• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tujuan 3 Penguatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Serta Sarana Kerja

6) Programyang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik

2.3 Rencana Kinerja Tahunan2013

Mengacu pada RENSTRA Badan Pusat Statistik Tahun 2010-2014, disusun Rencana Kinerja Tahunan Badan Pusat Statistik yang terdiri dari empat program dan beberapa kegiatan. Adapun kegiatan pada masing-masing program yang ditetapkan pada tahun anggaran 2013 masih menggunakan numenklatur Program-Program pada RENSTRA yang lama, sehingga pada tahun 2013 ini merupakan transisi dari restrukturisasi program dan kegiatan.

Program utama di BPS kabupaten Meraukeadalah Program Penyedia dan Pelayanan Informasi Statistik. Untuk melaksanakan tugas tersebut dengan sebaik-baiknya khususnya pada tahun 2013 telah disusun perencanaan berbagai kegiatan yang ditetapkan sebagai RKT Tahun 2013. Indikator Kinerja pada masing-masing kegiatan akan dijadikan dasar penghitungan pencapaian Sasaran Strategis.

Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik

- Metodologi dan informasi statistik - SAKERNAS 2013

- SUSENAS 2013

- Penyusunan Statistik Lingkungan Hidup dan Tata Ruang (SLHI,IPB,SDLP) dan Survei Perilaku Peduli Lingkungan Hidup

- Survei Industri Besar/Sedang Tahunan - Sutvei Industri Besar dan Sedang Bulanan - Survei Pertambangan, Energi dan Penggalian - Survei Kontruksi

- Survei Perusahaan Peternakan dan RPH - Survei Perusahaan Perikanan, TPI/PPI/PP - Survei Perusahaan Kehutanan

- Survei Pertanian Tanaman Pangan/Ubinan - Survei Hortikultura dan Indikator Pertanian - Sensus Pertanian 2013

- Kompilasi Data Transportasi

- Pengadaan Data IKK 2012 Dalam Rangka Kebijakan dan Perimbangan 2013 - Survei Harga Konsumen dan Survei Volume Penjualan Eceran Beras

- Survei Harga Pedesaan

- Survei Triwulanan Keuangan Pemerintah Daerah, Badan Usaha dan Pasar Modal, Lembaga Keuangan, dan Keuangan Pemerintah Daerah

- Survei Bidang Jasa Pariwisata, Updating Direktori Perusahaan Restoran dan Jasa Perjalanan Wisata

- Pendataan Survei Tendensi Konsumen

- PDRB Triwulanan dan Tahunan Menurut Pengeluaran - Penyusunan Neraca Produksi di Daerah Tahun 2013

Sedangkan program lainnya seperti Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Lainnya BPS dan Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara BPS, merupakan program untuk membantu kegiatan-kegiatan yang dicakup dalam Program Penyempurnaan dan Pengembangan Statistik sebagaimana diuraikan pada alinea diatas.

Untuk lebih jelasnya RKT yang memuat indikator kinerja dan rencana tingkat capaiannya dapat dilihat pada Lampiran 4 RKT.

2.4 Anggaran Tahun 2013

Pelaksanaan berbagai program kegiatan Badan Pusat Statistik Kabupaten Merauke pada tahun 2013 dibiayai dengan APBN yang dituangkan kedalam Bagian Anggaran 54 DIPA Tahun 2013, dengan nilai pagu sebesar Rp.3.896.923.000,- (Tiga milyar delapan ratus sembilan puluh enam juta sembilan ratus dua puluh tiga ribu rupiah).

PAGU ANGGARAN BELANJA BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN MERAUKE

No

. Jenis Anggaran/Program/Belanja Pagu 2012

(1) (2) (3)

1 Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas

Teknis Lainnya BPS 1.593.118.000,-

2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 4.500.000,- 3 Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik 2.299.305.000,-

2.5 Penetapan Kinerja Tahun 2013

Selama periode 2013 telah ditetapkan target yang harus dipenuhi oleh Badan Pusat Statistik yang menjadi ukuran keberhasilan dalam memenuhi tugas sebagai lembaga pemerintahan. Berikut pada table ditampilkan perjanjian kinerja yang menjadi tanggungjawab Kepala BPS Kabupaten Merauke.Target yang dicanangkan menjadi tolok ukur Indikator Kinerja yang akan di evaluasi pada akhir tahun yakni dengan membandingkan capaian atau realisasi sampai dengan akhir tahun 2013 terhadap target.

