan :

a. Penyusunan Revisi RAK

b. Pembahasan, Penajaman dan Penelahaan Usulan Dokumen Perencanaan dan Penganggaran

c. Pemantauan, Evaluasi, Koordinasi Dan Konsultasi Terintegrasi d. Pengelolaan Keuangan dan BMN

5. Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (93).

Capaian dihitung dari hasil :

a. Perolehan Nilai Akhir Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran dari Aplikasi OMSPAN

Kegiatan yang dilaksanakan :

a. Penyusunan Realisasi Anggaran Bulanan/Triwulan/Semester/Tahunan b. Verifikasi dan Rekonsiliasi LK UAPPA E-1 Laporan Keuangan Satker Pusat,

UPT

6. Kinerja implementasi WBK satker (75) Capaian dihitung dari hasil penilaian :

a. Self assessment melalui aplikasi SIPINAL WBK/WBBM Kemenkes RI

LAPORAN

KINERJA

2021

25

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

Kegiatan yang dilaksanakan :

a. Persiapan Dokumen Pengungkit dan Persiapan persiapan WBK/WBM b. Penyusunan laporan kinerja dan evaluasi SAKIP

7. Persentase Peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL (55%) Capaian dihitung dari hasil penilaian :

a. ASN yang mendapatkan peningkatan kapasitas sebanyak 20 JPL dalam kurun waktu 1 (satu) tahun

Kegiatan yang dilakukan :

a. Peningkatan Kompetensi (Pengikutsertaan pegawai dalam pelatihan / konsultasi Jabfung)

b. Peningkatan Kapasitas SDM Pengelolaan barang dan Jasa c. Peningkatan Kapasitas SDM Sanitasi dan Entomologi d. Pelatihan Pengendalian Vektor dan BPP

e. Peningkatan kualiatas SDM sesuai Kualifikasi lain

LAPORAN

KINERJA

2021

26

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

A. CAPAIAN KINERJA

Kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam disusun berdasarkan tujuan dan sasaran yang akan dicapai dan diukur berdasarkan indikator seperti yang tertuang pada perjanjian kinerja awal tahun 2021. Pengukuran kinerja kegiatan diperoleh melalui penghitungan persentase capaian target setiap indikator kinerja.

Perhitungan yang dimaksud yaitu membandingkan data target sesuai perjanjian kinerja dengan data realisasi tahun 2021, baik jumlah anggaran maupun fisik kegiatan. Sedangkan pengukuran capaian sasaran diukur melalui persentase rata-rata capaian indikator.

Realisasi kinerja secara umum dihitung dengan rumus bahwa semakin tinggi realisasi menggambarkan pencapaian kinerja yang lebih baik dengan rumus sebagai berikut :

Realisasi Kinerja

Capaian Kinerja = --- x 100 Target Kinerja

Realisasi Kinerja : Realisasi kinerja tahun 2021

Target Kinerja : Target perjanjian kinerja tahun 2021 Capaian Kinerja : Persentase capaian tahun 2021

Realisasi kinerja tahun 2021 merupakan realisasi tahun pertama dari rencana kegiatan lima tahunan dan pada awal tahun 2021 dan telah dilakukan penyusunan rencana aksi kegiatan mengikuti perubahan rencana aksi program Ditjen P2P.

Perubahan juga terjadi pada indikator kinerja kegiatan baik target maupun cara perhitungan, analisis kinerja pada laporan kinerja ini membahas realisasi kinerja sepanjang tahun 2021.

LAPORAN

KINERJA

2021

27

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

Tabel 3.1 Hasil Pengukuran Kinerja Berdasarkan Indikator Kegiatan

INDIKATOR KINERJA TARGET Kinerja REALISASI Kinerja CAPAIAN Kinerja

1

Jumlah pemeriksaan orang, alat angkut, barang dan lingkungan sesuai standar kekarantinaan kesehatan

4.932.225 5.063.090 102,65%

(5.063.090)

2

Persentase faktor risiko penyakit dipintu masuk yang dikendalikan pada orang, alat angkut, barang dan lingkungan

95 100 105.26%

(17645÷17465)x100%=100%)

3 Indeks Pengandalian Faktor risiko di pintu masuk negara

90 99,40 110,44%

(100% +100%+100%+100%+92%+100%+

100%+99%+100%+103%+100) /11 = 99,40%)

4 Nilai Kinerja Anggaran 83 85,05 102,47%

Smart DJA (85,05) 5 Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan

Anggaran

93 97,91 105,28%

OMSPAN (97,91 %)

6 Kinerja implementasi WBK satker 75 77,84 103,79%

SIPINAL (77,84%)

7 Persentase Peningkatan kapasitas ASN sebanyak 20 JPL

55 59,09 106,12%

(52 ÷ 88x100%=59.09%

Tabel diatas menyajikan capaian kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam Tahun 2021 dengan membandingkan target yang ditetapkan diawal tahun dengan realisasi yang dicapai sepanjang tahun 2021, beberapa indikator bahkan mencapai diatas 100%.

