BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
B. Realisasi Anggaran
Diuraikan realisasi anggaran yang digunakan dan yang telah digunakan untuk mewujudkan kinerja organisasi sesuai dengan dokumen perjanjian kinerja.
Bab IV Penutup
Berisi kesimpulan secara umum atas capaian kinerja serta langkah di masa mendatang yang akan dilakukan RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga untuk meningkatkan kinerjanya.
Lampiran
1) Perjanjian Kinerja 2) Lain-lain
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
A. Tujuan dan Sasaran Strategis
Perencanaan Kinerja RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, disusun berdasarkan Perencanaan Kinerja Tahunan yang bersumber dari Rencana Kinerja Tahunan Tahun 2018 sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis (RENSTRA) 2015 s.d 2019, sebagaimana tertuang dalam Perjanjian Kinerja tahun 2018. Dalam pencapaian tujuan dan sasaran yang merupakan penjabaran operasional kebijakan dan program sebagai upaya pencapaian target (sasaran kerja) di RS. Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, dapat diuraikan sebagai berikut : A.1. Tujuan Mewujudkan adanya Peningkatan Kepuasan Stake Holder
Sasaran yang ingin dicapai dari tujuan tersebut adalah Terwujudnya Peningkatan Kepuasan Stake Holder. Adapun upaya pencapaian sasaran tersebut dengan program dan kegiatan, sebagai berikut :
1. Program Re-akreditasi SNARS Edisi I, dengan kegiatan yang dilaksanakan adalah :
a. Workshop peningkatan kompetensi pegawai;
b. Survei Akreditasi SNARS Edisi I oleh KARS.
2. Program Tertib administrasi dan keuangan (Pengadaan Barang dan Jasa), dengan kegiatan yang dilaksanakan adalah : Pelatihan Sertifikasi Panitia Pengadaan Barang/Jasa.
A.2. Tujuan Mewujudkan adanya Layanan, Pendidikan dan Penelitian yang Unggul
Sasaran yang ingin dicapai dari tujuan tersebut adalah Terwujudnya Layanan, Pendidikan dan Penelitian yang Unggul. Adapun upaya pencapaian sasaran tersebut dengan program Pengembangan Pulmonary Medical Tourism Regional Jawa bagian tengah, Adapaun kegiatan yang akan dilaksanakan, sebagai berikut :
a. Menindak lanjuti semua komplain oleh masyarakat;
b. MoU dengan FK-UNS;
c. Pengiriman laporan Penelitian ke Jurnal Nasional.
A.3. Tujuan Mewujudkan adanya Integrasi Layanan, Pendidikan dan Penelitian
Sasaran yang ingin dicapai dari tujuan tersebut adalah Terwujudnya Integrasi Layanan, Pendidikan dan Penelitian. Adapun upaya pencapaian sasaran tersebut dengan Program Pemantapan Pusat Diklat Paru Nasonal, dan kegiatan yang akan dilaksanakan adalah :
a. Seminar, Workshop Kesehatan Paru;
b. MoU dengan Instansi pendidikan di sekitar Salatiga.
A.4. Tujuan Mewujudkan adanya Jalinan Kemitraan dengan Institusi Pendidikan
Sasaran yang ingin dicapai dari tujuan tersebut adalah Terwujudnya Jalinan Kemitraan dengan Institusi Pendidikan. Adapun upaya pencapaian sasaran tersebut dengan Program Pemantapan Pusat Diklat Paru Nasonal, dan kegiatan yang akan dilaksanakan adalah :
a. Seminar, Workshop Kesehatan Paru;
b. MoU dengan Instansi pendidikan di sekitar Salatiga.
A.5. Tujuan Mewujudkan adanya Pelayanan Spesialistik Terpadu guna Penurunan Prevalensi TB & HIV/AIDS, Paru dan Pernapasan
Sasaran yang ingin dicapai dari tujuan tersebut adalah Terwujudnya Pelayanan Spesialistik Terpadu guna Penurunan Prevalensi TB &
HIV/AIDS, Paru dan Pernapasan. Adapun upaya pencapaian sasaran tersebut dengan Program Pusat Paru Nasional, melalui kegiatan Pertemuan dengan jejaring RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga.