PENETAPAN KINERJA

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN MERAUKE TAHUN 2013

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3)

Tujuan I:

Meningkatkan ketersediaan

data dan informasi statistik yang berkualitas

Persentase pemasukan dokumen / response rate kegiatan survei statistik

100%

1.1 Tersedianya data dan informasi statistik ekonomi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

- Persentase pelaksanaan

pencacahan lapangan Statistik Ekonomi yang tepat waktu

- Persentase pemasukan dokumen/

respon rate dari kegiatan

Statistik Perusahaan

- Jumlah judul publikasi Statistik Ekonomi

100

100

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3)

1.2Tersedianya data dan informasi statistik sosial dan kesejahteraan rakyat yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

- Persentase pelaksanaan

pencacahan lapangan Statistik Sosial dan Kesejahteraan Rakyat yang tepat waktu

- Persentase pemasukan dokumen / response rate dari kegiatan Statistik Rumah Tangga

- Jumlah judul publikasi Statistik Sosial dan Kesejahteraan Rakyat

100

100

23

Tujuan II:

Meningkatkan Pelayanan

Prima dalam Rangka

Mewujudkan SSN yang Andal, Efektif, dan Efisien

Persentase konsumen yang merasa puas dengan layanan data BPS

100 % 2.1 Meningkatkan dan mengembangkan analisis statistik - Banyaknya penyelenggaran sosialisasi kegiatan BPS - Persentase konsumen yang

merasa puas terhadap akurasi data

- Persentase konsumen yang merasa puas terhadap cakupan data

1

85

80

2.2Meningkatkan hubungan

dengan pengguna data - Jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi statistik melalui website BPS Kabupaten/Kota - Jumlah pengunjung yang datang

ke perpustakaan BPS Kabupaten/Kota

- Jumlah Instansi pemerintah dan lembaga lainnya yang menerima publikasi BPS 1.000 750 25 Tujuan III: Penguatan Teknologi

Informasi dan Komunikasi

serta Sarana Kerja

Persentase data up to date yang ditampilkan di website BPS

Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target

(1) (2) (3)

Kabupaten/Kota

3.1 Meningkatnya kualitas pengolahan data dan Informasi statistik

- Persentase hasil pengolahan data yang dikirim ke BPS Pusat tepat waktu

- Jumlah pegawai fungsional pranata komputer

100

1

Tujuan IV:

Peningkatan Kapasitas SDM dan Penataan Kelembagaan

Persentase pegawai berpendidikan minimal Diploma III

85

4.1 Memperbaiki sumber daya

manusia - Persentase pegawai yang sudah pernah mengikuti diklat prajabatan

- Persentase pejabat yang sudah pernah mengikuti diklat

kepemimpinan sesuai dengan eselon

- Jumlah pegawai yang memangku jabatan fungsional tertentu

100

60

1

4.2Meningkatkan pengawasan dan akuntabilitas kinerja aparatur BPS

- Penyusunan Renstra, RKT, LAKIP, dan PK yang tepat waktu

- Penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja BPS Kabupaten oleh Inspektorat Utama

- Laporan pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan ke BPS Provinsi (Form A PP39 KL)

4 85

4

Sebagaipenyedia data daninformasimakafokus BPS Kabupaten Meraukeadalahmeyediakan data yang berkualitas, dengan kata lain kualitas data memegangperananpentingdalampenyediaanstatistikresmi yang

Sehinggadalammembuatindikatorkinerjasemaksimalmungkindapatmemenuhiukur andariberbagaidimensi data berkualitas. Ada beberapadimensi data berkualitasyaitu: 1) Relevansi Data dikatakanmempunyairelevansijikamemenuhikebutuhanpengguna, untukmengukursecarakuantitatifdilakukandenganSurveiKepuasanPengguna 2) Akurat Akuratadalahkedekatanantaranilaiperkiraandengannilaipopulasisebenarnya

(yang tidakdiketahui,) indikator yang

menunjukkanakurasiyaitubesarnyakesalahan sampling dankesalahan non sampling.

