Bab III Pembinaan dan Pengelolaan
F. Regulasi Tahun 2014
Berikut adalah daftar regulasi/kebijakan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Tinggi Agama Semarang selama tahun 2014 :
No Nomor Tanggal Perihal Keterangan
1 Bagi Hakim, Pejabat dan Staf Peradilan Agama Se-Jawa Tengah
1. Absensi manual dan fingerscan.
2. Rekonsiliasi data SAKPA – SIMAK BMN.
3. Monitoring data SIMPEG dan SAPK.
4. Ketentuan pakaian dinas.
5. Pelayanan publik.
6. Tindakan terhadap pelanggaran.
2
W11-A/1438/KP.05.2/V/2014
30 Mei 2014 Ketentuan Pemberian Ijin Cuti Sakit
Pegawai Negeri Sipil yang berhak mengajukan cuti sakit
beserta ketentuan Bagi Hakim, Pejabat dan Staf Peradilan Agama Se-Jawa Tengah
1. Disiplin jam kerja, tertib pengisian daftar hadir/pulang.
2. Apel senin pagi.
3. Rekonsiliasi data SAKPA – SIMAK. dan Apel Senin Pagi
1. Pemberian cuti.
2. Pelaksanaan apel senin.
5 Bagi Hakim, Pejabat dan Staf Peradilan Agama Se-Jawa Tengah
1. Disiplin jam kerja.
2. Penulisan jam dalam absensi manual daftar hadir.
3. Pengisian aplikasi Komdanas.
4. Tindakan pelanggaran.
BAB IV PENGAWASAN
Pengawasan yang dilaksanakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Semarang merupakan quality control atas effort aparat Pengadilan Agama Se-Jawa Tengah yang bertujuan untuk memastikan bahwa produk yang dikeluarkan oleh aparat Pengadilan adalah produk yang benar-benar akurat, akuntabel dan efisien. Selain kualitas produk hukum, Pengadilan Tinggi Agama Semarang juga bertanggung jawab atas kualitas aparatnya. Beberapa kegiatan pengawasan yang telah dilakukan tergambar dalam ulasan berikut :
A. Internal
Tahun 2014 Pengadilan Tinggi Agama Semarang melakukan pengawasan sebagai berikut :
1. Pemeriksaan permohonan ijin perceraian bagi Hakim di lingkungan pengadilan Tinggi Agama Semarang.
2. Pemeriksaan terhadap Pengadilan Agama karena Ketua akan mutasi dilaksanakan pada bulan Pebruari 2014 sebanyak 7 satker dan pada bulan Nopember 2014 sebanyak 6 Satker.
3. Pemeriksaan terhadap Pengadilan Agama karena Panitera / Sekretaris akan mutasi dilaksanakan pada bulan Juli 2014 sebanyak 7 satker.
4. Pengawasan reguler ke 36 Pengadilan Agama di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Semarang Bidang teknis Yustisial, administrasi Yustisial dan administrasi umum yang dilaksanakan pada bulan Mei 2014 dan OKtober 2014.
Substansi Pengawasan oleh Tim pengadilan Tinggi Agama Semarang adalah sebagai berikut :
1. Manajemen peradilan meliputi :
Program kerja, pelaksanaan/pencapaian target, pengawasan dan pembinaan , kendala dan Hambatan, Faktor – faktor yang mendukung dan evaluasi kegiatan .
2. Administrasi Perkara meliputi :
Pola prosedur penerimaan perkara, Pola register perkara, Pola Keuangan Perkara, Pola pelaporan perkara,dan pola Kearsipan perkara .
3. Teknis persidangan meliputi :
Bedah berkas perkara, ketepatan waktu pemeriksaan dan penyelesaian perkara, Minutasi perkara .
4. Pelayanan Publik meliputi :
Pengelolaan manajemen, mekanisme pengawasan, kepemimpinan, Pembinaan dan pengembangan SDM, Pemeliharaan/ perawatan inventaris , Tingkat ketertiban , kedisiplinan, ketaatan, kebersihan dan kerapihan serta Tingkat pengaduan masyarakat .
Pengawasan Bidang realisasi anggaran dilakukan secara berkala dalam bentuk rapat Koordinasi/evaluasi pelaksanaan anggaran yang diikuti oleh Ketua, Panitera/Sekretaris, Wakil Sekretaris serta Kaur Keuangan dan Bendahara Pengadilan Agama Se Jawa Tengah .
Substansi rapat koordinasi/evaluasi meliputi laporan realisasi anggaran, evaluasi pelaksanaan belanja modal baik dari segi kualitas maupun ketepatan waktu pelaksanaan, evaluasi dokumen pendukung pelaksanaan anggaran dan kendala yang ada dilanjutkan dengan solusi dan petunjuk teknis dari Pengadilan Tinggi Agama.
B. Evaluasi
Dari seluruh pengawasan internal yang telah dilakukan, kemudian dilakukan evaluasi. Evaluasi yang dilakukan oleh Pengadilan Tinggi Agama Semarang menggunakan kontrol dengan bantuan Teknologi Informasi. Portal atau tools yang digunakan untuk melakukan evaluasi seperti terlihat dalam tabel berikut :
No Objek Pengawasan Portal / Tools Time Sequence 1. Data perkara
Pengadilan Agama Se-Jawa Tengah
http://infoperkara.badilag.net Setiap hari
2. Data keuangan perkara
Pengadilan Agama Se-Jawa Tengah
http://infoperkara.badilag.net Setiap hari
3. Data Realisasi Anggaran
http://komdanas.mahkamahagung.go.id Setiap bulan
4. Data Rekonsiliasi
Barang dan
Anggaran
http://komdanas.mahkamahagung.go.id Setiap bulan
5. Data Perkara Banding
http://putusan.mahkamahagung.go.id Setiap hari
6. Data Putusan teranonimasi
Portal internal http://192.168.0.69 Setiap hari
7. Data Absensi http://komdanas.mahkamahagung.go.id Setiap hari
BAB V
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. KESIMPULAN
1. Secara umum pelaksanaan kinerja Pengadilan Tinggi Agama Semarang dan 36 Pengadilan Agama se Jawa Tengah sudah berjalan dengan baik.