A.6. Tujuan Mewujudkan adanya Sistem Rujukan yang Terpadu
Sasaran yang ingin dicapai dari tujuan tersebut adalah Terwujudnya Sistem Rujukan yang Terpadu. Adapun upaya pencapaian sasaran tersebut dengan Program Pusat Paru Nasional, melalui kegiatan Pertemuan dengan jejaring RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga.
A.7. Tujuan Mewujudkan adanya Pengelolaan RS yang Bermutu, Efektif dan Efisien
Sasaran yang ingin dicapai dari tujuan tersebut adalah Terwujudnya Pengelolaan RS yang Bermutu, Efektif dan Efisien. Adapun upaya pencapaian sasaran tersebut dengan program Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja, dengan kegiatan yang akan dilaksanakan sebagai berikut:
a. Sosialisasi Penggunaan Formularium Nasional (Fornas);
b. Pengadaan Obat-Obatan sesuai Formularium Nasional (Fornas);
c. Penerapan keselamatan Pasien;
d. Peningkatan Kualitas dan kuantitas pelayanan di RJ;
e. Sosialisasi pengisian Rekan Medis secara lengkap, cepat dan benar;
f. Peningkatan Kualitas dan kuantitas pelayanan IGD.
A.8. Tujuan Mewujudkan Budaya Kerja yang baik
Sasaran yang ingin dicapai dari tujuan tersebut adalah Terwujudnya Budaya Kerja yang baik. Adapun upaya pencapaian sasaran tersebut dengan program Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja, dengan kegiatan yang akan dilaksanakan sebagai berikut :
a. Peningkatan Kualitas dan kuantitas pelayanan di semua unit pelayanan;
b. Pemberian Remunerasi.
A.9. Tujuan Mewujudkan Peningkatan Kompetensi SDM
Sasaran yang ingin dicapai dari tujuan tersebut adalah Terwujudnya Peningkatan Kompetensi SDM. Adapun upaya pencapaian sasaran tersebut dengan program Pendidikan dan Pelatihan Berkelanjutan, adapun kegiatan yang akan dilaksanakan dengan Mengadakan pendidikan dan pelatihan baik internal maupun eksternal.
A.10. Tujuan Mewujudkan TIK yang handal
Sasaran yang ingin dicapai dari tujuan tersebut adalah Terwujudnya TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) yang handal. Adapun upaya pencapaian sasaran tersebut dengan program Pengembangan SIRS tahap III, dengan kegiatan penambahan fasilitas IT.
A.11. Tujuan Mewujudkan Peralatan Medik yang Sesuai Standar
Sasaran yang ingin dicapai dari tujuan tersebut adalah Terwujudnya Peralatan Medik yang Sesuai Standar. Adapun upaya pencapaian sasaran tersebut dengan program, sebagai berikut :
1. Optimalisasi Fasilitas Medik Kelas A, dengan kegiatan yang akan dilaksanakan adalah :
a. Pengadaan Peralatan medis Sesui kebutuhan RS tipe A b. Pemeliharaan Alat Medik
c. Kalibrasi peralatan Medik
2. Pengembangan Pelayanan Pendukung , dengan kegiatan yang akan dilaksanakan berupa :
a. Kalibrasi Peralatan Medik, dan
b. Operasionalisasi Instalasi Bedah Sentral (IBS) dan peralatannya.
A.12. Tujuan Mewujudkan adanya peningkatan revenue dan efisiensi biaya Sasaran yang ingin dicapai dari tujuan tersebut adalah Terwujudnya peningkatan revenue dan efisinsi biaya. Adapun upaya pencapaian sasaran tersebut dengan program Peningkatan Pendapatan Unit Revenue Center Rawat Inap, Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat dan efisiensi Biaya Operasional, dengan kegiatan yang akan dilaksanakan berupa Meningkatkan kecepatan penagihan pasien baik umum maupun asuransi.