3) Ketepatan

Sebagianbesarpenggunaingin data terkini yang

secaraperiodikdisajikandantepatwaktusesuaijadwal.Ukuranketepatanwaktuya ituperbedaanwaktuantaratanggaltersedianyadengantanggal yang seharusnyatersedia.

4) Mudahdiakses

Data statistiksangattingginilainyajikamudahdiaksesdalambentuk yang diinginkanpengguna, dandokumentasi yang cukupuntukmemahami data tersebut.Indikator yang menunjukankemudahanakses data dapatdiketahuidaribanyaknya media yang digunakandanjenis-jenis media untukmenyebarluaskan data.

5) Keterbandingan

Statistikkarakteristiktertentusangatbermanfaatjikanilainyadapatdibandingkan dengankarakteristikantarwaktudanantartempat.Indikatoruntukketerbandinga nantartempatyaitujumlahdanpersentaseprodukstatistik yang

menunjukkanperbedaanpengukuran unit untuk area yang berbeda.Indikatoruntukketerbandinganantarwaktuyaitujumlahperiodederetw aktudari data atauvariabel.

6) Konsistensi

Data

statistikdapatdikatakankonsistenapabiladapatdigabungsecarareliabeldenganca raberbedauntuktujuanberbeda,

tanpaharusmelihatapakahberasaldarisatusumber.

Indikatorkonsistensimeliputikonsistensiantara data provinsidan data nasional, data bulanandengan data tahunan.

7 )Kelengkapan

Kelengkapanstatistikadalahketersediaan data daninformasidenganstatistik yang

seharusnyatersediamenurutkeperluanpengguna.Indikatorkelengkapanyaituper sentasestatistik yang tersediadibandingkandengan yang seharusnyatersedia.Selainitujugakelengkapanreferensiterhadapdokumenpenti ng yang seharusnyaada ditingkatnasional.

Selaindimensikualitasmaka BPS Kabupaten Merauke yang merupakanlembagapenyelenggaraperstatistikankhususnyastatistikdasar yang dibutuhkanpemerintah, harusmengacu pula padaPrinsipDasarStatistikResmi yang telahdisepakatisecarainternasional.Adapunprinsip-prinsiptersebutyaitu:

1) BerikanKeteranganLengkapSecukupnyaSaja

Statistik-resmimenyediakanunsur yang

mutlakdiperlukandalamsisteminformasisuatumasyarakatdemokratis,

sertamelayanipemerintah, perekonomiandanumumdengan data

mengenaikeadaanekonomi, demografi, sosial,

ternyatamemilikimanfaatpraktisharusdirangkumdandisediakanuntukumumole hlembagaperstatistikantanpapilihkasih,

untukmenghormatihakwarganegaramendapatkaninformasitentangmasyarakat.

2) StatistikHanyaMenyediakanInformasi yang TerpercayaSaja

Untukmemperolehkepercayaandalamstatistik-resmi,

lembagaperstatistikanperlumenentukanatasdasarpertimbanganprofesional, termasukprinsip-prinsipilmiahdanetika,

tentangmetodedanprosedurpengumpulan, pengolahan,

penyimpanandanpenyajian data statistik.

3) StatistikHarusDapatDipahamiDenganMudahOlehPengguna

Agar data yang

dikumpulkandalamkegiatanperstatistikandapatditafsirkanolehpenggunadenga nbenar,

lembagaperstatistikanharusmenyediakaninformasiterkaitstandarilmiahmengen aisumber data, metodedanprosedur yang digunakan.

4) StatistikHanyaMenyediakanKeterangan Yang BenarSaja

Lembagaperstatistikanberhakmenunjukkanterjadinyasalahtafsirtentangstatisti k-resmisertapenyalahgunaanstatistik.

