Nilai Karakter : Jujur, Kreatif, Komunikatif, Tanggung Jawab, Kerjasama.
A. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mengkategorikan bentuk-bentuk pengendalian sosial
B. Materi Pokok / Pembelajaran
Aturan-aturan Sosial dalam Masyarakat
C. Metode Pembelajaran
Numbered Head Together (NHT)
D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 2 (2 JP)
1. Kegiatan Awal (10’)
a. Guru mengucapkan salam
b. Guru mendata kehadiran siswa
c. Guru mengulang materi pada petemuan sebelumnya
d. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
Satuan Pendidikan : SMA NEGERI 8 Kota Tangerang Selatan
Mata Pelajaran : SOSIOLOGI
Kelas / semester : X Genap
Alokasiwaktu : 2x 45 menit (1 pertemuan)
Standar Kompetensi : Menerapkan nilai dan norma dalam proses
pengembangan kepribadian
Kompetensi Dasar : Menerapkan aturan-aturan sosial dalam kehidupan
bermasyarakat
Indikator : 1. Mengkategorikan bentuk-bentuk pengendalian
2. Kegiatan Inti (75’)
d. Eksplorasi
Guru menampilkan foto-foto atau video tentang materi yang akan
dipelajari dalam kegiatan pembelajaran
Guru menampilkan bagan materi yang akan dipelajari
Siswa memperhatikan penjelasan guru
e. Elaborasi
Guru membentuk siswa ke dalam 5 kelompok, setiap kelompok
diberi LKS yang berisi gambar pengendalian sosial, tugas masing-masing kelompok adalah menjelaskan gambar tersebut dan mengkategorikan termasuk ke dalam bentuk pengendalian sosial apakah yang ada dalam gambar tersebut
Guru memberikan nomor kepala kepada masing-masing siswa
Siswa berdiskusi dengan kelompoknya masing-masing
Siswa diperbolehkan untuk mencari jawaban di dalam buku
paketnya masing-masing atau searching via internet
Guru mendatangi tiap-tiap kelompok untuk melihat keaktifan siswa
dan memberikan bantuan jika siswa mendapat kesulitan
f. Konfirmasi
Guru memanggil secara acak nomor kepala siswa
Setiap perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya
Siswa yang tidak terpanggil nomornya bertugas memperhatikan
penjelasan temannya, membantu dan bertanya jika ada pertanyaan.
Guru mengevaluasi kegiatan pembelajaran dengan mengomentari
kinerja siswa baik dalam kegiatan diskusi maupun presentasi dan meluruskan jika ada hal-hal yang tidak sesuai
3. Kegiatan Akhir (5’)
e. Guru mengapresiasi presentasi siswa dan memberikan hadiah
f. Guru memberikan pertanyaan kepada siswa terkait materi yang telah
g. Guru dan siswa sama-sama merangkum materi yang telah dipelajari
h. Guru mengucapkan salam
E. Sumber belajar
1. Muin, Idianto, 2006, Sosiologi SMA/MA untuk kelas X, Jakarta, Erlangga
2. Lembar Kerja Siswa Sosiologi Kelas X semester 2
3. Sumber dari artikel, internet dan bahan lain yang relevan
F. Media Pembelajaran 1. Papantulis 2. Spidol 3. Infocus 4. Video 5. Gambar 6. Laptop 7. LKS Ciputat, Mei 2015 Memeriksa/ menyetujui
Guru Pamong Mahasiswa
Hj. Siti Munawarah, S.pd NIP. 197107252010012002
Dini Dhaifina Nur NIP.1111015000024
Materi Ajar
Bentuk-bentuk Pengendalian Sosial a. Cemooh atau Ejekan
Orang-orang yang melakukan penyimpangan sosial akan mendapatkan cemooh atau ejekan dari masyarakat. Cemooh yang dilakukan dapat membuat orang yang melakukan penyimpangan menyadari kesalahannya dan kembali mematuhi nilai dan norma yang berlaku. Cemooh dapat dirasakan sangat menyakitkan bagi orang yang menerimanya, bahkan kadang terasa lebih kejam dari hukuman fisik.
