• Tidak ada hasil yang ditemukan

a I stano Basa Pagaruyung

CABANG LI MA KAUM 2.274 21 24%

3.2.1.2 Rencana Pengembangan SPAM

a. Penyediaan Air Minum Oleh PDAM Kabupaten Tanah Datar

Pelayanan jaringan perpipaan yang dikelola PDAM di Kabupaten Tanah Datar meliputi wilayah Lima Kaum, Tanjung Emas, Sungayang, Rambatan, Padang Ganting, Lintau, Singkarak, Sungai Tarab, Salimpaung, dan Tanjung Baru. Berdasarkan laporan (PDAM, 2012), bahwa tingkat pelayanan rata-rata sebesar 29% mencakup 14.635 Sambungan Rumah (SR).

Berdasarkan Rencana Kawasan Startegis kabupaten Tanah Datar yang tertuang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten Tanah Datar 2011-2031, PDAM Tirta Alami sebagai salah satu badan penyelenggara SPAM kabupaten Tanah Datar akan melakukan pengembangan dibeberapa kawasan diantaranya:

1. Kawasan Sungayang

Berdasarkan laporan PDAM tahun 2012 cakupan pelayanan PDAM di unit Sungayang baru mencapai 37% dari jumlah penduduk.

Dalam rangka pencapaian target standar pelayanan di bidang air minum, dimana tingkat pelayanan untuk kota kecil adalah 80% termasuk wilayah Andaleh yang merupakan salah satu Kawasan Strategis dari Sudut Pandang Ekonomi maka PDAM Tirta Alami kabupaten Tanah Datar akan melaksanakan kegiatan diantaranya:

a. Pengadaan/ pemasangan pipa transmisi

Jaringan perpipaan transmisi (brouncaptering→I PA→reservoar) dibangun sepanjang ± 3973 m dan melewati perbukitan.

b. Pembangunan brouncaptering

Sumber air yang digunakan adalah mata air Minangkabau yang memiliki debit 59,54liter/ detik. Bangunan brouncaptering direncanakan berada di mata air Minangkabau di nagari Sungai Jambu kecamatan Sungayang. Kelebihan dari pemanfaatan sumber ini adalah jaraknya yang dekat dengan zona pelayanan, karena lokasi sumber berada di tengah-tengah kecamatan Sungayang. Pengaliran air dari sumber ini menuju lokasi pengolahan dengan system pompanisasi.

c. Pengadaan/ pemasangan desinfektan

Untuk proses desinfeksi digunakan kaporit/ kalsium hipoklorida (Ca(OCl)2). Kaporit

yang digunakan adalah dengan kadar pasaran 70% . d. Pembangunan Reservoar

Gambar 3.2

Skema SPAM kaw asan Sungayang

2. Kawasan Singkarak

Jumlah pelanggan di unit cabang Singkarak tahun 2012 sebanyak 1.554 sambungan rumah dengan cakupan pelayanan berkisar 10% . Dibanding daerah lain pelayanan perpipaan di cabang Singkarak merupakan persentase pelayanan terendah, PDAM Kabupaten Tanah Datar dalam upaya peningkatan cakupan pelayanan dilakukan dengan memanfaatkan sumber air baku yang berasal dari danau Singkarak.

Cakupan wilayah rencana system penyediaan air minum yang direncanakan untuk wilayah Sumpur, Batu Taba, I I I Koto, Balimbiang, Padang Magek, Rambatan dan Simawang yang merupakan daerah untuk Rencana Kawasan Strategis Perbatasan. Skema Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) kawasan Singkarak adalah sebagai berikut:

a. System Brouncaptering

Sumber air yang digunakan adalah danau Singkarak dengan kapasitas brouncaptering adalah 39,06 liter/ detik.

b. System Transmisi

System transmisi air baku

System pengaliran pipa transmisi dilakukan dengan pompanisasi karena terdapat beda tinggi sumber air dengan lokasi instalasi pengolahan air sebesar ± 27,83 m.Penyaluran air minum terdiri atas dua system yaitu grafitasi dan pompanisasi.

c. System Pengolahan Air Minum

I nstalasi pengolahan air minum yang direncanakan berupa unit pengolahan sederhana yaitu berupa bangunan konvensional yang terdiri dari prasedimentasi, filtrasi (saringan pasir lambat), reservoar distribusi dan unit kimia.

d. Sistem Distribusi

Jaringan perpipaan distribusi direncanakan berupa jalur perpipaan primer dan sekunder dengan system perpipaannya menggunakan pola cabang dan loop.