5) StatistikGanda-Sumber, Ganda-Manfaat, danGanda-Pakai

Data

untukkeperluankegiatanperstatistikandapatdipetikdariberbagaijenissumber, bisaberasaldarisurveiataucatatanadministrasi.Lembagaperstatistikanbertugas memilihsumberitudenganmempertimbangkanmutu, kemuktahiran, biayasertabeban yang ditanggungolehrespondensurvei.

Data individu yang dikumpulkanolehlembagaperstatistikanuntukkompilasistatistik, baikmerupakanperseoranganataubadan legal, harusdiperlakukansecararahasiadanhanyadigunakanuntukkepentinganperstatis tikan. 7) TransparansiTatacaraPerstatistikan

Undang-undang, peraturandan proses

pengolahan/penghitungansesuaisistemstatistik yang

digunakanharusdiumumkan.

8) KoordinasiAntarLembagaPengumpulInformasi

Koordinasiantaraberbagaibadandanlembaga yang mengumpulkanstatistik di dalamsuatunegaraadalahpersyaratanmutlak agar diperolehkonsisensi (ketaat-asasan) danefisiensidalamsistemperstatistikan.

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Akuntabilitas kinerja Badan Pusat Statistik Kabupaten Merauke merupakan perwujudan kewajiban Badan Pusat Statistik Kabupaten Merauke untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan/kegagalan pelaksanaan misi Badan Pusat StatistikKabupaten Meraukedalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan. Selama satu tahun anggaran 2013, akuntabilitas pelaksanaan tugas dan fungsi yang dituangkan dalam program kegiatan disampaikan dalam laporan ini.

Visi BPS sebagai Pelopor data statistik terpercaya untuk semua, sudah menjadi komitmen seluruh pegawai BPS. Kepercayaan pemangku kepentingan terlihat terus meningkat, ini ditunjukkan dengan indikator banyaknya pengunjung yang datang langsung atau melalui media komunikasi. Kondisi ini juga menjadikan semakin meningkatnya tuntutan pengguna data BPS tersebut.

3.1AnalisisPencapaian Kinerja Tahun 2013

Tujuan-1

Meningkatkan Ketersediaan Data dan Informasi Statistik yang Berkualitas

Indikator Kinerja Target 2013 Realisasi 2013 Tingkat Pencapaian Keterangan 2013 2012 Persentase pemasukan dokumen/ response rate kegiatan survei statistik

100% 92,86 % 92,86 % 82 % IKU

Tujuan utama yang ingin dicapai BPS adalah tersedianya data dan informasi statistik yang berkualitas. Kualitas data sangat dipengaruhi kelengkapan data dan jumlah sampel yang mewakili, pemasukan dokumen/response rate merupakan indikator dari kualitas data yang

dihasilkan,pada tahun ini target tersebut tercapai 92,86persen. Besaran ini menunjukan kinerja BPS Kabupaten Merauke dalam penyediaan data dan informasi statistik yang berkualitas.

Sasaran 1.1

Tersedianya data dan informasi statistik ekonomi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

Tingkat pencapaian Sasaran-1.1 dapat tercapai sesuai target yang diharapkan dengan terlaksananya penyajian data dan informasi secara periodik sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Survei Sosial Ekonomi Nasional 2013 yang menyajikan data-data stategis bidang statistik ekonomi sesuai jadwal dilakukan setiap triwulan dimulai dari bulan Maret 2013.

Masalah/kendala yang dihadapi

1) Dokumen survei sosial ekonomi tidak datang tepat waktu sehingga menimbulkan carry over. Sehingga menyebabkan keterlambatan pula pada proses selanjutnya yaitu editing, coding, data entry dan validasi di Kabupaten.

2) Kendala teknis di bagian pengolaha data yaitu hanya beberapa komputer yang dapat diinstal dengan program entry data sehingga menghambat pemasukan data. Selain itu juga masalah jaringan internet yang terkadang sulit terjangkau padahal updating program entry data sering terjadi.

3) Isian beberapa rumah tangga masih kurang dalam hal kelengkapan yaitu beberapa blok belum terisi terutama pada blok-blok yang menanyakan masalah uang karena sangat sensitif. Kewajaran isian perlu diperhatikan terutama untuk masalah pengeluaran yang lebih banyak daripada pendapatan yang diterima.

