BAB III : AKUNTABILITAS KINERJA
AKUNTABILITAS KINERJA
B. REALISASI ANGGARAN
Realisasi keuangan pada program dan kegiatan sebagai berikut : 1) Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
No Kegiatan Anggaran Setelah Perubahan Realisasi % Keterangan
1. Pelayanan
Administrasi dan Operasional Perkantoran
1.605.356.000 1.160.437.065 72,29%
Rincian penggunaan realisasi terlampir
JUMLAH 1.605.356.000 1.160.437.065 72,29%
Kegiatan Pelayanan Administrasi dan Operasional Perkantoran. Pagu Anggaran sebesar Rp. 1.605.356.000,- terealisasi sebesar Rp. 1.160.437.065,- (72,29%). Sisa Anggaran sebesar Rp. 444.918.935,- dikarenakan Upah tenaga kerja bulanan sumber dana BOKB Rp 210.000.000,- tidak diserap di awal tahun karena belum terisi personilnya dan Pengadaan Sarana Petugas Lapangan KB sumber dana DAK Fisik tidak diserap sebesar Rp106.250.000,- sisa Rp 128.668.935 karena sesuai pemakaian/kebutuhan (at cost).
2) Program Peningkatan Sarana Dan Prasarana Aparatur
No Kegiatan
Anggaran Setelah
Perubahan Realisasi % Keterangan
1. Pembangunan/Pengada
an dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur
92.832.760 75.922.000 81,78% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
2. Pemeliharaan
Rutin/Berkala Sarana dan Prasarana Aparatur
191.055.000 172.236.805 90,15% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
JUMLAH 283.887.760 248.158.805 87,41%
a. Kegiatan Pembangunan/Pengadaan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Aparatur. Pagu Anggaran sebesar Rp.92.832.760,- terealisasi sebesar Rp. 75.922.000,- (81,78%). Sisa Anggaran sebesar Rp. 16.910.760,- dikarenakan sisa kontrak belanja modal personal komputer Rp 260.000,- sisa kontrak belanja modal komputer sebesar Rp 2.990.400,- dan Pengadaan Sarana Petugas Lapangan KB sumber dana DAK Fisik tidak diserap sebesar 68.176.000,- karena pengadaan hanya untuk 30 kader, sedangkan spesifikasi barang sudah ditentukan
Halaman 59
BKKBN dan penyedia yang ada di Surabaya, pengadaan tersebut ikut alokasi DAK Fisik sehingga tidak bisa dialikan untuk kegiatan lain. b. Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Sarana dan Prasarana
Aparatur. Pagu Anggaran sebesar Rp. 191.055.000,- terealisasi sebesar Rp. 172.236.805,- (90,15%). Sisa Anggaran sebesar Rp. 18.818.195,- karena sesuai pemakaian/ kebutuhan (at cost).
3) Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja Dan Keuangan
No Kegiatan Anggaran Setelah
Perubahan
Realisasi % Keterangan
1. Penyusunan Laporan
Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD/LAKIP
4.578.000 4.058.000 88,64% Rincian penggunaan realisasi
terlampir 2. Penyusunan Laporan Keuangan Semesteran dan Prognosis Realisasi Anggaran
1.890.000 1.890.000 100% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
3. Penyusunan Laporan
Keuangan Akhir Tahun
3.608.000 3.608.000 100% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
4. Penyusunan Laporan
Indeks Kepuasan Masyarakat
1.360.000 1.350.000 99,26% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
5. Penyusunan Rencana
Kerja dan Anggaran (RKA) SKPD
12.066.000 12.057.000 99,93% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
JUMLAH 23.502.000 22.963.000 97,71%
a. Kegiatan Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD / LAKIP. Pagu Anggaran sebesar Rp. 4.578.000,- terealisasi sebesar Rp. 4.058.000,- (88,64%). Sisa Anggaran sebesar Rp. 520.000,- dikarenakan efisiensi anggaran.
