• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN

TANAH BUMBU

BAB V memuat uraian terkait penyusunan Rencana Program dan Kegiatan yang akan dilaksanakan selama lima tahun beserta indikator kinerja dan sasaran yang akan menjadi obyek kegiatan dan dijabarkan setiap tahunnya.

BAB VI INDIKATOR KINERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANAH BUMBU YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD PEMERINTAH KABUPATEN TANAH BUMBU

BAB VI memuat uraian terkait indikator kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten

Tanah Bumbu yang akan dicapai selama kurun waktu lima tahun dan mengacu pada

tujuan dan sasaran RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu yang telah ditentukan.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 8 - BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS KESEHATAN

2.1 Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Dinas Kesehatan 2.1.1 Tugas Pokok

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2007 tentang Pembentukan, Kedudukan, Tugas Pokok dan Susunan Organisasi Dinas Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Kesehatan mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan di bidang kesehatan.

2.1.2 Fungsi

Fungsi dari Dinas Kesehatan adalah sebagai berikut:

a) Perumusan kebijakan teknis di bidang kesehatan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Bupati berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

b) Pembinaan, bimbingan dan pengendalian serta evaluasi di bidang kesekretariatan dan ketata usahaan di bidang kesehatan;

c) Pembinaan, bimbingan dan pengendalian serta evaluasi program-program di bidang pelayanan kesehatan;

d) Pembinaan, bimbingan dan pengendalian serta evaluasi program-program di bidang pengendalian masalah kesehatan;

e) Pembinaan, bimbingan dan pengendalian serta evaluasi program-program di bidang pengembangan sumberdaya manusia dan promosi kesehatan;

f) Pembinaan, bimbingan dan pengendalian serta evaluasi program-program di bidang jaminan dan sarana kesehatan;

g) Pembinaan, bimbingan dan pengendalian serta evaluasi pemberian akreditasi jabatan fungsional tenaga kesehatan;

h) Pembinaan, bimbingan dan pengendalian serta evaluasi pemberian perizinan dan sertifikasi bidang kesehatan;

i) Pembinaan, bimbingan dan pengendalian serta evaluasi terhadap unit pelaksana

teknis dinas kesehatan.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 9 - Struktur Organisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu

Sumber: Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Nomor 21 Tahun 2011

SEKSI KESEHATAN RUJUKAN

BIDANG PENGENDALIAN MASALAH KESEHATAN

SEKSI REGISTRASI &

AKREDITASI SEKSI KESEHATAN KHUSUS

SEKSI KESEHATAN DASAR KELOMPOK JABATAN

FUNGSIONAL

DINAS KESEHATAN

BIDANG PELAYANAN KESEHATAN

UPTD SEKSI KESEHATAN LINGKNGAN

SEKSI PENGENDALIAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT

SEKSI WABAH & BENCANA

SEKSI PENDIDIKAN, PELATIHAN

& PROMOSI KESEHATAN SEKSI PERENCANAAN &

PENDAYAGUNAAN BIDANG PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA &

PROMOSI KESEHATAN

SUB BAGIAN EVALUASI, DOKUMENTASI DAN

PELAPORAN SUB BAGIAN

PERENCANAAN DAN KEUANGAN SUB BAGIAN UMUM

DAN KEPEGAWAIAN

SEKRETARIAT

BIDANG JAMINAN DAN SARANA KESEHATAN

SEKSI KEFARMASIAN SEKSI SARANA & PERALATAN

KESEHATAN SEKSI JAMINAN KESEHATAN

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 10 - Untuk menyelenggarakan tugas pokok dan fungsi tersebut di atas dibentuklah struktur organisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2007 tentang Pembentukan, Kedudukan, Tugas Pokok dan Susunan Organisasi Dinas Daerah Kabupaten Tanah Bumbu sebagai berikut:

a. Dinas Kesehatan:

b. Sekretariat, terdiri atas:

(1) Sub bagian umum dan kepegawaian (2) Sub bagian perencanaan dan keuangan

(3) Sub bagian evaluasi, dokumentasi dan pelaporan c. Bidang Pelayanan Kesehatan, terdiri dari:

(1) Seksi Kesehatan Dasar (2) Seksi Kesehatan Rujukan.

