• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

2. Rencana Pelaksanaan Treatment

Setelah peneliti menetapkan subjek penelitian maka langkah selanjutnya ialah merencanakan melalui permainan tebak nama dengan menggunakan metode eksperimen yang akan membantu anak dalam meningkatkan kemampuan berbahasa lisan pada anak kelompok B2 di TK Negeri 01 Pulau Punjung Kab. Dharmasraya. Pelaksanaan treatment sebanyak 4 kali pertemuan yaitu 6, 12, 13, 14 November 2018. Oleh karena itu rencana pelaksanaan treatment adalah sebagai berikut:

Tabel 4.3

kosa kata dan berbicara

3. Deskripsi Data Treatment Kemampuan Berbahasa Lisan Anak a. Deskripsi Pelaksanaan Treatment (Pertemuan 1)

1) Perencanaan

Treatment pertama dilaksanakan pada tanggal 6 November 2018 di dalam ruang belajar kelompok B2 pada pukul 09:00-10:20 WIB, dengan jumlah anak yang diteliti 15 orang. Sebelumnya peneliti sudah menyiapkan fasilitas yang dapat menunjang dalam kegiatan yang akan dilaksanakan seperti poster berwarna dan lembaran gambar binatang, animals hewan (binatang), kartu gambar binatang, mainan binatanng dan RPPH dan menyiapkan fasilitas yang menunjang dalam kegiatan permainan tebak nama.

Sebagai seorang peneliti sebelum melakukan penelitian di lapangan tentu perlu untuk merencanakan terlebih dahulu apa yang akan dilaksanakan di lapangan sehingga pelaksanaan treatment berjalan lancar dan mencapai hasil sesuai dengan apa yang diinginkan. Adapun bentuk perecanaan kegiatan yang penulis lakukan yaitu:

a) Kegiatan Awal (15 menit) 1) Membaca ikrar

2) Membaca do’a untuk kedua orang tua b) Pembukaan (15 menit)

1) Membaca do’a sebelum belajar, do’a pembuka hati 2) Nyanyi dan surat pendek (Al-Ikhlas, An-nas) 3) Mendiskusikan kegiatan hari ini

4) Membiasakan menggunakan kata tolong, terima kasih c) Kegiatan Inti (45 menit)

1) Guru mengenalkan poster/gambar binatang secara langsung 2) Guru melihatkan gambar berwarna sesuai tema seperti binatang darat, air, dan udara yaitu: ayam, kelinci,gajah, ikan, bebek, katak dan burung disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan

3) Anak dapat berbahasa lisan

Caranya: Guru menyediakan lembaran-lembaran gambar Poster berwarna sesuai tema, seperti lembaran gambar binatang untuk sub binatang darat, udara dan air yang disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan.

Guru membagi anak menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok mendapatkan lembaran gambar yang sama. Tiap-tiap kelompok guru menanyakan pada anak secara bergantian menyebutkan kosa kata yang ada pada gambar. Misalnya: sapi, kambing, kelinci, gajah, burung, ikan dan sebagainya. Dari kosa kata yang ada pada gambar, guru membimbing anak merangkai beberapa kata menjadi kalimat sederhana. Seperti: ikan dalam kolam, sapi makan rumput dan sebagainya.

d) Recalling (15 menit)

1) Mengajak anak merapikan mainan

2) Tanya jawab dengan anak sekitar kegiatan yang sudah dilakukan

3) Menanyakan perasaan anak e) Istirahat (30 menit)

1) Bermain bebas 2) Makan bersama f) Penutup (15 menit)

1) Mengulangi sedikit tentang pelajaran mengenai materi yang dipelajari

2) Menyiapkan barisan anak dengan rapi sebelum pulang 3) Kegiatan bernyanyi

4) Berdo’a sebelum pulang

5) Memberi salam kepada guru secara berurutan.

