• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI

B. Rekomendasi

Beberapa rekomendasi yang diajukan berdasarkan hasil penelitian yakni sebagai berikut :

1. Untuk pemerintah Badan Pengendalian Lingkungan (Bapedal) Provinsi Sumatra Utara.

a. Sebagai penentu kebijakan perlu mensinergikan kemitraan dengan pelayanan pendidikan luar sekolah upaya mengembangkan model pelatihan pendidikan hidup berbasi eco campus agar terbentuk perilaku arif lingkungan mahasiswa sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan. b. Model pelatihan pendidikan lingkungan hidup berbasis eco-campus untuk

meningkatkan perilaku arif mahasiswa ini dapat memberikan peluang bagi pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

2. Untuk penyelenggara Universitas Pancabudi Medan

Perguruan tinggi sebagai institusi yang bertugas mengemban pelaksanaan tridarma perguruan tinggi untuk menguji efektifitas dan adaptabilitas model pendidikan lingkungan hidup berbasis eco campus untuk meningkatkan perilaku arif lingkungan mahasiswa sebagai penggerak dan penguatan

Syaiful Bahri, 2013

Model Pelatihan Pendidikan Lingkungan Hidup Berbasis Eco Campus Untuk Meningkatkan Perilaku setiap program studi dan program – program kampus berbasis lingkungan hidup. Dalam rangka meningkatkan perilaku arif lingkungan mahasiswa, maka perlu dilakukan pengembangan penelitian dan pelatihan pendidikan lingkungan hidup secara kontinu.

3. Untuk lembaga perguruan tinggi

Sesuai tujuan pendidikan tinggi supaya berkembangnya potensi mahasiswa agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhal mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, terampil, kompeten dan berbudaya, perlu diupayakan mencantumkan mata kuliah pendidikan lingkungan hidup berbasis eco campus dalam kurikulum untuk semua program studi dan mengimplementasikannya.

4. Untuk mahasiswa peserta pelatihan

Mahasiswa sebagai generasi muda yang belum bekerja perlu meningkatkan kesadaran dan disiplin, kerja keras, tidak boros, budaya bersih, mampu mencari peluang misalnya memanfaatkan sampah untuk didaur ulang tentunya perilaku arif lingkungan ini akan menghasilkan untuk kesejahteraan mahasiswa.

5. Untuk penelitian lanjutan

Dapat direkomendasikan mengambil beberapa kajian teori yang bersumber dari hasil penelitian ini untuk dikembangkan pada fokus masalah yang berbeda, sehingga menjadi bahan kajian pedidikan luar sekolah.

225

DAFTAR PUSTAKA

Sumber Buku:

Ajzen, I. (1988). Attitudes, Personality, and Behavior. Milton-Keynes, England: Open University Press & Chicago, IL: Dorsey Press.

Ali, Mohammad. (2011). Memahami Riset Prilaku dan Sosial. Bandung : CV. Pustaka Cendikia Utama.

Ananta, Aris. (1992). Penduduk dan Pembangunan Berkelanjutan dalam Warta Demografi Tahun XXII Nomor 9. September 1992. Jakarta : LD-FEUI.

Anderson, J. M. (1981). Ekologi for Environmental sciences: Biosphere, Ecosystem and Man, Edwar Arnold Publ.Ltd London.

Astawa, Ida Bagus Made. (1999). “Pengertian Umum Kependudukan dan

Lingkungan Hidup”. Makalah disampikan dalam Diklat PKLH untuk Guru-

Guru Sekolah (SD-SLTA) bulan Nopember 1999 di Kanwil Depdikbud Provinsi Bali. Denpasar : Depdikbud Provinsi Bali.

Atmodjo. (1986). Pengertian Kearifan Lokal dan Relevansinya dalam Modernisasi dalam Ayatrohaedi Penyunting (1986) Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius) Jakarta: Dunia Pustaka Jaya.