(3) Seksi Kesehatan Khusus

d) Bidang Pengendalian Masalah kesehatan, terdiri dari:

(1) Seksi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (2) Seksi Wabah dan Bencana.

(3) Seksi Kesehatan Lingkungan

e) Bidang Pengembangan Sumberdaya Manusia dan Promosi Kesehatan, terdiri dari:

(1) Seksi Perencanaan dan Pendayagunaan

(2) Seksi Pendidikan, Pelatihan dan Promosi Kesehatan.

(3) Seksi Registrasi dan Akreditasi.

f) Bidang Jaminan dan Sarana Kesehatan, terdiri dari:

(1) Seksi Jaminan Kesehatan

(2) Seksi Sarana dan Peralatan Kesehatan.

(3) Seksi Kefarmasian

g) Unit Pelaksana Teknis Daerah, terdiri dari:

(1) Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) (2) Gudang Farmasi

h) Kelompok Jabatan Fungsional.

2.2 Sumber Daya Dinas Kesehatan

Memuat penjelasan ringkas tentang macam sumber daya yang dimiliki Dinas

Kesehatan dalam menjalankan tugas dan fungsinya, mencakup sumber daya manusia,

asset/modal, dan unit usaha yang masih operasional.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 11 - 2.2.1 Keadaan Ketenagaan

Tenaga kesehatan di Kabupaten Tanah Bumbu jumlahnya masih kurang jika dibandingkan dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang harus dilayani.

Keadaan ketenagaan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu terlihat pada tabel berikut:

Tabel 2.1 Keadaan Ketenagaan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu

No Jenis Tenaga

Status Kepegawai

an 2015

Jlh

Rasio (standar Nas)/100.

000 pddk

Kebutuh an tenaga

sesuai rasio

Selisih

PNS 2014 2015

1 Dokter

Spesialis 0 0 0 6 6 18 -12

2 Dokter

Umum 35 10 41 40 40 12

2 -82

3 Dokter Gigi 8 4 13 12 11 34 -22

4 Apoteker 2 2 4 5 10 31 -26

5 Kesehatan

Masy (S1) 15 15 27 36 40 15

0 -112

6 Bidan 162 162 129 205 100 30

6 -101

7 Perawat 173 173 196 214 117 35

8 -144

8 Perawat Gigi 20 20 17 23 30 92 -59

9 Asisten

Apoteker 20 20 17 20 30 92 -72

10 Nutrisionis 16 16 22 20 22 67 -47

11 Analis 10 0 2 12 0 15 -3

12 Sanitarian 20 1 19 21 40 12

2 -101 13 Penyuluh

Kes 0 0 0 0 0 15 -15

14 Epidemiolog 1 0 2 1 0 15 -14

15 Tenaga 43 56 0 99 0 10 -1

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 12 - Ket : * Selisih berdasarkan data 2015

* Kebutuhan = dibandingkan dengan data 2015

Pada tahun 2015 jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 714 orang, sedangkan kebutuhan sebanyak 1.537 orang sehingga terjadi kekurangan sebanyak 811 orang. Kekurangan ini banyak terdapat pada tenaga perawat, Kesehatan masyarakat (S1), bidan, sanitarian, dan dokter umum.

Dengan menggunakan CBR (crude birth rate) 0,017, maka diperkirakan jumlah penduduk tahun 2015 sebanyak 316.310 jiwa. Sehingga pada tahun 2015 dibutuhkan nakes sebanyak 1586 orang. Dengan asumsi seperti ini, maka bila penambahan tenaga kesehatan dalam kurun waktu 2013-2015 tidak terjadi secara signiifikan, maka kekurangan tenaga pada tahun 2015 menjadi semakin besar atau kebutuhan tenaga tidak akan terpenuhi, karena antara tahun 2012 dengan tahun 2015 terjadi penambahan kebutuhan tenaga sebanyak 49 orang.

Selain itu di Dinas Kesehatan sangat minim tenaga ahli (S2 & S3 Kesehatan), untuk itu diharapkan Pemerintah Daerah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) lebih banyak lagi menyediakan anggaran tugas belajar untuk S2 dan S3 kesehatan.