2) Pelaksanaan Kegiatan Inti (45 menit)

a) Guru mengenalkan poster/gambar binatang secara langsung.

b) Guru melihatkan gambar berwarna sesuai tema seperti binatang darat, air, dan udara yaitu: ayam, kelinci, gajah, ikan, bebek, katak, dan burung disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan.

c) Guru menyediakan poster berwarna dan lembaran-lembaran gambar binatang sub tema binatang darat, udara dan air atau gambar animals hewan (binatang), kartu gambar binatang, mainan binatang dan sebagainya yang disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan.

d) Guru membagi anak menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok mendapatkan gambar yang sama.

e) Tiap-tiap kelompok guru menanyakan pada anak dengan cara permainan tebak nama binatang secara bergantian menyebutkan kosa kata yang ada pada gambar. Misalya: sapi, kambing, kelinci, gajah, burung, ikan dan sebagainya.

f) Dari kosa kata yang ada pada gambar, guru membimbing anak merangkai beberapa kata menjadi kalimat sederhana. Seperti:

ikan dalam kolam, sapi makan rumput dan sebagainya.

Gambar 4.1 (Treatment 1): Guru sedang menjelaskan tema binatang

Pada gambar di atas dapat dilihat anak sedang mengemukakan pendapat di ruang kelas dengan melihat poster dan lembaran gambar binatang yang telah dipajangkan di papan tulis, seperti saya menerangkan kepada anak yang mana binatang darat, air dan udara Kegiatan ini dilakukan di dalam ruangan kelas.

3) Evaluasi

Berdasarkan pengamatan pada treatment pertama yang peneliti lakukan pada saat kegiatan melakukan permainan tebak nama binatang, peneliti melihat ada sekitar 6 orang anak yang belum mengetahui binatang udara dan air dan 9 orang anak mengetahui binatang udara dan air. Dari hasil pengamatan peneliti, anak-anak di TK Negeri 01 Pulau Punjung ini sebagian besar sudah paham dengan indikator penguasaan kosa kata dan berbicara dengan kalimat sederhana, perintah guru dalam melakukan kegiatan.

Dalam hal menceritakan hasil permainan tebak nama binatang kepada teman-teman, anak-anak harus dipancing terlebih dahulu dan belum ada yang berani untuk menceritakan hasil permainan tebak nama binatang ke depan kelas.

Tabel 4.4

Data Peningkatan Kemampuan Berbahasa Lisan Anak Usia Dini Melalui Permaian Tebak Nama Kelompok B2 di TK

Negeri 01 Pulau Punjung Kab. Dharmasraya (Treatment 1)

no Kode anak

Item pengamatan skor Kategori

1 2 3 4 5 6 7 8

Dari tabel di atas, diperoleh skor tertinggi adalah 20 dan skor terendah adalah 10 dengan rata-rata 12,07. Adapun peningkatan kemampuan berbahasa lisan anak dalam penguasaan kosa kata dan berbicara dengan klimat sederhana yang termasuk dalam kategori belum berkembang sebanyak 13 orang anak, kategori mulai berkembang sebanyak 2 orang anak, dan belum ada anak dalam kategori berkembang sesuai harapan. Pada sub indikator 1 ada 8 orang anak yang sudah mulai berkembang dalam menentukan . Dari data di atas dapat dinyatakan bahwa peningkatan kemampuan berbahasa lisan anak dalam indikator penguasaan kosa kata dan berbicara dengan kalimat sederhana di TK Negeri 01 Pulau

Punjung Kab. Dharmasraya, setelah diberikan treatment 1 dapat dikatakan masih belum berkembang dengan hasil rata-rata (12,07).

b. Deskripsi Pelaksanaan Treatment (Pertemuan 2) 1) Perencanaan

Treatment kedua dilaksanakan pada tanggal 12 November 2018 di dalam ruang belajar kelompok B2 pada pukul 09:00-10:20 WIB, dengan jumlah anak yang diteliti 15 orang. Sebelumnya peneliti sudah menyiapkan fasilitas yang dapat menunjang dalam kegiatan yang akan dilaksanakan seperti poster berwarna dan lembaran gambar binatang, animals hewan (binatang), kartu gambar binatang, mainan binatanng dan RPPH dan menyiapkan fasilitas yang menunjang dalam kegiatan permainan tebak nama.