Strategi untuk mengatasi masalah/kendala

1) Mengatasi tidak konsistennya data lapangan dilakukan melalui crosscek data dan memperbaiki isian dokumen. Pengawas lapangan harus cermat agar kesalahan pengisian oleh pencacah dapat segera diperbaiki dilapangan.

2) Peningkatan kemampuan SDM untuk semakin mampu menguasai substansi teknis statistik dan mampu menjelaskan, serta berkoordinasi dengan para petugas lapangan

Berkembangnya statistik di Indonesia tak lepas dari dorongan pemerintah yang menjadikan data BPS sebagai data resmi pemerintah, sehingga menjadi acuan untuk berbagai kebutuhan baik perencanaan dan monitoring maupun evaluasi. Untuk mengevaluasi capaian sasaran, tabel berikut ini meyajikan capaian dimaksud dengan indikator kinerjanya:

Indikator Kinerja Target 2013 Realisasi 2013 TingkatCapaian KET

2013 2012

Persentase pelaksanaan pencacahan lapangan statistik ekonomi yang tepat waktu

Persentase pemasukan dokumen / respon rate dari kegiatan statistik usaha/perusahaan Jumlah judul publikasi Statistik Ekonomi 100 100 1 92,21 89,11 1 92,21 % 89,11% 100 % 84,82 % 63,77 % 100 % IKU IKU IKU Sasaran 1.2

Tersedianya data dan informasi statistik sosial dan kesejahteraan rakyat yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

Data dibidang statistik sosial untuk penyajiannya dapat dilakukan sesuai dengan jadwal. Survei Angkatan Kerja Nasional dijadwalkan secara periodik triwulanan di mulai bulan Maret setiap tahunnya. Program Perlindungan Sosial

untuk mendata penduduk miskin juga dilakukan di tahun 2013. PublikasiIndeks Pembangunan Manusia dan Analisis Situasi Pembangunan Manusia terbit diakhir tahun. Dengan demikian penyajian data statistik sosial dan kesejahteraan rakyat mencapai 100 persen.

Masalah/kendala yang dihadapi

1) Kendala yang dihadapi dalam pengumpulan statistik sosial adalah tersebarnya Kabupaten Merauke dan keadaan geografisnya yang relatif sulit karena berupa rawa-rawa. Sehingga petugas harus menempuh perjalanan dengan

speedboat atau transportasi air yang lain ketempat responden yang terletak

didaerah yang sulit dijangkau. Kendala cuaca juga sangat mempengaruhi karena jika cuaca buruk perjalanan ke lapangan menjadi terhambat.

2) Pendidikan minimal yang disyaratkan untuk menjadi petugas pencacah dibeberapa daerah sulit diperoleh dari masyarakat setempat, hingga sering kualifikasi petugas dibawah kualitas yang diharapkan. Hal ini berakibat pada isian dokumen yang kadang tidak konsisten.

Strategi untuk mengatasi masalah/kendala

1) Mengoptimalkan segala prasarana dan sarana yang dimiliki BPS dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat untuk mengatasi kendala di lapangan termasuk kendala geografis.

2) Petugas direkrut dari masyarakat setempat, sehingga diharapkan dapat mengetahui kebiasaan masyarakat yang dicacah.

3) Untuk menjaga terjadinya penyimpangan pencacahan maka dikenalkan metode pencacahan yang berbentuk tim, dimana satu tim minimal terdiri dari dua petugas dan ada pengawas lapangan yang memeriksa isian dokumen pencacahan sebelum dokumen dikirim ke BPS Kabupaten/Kota.