2.2.2 Ketersediaan Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana kesehatan yang berada di Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2010-2015 terjadi beberapa penambahan. Berikut ini merupakan tabel sarana dan prasarana kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2010-2015.

Tabel 2.2 Sarana dan Prasarana Kesehatan

Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2011 sampai dengan Tahun 2013

No Sarana Kesehatan Jumlah

2011 2012 2013 2014 2015

1 Kantor Dinas Kesehatan 1 1 1 1 1

2 Gudang Farmasi 1 1 1 1 1

3 Puskesmas perawatan 4 4 4 4 4

4 Puskesmas non perawatan 10 10 10 10 10

5 Puskesmas pembantu 9 9

Umum 0

Jumlah 525 525 489 714 15

37 -811

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 13 -

No Sarana Kesehatan Jumlah

2011 2012 2013 2014 2015

6 Rumah Dinas Medis 21 21 21 24 29

7 Rumah Dinas Paramedis 33 33 33 40 45

8 Poskesdes 71 78 97 108 123

9 Polindes 11 11 11 11 12

10 Posyandu balita 176 179 183 187 187

11 Posyandu lansia 33 33 33 97 97

12 Pusling roda 4 13 14 21 24 24

13 Mobil dinas/ operasional 2 2 3 4 4

14 Kendaraan roda 2 (dua) 80 80 80 93 93

15 Pusling perahu bermotor 1 1 1 1 1

Sumber: Dinas Kesehatan Tanah Bumbu

Saat ini dirasa sangat penting adalah pengadaan mobil operasional Dinas

Kesehatan, karena mobil operasional yang ada kondisinya sudah rusak dan mengingat

tingginya mobilitas perjalanan dinas baik ke Propinsi maupun dalam wilayah

kabupaten dalam rangka pembinaan ke UPTD dari tiap bidang idealnya pada Dinas

Kesehatan minial ada 3 buah mobil operasional (selain mobil Kepala Dinas).

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 14 - Tabel 2.3 Jumlah Sarana Kesehatan Setiap Kecamatan Tahun 2014

Kecamatan / District

Puskesmas Perawatan

Puskesmas Non Perawatan

Puskesmas Pembantu

Puskesmas Keliling

Posyandu Balita

Posyandu Lansia

Pos Bersalin Desa

Pos Kesehatan

Desa

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

1. Kusan Hilir 1 1 2 2 36 12 1 33

2. Sungai Loban - 1 - 1 19 13 3 8

3. Satui 1 - - 1 29 10 1 17

4. Angsana 1 1 10 4 1 6

5. Kusan Hulu 1 1 2 1 22 10 3 16

6. Kuranji - 1 1 8 7 1 5

7. Batulicin - 1 5 2 10 11 1 10

8. Karang Bintang - 2 - 1 15 12 0 10

9. Simpang Empat 1 1 - 1 24 10 0 5

10. Mantewe 1 3 1 14 8 1 13

Total 4 10 12 13 187 97 12 123

Tanah Bumbu

2 0 1 4

4 10 12 13 187 97 11 108

2 0 1 3 4 10 16 16 187 63 20 99

2 0 1 2 4 10 - 16 185 2.505 20 96

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 15 - Kecamatan /

District

Puskesmas Perawatan

Puskesmas Non Perawatan

Puskesmas Pembantu

Puskesmas Keliling

Posyandu Balita

Posyandu Lansia

Pos Bersalin Desa

Pos Kesehatan

Desa

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

2 0 1 1 4 6 14 13 182 39 11 75

2 0 1 0 4 10 9 12 176 33 11 70

2 0 0 9 6 10 10 12 167 42 11 65

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 16 - Tabel 2.4 Jumlah Tenaga Medis Menurut Kecamatan Tahun 2014

Kecamatan / DokterUmum / DokterSpesialis / DokterGigi / District General Doctor Specialist Doctor Dentist

(1) (2) (3) (4)