Sebagai seorang peneliti sebelum melakukan penelitian di lapangan tentu perlu untuk merencanakan terlebih dahulu apa yang akan dilaksanakan di lapangan sehingga pelaksanaan treatment berjalan lancar dan mencapai hasil sesuai dengan apa yang diinginkan. Adapun bentuk perecanaan kegiatan yang penulis lakukan yaitu:

a) Kegiatan Awal (15 menit) 1) Membaca ikrar

2) Membaca do’a untuk kedua orang tua b) Pembukaan (15 menit)

1) Membaca do’a sebelum belajar, do’a pembuka hati 2) Nyanyi dan surat pendek (Al-Ikhlas, An-nas) 3) Mendiskusikan kegiatan hari ini

4) Membiasakan menggunakan kata tolong, terima kasih c) Kegiatan Inti (45 menit)

1) Guru mengenalkan poster/gambar binatang secara langsung

2) Guru melihatkan gambar berwarna sesuai tema seperti binatang darat, air, dan udara yaitu: ayam, kelinci,gajah, ikan, bebek, katak dan burung disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan

3) Anak dapat berbahasa lisan

Caranya: Guru menyediakan lembaran-lembaran gambar Poster berwarna sesuai tema, seperti lembaran gambar binatang untuk sub binatang darat, udara dan air yang disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan.

Guru membagi anak menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok mendapatkan lembaran gambar yang sama. Tiap-tiap kelompok guru menanyakan pada anak secara bergantian menyebutkan kosa kata yang ada pada gambar. Misalnya: sapi, kambing, kelinci, gajah, burung, ikan dan sebagainya. Dari kosa kata yang ada pada gambar, guru membimbing anak merangkai beberapa kata menjadi kalimat sederhana. Seperti: ikan dalam kolam, sapi makan rumput dan sebagainya.

d) Recalling (15 menit)

1) Mengajak anak merapikan mainan

2) Tanya jawab dengan anak sekitar kegiatan yang sudah dilakukan

3) Menanyakan perasaan anak e) Istirahat (30 menit)

1) Bermain bebas 2) Makan bersama

f) Penutup (15 menit)

1) Mengulangi sedikit tentang pelajaran mengenai materi yang dipelajari

2) Menyiapkan barisan anak dengan rapi sebelum pulang

3) Kegiatan bernyanyi 4) Berdo’a sebelum pulang

5) Memberi salam kepada guru secara berurutan.

2) Pelaksanaan Kegiatan Inti (45 menit)

a) Guru mengenalkan poster/gambar binatang secara langsung.

b) Guru melihatkan gambar berwarna sesuai tema seperti binatang darat, air, dan udara yaitu: ayam, kelinci, gajah, ikan, bebek, katak dan burung disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan.

c) Guru menyediakan poster berwarna dan lembaran-lembaran gambar binatang sub tema binatang darat, udara dan air atau gambar animals hewan (binatang), kartu gambar binatang, mainan binatang dan sebagainya yang disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan.

d) Guru membagi anak menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok mendapatkan gambar yang sama.

e) Tiap-tiap kelompok guru menanyakan pada anak dengan cara permainan tebak nama binatang secara bergantian menyebutkan kosa kata yang ada pada gambar. Misalya: ayam, kambing, sapi, gajah ikan, bebek, burung dan sebagainya.

f) Dari kosa kata yang ada pada gambar, guru membimbing anak merangkai beberapa kata menjadi kalimat sederhana. Seperti:

ikan dalam kolam, sapi makan rumput dan sebagainya.

Gambar 4.2 (Treatment 2): Guru sedang menjelaskan tema binatang

Pada gambar di atas setelah dilakukannya treatment kedua, guru mengajak anak duduk bersama kemudian menanyakan kepada anak tentang apa yang di pelajari dan apa yang didapatkan selama bermain.