Gambar 5.4

Pengembangan kawasan ini dengan memanfaatkan sumber air baku Pincuran Tujuh jorong Gunung

Bungsu. Kecamatan Batipuh merupakan Pusat Pelayanan Lingkungan (PPL) dalam Rencana Pola

Pemanfaatan Ruang Wilayah Kabupaten Tanah Datar tahun 2011-2031.

Daerah pelayanan dari perencanaan SPAM ini adalah nagari Gunung Rajo dan jorong Ladang Laweh yang terletak di kecamatan Batipuh. Skema SPAM Pincuran Tujuh adalah sebagai berikut:

a. Sistem transmisi

System transmisi air baku membawa air yang dikumpulkan di brouncaptering kemudian dialirkan ke reservoar. Pengaliran dilakukan secara grafitasi karena elevasi sumber lebih tinggi dibanding elevasi reservoir. Pipa yang digunakan pada system transmisi adalah pipa HDPE dengan diameter 250 mm sepanjang 2.534,64 meter.

b. Reservoar

Volume reservoir yang akan dibangun adalah 200 m3dengan 2 kompartemen. Reservoir juga dilengkapi

dengan bak pembubuh kimia.

c. Perpipaan distribusi

Pipa yang digunakan pada jaringan distribusi adalah pipa jenis HDPE dengan pertimbangan kawasan ini termasuk daerah yang rawan gempa. Panjang dan dimensi pipa distribusi yang digunakan dalam perencanaan teknis adalah pipa HDPE diameter 200 mm sepanjang 7.863,8 meter.

4. Kawasan Sungai Tarab

Wilayah Sungai Tarab merupakan Pusat Pelayanan Kawasan(PPK) dalam Rencana Pola Pemanfaatan Ruang Wilayah Kabupaten Tanah Datar tahun 2011-2031.

Dalam rangka peningkatan cakupan pelayanan khususnya di kecamatan Sungai Tarab PDAM kabupaten Tanah Datar akan melakukan upaya pengembangan dengan mencari sumber air baku baru yang berasal dari mata air Koto Baru kecamatan Sungai Tarab. Skema system penyediaaan air minum kecamatan Sungai Tarab adalah sebagai berikut:

a. System brouncaptering

Bangunan brouncaptering direncanakan berada di mata air Koto Baru nagari Sungai Jambu. Pengaliran air dari sumber menuju I PA dengan system grafitasi.

b. System transmisi

• System transmisi air baku

Jalur pipa transmisi dipilih pada jalur yang handal dari aspe teknis dan ekonomis dengan membangun bangunan pelengkap sepanjang. Pipa yang digunakan adalah GI dengan diameter 200 mm .

c. System pengolahan air minum

Pengolahan air minum yang direncanakan berupa pembubuhan kaporit (desinfeksi).

d. System distribusi

System distribusi dilengkapi bangunan reservoir distribusi dengan kapasitas 500 m3sampai akhir tahun perencanaan. Bangunan ini dilengkapi dengan aksesoris perpipaan seperti pipa inlet, outlet, drain, overflow dan water meter untuk mengukur debit yang dialirkan pada jaringan distribusi (konsumen).

Gambar 3.3

Skema SPAM kaw asan Sungai Tarab

Gambar 3.4

Gambar 3.5

Langkah- langkah yang akan dilakukan PDAM Tirta Alami untuk menurunkan tingkat keb ocoran air diantaranya:

1. Peyediaan database jaringan pipa transmisi, distribusi primer, sekunder dan tersier serta pipa dinas dan sambungan pelanggan melalui sistem manual dan komputerisasi.

2. Pemasangan meter induk pada unit produksi dan reservoir distribusi dan melakukan perbaikan atas

meter induk yang rusak.

3. Pembentukan zona pelayanan dan pemasangan katup untuk membagi daerah pelayanan menjadi

lebih kecil.

4. Pemantauan distribusi, konsumsi dan kehilangan air melalui zona pelayanan secara rutin, berkala dan acak.

5. Rehabilitasi dan rasionalisasi jaringan pipa distribusi.

6. Pemutusan penyadapan air langsung dari pipa transmisi ke pelanggan.

7. Optimalisasi sistem pipa transmisi dan distribusi melalui sistem interkoneksi. 8. Penggantian meter air pelanggan yang tidak berfungsi dan hilang.

9. Pengawasan, peneraan dan perbaikan akurasi meter air pelanggan secara rutin.

10. Memberantas pencurian air dan sambungan ilegal.

11. Pembentukan gugus tugas penanggulangan kehilangan air.

Dokumen terkait