1. Kusan Hilir 4 0 1

2. Sungai Loban 2 0 1

3. Satui 3 0 1

4. Angsana 3 0 1

5. Kusan Hulu 5 0 1

6. Kuranji 3 0 0

7. Batulicin 3 0 1

8. Karang Bintang 5 0 0

9. Simpang Empat 5 0 1

10. Mantewe 2 0 0

Total 35 0 7

Tanah Bumbu

2 0 1 3 24 0 7

2 0 1 2 36 - 10

2 0 1 1 40 0 12

2 0 1 0 32 0 6

2 0 0 9 39 0 11

2 0 0 8 28 2 9

2 0 0 7 28 0 10

2 0 0 6 30 1 9

Tabel 2.5 Jumlah Perawat, Bidan dan Dukun Kampung Setiap Kecamatan Tahun 2014 Kecamatan / Perawat / Bidan / Dukun Kampung /

District Nurse Midwife Traditional Midwife

(1) (2) (3) (4)

1. Kusan Hilir 31 40 21

2. Sungai Loban 20 27 23

3. Satui 27 20 18

4. Angsana 15 27

5. Kusan Hulu 25 36 44

6. Kuranji 6 14 25

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 17 - Kecamatan / Perawat / Bidan / Dukun Kampung /

District Nurse Midwife Traditional Midwife

(1) (2) (3) (4)

7. Batulicin 15 11 19

8. Karang Bintang 20 24 21

9. Simpang Empat 13 45 28

10. Mantewe 6 16 18

Total 178 260 217

Tanah Bumbu

2 0 1 3 188 222 299

2 0 1 2 206 160 149

2 0 1 1 199 163 38

2 0 1 0 189 143 277

2 0 0 9 182 120 283

2 0 0 8 179 104 126

2 0 0 7 161 84 200

2 0 0 6 169 81 208

Tabel 2.6 Jumlah Apotik dan Tenaga Apoteker Setiap Kecamatan Tahun 2014

Kecamatan Apotek Apoteker AsistenApoteker

(1) (2) (3) (4)

1. Kusan Hilir - - 3

2. Sungai Loban - - 0

3. Satui - 1 2

4. Angsana - - 1

5. Kusan Hulu - - 1

6. Kuranji - - 1

7. Batulicin - - 1

8. Karang Bintang - - 1

9. Simpang Empat - 1 4

10. Mantewe - - 0

Tanah Bumbu 22 2 14

2 0 1 3 16 2 15

2 0 1 2 16 14 17

2 0 1 1 10 3 19

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 18 - Kecamatan Apotek Apoteker AsistenApoteker

(1) (2) (3) (4)

2 0 1 0 11 3 19

2 0 0 9 6 4 14

2 0 0 8 6 3 8

2 0 0 7 4 3 8

2 0 0 6 4 1 8

2.2.3 Ketersediaan Dana

Anggaran pembangunan kesehatan pada Dinas Kesehatan sejak Tahun 2004 sampai dengan Tahun 2009 memperlihatkan trend yang meningkat kemudian menurun pada Tahun 2010, kemudian meningkat lagi pada Tahun 2011, dan pada Tahun 2012 terjadi peningkatan yang besar. Pada Tahun 2004 alokasi dana untuk pembangunan kesehatan pada Dinas Kesehatan baru pada kisaran 2,4% dengan total anggaran sebesar Rp 1.950.864.000 dari APBD Kabupaten Tanah Bumbu. Pada tahun berikutnya anggaran untuk Dinas Kesehatan meningkat menjadi Rp 6.405.058.250.- atau 2,8% dari Total APBD II, selanjutnya pada Tahun 2006 Dinas Kesehatan mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 11.035.058.250.- atau 3,3% dari APBD Kabupaten Tanah Bumbu. Pada Tahun 2007 alokasi anggaran kesehatan ini mengalami peningkatan menjadi Rp 13.151.194.362.- atau sebesar 6,95% dari total APBD II, pada tahun berikutnya mengalami kenaikan lagi menjadi Rp 17.359.785.741.- atau 2,74% dari total APBD Kabupaten Tanah Bumbu. Selanjutnya pada Tahun 2009 dana untuk Dinas Kesehatan masih meningkat menjadi Rp 23.291.806.650 atau 3,25% dari Total APBD Kabupaten kemudian mengalami penurunan yang dramatis pada Tahun 2010 menjadi hanya Rp 16.667.245.963.-.