3) Evaluasi

Berdasarkan pengamatan pada treatment kedua yang peneliti lakukan pada saat kegiatan melakukan permainan tebak nama binatang, peneliti melihat ada sekitar 6 orang anak yang sudah dikategorikan mulai berkembang dalam mengetahui binatang darat, udara, dan air, dan dalam kegiatan menceritakan hasil permainan tebak nama didalam ruangan kelas ada 3 orang anak yang tidak mau ke depan untuk menceritannya, yaitu NKS, YS dan SPPR, karena 3 orang anak ini pemalu jadi harus dipancing terlebih dahulu. Dalam indikator melihat penguasaan kosa kata dan berbicara dengan kalimat sederhana anak masih belum mampu, untuk itu diperlukan treatment selanjutnya agar anak mampu untuk dapat melihat penguasaan kosa kata dan berbicara dengan kalimat sederhana pada poster dan lembaran gambar binatang.

Tabel 4.5

Data Peningkatan Kemampuan Berbahasa Lisan Anak Kelompok B2 di TK Negeri 01 Pulau Punjung

Kab. Dharmasraya (Treatment 2) no Kode

anak

Item pengamatan Skor Kate

gori

1 2 3 4 5 6 7 8

1 SPPR 2 2 3 1 1 2 2 2 15 MB

2 SAA 3 3 2 2 2 2 2 2 18 MB

3 ALA 2 2 1 1 1 1 2 2 12 BB

Dari tabel di atas, diperoleh skor tertinggi adalah 21 oleh ALA dan skor terendah adalah 11 dengan rata-rata 13,73. Adapun peningkatan kemampuan berbahasa lisan anak penguasaan kosa kata dan berbicara dengan kalimat sederhana yang termasuk dalam kategori belum

berkembang sebanyak 9 orang anak, kategori mulai berkembang sebanyak 6 orang anak. Pada treatment ke 2 dari tabel diatas 5 orang anak yang dikategorikan berkembang sesuai harapan pada sub indikator 2, sedangkan pada sub indikator 3 ada 2 anak yang berkembang sesuai harapan. Dari data di atas dapat dinyatakan bahwa peningkatan

kemampuan berbahasa lisan anak di TK Negeri 01 Pulau Punjung Kab.

Dharmasraya setelah diberikan treatment dapat dikatakan belum

berkembang, karena masih setengah dari anak yang ada dikategori belum berkembang.

c. Deskripsi Pelaksanaan Treatment (Pertemuan 3) 1) Perencanaan

Treatment ketiga dilaksanakan pada tanggal 13 November 2018 di dalam ruang belajar kelompok B2 pada pukul 09:00-10:20 WIB, dengan jumlah anak yang diteliti 15 orang. Sebelumnya peneliti sudah menyiapkan fasilitas yang dapat menunjang dalam kegiatan yang akan dilaksanakan seperti poster berwarna dan lembaran gambar binatang, animals hewan (binatang), kartu gambar binatang, mainan binatanng dan RPPH dan menyiapkan fasilitas yang menunjang dalam kegiatan permainan tebak nama.

Sebagai seorang peneliti sebelum melakukan penelitian di lapangan tentu perlu untuk merencanakan terlebih dahulu apa yang akan dilaksanakan di lapangan sehingga pelaksanaan treatment berjalan lancar dan mencapai hasil sesuai dengan apa yang diinginkan. Adapun bentuk perecanaan kegiatan yang penulis lakukan yaitu:

a) Kegiatan Awal (15 menit) 1) Membaca ikrar

2) Membaca do’a untuk kedua orang tua b) Pembukaan (15 menit)

1) Membaca do’a sebelum belajar, do’a pembuka hati 2) Nyanyi dan surat pendek (Al-Ikhlas, An-nas) 3) Mendiskusikan kegiatan hari ini

4) Membiasakan menggunakan kata tolong, terima kasih

c) Kegiatan Inti (45 menit)

1) Guru mengenalkan poster/gambar binatang secara langsung 2) Guru melihatkan gambar berwarna sesuai tema seperti

binatang darat, air, dan udara yaitu: ayam, kelinci,gajah, ikan, bebek, katak dan burung disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan

3) Anak dapat berbahasa lisan

Caranya: Guru menyediakan lembaran-lembaran gambar Poster berwarna sesuai tema, seperti lembaran gambar binatang untuk sub binatang darat, udara dan air yang disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan.