Tabel berikut ini menyajikan capaian sasaran yang dirinci menurut indikator kinerjanya:

Indikator Kinerja Target 2013 Realisasi 2013 TingkatCapaian Ket 2013 2012 Persentase pelaksanaan pencacahan lapangan statistik Sosial dan Kesejahteraan rakyat yang tepat waktu Persentase pemasukan dokumen / response rate dari kegiatan Statistik rumah tangga

Jumlah judul publikasi Statistik Sosial dan Kesejahteraan Rakyat 100 100 23 100 96 23 100 % 96 % 100 % 100 % 98,2 % 100 % IKU IKU IKU Tujuan-2

Meningkatkan Pelayanan Prima dalam Rangka Mewujudkan Sistem Statistik Nasional yang Andal, Efektif, dan Efisien

Indikator Kinerja Target 2013 Realisasi 2013 Tingkat Pencapaian Ket 2013 2012 Persentase konsumen yang merasa puas dengan Layanan Data BPS

100 % 95 % 95 % 95 % IKU

Tujuan utama yang ingin dicapai BPS adalah peningkatanpelayanan yang prima dalam rangka mewujudkan SSN yang andal, efektif, dan efisien, Terwujudnya SSN dalam menunjang kelancaran tugas dan fungsil lembaga-lembaga statistik yang ada baik di instansi pemerintah, swasta maupun masyarakat. Pada tahun inihanya mencapai target 95 %.

Sasaran 2.1

Meningkatkan hubungan dengan pengguna data

Kemudahan akses adalah salah satu dimensi kualitas, untuk mengukurnya didekati dengan indikator hubungan dengan pengguna data, yaitu banyaknya sosialisasi, banyaknya tamu yang hadir untuk berdialog tentang data BPS Kabupaten Merauke.

Secara umum, beberapa permasalahan dan kendala yang dihadapi hingga tidak tercapainya target sasaran yang ditetapkan diantaranya adalah:

Permasalahan/Kendala yang dihadapi

1) Kegiatan pada sasaran ini bersinggungan langsung dengan pelayanan publik, menyebabkan banyaknya kegiatan ad hoc yang bersifat harus segera diselesaikan, sehingga mengganggu jadwal kegiatan yang telah direncanakan. 2) Jumlah SDM yang memahami substansi kegiatan masih belum optimal,

sehingga seringkali tidak dapat mendukung kelancaran kegiatan dalam memberikan sumbangan pemikiran dan pemecahan masalah.

3) Kerjasama dengan unit lain masih belum sesuai harapan, karena kesibukan unit tersebut sehingga menghambat pelaksanaan kegiatan.

Strategi untuk mengatasi masalah/kendala

1) Melakukan antisipasi jadwal dan rencana kegiatan agar kegiatan ad hoc tidak mengganggu kelangsungan pekerjaan utama sehingga kegiatan tetap berjalan sesuai jadwal dan rencana.

2) Mengoptimalkan SDM yang sudah ada dengan melakukan peningkatan kemampuan staf diantaranya mengikuti pelatihan dan pendidikan.

3) Melakukan koordinasi dengan pihak lain, terutama dalam membuat kesepakatan jadwal kegiatan, berikut berbagai alternatif kegiatan, sehingga ketidakhadiran pihak lain dalam kegiatan tersebut tidak mengganggu kelancaran jadwal dan rencana kerja.

Tabel berikut ini menyajikan capaian sasaran berdasarkan indikator kinerjanya:

Indikator Kinerja Target 2013 Realisasi 2013 Tingkat Capaian Ket 2013 2012 Jumlah penyelenggaran sosialisasi kegiatan BPS Persentase konsumen yang merasa puas terhadap akurasi data Persentase konsumen yang merasa puas terhadap cakupan data 1 95 85 1 95 80 100 % 100 % 94 % 100 % 100 % 90 % IKU IKU IKU Sasaran 2.2

Meningkatkan efektifitas dan efisiensi diseminasi data dan informasi statistik

Dengan mengusung visi BPS sebagai “Pelopor data statistik terpercaya untuk semua” maka penyebarluasan data kepada pemangku kepentingan menjadi ukuran yang sangat penting. Pada sasaran meningkatkan efektifitas dan efisensi diseminasi data digunakan indikator pengunjung yang datang mencari informasi baik tatap muka langsung ataupun melalui media komunikasi lainnya. Pengguna data baik yang memerlukan data mentah ataupun publikasi lainnya selalu diatas target, setiap hari petugas harus membantu mencarikan data yang diperlukan dan menjadi konsultan.