Selanjutnya pada Tahun 2011 terjadi kenaikan anggaran menjadi Rp 24.010.591.319.- dan pada Tahun 2012 meningkat lagi menjadi Rp 47.446.908.709. Tahun 2013 anggaran Dinas Kesehatan menjadi Rp. 74.751.080.791 ( BTL dan BL ) Di Tahun 2014 anggaran Dinkes sebesar 90,116,193,540 ( BTL Rp. 34,939,217,053,- Dan BL Rp.

55,176,976,487,-) dan di Tahun 2015 ini terjadi peningkatan yang signifikan, mengingat banyaknya beban target SPM maupun MDGs yang harus dicapai yang selama ini sebagian belum terdanai menjadi sebesar Rp. 122.404.716.931 (BTL Rp.

39.687.475.387,- dan BL Rp. 89.396.509.955,-).

2.3 Kinerja Pelayanan Dinas Kesehatan

Bagian ini menunjukkan tingkat capaian kinerja Dinas Kesehatan berdasarkan

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 19 - sasaran/target Renstra Dinas Kesehatan periode sebelumnya, menurut SPM untuk urusan wajib, dan/atau indikator kinerja pelayanan Dinas Kesehatandan/atau indikator lainnya seperti MDGs atau indikator yang telah diratifikasi oleh pemerintah.

Target kinerja pelayanan yang ditetapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu harus mengacu pada target SPM, MDGs dan Renstra Kementerian Kesehatan RI hingga Tahun 2015 dengan mempertimbangkan pada kemampuan dan sumberdaya daerah.

Tabel di bawah ini menyajikan hasil capaian program kesehatan tahun 2011-2015

dan target yang harus dicapai pada tahun 2011-2015.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 20 - Tabel 2.7 Review Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu

NO

Indikator Kinerja sesuai

Tugas dan Fungsi Dinas

Kesehatan

Target

SPM Target IKK

Target Indikat or Lainnya

Target Renstra SKPD Tahun 2011-2015 Realisasi Capaian Tahun 2011-2015 Rasio Capaian pada Tahun 2011-2015

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015

-1 -2 -3 -4 -5 -6 -7 -8 -9 -10 -11 -12 -13 -14 -15 -16 -17 -18 -19 -20

SPM

A Pelayanan Kesehatan

1

Indikator Kunjungan Ibu Hamil K4

95% 95% 83% 86.30% 80.73% 83.00% 85% 90% 78.44% 80.73% 84.00% 78,7% 63,11 91% 100% 101% - -

2

Cakupan Ibu Hamil dengan Komplikasi yang ditangani

80% 65% 65% 37.15% 60.00% 65.00% 75% 85% 75.75% 57.21% 75.89% 78,5% 59,7 204% 95% 117% - -

3

Cakupan Pertolongan Persalinan oleh bidan atau tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan

90% 90% 90% 89.01% 89.72% 90.00% 92% 95% 78.26% 83.74% 87.38% 87,8% 71,45% 88% 93% 97% - -

4

Cakupan Pelayanan Ibu Nifas

90% 93% 93,13% 85.60% 93.12% 93.13% 93,15% 93,50% 85.63% 88.27% 73.57% 79,7% 68,3% 100% 95% 79% - -

5

Cakupan Neonatal dengan Komplikasi

80% 65% 29% 40.00% 60.00% 65.00% 75% 85% 100% 100% 100% 100% 100 % 250% 167% 154% - -

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 21 -

NO

Indikator Kinerja sesuai

Tugas dan Fungsi Dinas

Kesehatan

Target SPM

Target IKK

Target Indikat or Lainnya

Target Renstra SKPD Tahun 2011-2015 Realisasi Capaian Tahun 2011-2015 Rasio Capaian pada Tahun 2011-2015

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015

-1 -2 -3 -4 -5 -6 -7 -8 -9 -10 -11 -12 -13 -14 -15 -16 -17 -18 -19 -20

yang ditangani

6 Cakupan

Kunjungan Bayi 90% 94% 93,5% 90.10% 92.47% 93.50% 94% 94,5 98.36% 86.71% 77.97% 77% 86,56% 109% 94% 83% - -

7

Cakupan Desa/Kelurahan Universal Child Immunization (UCI)

100% 66% 65,5% 59.70% 60.40% 65.50% 68% 80% 71.64% 78.00% 86.00% 68,67% 70,27% 120% 129% 131% - -