Ayat, Rohaedi. (1986). Kepribadian Budaya Bangsa (Local Genius), Jakarta: Pustaka Jaya.

Azwar, Saifuddin. (2008). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya, adisi 2, Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Bandura, A. (1999).Principles of Behavior Modification Newyork Holt, Rinehart and Winston.

Biklen, R., dan Bogdan. (1982). Qualitative Research for Education; An Introduction to Theory and Methods, Allyn and Bacon, Boston London.

Borg, Walter R., & Gall, Meredith D (2003). Educational Research. New York Longham: Seventh Edition.

Catania. (1984). Learning. Prentice-Hall, Inc : New Jersey.

Chiras, Daniel. (1982). Environmental Science a Frame Work for Decision Making, California: Cumming Publishing Company Inc.

Friedman, P, G., dan Yarbrough, EA. (1985). Training Strategi From Start To Finish. New Jersey: Prentice Hall, Inc., Englewood Cliffs Hall, C.S., Lindzey, G & Campabell, J.B. (1998). Theories of Personality (4th ed). New York: John Wiley & Sons, Inc.

Hamijoyo, S. Santoso. (1972). Aplikasi Model daripada Perubahan Sikap, Bandung, IPPS IKIP.

Hanafiah. Et al. (1994). Pengelolaan Mutu Total Pendidikan Tinggi, Suatu Buku. Pedoman bagi Pengelola Perguruan Tinggi Untuk Meningkatkan Mutu. Jakarta : Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Wilayah Indonesia Barat (BKS PTN Barat).

Hergenhahnm, B, R., & Olson, M, H. (1997). An Introduction to Theories of Learning. London: Prentice-Hall International, Inc.

Ibrahim, Indrawijaya. (2010). Teori Prilaku dan Budaya Organisasi. Jakarta : PT.Refika Aditama.

Iskandar, Zulrizka. (2012). Psikologi Lingkungan: Teori dan Konsep, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Jalal, Fasli. (2004). Isu strategis pendidikan: pendidikan untuk semua dan kesepakatan Dakkar. Disampaikan pada Capacity Building bagi calon anggota DPR-RI dan DPD perempuan periode 2004-2009 yang diselengarakan oleh DPR-RI pada tanggal 04 Agustus 2004 di Jakarta.

Jalal, Fasli., dan Dedi, Supriyadi (ed). (2001). Reformasi Pendidikan dalam Konteks Otonomi Daerah. Yogyakarta: Adicipta.

Kamil, Mustofa. (2006). Pengembangan Model Magang dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar. Disertasi. Bandung: SPS UPI.

Kastama, Emo.(1996). Pengantar Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH). Jakarta : Depdikbud RI.

Keraf, A. Sonny. (2005). Etika Lingkungan. Jakarta. Penerbit Buku Kompas.

Knowles. (1975). Self Directed Learning: a guide for learner and teacher. Chicago: Association Press and Follet Publishing Company.

. (1984). Andragogy In Action. London : Jossey Bass Publishers.

Krech. (1983). Crutchfield, Ballachey Induvidual In Society, New York : Mc Grow Hill Company.

Kuntowijoyo. (1987). Masyarakat dan Kebudayaan. Jakarta : Gramedia.

Lewin, Kurt. (1951). Field Theory in Social Science: Selected Theoretical Papers, New York Harper.

Lincoln, Y. S., and Cuba, Egon G. (1985). Naturalistic Inquiry, Sage Publications. London.

Mac Iver, R. M. & Charles H. Page. (1952). Society on Introductory Analysis. London: Mac Millan & Co. Hill.

Mansyurdin. (1994). Sosiologi Suatu Pengenalan Awal. Medan : Kelompok Studi Hukum dan Masyarakat.

Mantra, Ida Bagoes. (2000). Demografi Umum. Yogyakarta : Putaka Pelajar.