b. Penyusunan Laporan Keuangan Semesteran dan Prognosis Realisasi Anggaran. Pagu Anggaran sebesar Rp. 1.890.000,- terealisasi sebesar Rp. 1.890.000,- (100 %). Sisa Anggaran Rp.0,-
Halaman 60
c. Kegiatan Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun. Pagu Anggaran sebesar Rp. 3.608.000,- terealisasi sebesar Rp. 3.608.000,- (100 %). Sisa Anggaran Rp. 0,-
d. Kegiatan Penyusunan Laporan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Pagu Anggaran sebesar Rp. 1.360.000,- terealisasi sebesar Rp.1.350.000,- (99,26 %). Sisa Anggaran Rp. 10.000,- dikarenakan efisiensi anggaran.
e. Kegiatan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) SKPD. Pagu Anggaran sebesar Rp. 12.066.000,- terealisasi sebesar Rp. 12.057.000,- (99,93%). Sisa Anggaran Rp. 9.000,- dikarenakan efisiensi anggaran. 4) Program Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga
No Kegiatan Anggaran Setelah Perubahan Realisasi % Keterangan
1. Pemberdayaan
Keluarga Sejahtera
268.492.000 256.700.000 95,61% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
2. Bina Ketahanan
Keluarga Balita, Anak dan Lansia
509.800.000 436.725.000 85,67% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
3. Bina Ketahanan
Remaja 450.540.000 372.355.000 82,65% Rincian penggunaan realisasi terlampir
JUMLAH 1.228.832.000 1.065.780.000 86,73% Rincian penggunaan realisasi terlampir a. Kegiatan Bina Keluarga Balita, Anak dan Lansia. Pagu Anggaran
sebesar Rp. 509.800.000,- terealisasi sebesar Rp. 436.725.000,- (85,67%). Sisa Anggaran Rp. 73.075.000,- karena kegiatan tidak bisa dilaksanakan secara maksimal karena adanya Covid 19 berdasarkan Surat edaran Menpan-RB No. 40 Tahun 2020 dan Surat Edaran No. 800/3173/427.72/2020 Pemkab Lumajang.
b. Kegiatan Pemberdayaan Keluarga Sejahtera Pagu Anggaran sebesar Rp. 268.492.000,- terealisasi sebesar Rp. 256.700.000,- (95,61%). Sisa Anggaran Rp. 11.792.000,- adalah anggaran Jasa Instruktur/ Narasumber/Tenaga Ahli Tidak ada definisi operasionalnya Dalam
Halaman 61
Juknis BOKB, tetapi di menu BOKB ada sehingga anggaran tidak diserap.
c. Kegiatan Bina Ketahanan Remaja. Pagu Anggaran sebesar Rp. 450.540.000,- terealisasi sebesar Rp. 372.355.000,- (82,65%). Sisa Anggaran Rp. 78.185.000,- karena seksi Bina Ketahan Remaja masih selama beberapa bulan tidak mempunyai kasi setelah itu dirangkap oleh Kasi Pemberdayaan Keluarga Sejahtera sehingga pelaksanaan di sesuaikan dengan jadwal yang ada sehingga kegiatan dilaksanakan setelah kegiatan di seksi yang lain selesai dan kegiatan di masa pandemi berdasarkan peta wilayah masing-masing kecamatan apabila peta wilayah pandemi merah maka kegiatan tidak dapat dilaksanakan, sehingga banyak kegiatan yang tidak bisa berjalan disamping jumlah PKB yang terbatas (1 PKB membawahi 5-6 desa, seharusnya 1 desa 1 PKB, yang mengakibatkan pelaksanaan kegiatan kurang maksimal) serta kegiatan peran saka dalam mengikuti jambore dilaksanakan secara virtual/daring serta anggaran jasa instruktur /narasumber/ tenaga ahli tidak diserap karena tidak ada dalam juknis BOKB.