Permasalahan/Kendala yang dihadapi

1) Panjangnya rentang waktu antara bulan dokumen dengan bulan penyajian data, hal ini menjadi keluhan pengguna data karena informasi yang tersedia sudah kurang up to date untuk digunakan.

2) Dengan adanya undang-undang Keterbukaan Informasi Publik masyarakat menginginkan semua informasi harus bebas dan gratis. Sedangkan BPS dibatasi oleh Peraturan Presiden No. 54 tahun 2009 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak di instansi BPS.

3) Penggunaan data mentah oleh konsumen yang melanggar kesepakatan dalam Surat Perjanjian Penggunaan Data, karena pengguna menganggap data BPS sudah menjadi hak milik yang bersangkutan.

4) Perilaku sebagian kecil pengguna data yang kurang etis dalam memanfaatkan publikasi maupun data elektronik BPS, misalnya memindai publikasi hingga rusak juga membuka segel pada peralatan komputer pada digital library BPS.

Strategi untuk mengatasi masalahan/Kendala

1) Berusaha untuk mempercepat penerbitan publikasi sehingga timelinessdari data dan informasi yang dihasilkan BPS tidak terlalu lama.

2) Melakukan penjelasan atau sosialisasi tentang PP No. 54 Tahun 2009, juga memperbaharui peraturan tersebut untuk menetapkan beberapa produk BPS yang tidak dipungut biaya sehinggamasyarakat dapat memperoleh secara gratis.

3) Menjelaskan kepada pengguna data yang membutuhkan data mentah bahwa data tersebut property BPS sehingga tidak boleh disebarluaskan tanpa sepengetahuan lembaga BPS, pengguna hanya dapat menyebarluaskan atau mengkomersilkan hasil penelitiannya bukan data mentah BPS.

Tabel berikut ini menyajikan capaian sasaran berdasarkan indikator kinerjanya:

Indikator Kinerja Target 2013 Realisasi 2013 Tingkat Capaian Ket 2013 2012 Jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi statistik

melalui website BPS Kabupaten Jumlah pengunjung yang datang ke perpustakaan BPS Kabupaten/Kota Jumlah Instansi pemerintah dan lembaga lainnya yang menerima publikasi BPS Kabupaten 750 25 709 25 94,53 % 100 % 83,50 % 100 % IKU IKU Tujuan-3

Penguatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Serta Sarana Kerja

Indikator Kinerja Target 2013 Realisasi 2013 Tingkat Pencapaian Ket 2013 2012 Persentase data mutakhir yang ditampilkan di website kabupaten 100 % 0 % 0 % 0 % IKU

Tujuan utama yang ingin dicapai BPS adalah peningkatan kualitas pelayanan publik dengan dukungan Information and Communication Technology (ICT) yang handal, salah satunya dengan pemutakhiran data yang ditampilkan di website kabupaten sehingga memudahkan pengguna data BPS Kabupaten Merauke. Akan tetapi target dari indikator utama tujuan 3 tidak dapat ditampilkan dikarenakan sulitnya akses jaringan internet di Kabupaten Merauke.

Sasaran 3.1

Meningkatnya kualitas pengolahan data dan Informasi statistik

Pengolahan data memegang peranan penting dalam penyediaan data dan informasi statistik yang berkualitas. Teknologi Informasi sudah menjadi

kelaziman dalam proses diberbagai kegiatan. Pengembangan sistem pengolahan yang efektif terus diusahakan untuk menghasilkan data yang valid dan konsisten. Kecepatan melaporkan dari berbagai wilayah geografis juga perlu ditingkatkan, demikian pula SDM yang mengelola peralatan dan pengembangan sistem

Penyelesaian pengolahan data yang merupakan rangkaian dari pemasukan data ke-media komputer, pengecekan konsistensi data, kewajaran data, hingga mengirimkan data yang telah tervalidasi. Kegiatan ini dapat dilaksanakan oleh bidang pengolahan data di BPS daerah sesuai dengan yang diharapkan. Tidak ada kegiatan pengolahan data yang gagal.Demikian pula kompilasi data dari BPS Daerah yang dilakukan di BPS Pusat serta pengujian konsistensi dengan tabel silang dapat diselesaikan tepat waktu.