b. Desas-desus (gossip)
Gossip dapat menyebabkan rasa malu bagi orang yang digosipkan. Isi gossip tidak harus benar, yang penting adalah apa yang digosipkan dapat membuat orang sadar akan perbuatannya dan kembali mematuhi nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku.
c. Ostrasisme
Merupakan keadaan di mana orang boleh bekerja sama atau membiarkannya hidup dalam kelompok itu, tetapi tak seorang pun yang mau berbicara bahkan ditegur pun tidak. Orang yang diperlakukan seperti itu pasti menderita, karena seakan-akan dianggap tidak ada. Dengan cara ini orang akan menyadari perilakunya dan kembali mematuhi nilai dan norma yang berlaku.
d. Fraundulens
Merupakan bentuk pengendalian sosial yang umumnya terdapat pada anak kecil. Seseorang jika tidak berani menghadapi lawannya meminta bantuan orang lain, misalnya: bapaknya, kakaknya, gurunya atau orang lain yang dianggap menakutkan. Dengan cara ini pihak lawan mungkin tidak mau melakukan perbuatan yang menentangnya.
e. Teguran
Merupakan cara pengendalian sosial melalui perkataan secara langsung atau melalui tulisan terhadap orang yang melakukan penyimpangan sosial. Teguran
ini sering dilakukan oleh orang tua, guru, atasan atau masyarakat pada umumnya.Dengan teguran orang dapat menyadari kesalahannya dan segera memperbaiki perbuatannya.
f. Pendidikan
Pendidikan yang dilakukan baik dalam keluarga, di masyarakat maupun di sekolah merupakan pengendalian sosial yang sudah melembaga di masyarakat. Melalui pendidikan, masyarakat dibimbing untuk mematuhi nilai dan norma masyarakat sehingga mereka tidak melakukan penyimpangan sosial
g. Agama
Merupakan salah satu alat pengendalian sosial yang sangat ampuh.Ajaran agama memberikan pedoman-pedoman mengenai perbuatan-perbuatan yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Seseorang yang melakukan penyimpangan akan merasa berdosa dan bersalah, sehingga dapat kembali bertaubat atau patuh kembali pada ajaran agamanya.
h. Intimidasi
Merupakan pengendalian sosial dengan cara paksaan. Intimadasi dilakukan dengan cara mengancam atau menakut-nakuti. Dengan cara ini maka orang yang melakukan penyimpangan sosial menjadi takut dan mengakui pelanggarannya.
i. Kekerasan fisik
Kekerasan fisik biasanya mencerminkan ketidak sabaran seseorang dalam menangani penyimpangan sosial, cenderung main hakim sendiri, misalnya memukul.
j. Hukum
Hukum merupakan alat pengendalian sosial yang paling ampuh, karena disertai dengan sanksi yang tegas.Misalnya hukuman denda, penjara, hukum mati. Dengan adanya hukum yang jelas dan sanksi yang tegas maka warga pun dituntut untuk patuh terhadap nilai dan norma yang berlaku.
Lembar Kerja Siswa
Termasuk kedalam bentuk-bentuk pengendalian sosial apakah gambar-gambar berikut ini?
Termasuk kedalam bentuk-bentuk pengendalian sosial apakah gambar-gambar berikut ini?
Eh kamu tau gak sih? Denger2 iphone nya Suzi yang ilang itu, dia yang nyuri tau.
Termasuk kedalam bentuk-bentuk pengendalian sosial apakah gambar-gambar berikut ini?
Termasuk kedalam bentuk-bentuk pengendalian sosial apakah gambar-gambar berikut ini?
Termasuk kedalam bentuk-bentuk pengendalian sosial apakah gambar-gambar berikut ini?
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN