• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dalam upaya pencapaian sasaran strategis yang telah ditetapkan dan dokumen penetapan kinerja memerluka anggaran sebagai dukungannnya. Berikut uraian tentang anggaran yang berhasil digunakan dalam upaya pencapaian sasaran tersebut. Realisasi nggaran sebesar 97,24% dari jumlah anggaran sebesar Rp 83.399.717.000 telah terealisasi sebesar Rp 81.095.348.468. Berikut rincian realisasi anggaran yang digunakan pada masing-masing indikator kinerja:

SASARAN

STRATEGIS INDIKATOR KINERJA ANGGARAN REALISASI %

Meningkatnya Akses Layanan Pendidikan Antar Negara Asean

Indikator kinerja kegiatan "Jumlah Model yang Dikembangkan di Kawasan Asia Tenggara untuk bidang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Matematika, Sains, Bahasa, dan Pangan & Gizi"

4.198.672.000 4.084.670.574 97,28

a. Jumlah Model Bidang PTJJ 1.574.655.000 1.533.431.704 97,38

b. Jumlah Model Pengembangan dan

Pembelajaran Pangan & Gizi 474.897.000 458.436.796 96,53

c. Jumlah Model Peningkatan Kompetensi

menurut Bidang Matematika 251.439.000 242.536.926 96,46

d. Jumlah Model Pengembangan dan

Pembelajaran Bidang IPA 103.621.000 102.478.112 98,9

e. Jumlah Model Peningkatan Kompetensi

menurut Bidang Bahasa 1.794.060.000 1.747.787.036 97,42

Indikator kinerja kegiatan "Jumlah Penelitian Pengembangan, dan Evaluasi untuk bidang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Sains, Matematika, Pangan & Gizi, Biologi tropika, Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Keluarga"

7.660.506.000 7.444.390.254 97,18

a. Jumlah Penelitian, Pengembangan, dan

Evaluasi Di Bidang PTJJ 1.432.641.000 1.359.964.018 94,93

b. Jumlah Penelitian Ilmu Dasar dan Terapan

Bidang Biologi Tropika 3.226.602.000 3.158.705.000 97,9

Evaluasi Bidang Pangan & Gizi d. Jumlah Penelitian Pengembangan dan

Evaluasi Bidang IPA 41.817.000 34.932.645 83,54

e. Jumlah Penelitian, Pengembangan dan Evaluasi Bidang Pendidikan PAUD dan Pendidikan Kaluarga

307.870.000 304.603.084 98,94

Indikator kinerja kegiatan "Jumlah Institusi di Kawasan Asia Tenggara yang Terlayani Melalui Pelatihan untuk bidang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Pangan & Gizi, Biologi tropika, PAUD dan

Pendidikan Keluarga"

1.315.288.000 1.287.997.593 97,93

a. Jumlah Institusi di Kawasan Asia Tenggara yang Terlayani Melalui Pelatihan untuk bidang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ)

394.143.000 388.344.628 98,53

b. Jumlah Institusi Kawasan Asia Tenggara yang Terlayani Melalui Pelatihan untuk bidang Biologi tropika.

145.481.000 142.044.299 97,64

c. Jumlah Institusi Kawasan Asia Tenggara yang Terlayani Melalui Pelatihan untuk bidang Pangan dan Gizi

381.582.000 379.136.306 99,36

d. Jumlah Institusi Kawasan Asia Tenggara yang Terlayani Melalui Pelatihan untuk bidang Bidang PAUD dan Pendidikan Keluarga

394.082.000 378.472.360 96,04

Indikator kinerja kegiatan "Jumlah PTK yang Mengikuti Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme untuk bidang

Pendidikan Jarak Jauh (PJJ),

Matematika, Sains, Bahasa, Pangan & Gizi, Biologi tropika, PAUD dan Pendidikan Keluarga"

a. Jumlah PTK yang Mengikuti Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme bidang Pendidikan Terbuka Jarak Jauh (PTJJ)

2.577.828.000 2.447.221.660 94,93

b. Jumlah PTK yang Mengikuti Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme bidang Bidang Biologi Tropika

1.996.024.000 1.792.109.802 89,78

c. Jumlah PTK yang Mengikuti Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme bidang Bidang gizi dan pangan

1.967.013.000 1.910.878.987 97,15

d. Jumlah PTK yang Mengikuti Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme bidang Bidang Matematika

2.619.301.000 2.555.827.370 97,58

e. Jumlah PTK yang Mengikuti Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme bidang Bidang IPA

2.433.053.000 2.429.778.409 99,87

f. Jumlah PTK yang Mengikuti Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme bidang Bidang Bahasa

1.080.845.000 1.075.326.557 99,49

g. Jumlah PTK yang Mengikuti Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme bidang Bidang PAUD dan Pendidikan Keluarga

954.173.000 922.667.600 96,7

Indikator kinerja kegiatan "Jumlah publikasi (newsletter, journal, proceeding, annual report, profil center) di bidang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ),

Matematika, Sains, Bahasa, Pangan & Gizi, Biologi tropika, PAUD dan Pendidikan Keluarga"

6.108.478.000 5.915.622.576 96,84

a. Jumlah Publikasi dan Diseminasi Bidang

PTJJ 873.954.000 857.950.483 98,17

b. Jumlah Publikasi dan Diseminasi Bidang

c. Jumlah Publikasi dan Diseminasi Bidang

Gizi dan Pangan 906.405.000 905.622.515 99,91

d. Jumlah Publikasi dan Diseminasi Bidang

Matematika 587.133.000 563.409.523 95,96

e. Jumlah Publikasi dan Diseminasi Bidang

Ilmu Pengetahuan Alam 843.098.000 842.881.540 99,97

f. Jumlah Publikasi dan Diseminasi Bidang

Bahasa 806.049.000 759.877.436 94,27

g. Jumlah Publikasi dan Diseminasi Bidang

Berdasarkan data kinerja anggaran di atas dapat disimpulkan bahwa dari lima indikator kinerja rata-rata realisasinya belum mencapai target. Berikut penjelasan realisasi anggaran masing-masing indikator kinerja:

1. Indikator kinerja kegiatan "Jumlah Model yang Dikembangkan di Kawasan Asia Tenggara untuk bidang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Matematika, Sains, Bahasa, dan Pangan & Gizi"

Realisasi anggaran indikator kinerja ini tidak mencapai target yang ditetapkan, dari target sebesar Rp. 4.198.672.000 terealisasi sebesar Rp. 4.084.670.574 dengan persentase capaian sebesar 97,28%. Tidak tercapainya target anggaran sebesar yang ditetapkan dikarenakan:

1) Pembatasan perjadin;

2) Sisa anggaran (harga satuan pada saat realisasi lebih rendah dibandingkan dengan harga satuan SBM);

3) Pengalihan tempat yang seharusnya dilaksanakan di luar negeri dijadikan ke dalam negeri.

Solusi mengatasi hambatan dan kendala tersebut adalah:

1) Mengurangi anggota tim internal SEAMEO Center yang bertugas di lapangan dan memperdayakan SDM local sebagai narasumber atau instruktur sehingga dapat menghemat perjadin;

2) Mengoptimalkan kerjasama dengan instansi dalam negeri dalam pengembangan Model Pembelajaran

2. Indikator kinerja kegiatan "Jumlah Penelitian Pengembangan, dan Evaluasi untuk bidang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Sains, Matematika, Pangan & Gizi, Biologi tropika, Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Keluarga"

Realisasi anggaran indikator kinerja ini tidak mencapai target yang ditetapkan, dari target sebesar Rp. 7.660.506.000 terealisasi sebesar Rp. 7.444.390.254 dengan persentase capaian sebesar 97,18%.

Ketidaktercapaian target anggaran sebesar yang ditetapkan dikarenakan: 1) Adanya pemotongan anggaran pada sub output ini

Solusi dalam menghadapi hambatan dan kendala adalah:

1) Seminar penelitian yang direncanakan tatap muka dilakukan secara online yang disebabkan oleh efisiensi perjadin

2) Sisa dana kegiatan yang dibawah SBM

3. Indikator kinerja kegiatan "Jumlah Institusi di Kawasan Asia Tenggara yang Terlayani Melalui Pelatihan untuk bidang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Pangan & Gizi, Biologi tropika, PAUD dan Pendidikan Keluarga"

Realisasi anggaran indikator kinerja ini tidak mencapai target yang ditetapkan, dari target sebesar Rp. 1.315.288.000 terealisasi sebesar Rp. 1.287.997.593.000dengan persentase capaian sebesar 97,93%. Ketidaktercapaian target anggaran sebesar yang ditetapkan dikarenakan:

1) Adanya sisa anggaran terkait perjalanan dinas karena anggaran yang digunakan lebih kecil dari yang direncanakan di DIPA (efisiensi)