Sedangkan kegiatan penyebarluasan informasi statistik oleh satker tingkat kabupaten/kota dirasakan belum meningkat sebagaimana diharapkan. Hal ini terlihat masih banyak BPS Kabupaten/Kota yang belum membangun situs web yang sangat efektif dalam menginformasikan data daerah.

Permasalahan/Kendala yang dihadapi

1) Program pengolahan yang dikirim ke BPS Kabupaten banyak mengalami revisi, kadangkala data yang sudah dimasukkan ke media komputer dengan program versi sebelumnya tidak dapat digunakan pada versi terbaru.

2) Tidak dilakukan uji coba program terlebih dahulu, sehingga prosedur tidak sesuai keadaan sebenarnya di lapangan. Selain prosedur juga beberapa isian untuk variabel di daftar pertanyaan tidak bisa di input kedalam database program.

3) Konsistensi data yang telah diolah masih terdapat perbedaan, misalnya kompilasi dari data kabupaten tidak sesuai dengan total data provinsi dan sebagainya.

Strategi mengatasi masalah/kendala

1) Pengembangan sistem pengolahan data harus mengikuti standar yang telah ditentukan oleh BPS hingga program yang di instal di BPS Kabupaten dapat lancar dan tidak mengakibatkan konflik dengan sistem lainnya.

2) Sebelum sistem pengolahan digunakan pada pengolahan sesungguhnya dilakukan uji coba dengan dummy data demikian pula pengujian prosedur eksekusi.

3) Sebelum data dipublikasikan dibandingkan nilai sebaran data secara silang dari variabel-variabel yang ada, sehingga dapat dilihat kewajaran dan konsistensi data.

Pada tabel berikut ini disajikan capaian sasaran berdasarkan indikator kinerjanya:

Indikator Kinerja Target 2013 Realisasi 2013 TingkatCapaian Ket 2013 2012 Persentase hasil pengolahan data yang dikirim ke BPS Provinsi tepat waktu Jumlah fungsional pranata komputer 100 % 1 100 % 0 100 % 0 % 100 % 0 % IKU IKU Tujuan-4

Peningkatan Kapasitas SDM dan Penataan Kelembagaan

Indikator Kinerja Target 2013 Realisasi 2013 Tingkat Capaian Ket 2013 2012 Persentase pegawai berpendidikan minimal Diploma III 85 % 80 % 94,12 % 89 % IKU

Sasaran 4.1

Memperbaiki sumber daya manusia

Kemampuan teknis dan manajerial sangat mendukung kelancaran tugas, sehingga beberapa indikator untuk mengukur peningkatan kapasitas SDM dipilih untuk menunjukkan tingkat pencapaian memperbaiki SDM.

Pengembangan Sumber Daya Manusia

Pengembangan SDM dalam jajaran BPS, dimaksudkan untuk mewujudkan SDM yang berkualitas. Di samping menggunakan berbagai forum resmi para pegawai juga diberi kesempatanuntuk mengembangkan potensi dalam berbagai keterampilan

Tabel berikut ini menyajikan tingkat capaian sasaran berdasarkan indikator kinerjanya:

Indikator Kinerja Target 2013 Realisasi 2013

TingkatCapaian

Ket

2013 2012

Persentase pegawai yang sudah pernah mengikuti diklat prajabatan

Persentase pejabat yang sudah pernah mengikuti diklat kepemimpinan sesuai dengan eselon

Jumlah pegawai yang memangku jabatan fungsional tertentu 100 100 1 100 71,43 1 100 % 71,43 % 100 % 100 % 71,42 % 100 % IKU IKU IKU

Sasaran 4.2

Meningkatkan pengawasan dan akuntabilitas kinerja aparatur BPS

Penilaian terhadap lembaga BPS oleh instansi pemerintah yang mempunyai wewenang pengawasan, menjadi perhatian pimpinan dan seluruh pegawai BPS. Pencapaian yang belum memuaskan menjadi pemicu untuk lebih sungguh-sungguh mencapai target yang diharapkan.

Dokumen terkait