B. Peta Strategis
Berdasarkan Rencana Strategis Bisnis (RSB) RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, tahun 2015 s.d 2019, gambaran peta strategi dapat dilihat pada gambar di bawah ini :
Gambar 2.1. Peta Strategi BSC RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga Perspektif Stake Holder
Perspektif Proses Bisnis Internal
Perspektif Pengembangan Personil & Organisasi
Perspektif Finansial Terwujudnya
peningkatan kepuasan stakeholder
Terwujudnya jalinan kemitraan
dengan institusi pendidikan dan
vendor
Terwujudnya Pengelolaan RS
yang Bermutu, Efektif dan Efisien Terwujudnya
integrasi pelayanan, pendidikan dan
penelitian
Terwujudnya pelayanan spesialistik terpadu guna penurunan prevalensi TB
& HIV/AIDS, Paru &
Pernapasan
Terwujudny a peningkatan
revenue dan efisinsi
biaya
Terwujudnya peningkatan kompetensi SDM
Terwujudnya Budaya Kerja yang
baik
Terwujudnya TIK yang handal
Terwujudnya peralatan medik yang sesuai standar Visi : Menjadi Pusat Pelayanan Kesehatan Paru dan Pernapasan
Terpercaya Nasional Tahun 2019
Terwujudnya layanan, pendidikan dan penelitian yang unggul
Terwujudnya Sistem Rujukan
yang Terpadu
C. Program Kerja Strategis
Adapun Program Kerja Strategis, dapat dilihat pada tabel di bawah ini : Tabel 2.1. Program Kerja Strategis RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga,
Periode 2015 s.d. 2019
Pada tujuan, sasaran dan indikator dari program / kegiatan di RS Paru dr.
Ario Wirawan Salatiga, dapat dijelaskan sebelumnya bahwa tujuan merupakan target yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun dan tujuan tersebut ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi serta didasarkan pada isu-isu dan analisi strategis.
Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata oleh unit kerja dalam rumusan yang lebih spesifik, terukur, dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan, dan sasaran diupayakan untuk dapat dicapai dalam kurun waktu tertentu / tahunan secara berkesinambungan sejalan dengan tujuan yang ditetapkan dalam rencana aksi. Adapun indikator adalah ukuran tingkat keberhasilan pencapaian sasaran untuk diwujudkan pada tahun laporan dan setiap indikator sasaran disertai dengan rencana target masing-masing.
Gambaran tujuan, sasaran, dan indikator dari program / kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2018, sebagaimana tertuang dalam RKT dan Perjanjian Kinerja Tahun 2018. Rencana Kinerja Tahunan (RKT) untuk tahun 2018, disusun berdasarkan Sasaran Strategis pada RSB RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga Tahun 2015 s.d 2019. RKT tersebut juga menjadi bahan Perjanjian Kinerja dan Kontrak Kinerja Tahun 2018, hal ini berkaitan dengan diterbitkannya :
1. Permenpan & RB No 53 Tahun 2014 tertanggal 20 November 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja Dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;
2. Keputusan Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan No. HK.02.04/I/1568/12 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Penetapan Kinerja dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Unit Pelaksana Teknis Di Lingkungan Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan;
3. Surat dari Sesditjen Pelayanan Kesehatan nomor KU.02.01/I.1/3840/2018 Tanggal 8 Mei 2018, Hal Permintaan Data Monitoring Evaluasi Kinerja Satker Ditjen Yankes;
4. Surat dari Sesditjen Pelayanan Kesehatan nomor PR . 05.04/I.1/13004/2018 tanggal 17 Desember 2018 hal Peyusunan Perjanjian Kinerja Tahun 2019 dan Laporan Kinerja Tahun 2018.
.