Mar’at, S. (1981). Sikap Manusia, Perubahan Serta Pemikirannya. Jakarta. Chalia Indonesia.

. (2010). Model Pendidikan dan Pelatihan (Konsep dan Aplikasi). Bandung. Alfabet.

Mc. Quail, Dennis. (2000). Teori Komunikasi Massa (Suatu Pengantar). Jakarta: Erlangga.

Mitchell, B. (1990), An Introduction to Logic of Psychological Measurement, Lawrence Erlbaum Association Incorporation Hillsdale, New Jersey, USA.

Moertopo, Soegeng. (1992). “Pembangunan Berlanjut Berwawasan Lingkungan” dalam Seminar Nasional Kualitas SDM dan Pembangunan Berwawasan Lingkungan, 28-29 April 1992. Yogyakarta : PAU – UGM.

Mulyana, Deddy. (2003). Ilmu Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyana, Enceng. (2007). Model Tukar Belajar (Learning Exchange) Dalam Perspektif Pedidikan Luar Sekolah (LPLS). Bandung: Mutiara Ilmu.

Mulyasa, Enco. (2006): Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Munir, Rozy. (1996). “Pengantar PKLH”. Makalah disampaikan dalam Pelatihan PKLH Tingkat Nasional di Jakarta.

Nasution, S. (1982). Asas-Asas Kurikulum. Bandung : Penerbit Jemmars.

Nazir, M. Ph. D. (1988). Metode Penelitian. Jakarta : Penerbit Ghalia Indonesia.

Neolaka, Amos. (2008). Kesadaran Lingkungan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo. (2010). Ilmu Prilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Notohadiprawiro. (1986). Magrove, Tanah Estuarin. Jokjakarta: Ghalia Indonesia.

Rakhmat, Jalaluddin. (2007). Psikologi Komunikasi. Bandung : PT Remaja Rasdakarya.

Retno, S, Sudibyo. (2009). Education for Sustainable Development, EfSD, Panduan untuk Pengembangan Berkelanjutan, Bahan Presentasi.

Rideng, I Made. (1997). “Pelaksanaan PKLH SMU di Kabupaten Buleleng”. Dalam Aneka Widya No.1 TH.XXX Januari 1997. Singaraja : STKIP Singaraja.

Ritohardoyo, Su. (2006). Bahan Ajar Ekologi Manusia. Yogyakarta: Program Studi Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana UGM.

Ritonga, Abdurrahman. (2001). Kependudukan dan Lingkungan Hidup. Jakarta : Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Rohman, Natawidjadja. (2008). Rujukan Filsafat, Teori dan Praksis Ilmu Pendidikan. Bandung: Upi Press.

Rosman, A., & Rubel,G,P. (1989). The Tapestry of culture :An Introduction to cultural antropology, New York : Random House.

Salam, Burhanuddin. (1997). Pengantar Pedagogik (Dasar-Dasar Ilmu Mendidik). Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Salim, Emil. (1986). Pembangunan Berwawasan Lingkungan. Jakarta : LP3ES.

Sarwono, W. Sarlito. (2011). Psikologi Sosial. Jakarta : Salemba.

. (2003). Teori – Teori Psikologi Sosial. Jakarta. PT Raja Grafindo Persada.

Skinner, B.F. (1995). Science and Human Behavior. New York : Macmillan.

Soejani, Mohamad. (2009). Pendidikan Lingkungan Hidup (Environmental Education). Jakarta : UI Press.

Soekamto, Soerjono. (1986). Sosiologi : Suatu Pengantar. Jakarta : Rajawali Press.

Soemarwoto, Otto. (1982). “Pengelolaan Lingkungan”, Kertas Kerja dalam Kursus AMDAL 2-17 Februari 1982. Kerjasama Kantor Menteri Negara Pengawasan Lingkungan Hidup dengan Lembaga Ekologi. Bandung: UNPAD.

