• Tidak ada hasil yang ditemukan

Relevansi Konsep Pendidikan Anak dalam Kitab Manhaj at-

BAB III : METODE PENELITIAN

D. Relevansi Konsep Pendidikan Anak dalam Kitab Manhaj at-

Konsep pendidikan anak yang M N r f Suwaid merupakan role model yang bersumber langsung dari wahyu Allah SWT baik dalam firmanya maupun berupa suri tuladan Rasulullah SAW. Karena akhlak beliau adalah al-Quran, sehingga para sahabat dan tabiin meniru apa yang menjadi tuntunan. Maka sudah menjadi sebuah keharusan bagi umat Muslim untuk mengikuti beliau. Hal ini dilakukan karena sebagai implikasi dari iman terhadap Allah dan Rasul-Nya.

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka konsep pendidikan anak yang diperoleh melalui kajian terhadap kitab Manhaj at-Tarbiyyah an- Nabaw yya l a - l mengajak para orang tua dan pendidik untuk mendidik anaknya dengan tahapan-tahapan yang sudah tercantum dalam al-Quran dan sunnah melalui buku beliau. Tidak hanya potensinya yang diasah, tidak hanya intelektualnya saja yang diperhatikan, akan tetapi religiusitas, akhlak dan kepribadiannya juga harus dididik. Pendidikan ini dibentuk sejak dini yakni, sejak pemilihan pasangan hingga pendidikan paska kelahiran sampai remaja. Sehingga para orang tua dan pendidik paham bahwasanya pendidikan anak dalam Islam sangat penting, bagaimana membentuk generasi yang mempunyai ketaatan yang tinggi kepada Allah SWT dan mempunyai potensi yang akan membekalinya ketika dia dewasa kelak.

Berdasarkan kajian terhadap pendidikan anak persepektif psikologi perkembangan, disebutkan bahwa ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan anak, yaitu:

1. Faktor hereditas 2. Faktor lingkungan

a. Lingkungan Keluarga b. Lingkungan Sekolah

c. Masyarakat atau kelompok teman sebaya (Yusuf, 2004: 31-59). Jika ditinjau dari konsep yang disusun oleh peneliti berdasarkan telaah dan kajian terhadap kitab a aj a - a b yya a - abaw yya l a - l, maka menjadi sangat tepat apabila kitab itu hadir menjadi rujukan untuk menambah wawasan dalam mendidik anak. Karena antara konsep yang diusung berdasarkan al-Quran dan sunnah dengan faktor perkembangan anak bersesuaian.

Adapun dalam hal perkembangan anak, para orang tua dan pendidik lebih dituntut untuk mengetahui dan mengembangkan potensi anak seoptimal mungkin. Pendidikan anak hendaknya tidak hanya kognitifnya saja yang diperhatikan dalam perkembangannya. Akan tetapi, yang menjadi prioritas utama adalah dengan memperhatikan aspek religiusitasnya, karakter anak termasuk didalamnya akhlak, sehingga anak mempunyai kepribadian yang baik. Jika hal itu sudah tertanam dalam diri anak, maka seorang anak akan mempunyai kemajuan yang baik dalam hal kognitifnya, sehingga kelak ketika anak sudah dewasa akan merasa bahwa semua yang dimiliknya bukan dari

dalam dirinya saja melainkan bentuk karunia yang diberikan oleh Allah SWT kepadanya. Oleh karena itu, pokok konsep yang menjadi acuan utama dalam mendidik anak adalah:

1. Pendidikan Pra Kelahiran 2. Pendidikan Paska Kelahiran 3. Pendidikan Hingga Usia Remaja

Konsep yang disebutkan di atas, pada hakikatnya mempunyai kolerasi antara satu dengan yang lainnya. Pada aspek pendidikan pra kelahiran, perilaku dan kesalehan orang tua mepunyai pengaruh yang besar terhaadap anaknya kelak. Ilmu pengetahuan keislamanan orang tua juga dituntut untuk baik sehingga anak ketika lahir tidak jauh dari agama, karena orang tuanya mendidik sesuai dengan teladan Nabi SAW. Oleh karena itu, ketika anak saat dewasa nanti, anak akan mempunyai karakter yang baik, akhlak terpuji karena berdasarkan pendidikannya saat usia belia.