Guru membagi anak menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok mendapatkan lembaran gambar yang sama. Tiap-tiap kelompok guru menanyakan pada anak secara bergantian menyebutkan kosa kata yang ada pada gambar. Misalnya: sapi, kambing, kelinci, gajah, burung,

ikan dan sebagainya. Dari kosa kata yang ada pada gambar, guru membimbing anak merangkai beberapa kata menjadi kalimat sederhana. Seperti: ikan dalam kolam, sapi makan rumput dan sebagainya.

d) Recalling (15 menit)

1) Mengajak anak merapikan mainan

2) Tanya jawab dengan anak sekitar kegiatan yang sudah dilakukan

3) Menanyakan perasaan anak e) Istirahat (30 menit)

1) Bermain bebas 2) Makan bersama f) Penutup (15 menit)

1) Mengulangi sedikit tentang pelajaran mengenai materi yang dipelajari

2) Menyiapkan barisan anak dengan rapi sebelum pulang 3) Kegiatan bernyanyi

4) Berdo’a sebelum pulang

5) Memberi salam kepada guru secara berurutan.

2) Pelaksanaan Kegiatan Inti (45 menit)

a) Guru mengenalkan poster/gambar binatang secara langsung.

b) Guru melihatkan gambar berwarna sesuai tema seperti binatang darat, air, dan udara yaitu: ayam, kelinci, gajah, ikan, katak dan burung disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan.

c) Guru menyediakan poster berwarna dan lembaran-lembaran gambar binatang sub tema binatang darat, udara dan air atau gambar animals hewan (binatang), kartu gambar binatang, mainan binatang dan sebagainya yang disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan.

d) Guru membagi anak menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok mendapatkan gambar yang sama.

e) Tiap-tiap kelompok guru menanyakan pada anak dengan cara permainan tebak nama binatang secara bergantian menyebutkan kosa kata yang ada pada gambar. Misalya: ayam, kambing, sapi, gajah ikan, bebek, burung dan sebagainya.

f) Dari kosa kata yang ada pada gambar, guru membimbing anak merangkai beberapa kata menjadi kalimat sederhana. Seperti:

ikan dalam kolam, sapi makan rumput dan sebagainya.

Gambar 4.3 (Treatment 3): Guru sedang menjelaskan tema binatang

Pada gambar di atas dapat dilihat peneliti sedang mengajak anak untuk menceritakan kegiatan apa saja yang sudah ia lakukan dan menunjukkan hasil karyanya.

3) Evaluasi

Berdasarkan pengamatan pada treatment ketiga yang peneliti lakukan pada saat kegiatan melakukan permainan tebak nama binatang yang berkaki 2 dan berkaki 4 dan binatang air yang berkaki 4 dengan bahan kartu gambar binatang dan poster gambar binatang. Pada treatment 3 ini 13 orang anak sudah mulai berkembang, perkembangan yang paling signifikan itu pada indikator mengenal binatang, sejauh ini sudah hampir separuh dari

anak mengenal macam-macam binatang, untuk itu diperlukan treatment selanjutnya.