. (2004 ). Ekologi Lingkungan Hidup. Jakarta : Djambatan.

Soeriaatmadja, RE. (1997). Ilmu Lingkungan. Bandung : Penerbit ITB.

Spadley, James. (1980). Participant Observation, Holt, Rinehart and Winston.

Subino. (1987). Konstruksi dan Analisis Test, Suatu Pengantar Kepada Teori Test dan Pengukuran. Jakarta. LPTK.

Sudijono. (2011). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : PT. RajaGrafindo Persada.

Sudjana, D. (2007). Sistem dan Manajemen Pelatihan Teori dan Aplikasi. Bandung: Falah Production.

. (2004). Pendidikan Nonformal.Bandung : Falah Production.

Sugandhy, A., dan Hakim, R. (2007). Pembangunan Berkelanjutan Dan Berwawasan Lingkungan. Jakarta : PT.Bumi Aksara.

Sugiono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung Alfabeta.

Sumaatmadja, Nursid. (2001). Metodologi Pengajaran Geografi. Jakarta : PT.Aksara.

S um ant ri. (2000). Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Bandung: Fakultas Psikologi Unpad.

Sunaryo. (2004). Psikologi Untuk Perawatan. Jakarta: EGC.

Surapranata. (2005). Analisis, Validitas, Reliabilitas dan Interprestasi, Hasil Tes Bandung Rosda Karya : PT Raja Grafindo Persada.

Suriasumantri, Jujun, S. (1987). Filsafat Ilmu, Sebuah Pengantar Populer, Sinar Harapan.

Suryabarata, Sumadi. (2003). Metodologi Penelitian, Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Syamsu, Yusuf., dan Juntika, Nurhisan. (2011). Teori Kepribadian. Jakarta : Remaja Rosdakarya.

Thoha, Miftah. (2010). Perilaku Organisasi: Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta. Rajawali Pers.

Tilaar, H.A.R. (1994). Manajemen Pendidikan Nasional. Bandung : Rosdakarya.

Uno, B. Hamzah. (2011). Model Pembelajaran, Jakarta : Bumi Aksara.

Usman. (1998). Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Wahab, A, Aziz. (2009). Metode dan Model Model Mengajar, Bandung : Alfabeta.

Walgito, Bimo. (1994). Psikologi Sosial. Yogyakarta: Andi Offset.

William, David, C. (1988). Naturalistic Inquiry Materials, FPS IKIP, Bandung.

Winataputra S, Udin. (2006). Pembelajaran yang Mendidik dan Dialogis, Tinjauan Psiko Pedagogis, Bahan Diskusi dan Latihan pada Diklat Pedagogik Widyaiswara LPMP dan PPPG, FKIP dan PPS Universitas Terbuka.

Yudhi, dkk. (2009). Pendidikan Lingkungan Hidup Untuk Sekolah Menengah Atas. Semarang: Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Lembaga Universitas Malang.

Zen, M,T. (1985). Menuju Kelestarian Lingkungan Hidup. Jakarta: PT Gramedia.

Zuriah, Nurul. (2007). Pendidikan Moral dan Budi Pekerti dalam Perspektif Perubahan. Jakarta : Bumi Aksara.

Sumber Jurnal :

Finlay. (2012). Eco-campus: applying the ecocity model to develop green university and college campuses. Department of Geography Queen's

University Kingston Canada. ISSN: 1467-6370, Vol. 13 Iss: 2, pp.150 – 165.

Gulyd Try Fandoko, dkk. (2012). Evaluasi Life Cycle Management (LCM) pada Rencana Program Transportasi Massal untuk Mendukung Eco Campus ITS. Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Vol.1. No.1, (2012) 1-6.

R. Gobinath, dkk. (2010). Enviromental Performance Studies on Educational Institutions. International Journal Of Enviromental Sciences. Departement of Civil Enginering. ISSN 0976-4402 Vol. 1, No 2010.