Tabel RKT dan Perjanjian Kinerja Tahun 2018, seperti pada tabel 2.2. di bawah ini :
Tabel 2.2. Tujuan, Sasaran dan Indikator Kinerja RS Paru dr. Ario Wirawan, 2018
Tujuan Sasaran Indikator Kinerja Target
(1) (2) (3) (4)
I. Prespesktif Stake Holder 1. Mewujudkan adanya
Peningkatan Kepuasan Stake Holder
1. Terwujudnya
peningkatan kepuasan Stake Holder
1. Tingkat Kepuasan
Pelanggan per tahun 81,32 2. Tingkat Kesehatan BLU AA (89) 2. Mewujudkan adanya
Layanan, Pendidikan dan Penelitian yang Unggul
2. Terwujudnya Layanan, Pendidikan dan Penelitian yang Unggul
3. % Komplain yang di TL 97%
4. Tingkat Kepuasan Peserta Didik
81,32 5. Jumlah Supervisi Residen
Per Tahun
II. Prespektif Proses Bisnis Internal 3. Mewujudkan adanya
Integrasi Layanan, Pendidikan dan Penelitian
3. Terwujudnya Integrasi Layanan, Pendidikan dan Penelitian
7. Tingkat Kepuasan Peserta
Didik 81,32
8. Jumlah Supervisi Residen Per Tahun
12 kali 4. Mewujudkan adanya
Jalinan Kemitraan dgn Institusi Pendidikan
4. Terwujudnya Jalinan Kemitraan dgn Institusi Pendidikan
9. Tingkat Kepuasan Peserta
Didik 81,32
10. Jumlah Supervisi Residen
Per Tahun 12 kali
5. Mewujudkan adanya Pelayanan Spesialistik Terpadu guna Penurunan Prevalensi TB & HIV/AIDS, Paru dan Pernapasan
5. Terwujudnya
Pelayanan Spesialistik Terpadu guna Penurunan Prevalensi TB & HIV/AIDS, Paru dan Pernapasan
11. Error Rate Laboratorium
TB < 5% 90%
6. Mewujudkan adanya Sistem Rujukan yang Terpadu
6. Terwujudnya Sistem
Rujukan yang Terpadu 12. Error Rate Laboratorium
TB < 5% 90%
7. Mewujudkan adanya Pengelolaan RS yang Bermutu, Efektif dan Efisien
7. Terwujudnya Pengelolaan RS yang Bermutu, Efektif dan Efisien
13. Kepatuhan Penggunaan Formularium Nasional
85%
14. Angka Kematian di IGD 1,5‰
15. Angka Kejadian Phlebitis 1,5%
16. Waktu Tunggu RJ < 30
Menit 90%
17. Waktu Pengembalian RM
1x24 jam 50%
18. Prosentase Kasus Perdarahan Masif pada Tindakan Bronchoscopy
0%
19. Penanganan Emergency Kasus Ventiel
Pneumothoraks < 2 Jam
90%
20. Waktu Tunggu Tindakan
Elektif Bronchoscopy < 24 98%
Tabel 2.2. Lanjutan ...
Tujuan Sasaran Indikator Kinerja Target
(1) (2) (3) (4)
III. Perspektif Pengembangan Personil dan Organisasi 8. Mewujudkan Budaya
Kerja yang baik 8. Terwujudnya Budaya
Kerja yang baik 21. Waktu Tunggu Resep Obat Jadi di Rawat Jalan
< 30 Menit
98%
22. % Karyawan Melebihi Target kinerja
15%
9. Mewujudkan
Peningkatan Kompetensi SDM
9. Terwujudnya Peningkatan Kompetensi SDM
23. % pendidikan SDM sesuai harapan (persyaratan kompetensi jabatan)
70%
10. Mewujudkan TIK yang
handal 10. Terwujudnya TIK yang
handal 24. Jumlah modul terintegrasi 8 modul 11. Mewujudkan Peralatan
Medik yang Sesuai Standar
11. Terwujudnya Peralatan Medik yang Sesuai Standar
25. % pemenuhan peralatan
medik sesuai standar 95%
26.