8 Cakupan Anak

Balita 90% 63% 63% 90.10% 92.47% 63.00% 63,50 65 78.63% 72.56% 42.20% 46 42,75 87% 78% 67% - -

9

Cakupan Pemberian Makanan pendamping ASI pada anak Usia 6-24 bulan keluarga miskin

100% 77% 77% 69.60% 75.00% 77.00% 80 100 100 % 100% 100% 100% 100% 144% 133% 130% - -

10

Cakupan Balita Gizi Buruk mendapat Perawatan

100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% - -

11

Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan

100% 15% 15% 5.00% 10.00% 15.00% 25% 35% 100% 100% 100% 100% 100% 2000% 1000% 667% - -

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 22 -

NO

Indikator Kinerja sesuai

Tugas dan Fungsi Dinas

Kesehatan

Target SPM

Target IKK

Target Indikat or Lainnya

Target Renstra SKPD Tahun 2011-2015 Realisasi Capaian Tahun 2011-2015 Rasio Capaian pada Tahun 2011-2015

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015

-1 -2 -3 -4 -5 -6 -7 -8 -9 -10 -11 -12 -13 -14 -15 -16 -17 -18 -19 -20

Setingkat

12 Cakupan

Peserta KB Aktif 70% 95% 75% 90.00% 91.00% 90.00% 90.00% 90.00% 78.24% 79.18% 76.23% 76.23% 76.23% 87% 87% 85% - -

13

Cakupan Penemuan dan Penanganan Penderita Penyakit

a. Acute Flacid Paralysis (AFP) rate per 100.000 penduduk < 15 Tahun

100% 2% 1% 2.00% 2.00% 2.00% 2.00% 2.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0.00% 0% 0% 0%

b. Penemuan Penderita Pnemonia Balita

100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 75% 100% - -

c. Penemuan Pasien Baru TB BTA Positif

100% 95% 85% 92,6% 93.00% 95.00% 95.00% 100% 100% 100% 100% 100% 100% - 108% 105% - -

d. Penderita DBD yang ditangani

100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% - -

e. Penemuan

Penderita Diare 100% 100% 80% 100.00

%

100.00

%

100.00

% - - 100.00

% 43.27% 100.00

% - - 100% 43% 100% - -

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 23 -

NO

Indikator Kinerja sesuai

Tugas dan Fungsi Dinas

Kesehatan

Target SPM

Target IKK

Target Indikat or Lainnya

Target Renstra SKPD Tahun 2011-2015 Realisasi Capaian Tahun 2011-2015 Rasio Capaian pada Tahun 2011-2015

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015

-1 -2 -3 -4 -5 -6 -7 -8 -9 -10 -11 -12 -13 -14 -15 -16 -17 -18 -19 -20

14

Cakupan Pelayanan Kesehatan Dasar Masyarakat Miskin

100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 1% 13% 10% - -

B Pelayanan Kesehatan Rujukan

15

Cakupan Pelayanan Kesehatan Rujukan Pasien Masyarakat Miskin

100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 3% 11% 93% - -

16

Cakupan Pelayanan Gawat Darurat Level 1 yang harus diberikan Sarana Kesehatan (RS) di Kab/Kota

100% 95% 100% 90.00% 91.00% 18.00% - - 0.00% 0.00% 18.54% - - 0% 0% 103% - -

C Penyelidikan

17 Cakupan

Desa/Kelurahan 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% - -

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu - 24 -

NO

Indikator Kinerja sesuai

Tugas dan Fungsi Dinas

Kesehatan

Target SPM

Target IKK

Target Indikat or Lainnya

Target Renstra SKPD Tahun 2011-2015 Realisasi Capaian Tahun 2011-2015 Rasio Capaian pada Tahun 2011-2015

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015

-1 -2 -3 -4 -5 -6 -7 -8 -9 -10 -11 -12 -13 -14 -15 -16 -17 -18 -19 -20

mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemilogi <

24 Jam

D Promosi

15 Cakupan Desa

Siaga Aktif 80% 40% 18% 8.60% 12.00% 40.00% 55% 70% 100% 100% 100% 100% 100% 1163% 833% 250% - -

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 25

Tabel 2.7 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu

Uraian ***) Anggaran pada Tahun ke- Realisasi Anggaran pada Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 26