Berdasarkan hasil pengukuran kinerja masing-masing indikator sebagaimana yang telah disajikan pada tabel diatas, diperoleh capaian sasaran program dan kegiatan dengan menghitung persentase capaian kinerja rata-rata indikator.

Kinerja Rata-Rata Kantor Kesehatan pelabuhan Kelas I Batam Dalam Mencapai Sasaran Program tahun 2021

Sebesar 100 % Dengan Penyerapan Anggaran Sebesar 96.93%.

LAPORAN

KINERJA

2021

28

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

Perbandingan capaian kinerja dan penyerapan anggaran dengan tahun sebelum nya dapat dilihat pada grafik berikut :

Grafik 3.1 Realisasi Kinerja dan anggaran 2017-2021

Pada grafik diatas terlihat capaian kinerja Kantor Pelabuhan Kelas I Batam tahun 2021 memenuhi target sebesar 100% dan penyerapan anggaran sebesar 96,93%.

100 100 100 100 100

87.84 90.6 96.52 92.92 96.93

2017 2018 2019 2020 2021

REALISASI KINERJA & ANGGARAN 2017 - 2021

Fisik Anggaran

LAPORAN

KINERJA

2021

29

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

Berikut disampaikan penjabaran pelaksanaan program dan kegiatan berdasarkan indikator kinerja, cara perhitungan, capaian indiktor, upaya yang dilakukan, kendala dan pemecahan masalah, analisis kegagalan dan keberhasilan serta efisiensi sumber daya :

1. Jumlah Pemeriksaan Orang, Alat Angkut, Barang Dan Lingkungan Sesuai Standar Kekarantinaan Kesehatan

a. Pengertian

Jumlah pemeriksaan penafisan orang, alat angkut, barang dan lingkungan merupakan indikator yang memberikan gambaran kemampuan pengawasan faktor risiko di pintu masuk, persentase capaian menunjukkan keberhasilan pengawasan orang, alat angkut, barang dan lingkungan di pintu masuk pelabuhan dan bandar udara.

b. Definisi Operasional

Jumlah pemeriksaan penafisan orang, alat angkut, barang dan lingkungan yang dilakukan dalam satu tahun

c. Rumus / Cara perhitungan

Jumlah pemeriksaan/ penapisan orang, pemeriksaan alat angkut sesuai standar karantina, pemeriksaan barang, pemeriksaan lingkungan (TTU, TPM)

d. Capaian Indikator

4.978.364 + 67.066 + 17.074 + 586 = 5.063.090

Capaian indikator 5.063.090 pemeriksaan melebihi dari target 4.932.225 pemeriksaan di perjanjian kinerja. Jumlah pemeriksaan / penapisan terdiri dari pemeriksaan / penapisan orang 4.978.364, pemeriksaan alat angkut sesuai standar karantina 67.066, pemeriksaan barang 17.074 dan pemeriksaan lingkungan (TTU, TPM) 576.

102,65%

%%

5.063.090 4.932.225

LAPORAN

KINERJA

2021

30

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

Grafik 3.2 Pemeriksaan / Penapisan

Garis trend menunjukkan terjadi penurunan signifikan pelaku perjalanan pada triwulan III, karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan protokol kesehatan pemerintah yang lebih ketat pada pelaku perjalanan. Sejak ditetapkan tahun 2021 Indonesia masih darurat COVID-19, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam melakukan skrining lebih ketat pada pelaku perjalanan, alat angkut di pintu masuk dan keluar, guna meminimalisir dan menurunkan angka penyebaran COVID-19 di Indonesia.

e. Upaya yang dilakukan

1) Pemeriksaan Alat Angkut, Orang dan Barang

Pemeriksaan kapal angkut, orang dan barang yang dimaksud adalah pemeriksaan kedatangan alat angkut (kapal), orang (kru dan penumpang) dari dalam negeri / luar negeri di semua wilayah kerja KKP Kelas I Batam dan ditambah dengan pemeriksaan alat angkut yang lay-up di perairan Galang dan ship to ship (STS) di perairan Pulau Nipah. Di masa Pandemi COVID 19 tahun 2021 pemeriksaan alat angkut, crew dan penumpang lebih diintensifkan untuk semua kedatangan dan keberangkatan kapal domestik ataupun internasional untuk mencegah keluar dan masuknya penyakit COVID-19 ke wilayah Batam. Setiap kapal yang datang dari dalam negeri dan luar negeri dilakukan pemeriksaan dokumen kesehatan kapal, pemeriksaan suhu tubuh kru dan penumpang kapal dan diberikan HAC. Untuk kedatangan penumpang dari Luar negeri dilakukan pemeriksaan

TW I TW II TW III TW IV

Penumpang 1399465 1338166 809789 1430944

Alat Angkut 19864 15762 14596 16844

Barang 4229 4163 4193 4489

Lingkungan 128 184 141 133

0

LAPORAN

KINERJA

2021

31

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

Swab PCR dan pengkarantinaan penumpang di hotel karantina yang telah ditentukan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sedangkan untuk keberangkatan penumpang domestik melalui pesawat dan kapal Pelni dilakukan kegiatan Validasi dokumen kesehatan.