% pemeliharaan peralatan medik sesuai kebutuhan
95%
27. Utilisasi alat kedokteran
canggih 100%
IV. Perspektif Finansial 12. Mewujudkan adanya
peningkatan revenue dan efisinsi biaya
12. Terwujudnya peningkatan revenue dan efisinsi biaya
28. % PNBP terhadap biaya
operasional 68,00%
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
A. Capaian Kinerja Organisasi
Capaian kinerja RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga tahun 2018, dilihat berdasakan pengukuran kinerja ditujukan untuk membandingkan angka capaian kinerja dengan target, capaian tahun lalu, target jangka menengah, standar dari indikator kinerja yang telah ditetapkan, sehingga dapat diperoleh informasi masing-masing indikator yang selanjutnya dapat dilakukan Rencana Tindak Lanjut (RTL) melalui perencanaan program / kegiatan pada tahun-tahun selanjutnya agar setiap program / kegiatan yang direncanakan dapat lebih berhasil guna dan berdaya guna.
Capaian IKU dari Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2018, yang sekaligus merupakan Perjanjian Kinerja tahun 2018 adalah Total Skor sebesar 92,75 dengan konversi nilai tersebut sebesar 1,875 (mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Nomor HK.02.03/I/2630/2016 tentang Perubahan Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Nomor HK.02.03/I/0173/2016 tentang Pedoman Teknis Penilaian Kinerja Individu (IKI) Direktur Utama Rumah Sakit Umum/Khusus dan Kepala Balai di Lingkungan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan), gambaran tabel terinci dapat dilihat pada lampiran. Selanjutnya uraian capaian menurut perspektifnya, sebagai berikut :
A.1. Perspektif Stake Holder
A.1.1. Tujuan pertama yang akan dicapai pada Prespektif Stake Holder, adalah Mewujudkan adanya Peningkatan Kepuasan Stake Holder dengan sasaran strategis adalah Terwujudnya Peningkatan Kepuasan Stake Holder, indikator kinerja yang digunakan untuk mengukur sasaran tersebut ada 2 (dua) Indikator Kinerja Utama (IKU), yaitu Tingkat Kepuasan Pelanggan per tahun dan Tingkat Kesehatan BLU. Gambaran kedua indikator tersebut dapat dilihat pada table-tabel di bawah ini :
Tabel 3.1. Capaian Indikator Kinerja pada Sasaran Strategis Terwujudnya Kepuasan Stake Holder, RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, 2018
No IKU Bobot Satuan Kepuasan Pasien Per Tahun pada tahun 2018 sebesar 81,86 dengan skor yang diperoleh 75 sehingga Total Skornya 4,5. Selanjutnya untuk capaian IKU Tingkat Kesehatan BLU pada tahun 2018 adalah AA (84,93) dengan skor yang diperoleh 90 sehingga Total Skornya 5,40. Capaian tersebut menunjukkan bahwa Tingkat Kesehatan BLU RS Paru dr. Ario Wirawan masuk dalam kategori AA (Baik) dengan mengacu pada Perdirjen Perbendaharaan Nomor 24/PB/2018.
Adapun gambaran perbandingan capaian dari kedua indikator untuk sasaran Terwujudnya Peningkatan Kepuasan Stake Holder tersebut pada tahun 2016 s.d 2018 dan Standar, seperti pada tabel di bawah ini :
Tabel 3.2. Capaian Indikator Kinerja pada Sasaran Strategis Terwujudnya Peningkatan Kepuasan Stake Holder
RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, 2016 s.d 2018 dan Standar
No IKU 2018 Capaian Standar yang
Ditetapkan Target Capaian 2017 2016
1. Tingkat Kepuasan
Pasien Per Tahun 81,32 81,86 79,31 79,73 ≥ 85%
2. Tingkat Kesehatan
BLU AA (89) AA
(84,93)
AA (84,34)
AA
(86,15) 100
Pada tabel 3.2. di atas dapat diketahui bahwa Perbandingan Capaian Tingkat Kepuasan Pasien Per Tahun dengan target tahun 2018, Capaian tahun 2017 dan 2016, serta standar yang ditetapkan, sebagai berikut :
a. Target yang ditetapkan sebesar 81,32, capaian tahun 2018 sebesar 81,86 target tercapai;
b. Capaian tahun 2017 sebesar 79,31, capaian tahun 2018 sebesar 81,86 ada peningkatan sebesar 2,55 %;
c. Capaian tahun 2016 sebesar 79,73, capaian tahun 2018 sebesar 81,86 ada peningkatan sebesar 2,13 %;
d. Standar yang ditetapkan sebesar ≥ 85%, capaian tahun 2018 sebesar 81,86 masih di bawah standar yang ditetapkan, namun demikian capaian tersebut masih di atas standar yang ditetapkan dalam Kepdirjen Pelayanan Kesehatan No. HK.02.03/I/2630/2016 tanggal 29 Agustus 2016 tentang Perubahan Kepdirjen Pelayanan Kesehatan No. HK.02.03/I/0173/2016 tentang Pedoman Teknis Penilaian Indikator Kinerja Individu (IKI) Tahun 2016 Direktur Utama Rumah Sakit Umum / Khusus Dan Kepala Balai Di Lingkungan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, sebesar > 75%.