Uraian ***) Anggaran pada Tahun ke- Realisasi Anggaran pada Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 27

Uraian ***) Anggaran pada Tahun ke- Realisasi Anggaran pada Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 28

Uraian ***) Anggaran pada Tahun ke- Realisasi Anggaran pada Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi

1,007,569,000 487,680,000 804,481,000 429,103,000 1,280,298,000

624,270,522 401,907,800 509,312,750

282,134,250

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 29

Uraian ***) Anggaran pada Tahun ke- Realisasi Anggaran pada Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 30

Uraian ***) Anggaran pada Tahun ke- Realisasi Anggaran pada Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 31

Uraian ***) Anggaran pada Tahun ke- Realisasi Anggaran pada Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi

774,678,000 1,182,640,000 9,381,645,040 8,814,980,012 12,135,048,000

689,888,000 853,890,000 7,911,576,838 4,018,484,000 - -154935600 -137977600

Pembangunan

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 32

Uraian ***) Anggaran pada Tahun ke- Realisasi Anggaran pada Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 33

Uraian ***) Anggaran pada Tahun ke- Realisasi Anggaran pada Tahun ke- Rata-rata Pertumbuhan

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 34

Setelah penyajian Tabel 2.7, interpretasi sekurang-kurangnya mengemukakan ada/tidaknya kesenjangan/gap pelayanan, pada pelayanan mana saja target telah tercapai, faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan pelayanan ini, lalu pada pelayanan mana saja target belum tercapai serta faktor yang mempengaruhi belum berhasilnya pelayanan tersebut. Hasil interpretasi ini ditujukan untuk menggambarkan potensi dan permasalahan pelayanan Dinas Kesehatan ditinjau dari kinerja pelayanan periode sebelumnya.

2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Dinas Kesehatan

Pembangunan kesehatan merupakan pelayanan pokok masyarakat yang akan menjadi hal yang penting dilakukan. Untuk itu perencanaan pembangunan kesehatan perlu diarahkan pada upaya menjawab kebutuhan atau kondisi nyata termasuk didalamnya persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kondisi penyelenggaraan kesehatan. Sejumlah persoalan yang diangkat berdasarkan data, kondisi nyata dan terkini serta berpengaruh signifikan terhadap penyelenggaraan kesehatan merupakan isu strategis pembangunan kesehatan. Sejumlah isu strategis yang diidentifikasi dalam penyelenggaraan kesehatan baik secara internal maupun external pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu dirangkum dalam beberapa permasalahan pokok dibawah ini:

1. Dukungan sektor lain terhadap bidang kesehatan masih belum optimal karena masih ada anggapan bahwa urusan kesehatan merupakan tanggung jawab Dinas Kesehatan saja;

2. Pemenuhan formasi masih tergantung pada kebijakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi;

3. Belum adanya regulasi pengangkatan pegawai terutama SDM kesehatan di tingkat pemerintah daerah;

4. Kesadaran masyarakat terhadap asuransi kesehatan belum tumbuh dengan baik, terlihat dari masih rendahnya kemandirian masyarakat untuk membiayai jaminan pemeliharaan kesehatannya;

5. Ketersediaan dan pengalokasian pembiayaan kesehatan baik dari pemerintah,

masyarakat, swasta dan dunia usaha masih rendah, belum tertata secara terpadu dan

terorganisir dan belum terlihat jelas pembagian tugasnya;

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 35

6. Gaya Hidup yang tidak sehat dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit, antara lain: sakit jantung, tekanan darah tinggi, kanker, stroke, diabetes, dan lainnya yang kesemuanya disebabkan oleh 3 faktor resiko utama, yaitu : merokok, kurang aktifitas fisik dan kurangnya makan makanan berserat. Untuk mencegah hal tersebut perlu diterapkan gaya hidup sehat setiap hari.