Tabel 4.6

Data Peningkatan Kemampuan Berbahasa Lisan Anak Kelompok B2 di TK Negeri 01 Pulau Punjung

Kab. Dharmasraya (Treatment 3) no Kode

anak

Item pengamatan Skor Katego

1 2 3 4 5 6 7 8 ri

Dari tabel di atas diperoleh skor tertinggi 23 oleh anak VCS dalam kategori (BSH) dan skor terendah 12 oleh anak AP dalam kategori (BB), dengan rata-rata 15,27. Pada treatment 3 indikator penguasaan kosa kata dan berbicara dengan kalimat sederhana ini lebih mengfokuskan dalam mengenal binatang darat,air dan udara, pada sub indikator 1 ada 2 orang anak yang sudah dalam kategori mulai berkembang, dan 9 anak dalam kategori mulai berkembang. Pada sub indikator 4 ada 2 orang anak yang berkembang sesuai harapan dan pada sub indikator 5 hanya satu orang yang termasuk dalam kategori berkembang sesuai harapan dan anak yang lain masih dalam kategori belum berkembang dan masih berkembang.

d. Deskripsi Pelaksanaan Treatment (Pertemuan 4)

1) Perencanaan

Treatment keempat dilaksanakan pada tanggal 14 November 2018 di dalam ruang belajar kelompok B2 pada pukul 09:00-10:20 WIB, dengan jumlah anak yang diteliti 15 orang.

Sebelumnya peneliti sudah menyiapkan fasilitas yang dapat menunjang dalam kegiatan yang akan dilaksanakan seperti poster berwarna dan lembaran gambar binatang, animals hewan (binatang), kartu gambar binatang, mainan binatanng dan RPPH dan menyiapkan fasilitas yang menunjang dalam kegiatan permainan tebak nama.

Sebagai seorang peneliti sebelum melakukan penelitian di lapangan tentu perlu untuk merencanakan terlebih dahulu apa yang akan dilaksanakan di lapangan sehingga pelaksanaan treatment berjalan lancar dan mencapai hasil sesuai dengan apa yang diinginkan. Adapun bentuk perecanaan kegiatan yang penulis lakukan yaitu:

a) Kegiatan Awal (15 menit) 1) Membaca ikrar

2) Membaca do’a untuk kedua orang tua b) Pembukaan (15 menit)

1) Membaca do’a sebelum belajar, do’a pembuka hati 2) Nyanyi dan surat pendek (Al-Ikhlas, An-nas) 3) Mendiskusikan kegiatan hari ini

4) Membiasakan menggunakan kata tolong, terima kasih c) Kegiatan Inti (45 menit)

1) Guru mengenalkan poster/gambar binatang secara langsung

2) Guru melihatkan gambar berwarna sesuai tema seperti binatang darat, air, dan udara yaitu: ayam, kelinci,gajah, ikan, bebek, katak dan burung disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan

3) Anak dapat berbahasa lisan

Caranya: Guru menyediakan lembaran-lembaran gambar Poster berwarna sesuai tema, seperti lembaran gambar binatang untuk sub binatang darat, udara dan air yang disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan.

Guru membagi anak menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok mendapatkan lembaran gambar yang sama. Tiap-tiap kelompok guru menanyakan pada anak secara bergantian menyebutkan kosa kata yang ada pada gambar. Misalnya: sapi, kambing, kelinci, gajah, burung, ikan dan sebagainya. Dari kosa kata yang ada pada gambar, guru membimbing anak merangkai beberapa kata menjadi kalimat sederhana. Seperti: ikan dalam kolam, sapi makan rumput dan sebagainya.

d) Recalling (15 menit)

1) Mengajak anak merapikan mainan

2) Tanya jawab dengan anak sekitar kegiatan yang sudah dilakukan

3) Menanyakan perasaan anak e) Istirahat (30 menit)

1) Bermain bebas 2) Makan bersama f) Penutup (15 menit)

1) Mengulangi sedikit tentang pelajaran mengenai materi yang dipelajari

2) Menyiapkan barisan anak dengan rapi sebelum pulang 3) Kegiatan bernyanyi

4) Berdo’a sebelum pulang

5) Memberi salam kepada guru secara berurutan.