Capaian tahun 2018 sebesar 81,86 mengacu pada Kepmenpan Nomor KEP/25/M.PAN/2/2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah, capaian tersebut termasuk dalam Mutu Pelayanan “B”, sehingga dapat dikatakan Kinerja Unit Pelayanan di RS. Paru dr. Ario Wirawan Salatiga pada tahun 2018 adalah BAIK.
Capaian Kepuasan Pelanggan tersebut diukur pada 8 (delapan) unit kerja pelayanan RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, dengan hasil rata-rata, seperti pada tabel di bawah ini :
Tabel 3.3. Capaian Hasil Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan Menurut Unit Pelayanan
RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, 2018
No. Unit Kerja rata-rata
1 Instalasi Rawat Jalan 79,89
2 Instalasi Gawat Darurat 80,87
3 Instalasi Rawat Inap 82,64
4 Instalasi Radiologi 85,51
5 Instalasi Laboratorium 79,73
6 Instalasi Gizi 76,03
7 Instalasi Farmasi 79,98
8 Instalasi Rehab Medik 80,66
Pada tabel di atas, kisaran hasil pengukuran kepuasan pelanggan
tersebut pada interval konversi IKM 62,51 – 81,25, sehingga dapat dikatakan setiap unit pelayanan RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga rata-rata sudah berkinerja dengan baik dalam memberikan pelayanan pelanggan. Namun kedepan perlu dijaga dan ditingkatkan Capaian Tingkat Kepuasan Pelanggan sesuai target yang ditetapkan dan dapat masuk dalam kategori yang lebih tinggi.
Selanjutnya Perbandingan Capaian IKU Tingkat Kesehatan BLU dengan target 2018, capaian tahun 2017 dan 2016, serta standar yang ditetapkan sebagai berikut :
a. Target yang ditetapkan sebesar AA (89), capaian tahun 2018 sebesar AA (84,93) masih di bawah target yang telah ditetapkan;
b. Capaian tahun 2017 sebesar AA (84,34), capaian tahun 2018 sebesar AA (84,93) ada peningkatan sebesar 1,001 %;
c. Capaian tahun 2016 sebesar AA (86,15), capaian tahun 2018 sebesar AA (84,93), ada penurunan sebesar 1,02 %;
d. Standar yang ditetapkan sebesar 100, capaian tahun 2018 sebesar AA (84,93) masih di bawah standar.