Yuliastuti. (2013). Kajian Keberlanjutan Universitas Negeri Semarang (UNNES) Sebagai Kampus Konservasi (Studi Kasus: UNNES Sekaran, Semarang). Urban and Regional Planning Departement Engineering Faculty of Diponegoro University. Vol 2 No 1 2013.

Sumber departemen :

Anonimous. (1997). Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Anonimous. Peraturan Pemerintah No 12 Tahun 2012. Tentang Pendidikan Tinggi.

Depdikbud RI. (1990). Buku Pegangan Guru Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup Untuk Sekolah Menengah Umum Tingkat Atas. Jakarta : Depdikbud.

Direktorat Pendidikan Luar Sekolah. (2005). Program Kewirausahaan Masyarakat Pedesaan : Jakarta.

Direktorat Pendidikan Masyarakat Dirjen Pendidikan Luar Sekolah (2007). Pendidikan Keaksaraan, Filosofi, Strategi dan Implementasi. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (2005). Hak Atas Lingkungan Hidup. Jakarta: Komnas HAM.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41/2007. Tentang Standar Proses. Tersedia: http://www/zulkarnainidiran.files.wordpress.com/.../paradigma- baru-dalam-strategi-pembelajaran.doc.

Peraturan Pemerintah Nomor 19. Tentang Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Sinar Grafika.

Propenas. (2000-2004). UU Nomor. 25 Tahun. 2000 : Tentang Program Pembangunan Nasional Tahun 2000-2004. Jakarta : Sinar Grafika.

Sumber Internet:

Allport, F.H. & Allport, G.W., 1921, Personality Traits: Their Classification and Measurement, in Journal of Abnormal and Social Psychology, 16, 6-40. (online). Tersedia: http://psychclassics.yorku.ca/Allport/Traits/.

Amirullah, G. (2008). Perkembangan Pendidikan Lingkungan Hidup di Tingkat ASEAN. (online). Tersedia: http://plhuhamka.blogspot.com.

Anonim, (2011). Tantangan Besar Pembangunan PLS. (online). Tersedia: http://green-in-grin.blogspot.com.

Anonim. (2010). Perkembangan Pendidikan Lingkungan Hidup di Tingkat Internasional. (online). Tersedia: http://erizco.wordpress.com.

Fadli. (2005). Pendidikan Lingkungan Hidup Bukan Untuk Pembebanan Baru Bagi SIswa. (online). Tersedia: http://timpakul.web.id/plh-4.html.

Idris. (2007). Pendidikan Lingkungan Hidup. (online). Tersedia: http://erizco.wordpress.com.

Meliyanti. (2012). Perkembangan Pendidikan Lingkungan Hidup. (online). Tersedia: http://endahsblog-endah.blogspot.com.

Olim. (2010). Memenuhi Harapan Peningkatan Pendidikan Jawa Barat Dalam Kerangka Pendidikan Untuk Berkelanjutan. (online). Tersedia: http://www.ayiolim.wordpress.com.

____. (2010). Pendidikan Keaksaraan Keluarga dan Minat Baca. (online). Tersedia: http://www.ayiolim.wordpress.com.

____. (2010). Pengantar Media Pembelajaran. (online). Tersedia: http://www.ayiolim.wordpress.com.

____. (2010). Perencanaan Pendidikan Nonformal Sebagai Pendekatan Terpadu. (online). Tersedia: http://www.ayiolim.wordpress.com.

Undang-Undang Republik Indonesia No 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta : Sinar Grafika.

Yulia. (2011). Latar Belakang Sejarah Psikologi Lingkungan. (online). Tersedia : http://yulia-putri.blogspot.com/2011_02_01_archive.html.

Zarary. (2012). Aktualisasi Pancasila Dalam Kehidupan Kampus. (online). Tersedia: http://rara-zarary.blogspot.com.

Dokumen terkait