5) Program Keluarga Berencana
No Kegiatan Anggaran Setelah
Perubahan Realisasi % Keterangan
1. Distribusi Alat Kontrasepsi
110.964.000 55.024.642 49,59% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
2. Pembinaan Kesertaan
Keluarga Berencana 371.016.500 298.974.500 80,58% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
3. Jaminan Pelayanan
Keluarga Berencana
35.490.000 25.483.000 71,80%
Rincian penggunaan realisasi terlampir
Halaman 62
a. Kegiatan Distribusi Alat Kontrasepsi. Pagu Anggaran sebesar Rp. 110.964.000,- terealisasi sebesar Rp. 55.024.642,- (37,32%). Sisa Anggaran Rp. 55.939.358,- dikarenakan sesuai pemakaian/ kebutuhan (at cost). b. Kegiatan Pembinaan Kesertaan Keluarga Berencana. Pagu Anggaran
sebesar Rp. 371.016.500,- terealisasi sebesar Rp. 298.974.500,- (80,58%). Sisa Anggaran Rp. 72.042.000,- karena adanya pandemi jumlah peserta safari (PKK dan TNI) tidak bisa diserap sejumlah 300 orang (hanya terserap separuh) dari jumlah peserta yang dianggarkan, begitu pula dengan honor tim hanya terserap 2 bulan karena masa pandemi tidak bisa diserap 3 bulan.
c. Kegiatan Jaminan Pelayanan Keluarga Berencana. Pagu Anggaran sebesar Rp. 35.490.000,- terealisasi sebesar Rp. 25.483.000,- (71,80%). Sisa Anggaran Rp. 10.007.000,- dikarenakan tidak ada kasus komplikasi jadi tidak ada klaim untuk kasus komplikasi sedangkan sisa Rp 7.000,- sesuai kebutuhan (at cost) dari tambahan upah tenaga bulanan.
6) Program Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan
No Kegiatan
Anggaran Setelah
Perubahan Realisasi % Keterangan
1. Advokasi dan
Penggerakan
705.048.000 523.535.000 74,26% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
2. Penyuluhan dan
Pendayagunaan PLKB dan Kader KB
3.837.047.000 2.062.770.000 53,76% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
3. Pengendalian
Penduduk dan Informasi Keluarga
152.476.000 107.413.552 70,45% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
JUMLAH 4.694.571.000 2.693.718.552 57,38%
a. Kegiatan Advokasi dan Penggerakan. Pagu Anggaran sebesar Rp.705.048.000,- terealisasi sebesar Rp. 523.535.000,- (74,26%). Sisa Anggaran Rp. 181.513.000,- dikarenakan adanya perubahan jadwal kegiatan terkait adanya petunjuk teknis BOKB dan Covid 19 berdasarkan Surat edaran Menpan-RB No. 40 Tahun 2020 dan Surat Edaran No. 800/3173/427.72/2020 Pemkab Lumajang.
Halaman 63
d. Kegiatan Penyuluhan dan Pendayagunaan PLKB dan Kader KB. Pagu Anggaran sebesar Rp. 3.837.047.000,- terealisasi sebesar Rp.2.062.770.000,- (53,76%). Sisa Anggaran Rp. 1.774.277.000,- dikarenakan adanya perubahan jadwal kegiatan terkait adanya petunjuk teknis BOKB dan Covid 19 berdasarkan Surat edaran Menpan-RB No. 40 Tahun 2020 dan Surat Edaran No. 800/3173/427.72/2020 Pemkab Lumajang serta dikarenakan anggaran Jasa Instruktur/ Narasumber/Tenaga Ahli Tidak ada definisi operasionalnya Dalam Juknis BOKB, tetapi di menu BOKB ada sehingga anggaran tidak diserap.
b. Kegiatan Pengendalian Penduduk dan Informasi Keluarga. Pagu Anggaran sebesar Rp. 152.476.000,- terealisasi sebesar Rp. 107.413.552,- (70,45%). Sisa Anggaran Rp. 45.062.448,- Dikarenakan adanya perubahan jadwal kegiatan terkait adanya petunjuk teknis BOKB dan Covid 19 berdasarkan Surat edaran Menpan-RB No. 40 Tahun 2020 dan Surat Edaran No. 800/3173/427.72/2020 Pemkab Lumajang.
7) Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
No Kegiatan Anggaran Setelah
Perubahan
Realisasi % Keterangan
1. Pengarusutamaan
Gender
92.480.000 87.880.000 95,03 % Rincian penggunaan realisasi
terlampir
2. Pemberdayaan
Perempuan
0 0 0% Rincian penggunaan realisasi
terlampir
3. Perlindungan
Perempuan dan Anak 324.393.500 250.781.000 77,31% Rincian penggunaan realisasi terlampir
JUMLAH 416.873.500 338.661.000 81,24%
a. Kegiatan Pengarusutamaan Gender. Pagu Anggaran sebesar Rp.92.480.000,- terealisasi sebesar Rp. 87.880.000,- (95,03%). Sisa Anggaran Rp. 4.600.000,- tidak terserap karena terdapat kesalahan
Halaman 64
pada Kode Rekening, saat entry APE yang dilaksanakan pada bulan Juni – Oktober Tahun 2020. Pada tahun sebelumnya Entry APE dilakukan oleh Non PNS, sedangkan pada tahun ini ada SK Tim Verifikasi APE yang unsurnya terdiri dari PNS sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan PP Kab. Lumajang Nomor : 800/229/427. 48/2020 Tentang Tim Verifikasi Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan PP Kab.Lumajang Tahun Anggaran 2020).
b. Kegiatan Pemberdayaan Perempuan. Pagu Anggaran sebesar Rp. 0,- terealisasi sebesar Rp. 0,- (0%). Sisa Anggaran Rp. 0,- dikarenakan adanya self blocking tahap pertama sehingga kegiatan tidak dapat dilaksanakan.
c. Kegiatan Perlindungan Perempuan dan Anak. Pagu Anggaran sebesar Rp. 324.393.500,- terealisasi sebesar Rp. 250.781.000,- (77,31%). Sisa Anggaran Rp. 73.612.500,- dikarenakan terjadi penurunan kasus di tahun 2020 dan penggunaan anggaran berdasarkan pengaduan yang masuk ke Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan PP Kab. Lumajang.
Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Lumajang dalam menjalankan aktifitasnya didukung dana dari APBD sebesar Rp. 11.518.781.804,- (Sebelas Milyard Lima Ratus Delapan Belas Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Delapan Ratus Empat Rupiah).
Dana dari APBD sebesar Rp. 11.518.781.804,- (Sebelas Milyard Lima Ratus Delapan Belas Juta Tujuh Ratus Delapan Puluh Satu Ribu Delapan Ratus Empat Rupiah) terserap Rp. 8.612.228.112,- (Delapan Milyard Enam Ratus Dua Belas Juta Dua Ratus Dua Puluh Delapan Ribu Seratus Dua Belas Rupiah) atau 74,77% dan sisa anggaran sebesar Rp.2.906.553.692,- (Dua Milyard Sembilan Ratus Enam Juta Lima Ratus Lima Puluh Tiga Ribu Enam Ratus Sembilan Puluh Dua Rupiah).
Halaman 65
BAB IV P E N U T U P KESIMPULAN CAPAIAN KINERJA
Pada umumnya capaian kinerja program dan kegiatan pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Lumajang Tahun 2020 berhasil dilaksanakan dengan baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan data pencapaian program maupun cakupan hasil program. Keberhasilan ini merupakan hasil kerjasama yang baik antar pegawai di jajaran Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Lumajang baik yang berada di Tingkat Kabupaten maupun yang bertugas di lapangan (di tingkat Kecamatan maupun Desa). Selain itu juga tidak terlepas dari koordinasi dan dukungan dengan dinas terkait, TNI, PKK, LSM/LSOM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan seluruh lapisan masyarakat.
LANGKAH-LANGKAH KE DEPAN