A.1.2. Tujuan kedua yang akan dicapai pada Prespektif Stake Holder, adalah Mewujudkan adanya Layanan, Pendidikan dan Penelitian yang Unggul dengan sasaran strategis Terwujudnya Layanan, Pendidikan dan Penelitian yang Unggul, ada 4 (empat) Indikator Kinerja Utama (IKU) untuk mengukur sasaran tersebut, yaitu : % Komplain yang di TL secara tuntas, Tingkat Kepuasan Peserta Didik,
Jumlah Supervisi Residen Per Tahun dan Jumlah Publikasi Penelitian Tingkat Nasional. Gambaran keempat indikator tersebut, seperti pada tabel di bawah ini :
Tabel 3.4. Capaian Indikator Kinerja pada Sasaran Strategis Terwujudnya Layanan, Pendidikan dan Penelitian yang Unggul,
RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, 2018
No IKU Bobot Satuan Jumlah Total Skor 12,00
Adapun gambaran perbandingan capaian dari keempat indikator untuk Sasaran Strategis Terwujudnya Layanan, Pendidikan dan Penelitian yang Unggul
tersebut dengan target 2018, capaian tahun 2017 dan 2018, serta Standar yang ditetapkan, seperti pada tabel di bawah ini :
Tabel 3.5. Capaian Indikator Kinerja pada Sasaran Strategis
Terwujudnya Layanan, Pendidikan dan Penelitian Yang Unggul RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, 2016 s.d 2018 dan Standar
No IKU
2018 Capaian Standar
yang Ditetapkan Target Capaian 2017 2016
1. % Komplain yang di TL secara Tuntas
97% 100% 100% 100% > 75%
2. Tingkat Kepuasan Peserta Didik
81,32 88,10 85,56 84,14 ≥ 85
3. Jumlah Supervisi Residen Per Tahun
12 kali 12 kali 12 Kali (100%)
100% 100%
4. Jumlah Publikasi Penelitian Tingkat Nasional
4 0 3
Publi-kasi (100%)
1 (50%) 100%
Pada tabel 3.5. di atas dari 4 (empat) indikator sasaran sasaran Terwujudnya Layanan, Pendidikan dan Penelitian yang Unggul, telah tercapai sesuai target yang ditetapkan. Gambaran perbandingan capaian ke 4 (empat) indikator di atas dengan Target tahun 2018, Capaian Tahun 2017 dan 2016, serta Standar yang ditetapkan, sebagai berikut :
1. IKU % Komplain yang di TL secara Tuntas :
a. Target yang ditetapkan sebesar (97%), capaian tahun 2018 sebesar 100%, hasil yang dicapai tersebut telah melebihi target yang telah ditetapkan;
b. Capaian tahun 2017 sebesar 100% sama dengan capaian tahun 2018, yaitu sebesar 100%;
c. Capaian tahun 2016 sebesar 100% sama dengan capaian tahun 2018, yaitu sebesar 100%;
d. Standar yang ditetapkan sebesar ≥ 95%, capaian tahun 2018 di atas standar tersebut.
2. IKU Tingkat Kepuasan Peserta Didik :
a. Target yang ditetapkan sebesar (81,32), capaian tahun 2018 sebesar (88,10) telah melebihi target yang telah ditetapkan;
b. Capaian tahun 2017 sebesar (85,56), capaian tahun 2018 sebesar (88,10), ada peningkatan sebesar 1,02%;
c. Capaian tahun 2016 sebesar (84,14), capaian tahun 2018 sebesar (88,10), ada peningkatan sebesar 1,04%;
d. Standar yang ditetapkan sebesar ≥ 85, capaian tahun 2018 di atas standar tersebut.
3. IKU Jumlah Supervisi Residen Pertahun :
a. Target yang ditetapkan sebesar 12 kali, capaian tahun 2018 sebanyak 12 kali (100%), sama dengan target yang telah ditetapkan;
b. Capaian tahun 2017 sebesar 100%, capaian tahun 2018 sebanyak 12 kali (100%), sama capaian tahun 2017;
c. Capaian tahun 2016 sebesar (100%), capaian tahun 2018 sebanyak 12 kali (100%), sama capaian tahun 2016;
d. Standar yang ditetapkan sebesar 100%, capaian tahun 2018 sama dengan standar tersebut.