Dengan demikian, sikap syukur, sabar, tawaduk, hormat dan perlakuan mulia terhadap orang tua, sikap kasih sayang dan peduli terhadap sesama, akan lahir dan melekat pada jiwa yang telah diberi pendidikan yang baik ketika mulai sejak sebelum dia lahir dan ketika dia sudah lahir. Hal ini merupakan hasil dari perhatian orang tua terhadap pendidikan Islam terhadap anaknya.

Berdasarkan uraian atau pembahasan sebelumnya, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut:

1. K M N r f Suwaid

lebih menekankan pada aspek keyakinan terhadap Allah SW dan akhlak yang baik. Metode yang dipakai adalah dengan pendekatan humanis melalui tahapan-tahapan yang sesuai dengan perkembangan anak.

2. Konsep pendidikan anak yang dibangun mengikuti teks-teks al-Quran dan hadis Nabi SAW, serta kisah teladan para sahabat, tabiin, ab ‟u a -

ab ‟ n dan para ulama terdahulu. Konsep tersebut dibagi dalam tiga tahapan yakni, pendidikan pra kelahiran, pendidikan paska kelahiran, pendidikan hingga usia remaja.

Dari tiga poin tersebut bisa dipahami bahwa pendidikan anak mempunyai unsur tiga waktu, sebelum dan sesudah anak itu lahir, baru setelah itu anak didik dari usia balita hingga usia remaja.

3. Kelebihan buku a aj a - a b yya a - abaw yya l a - l ini sangat sistematis dan tematik dalam pengambilan dalil. Namun, kurang analisis mendalam dari penulisnya, sehingga kesulitan dalam menemukan dan menjelaskan gagasan penulis.

4. Konsep pendidikan anak yang dibangun sangat relevan dalam hal pembentukan karakter dengan pendidikan saat ini. Sebagaimana yang telah dibangun di masdrasah dan sekolah.

B. Saran

1. Bagi dunia pendidikan pada umumnya dan pendidikan Islam secara khusus, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa dalam buku

a aj a - a b yya a - abaw yya l a - l terkandung konsep pendidikan anak, yang dapat menjadi sumber rujukan dalam rangka untuk mendidik anak. Dimulai dari sebelum anak itu lahir hingga anak itu lahir sampai usia remaja. Semua itu dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan, kondisi dan situasi.

2. Penelitian ini lebih fokus pada sisi konsep, sehingga memberi peluang kepada para akademis atau peneliti selanjutnya untuk melakukan kegiatan penelitian yang lebih lanjut dalam rangka untuk meneliti dari segi aspek kerajihan dalil-dalil hadisnya.

C. Penutup

Segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan segala rahmat, nikmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Peneliti sadar bahwa dalam kepenulisan skripsi ini terdapat banyak kesalahan dan kekurangan. Hal ini disebabkan keterbatasan dari peneliti, baik dalam hal pengetahuan, kemampuan, maupun pengalaman peneliti. Oleh sebab itu, kritik dan saran yang membangun dari pembaca sangata penulis harapkan, demi perbaikan dan pengembangan skripsi ini agar menjadi lebih baik lagi.

Demikian penelitian ini dilakukan dan disampaikan, semoga Allah menjadikan skripsi ini sebagai sarana untuk kita mengambil manfaat, rahmat dan hikmah Allah SWT dan sebagai sumbangan bagi perbaikan dan pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

Ahid, Nur. 2010. Pendidikan Keluarga Dalam Perspektif Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

- - . 1933. As-Sunan al-Kubra. Haidr Abad: Majelis Dairah al-M ’ f -Nizomiyah al-Kainah.