2. Tingkat penyelesaian perkara Pengadilan Tinggi Agama semarang dan Pengadilan Agama se Jawa Tengah belum mencapai target 91 % perkara dari jumlah perkara yang diterima pada tahun berjalan sehingga target sisa perkara pada ahir tahun maksimal 9 % belum terpenuhi.
3. Pelaksaan administrasi yustisial sudah berjalan dengan baik meskipun demikian guna mengeliminir terjadinya kesalahan harus dilakukan pengawasan secara berkala.
4. Pelaksaan pembinaan dan pengawasan Pengadilan Tinggi Agama terhadap Pengadilan Agama se Jawa Tengah baik yang menyangkut seluruh aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi sudah dilaksanakan dengan baik.
5. Penatausahaan bagian kepegawaian, keuangan dan umum telah dilaksanakan baik meskipun untuk bidang penatausahaan barang milik negara masih ditemui sedikit kendala, teruta yang berkaitan dengan inventaris eks Departemen Agama.
6. Hampir semua Pengadilan Agama se Jawa Tengah sangat kekurangan pegawai, terutama untuk staf sekretariat. Sehingga masih ada jabatan jabatan kosong pada bagian sekretariat yang belum bisa diisi oleh karena tidak/kurangnya tenaga staf. Sedang bagian kepaniteraan masih dibutuhkan penambahan Panitera Pengganti mengingat semakin bertambahnya volume perkara yang diterima dan semakin banyaknya mutasi hakim yang masuk ke
wilayah Pengadilan Tinggi Agama Semarang sehingga menjadikan tugas Panitera Pengganti lebih berat.
7. Masih banyaknya kantor Pengadilan Agama ( 14 gedung ) dan juga Kantor Pengadilan Tinggi Agama Semarang yang belum memenuhi standar prototipe Mahkamah Agung sehingga pelayanan terhadap masyarakat pencari keadilan kurang optimal. Disamping itu mendesak untuk segera diadakan tanah untuk pembangunan gedung Pengadilan Tinggi Agama Semarang, Pengadilan Agama Jepara, Pengadilan Agama Batang dan Pengadilan Agama Cilacap disamping karena semakin mahalnya harga tanah pada empat lokasi tersebut juga karena kini gedung yang sempit dan tidak berlokasi dijalan protokol.
8. Anggaran untuk kebutuhan rutin operasional perkantoran masih kurang memenuhi kebutuhan riil Pengadilan Agama sehingga pelaksanaan tugas pokok dan fungsi menjadi terhambat.
B. REKOMENDASI
1. Agar kedepan mohon diupayakan penambahan pegawai pada Pengadilan Agama se Jawa Tengah mengingat velume penambahan pegawai sekarang tidak seimbang dengan volume pegawai yang pensiun.
2. Agar mendapat perhatian untuk Pengadilan Tinggi Agama Semarang dan Pengadilan Agama yang belum mempunyai tanah dan bangunan gedung sesuai standar prototipe Mahkamah Agung bisa dilakukan pengadaan tanah dan pembangunan gedung kantor.
3. Agar ke depan belanja untuk kebutuhan operasional perkantoran bisa dinaikkan sesuai dengan kebutuhan riil operasional perkantoran.
4. Kedepan agar ada kenaikan pagu anggaran untuk belanja modal sehingga penyelesaian perencanaan pembangunan gedung Pengadilan Tinggi Agama Semarang dan Pengadilan Agama beserta sarana kelengkapan gedung dapat
selesai pada tahun anggaran 2016 sesuai dengan target yang ada dalam renstra Pengadilan Tinggi Agama Semarang tahun 20015 – 2019.
5. Agar dilakukan koordinasi dan pembinaan secara intensif kepada unsur Pimpinan Pengadilan Agama se Jawa Tengah agar dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dapat berjalan dengan baik dan mampu meningkatkan penyelesaian perkara sampai 90 % perkara yang diterima pada tahun berjalan.
5. Agar dilakukan secara berkala pembinaan dan pelatihan kepada seluruh aparatur Peradilan baik yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi maupun etika pegawai guna mewujudkan aparat aparatur Peradilan profesional, berwawasan luas, terampil dalam menjalankan bidang tugasnya dan berakhlaq mulia.
C. PENUTUP
Demikian Laporan tahunan tahun 2014 ini kami buat sebagai visualisasi pelaksanaan kinerja Pengadilan Tinggi Agama Semarang dan Pengadilan Agama se Jawa Tengah selama tahun 2014. Laporan ini terwujud berkat kerja sama yang baik dari semua lini, baik dari unsur hakim maupun non hakim dan sebagai salah satu bentuk tanggung jawaban pelaksanaan kinerja Peradilan Tinggi Agama Semarang kepada publik.
Sudah barang tentu dalam laporan ini belum dapat tersaji informasi secara detil namun setidaknya sudah dapat menggambarkan secara global pelaksanaan kinerja Peradilan Agama se Jawa Tengah, teriring harapan semoga tahun yang akan datang laporan ini dapat dijadikan cermin untuk melakukan perbaikan perbaikan kinerja sehingga akan menjadi lebih akuntabel.
Akhirnya kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya 2014 ini. Semoga Allah SWT senantiasa memudahkan langkah kita dalam menjalankan tugas yang teah diamanahkan oleh bangsa dan negara. Amin.