4. IKU Jumlah Publikasi Penelitian Tingkat Nasional :
a. Target yang ditetapkan sebanyak 4 publikasi, tahun 2018 tidak mencapai target yang telah ditetapkan;
b. Capaian tahun 2017 sebesar 100%, capaian tahun 2018 sebanyak 0, di bawah capaian tahun 2017 tersebut;
c. Capaian tahun 2016 sebanyak 1 publikasi (50%), capaian tahun 2018 sebanyak 0, di bawah capaian tahun 2016 tersebut;
d. Standar yang ditetapkan sebesar 100%, capaian tahun 2018 di bawah standar yang ditetapkan tersebut.
A.2. Prespektif Proses Bisnis Internal
A.2.1. Tujuan pertama pada perspektif Proses Bisnis Internal adalah Mewujudkan adanya Integrasi Layanan, Pendidikan dan Penelitian dengan sasaran strategis Terwujudnya Integrasi Layanan, Pendidikan dan Penelitian. Gambaran capaian kedua Indikator Kinerja Utama (IKU) pada sasaran strategis tersebut, seperti pada tabel di bawah ini :
Tabel 3.6. Capaian Indikator Kinerja pada Sasaran StrategisTerwujudnya Integrasi Layanan, Pendidikan dan Penelitian,
RS. Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, 2018
No IKU Bobot Satuan
Jumlah Total Skor 6,00
Capaian atas indikator kinerja pada Sasaran Strategis Terwujudnya Integrasi Layanan, Pendidikan dan Penelitian, tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
Tabel 3.7. Capaian Indilator Kinerja pada Sasaran Strategis Terwujudnya Integrasi Layanan, Pendidikan dan Penelitian
RS. Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, 2016 s.d 2018 dan Standar
No IKU
2018 Capaian Standar
yang
Pada tabel 3.7. di atas tampak bahwa capaian indikator kinerja Tingkat Kepuasan Peserta Didik sudah memenuhi harapan mengacu pada IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat) yaitu pada tingkat “Sangat Baik”. Sedangkan untuk indikator kinerja Jumlah Supervisi Residen Per Tahun sudah terlaksana dengan
baik karena telah adanya komunikasi dan koordinasi dengan Institusi Pendidikan dalam melaksanakan supervisi terhadap peserta didiknya di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga dan sekitarnya.
Gambaran perbandingan capaian ke 2 (dua) indikator dari sasaran strategis Terwujudnya Integrasi Layanan, Pendidikan dan Penelitian terhadap Target 2018, Capaian 2017 s.d 2016, serta Standar yang ditetapkan, sebagai berikut:
1. IKU Tingkat Kepuasan Peserta Didik :
a. Target yang ditetapkan sebesar (81,32), capaian tahun 2018 sebesar (88,10), telah melebihi target yang telah ditetapkan;
b. Capaian tahun 2017 sebesar (85,56), capaian tahun 2018 sebesar (88,10) ada peningkatan sebesar 1,02%;
c. Capaian tahun 2016 sebesar (84,14), capaian tahun 2018 sebesar (88,10) ada peningkatan sebesar 1,04%;
d. Standar yang ditetapkan sebesar ≥ 85, capaian tahun 2018 di atas standar tersebut.
2. IKU Jumlah Supervisi Residen Per Tahun :
a. Target yang ditetapkan sebanyak 12 kali, capaian tahun 2018 sebanyak 12 kali, capaian tersebut sesuai target yang telah ditetapkan;
b. Capaian tahun 2017 sebanyak 12 kali, capaian tahun 2018 sebanyak 12 kali, sama dengan capaian tahun 2017 ;
c. Capaian tahun 2016 sebanyak (12 kali), sama dengan capaian tahun 2018 sebanyak 12 kali;
d. Standar yang ditetapkan sebanyak 12 kali, sama dengan capaian tahun 2018 sebanyak 12 kali.
A.2.2. Tujuan kedua pada perspektif Proses Bisnis Internal adalah Mewujudkan adanya Jalinan Kemitraan dengan Institusi Pendidikan. Sasaran strategis yang
A.2.2. Tujuan kedua pada perspektif Proses Bisnis Internal adalah Mewujudkan adanya Jalinan Kemitraan dengan Institusi Pendidikan. Sasaran strategis yang