_____ - . 1989. Syu‟bu al-Iman : r al-Kutub al- I y

- M I ’ I -M - ’f . 2001. Sahih al-Bukhari, Dar Tauq an-Najah.

Al-Jauziyyah, Ibn Qayyim. 2000. u a u al- au b al- al- aul d. Mesir: Dar al- ff

- , Muhammad bin I Isa. 1975. Su a a - : I y ` - al- Arabi.

_____ , Muhammad bin ’I Isa. 1962. Sunan at-Tirmidzi : I y ` - al- Arabi.

- h M f Abdul. 1961. l- a al- l a a l l- a

au‟ al-Kitab wa al-Sunnah : M - bah.

- - y’ . T.th. Su a b wud. Beirut: Dar al-Kitab al-

Ahmadi, Abu dan Munawar Sholeh. 2005. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Rineka Cipta.

Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Undang- Undang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta : DEPDIKBUD.

Basire, Jumri Hi. Tahang. Urgensi Pendidikan Agama Dalam Keluarga Terhadap Pembentukan Kepribadian Anak. Jurnal Hanufa, Vol. 7, No. 2, 2010.

Basri, Hasan. 1991. Membina Keluarga Bahagia (Keluarga Sakinah). Jakarta: Pustaka Antara.

Daradjat, Zakiah, 2004. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

_____ , Zakiyah. 1994. Pendidikan Islam Dalam Keluarga dan Sekolah. Jakarta: CV Ruhama.

Departemen Agama Republik Indonesia. 2010. Al-Quran Al-Karim. Bandung: PT. Sygma Examedia Arkanleema

Dewantara, Ki Hadjar. 1997. Pendidikan Bagian I. Yogyakarta: MLPTS.

El-Quusy, Abdul Aziz. 1975. Pokok-pokok Kesehatan Mental. Zakiyah Daradjat (penj.). Jakarta: Bulan Bintang.

Hadi, Sutrisno. 1995. Metodologi Research. Yogyakarta: Andi Offest.

Hanbal, Ahmad bin. 2001. Musnad al-Imam Ahmad bin Hanbal. Beirut: Risalah Hasyim, Umar. 1983. Cara Mendidik Anak Dalam Islam. Surabaya: PT. Bima Ilmu. Hurolck, Elizabet. B. 1999. Perkembangan Anak Jilid I. Jakarta: Erlangga.

Jamaluddin. 1998. Kapita Selekta Pendidikan Islam, Bandung: Pustaka Setia. Ketetapan MPR (Majelis Permusywaratan Rakyat) Nomor IV/MPR/1978.

Letter. M, Bag. 1983. Tuntunan Rumah Tangga Muslim dan Keluarga Berencana. Padang: Angkasa Raya.

Maghfur, Mohammad. 2007. “S u Ko pa a P e a Belaja Pe a ga a Islam Antara Siswa Pengurus OSIS Dengan Siswa Non-Pengurus Osis di MAN

Kebu e 2 a u Pelaja a 2006/2007”. Skripsi, Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Mansur. 2005. Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Marimba, Ahmad. 1989. Pengantar Filsafat Pendidikan Islam. Bandung : Al-M ’ f. Mubaroq, Nur Muhammad Abdulloh. 2003. “Studi Komparasi Konsep Pendidikan

Islam Dalam Keluarga Menurut Abdurrahman an-Nahlawi dan Abdullah

a „ lwa ”. Skripsi, Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Muchtar, Heri Jauhari. 2008. Fikih Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Muhadjir, Noeng. 2000. Meodologi Peneltian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin. Mujtahid, Umar and Saleh, Faisal. 2011. Fikih Pendidikan Anak: Membentuk Kesalehan

Anak Sejak Dini. Jakarta: Qisthi Press.

M M 1998. a h Muslim y : - f r al-Dau y al-Nasyr wa al- ’.