2) Pelaksanaan Kegiatan Inti (45 menit)

a) Guru mengenalkan poster/gambar binatang secara langsung.

b) Guru melihatkan gambar berwarna sesuaikan tema seperti binatang darat, air, dan udara yaitu: ayam, kelinci, gajah, ikan,

bebek, katak dan burung disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan

c) Guru menyediakan poster berwarna dan lembaran-lembaran gambar binatang sub tema binatang darat, udara dan air atau gambar animals hewan (binatang), kartu gambar binatang, mainan binatang dan sebagainya yang disesuaikan dengan kosa kata yang akan dikembangkan.

d) Guru membagi anak menjadi dua kelompok yang masing-masing kelompok mendapatkan gambar yang sama.

e) Tiap-tiap kelompok guru menanyakan pada anak dengan cara permainan tebak nama binatang secara bergantian menyebutkan kosa kata yang ada pada gambar. Misalya: sapi, kambing, kelinci, gajah, burung, ikan dan sebagainya.

f) Dari kosa kata yang ada pada gambar, guru membimbing anak merangkai beberapa kata menjadi kalimat sederhana. Seperti:

ikan dalam kolam, sapi makan rumput dan sebagainya.

Gambar 4.4 Treatment 4: Guru sedang menjelaskan tema binatang

Pada gambar di atas terlihat hasil dari permainan tebak nama yang dilakukan anak dan anak disuruh satu persatu kedepan untuk menyebutkan yang mana gambar bintang darat, bintang udara dan binatang air lalu menceritakan apa yang sudah ia lakukan kepada teman-temannya.

3) Evaluasi

Berdasarkan pengamatan pada treatment keempat yang peneliti lakukan pada saat kegiatan melakukan permainan tebak nama dengan mengunakan lembaran-lembaran gambar bintang/poster binatang, dan kartu gambar binatang sudah sebagian besar anak mulai berkembang dan sudah ada 5 orang yang berkembang sesuai harapan, yaitu SPPR, SAA,VCS,YS dan AAZ.

Pada treatment keempat ini anak sudah dapat membedakan yang mana bintang darat, binatang udara dan binatang air dan anak sudah dapat membedakan yang mana bintang darat, binatang udara dan binatang air tapi sayang masih ada anak yang belum berkembang 1 orang yaitu NKS, faktor penyebabnya NKS ini masih belum mandiri dan masih didampingi orang tua disekolah jadi setiap kegiatan yang diberikan dikerjakan oleh orang tuanya.

Tabel 4.7

Data Peningkatan Kemampuan Berbahasa Lisan Anak Kelompok B2 di TK Negeri 01 Pulau Punjung

Kab.Dharmasraya (Treatment 4) no Kode

anak

Item pengamatan Skor Kategor 1 2 3 4 5 6 7 8 i

15 NKS 3 2 2 2 1 1 2 1 14 BB terendah adalah 16 dengan rata-rata 18,53. Adapun peningkatan kemampuan penguasaan kosa kata dan berbicara dengan kalimat sederhana, pada kategori belum berkembang 1 orang anak yaitu NKS, kategori mulai berkembang sebanyak 9 orang anak yaitu ALA, AR, AY, IZM, MVL, AP, KMP, ZRA, FF, dan kategori berkembang sesuai harapan sebanyak 5 orang anak yaitu SPPR, SAA, VCS, YS, AZZ, dan kategori berkembang sangat baik tidak ada. Dari data di atas dapat dinyatakan bahwa peningkatan kemampuan berbahasa lisan anak di TK 01 Pulau Punjung Kab. Dharmasraya setelah diberikan treatment dapat dikatakan sudah mulai berkembang, meskipun masih ada 1 orang anak yang berada pada kategori belum berkembang.

Tabel 4.8

Tabel tentang Perbandingan antara Treatment 1,2,3 dan 4

No Kode Anak Treatment

Berdasarkan data di atas dapat dilihat terdapat perubahan pada setiap

Berdasarkan data di atas dapat dilihat terdapat perubahan pada setiap

Dokumen terkait