Pada pemeriksaan kapal di 2 (dua) lokasi Perairan Nipah dan Perairan Galang terjadi peningakatan dari tahun sebelumnya karena adanya kegiatan Crew Change

2) Pengadaan Bahan/Alat Bahan Medis dan Non Medis untuk Pelayanan Kesehatan.

Pengadaan Bahan/Alat Bahan Medis dan Non Medis untuk Pelayanan Kesehatan telah dilakukan sesuai dengan kebutuhan Bahan Medis Habis pakai yang dibutuhkan dalam rangka Penanganan Pandemi COVID-19 pada penumpang kapal atau pesawat diwilayah kerja KKP Kelas I Batam. Adapun pengadaan Bahan/Alat Bahan Medis dan Non Medis untuk Pelayanan Kesehatan yang dilaksanakan dilingkungan KKP Kelas I Batam adalah pengadaan bahan swab (VTM, Dacron osopharyngeal dan nasopharyngeal.

3) Pelayanan kesehatan Rutin di Pelabuhan dan Bandara

Kegiatan pelayanan kesehatan rutin dilaksanakan di 12 wilayah kerja dan klinik kantor kesehatan pelabuhan. Kegiatan pelayanan kesehatan rutin meliputi kegiatan pemeriksaan dan pengobatan, pelayanan rujukan, pemeriksaan kesehatan untuk pembuatan surat keterangan pengujian kesehatan, pemeriksaan kesehatan untuk penerbitan surat kerangan laik terbang/laik berlayar, pemeriksaan obat dan peralatan P3K di kapal/pesawat, pemeriksaan laboratorium, penanggulangan gawat darurat medik, pemberian vaksinasi dan pernerbitan buku ICV.

Selama masa pandemi COVID-19 juga dilaksanakan pengawasan pemeriksaan rapid tes antigen/antibodi/RT-PCR COVID-19 yang dilakukan oleh pihak ketiga terhadap penumpang datang dan kru kapal sign off (turn kapal). Juga dilakukan pengawasan terhadap penumpang yang akan berangkat ataupun kru kapal sign on (masuk bekerja di kapal). Pengawasan dilakukan dengan pemeriksaan

LAPORAN

KINERJA

2021

32

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam

kesehatan, pengecekan hasil rapid tes antigen/antibodi/RT-PCR COVID-19 sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Penanganan COVID-19 dan penerbitan sertifikat kesehatan.

4) Pemeriksaan Sanitasi lingkungan Pelabuhan, Bandara dan Lintas Batas Negara

Kegiatan yang telah dilakukan pada tahun 2021 antara lain pengawasan dan peningkatan kualitas air di wilayah kerja sebanyak 432 kali, pengawasan tempat pengelolaan pangan di wilayah kerja sebanyak 296 kali, pengawasan hotel karantina dilakukan pada 46 hotel yang ada di batam. mengenai pelaksanaan kegiatan pengawasan pengendalian risiko lingkungan ke wilayah kerja sebanyak 4 kali.

5) Pemeriksaan Sanitasi lingkungan : Kualitas Air, Makanan, Limbah.

Udara, Sanitasi Gedung/Bangunan

Kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2021 antara lain pengamanan makanan pada kunjungan tamu negara sebanyak 2 kali dari rencana 7 kali kegiatan, pelaksanaan kegiatan tersebut tidak sesuai dengan rencana dikarenakan masa pandemi sehingga ada pembatasan kunjungan. Kegiatan lainnya yaitu survey dan pengendalian vektor &

binatang pembawa penyakit pada situasi khusus yang dilaksanakan sebelum kegiatan situs natal dan tahun baru di 2 wilayah kerja yaitu Pelabuhan Telaga Punggur dan Bandar Udara Hang Nadim..

f. Analisa Penyebab Keberhasilan / Kegagalan

Pandemi wabah COVID-19 melanda dunia dan regulasi masing-masing

Pandemi wabah COVID-19 melanda dunia dan regulasi masing-masing

Dalam dokumen LAPORAN KINERJA TAHUN 2021 (Halaman 20-0)

Dokumen terkait