Naution, Harun. 1996. Islam dan Pembangunan Keluarga Bahagia dan Keluarga Berencana. Badnung: Mizan.

Noer, Hery Aly. 1999. Ilmu Pendidikan Islam. Ciputat : PT Logos Wacana Ilmu.

P IPM M ’ M yah Yogyakarta periode 2009-2010. 2009. History Book Of PPMMM, Yogyakarta: Pakulipat.

Nurfalah, Yasin. Urgensi Pendidikan Tauhid Dalam Keluarga. Jurnal Tribakti Vol. 25, No. 2, 2014.

Nurliza. 2003. Konsep Pendidikan Keluarga Menurut Ki Hadjar Dewantara, Studi Analisis dalam Perspektif Pendidikan Islam. Skripsi, Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Rahman, Jamaal Abdur. 2005. Tahapan Mendidik Anak Teladan Rasulullah SAW. Bandung: Isrysad Baitus Salam.

Rozaq, Abdul. Pendidikan Moral Anak Pilar Utama Dalam Keluarga. Jurnal Tarbawi Vol. 10, No. 2, 2013.

Surakhmad, Winarno. 1982. Pengantar Penelitian Ilmiah ; Dasar, Metode, Teknik, cet. ke-7. Bandung: Tarsito.

Suriasumantri, Jujun S. 1987. Filsafat Ilmu sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Suryana. 2010. Meodologi Peneltian Model Praktis Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Jakarta: Universitas Indonesia.

Suwaid, Muhammad Nur Abdul Hafiz. 2000. a aj a - a b yya a - abaw ya l a -

l : I r.

Suwaid, Muhammad Nur Abdul Hafiz. 2010. Prophetic Parenting (Cara Nabi Mendidik Anak). Farid Abdul Aziz Qurusy (penj). Yogyakarta: Pro-U Media.

Suwawan, Edi. 2012. Konsep Pendidikan Keluarga Menurut Ki Hadjar Dewantara dan Relvansinya Dengan Pendidikan Islam. Skripsi, Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Yusuf, Syamsu. 2004. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Tafsir, Ahmad. 1991. Ilmu Pendidikan Dalam Perspektif Islam. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Tamam, Badrut. 2003 “Pendidikan Islam Dalam Keluarga Bagi Anak Usia Bal a”. Skripsi, Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Tim Penyusun. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

U I N 1981 Pedoman Pendidikan Anak dalam Islam. Syaifullah Kamalie dan Hery Noer (penj). Semarang: Asy-Syifa.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1979 Tentang Kesejahteraan Anak.

Wibisono, Gunawan. 2015. 7000 Kasus Anak Terjadi di Satu Tahun Jokowi. Tercantum dalam http://news.okezone.com/read/2015/10/19/337/1234309/7-000-kasus- kekerasan-anak-terjadi-di-satu-tahun-jokowi. Diakses tanggal 20 maret 2016.

Tempat/Tgl Lahir : Batang, 4 Mei 1993 Jenis Kelamin : Laki-laki

Status : Lajang

Agama : Islam

Alamat Rumah : Rt 01/ Rw 01 Babadan, Limpung, Batang, Jateng 21271 No.Telepon : 08742318861

Email : [email protected] Facebook : Arief Rakhman Aji Blog : ajigoahead.blogspot.com RIWAYAT PENDIDIKAN a. SDN 1 Limpung (1999-2005) b. MTS Muhammadiyah Tersono (2005-2008) c. MA Muhammadiyah Limpung (2008-2011) d. PUTM Yogyakarta (2011-2014) e. S1 PAI UMY (2014-2016) PENGALAMAN ORGANISASI

a. Ketua Umum IPM Ranting MAM Limpung (2009-2010) b. Sekbid SosPeMasy IMM Komisariat PUTM Putra (2012-2013) c. Kabid Organisasi IMM Komisariat PUTM Putra (2013-2014) d. Kabid Media MKM (Madrasah Korps Muballigh) (2014-2015)

Dokumen terkait