2) Adanya Efisiensi atau pemotongan anggaran perjalanan dinas sehingga dialihkan ke akun non perjalanan dinas yang akhirnya tidak digunakan atau tidak terserap

4. Indikator kinerja kegiatan "Jumlah PTK yang Mengikuti Peningkatan Kompetensi dan Profesionalisme untuk bidang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Matematika, Sains, Bahasa, Pangan & Gizi, Biologi tropika, PAUD dan Pendidikan Keluarga"

Realisasi anggaran indikator kinerja ini tidak mencapai target yang ditetapkan, dari target sebesar Rp. 13.628.237.000 terealisasi sebesar Rp. 13.133.810.385 dengan persentase capaian sebesar 96,37%. Ketidaktercapaian target anggaran sebesar yang ditetapkan dikarenakan:

1) Adanya sisa anggaran terkait perjalanan dinas karena anggaran yang digunakan lebih kecil dari yang direncanakan di DIPA (efisiensi)

2) Adanya Efisiensi atau pemotongan anggaran perjalanan dinas sehingga dialihkan ke akun non perjalanan dinas yang akhirnya tidak digunakan atau tidak terserap

annual report, profil center) di bidang Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), Matematika, Sains, Bahasa, Pangan & Gizi, Biologi tropika, PAUD dan Pendidikan Keluarga"

Realisasi anggaran indikator kinerja ini tidak mencapai target yang ditetapkan, dari target sebesar Rp. 6.108.478.000 terealisasi sebesar Rp. 5.915.622.576 dengan persentase capaian sebesar 96,84%. Ketidaktercapaian target anggaran sebesar yang ditetapkan dikarenakan:

1) Adanya sisa anggaran terkait perjalanan dinas karena anggaran yang digunakan lebih kecil dari yang direncanakan di DIPA (efisiensi)

2) Adanya Efisiensi atau pemotongan anggaran perjalanan dinas sehingga dialihkan ke akun non perjalanan dinas yang akhirnya tidak digunakan atau tidak terserap

IV. PENUTUP

Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa sasaran strategis SEAMEO SEAMOLEC yang ditetapkan dalam RKT 2018 dari sisi ketercapaian target kinerja mengalami perbaikan yang signifikan sedangkan dari sisi anggaran masih tidak sesuai dengan yang direncanakan. Adapun gambaran capaian kinerja dan anggaran adalah sebagai berikut:

1) Capaian kinerja SEAMEO SEAMOLEC dari lima indikator kinerja yang tercapai 100% saru indikator dan melebihi 100% sebanyak 4 indikator

2) Capaian Anggaran SEAMEO SEAMOLEC dari lima indikator kinerja tercapai target sebesar Rp 81.095.348.468 (97,24%)

Dari analisis ketercapaian kinerja dan anggaran SEAMEO SEAMOLEC ada beberapa rekomendasi untuk perbaikan ketercapaian target untuk tahun anggaran

2019, yaitu sebagai berikut:

a) Mengantisipasi keterambatan pencairan anggaran dengan cara membuat perencanaan yang lebih matang.

b) mengefektifkan dan mengefisienkan mekanisme pencapaian serapan anggaran. c) meningkatan program melalui peningkatan kualitas SDM,

d) mengefektifkan implementasi manajemen mutu,

e) mengoptimalkan akses dan kemitraan untuk program-program yang telah dicanangkan,

f) meningkatkan dukungan finansial dari berbagai sumber, melalui cost-sharing activities,

g) meningkatan lobby dengan negara-negara di ASEAN untuk kelancaran kegiatan, h) meningkatan kualitas dan kuantitas riset dan pengembangan di bidang PJJ.

i) Meningkatkan kemampuan staf dalam hal komunikasi (Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia), membangun relasi/kolaborasi, memelihara relasi/kolaborasi,dan mengembangkan relasi/kolaborasi.

j) Meningkatkan kualitas manajemen dalam pengelolaan manajerial kepegawaian k) Meningkatkan status pegawai PPNPN menjadi PPPK

l) Mengajukan pembuatan gedung kantor, karena selama ini masih menggunakan gedung instansi lain.

Selanjutnya, diharapkan agar laporan akuntabilitas kinerja SEAMEO SEAMOLEC tahun 2019 ini dapat memenuhi kewajiban akuntabilitas kepada para stakeholders dan sebagai sumber informasi penting tentang pelaksanaan kegiatan tahunan dan sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan pada tahun berikutnya.

Dokumen terkait