Sedangkan peluang yang dapat mendukung dinas kesehatan antara lain sebagai berikut:

1. Adanya perubahan regulasi otonomi daerah memungkinkan untuk mengevaluasi kelembagaan yang ada;

2. Memfasilitasi Program Pendidikan Dokter/ Dokter Gigi Spesialis (PPD-DGS), dan formasi khusus dokter, dokter gigi dan dokter spesialis untuk daerah terpencil, daerah konflik, daerah tidak diminati dan daerah bencana;

3. Kerjasama dengan Perguruan Tinggi Pendidikan Kesehatan dalam rangka mencukupi tenaga kesehatan strategis;

4. Adanya kesempatan peningkatan pendidikan formal dan informal melalui BKD dan Badan Diklat;

5. Adanya forum komunikasi organisasi profesi kesehatan di Kalimantan Selatan;

6. Terdapat bantuan anggaran dari UNICEF, USAID dan dunia usaha/ masyarakat;

7. Ketersediaan dan pengalokasian pembiayaan kesehatan baik dari pemerintah,

masyarakat, swasta dan dunia usaha masih rendah, belum tertata secara terpadu dan

terorganisir dan belum terlihat jelas pembagian tugasnya.

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 36

BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI

Bagian ini mengemukakan hasil analisis terhadap Renstra K/L dan Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Kabupaten Kalimantan Selatan, hasil telaahan terhadap RTRW, dan hasil analisis terhadap KLHS yang berimplikasi sebagai tantangan dan peluang bagi pengembangan pelayanan Dinas Kesehatan pada lima tahun mendatang. Bagian ini mengemukakan macam pelayanan, perkiraan besaran kebutuhan pelayanan, dan arahan lokasi pengembangan pelayanan yang dibutuhkan.

3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Dinas Kesehatan

Perumusan isu-isu strategis sangat sebagai dasar penyusunan rencana pembangunan daerah yang menjadi prioritas dan terarah. Identifikasi isu-isu strategis meningkatkan prioritas pembangunan, dapat diimplementasikan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Perencanaan pembangunan kesehatan dimaksudkan agar pelayanan Dinas Kesehatan mampu menyeimbangkan dengan aspek lingkungan dan aspek pengguna layanan. Isu-isu strategis berdasarkan tugas dan fungsi Dinas Kesehatan adalah kondisi atau hal yang harus diperhatikan atau dikedepankan dalam perencanaan pembangunan karena dampaknya yang signifikan bagi Dinas Kesehatan maupun pemangku kepentingan pendidikan dimasa datang. Isu strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu diperoleh dari analisis internal berupa identifikasi permasalahan pembangunan dan analisis eksternal berupa kondisi yang menciptakan peluang dan ancaman bagi Dinas Kesehatan selama lima tahun yang akan datang.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu memiliki berbagai hal yang mendukung (kekuatan) dan juga hal-hal yang melemahkan, potensi dan tantangan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu, yang diuraikan sebagai berikut:

1. Kekuatan (Strength)

a. Keberadaan UPT Dinas Kesehatan memberi kontribusi dalam pelayanan kepada

masyarakat melalui program–program tertentu seperti penyakit paru, penyakit

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 37

indra (mata, kulit, gigi mulut, THT), penunjang diagnosa, pendidikan dan pelatihan profesi tenaga kesehatan dan pendidikan keperawatan.

b. Kesempatan mengalokasikan formasi kebutuhan tenaga melalui jasa pihak ketiga contoh tenaga cleaning servis, satpam.

c. Terdapat berbagai sumber alokasi anggaran dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan baik dari Pemerintah Provinsi/ APBD (hibah, bantuan keuangan desa, bantuan sosial, bantuan gubernur, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau / DBHCHT), Pemerintah pusat (Dekonsentrasi dan tugas pembantuan) dan anggaran bantuan luar negeri (GFATM, dan NLR).

2. Kelemahan (Weakness)

a. Struktur organisasi yang ada saat ini mengakibatkan beban kerja di masing-masing seksi tidak seimbang. Hal ini berakibat pada koordinasi yang dilakukan belum optimal.

b. Tenaga kesehatan strategis (dokter, dokter spesialis dasar dan anestesi, dokter gigi, perawat, bidan, sanitarian) masih kurang baik kualitas maupun kuantitas termasuk distribusi penempatan.

c. Sebagian besar Puskesmas belum berfungsi secara optimal karena keterbatasan sarana prasarana, dan belum didukung kesiapan serta ketersediaan tenaga terlatih.

d. Pembiayaan kesehatan lebih mengutamakan kepada penyediaan anggaran kesehatan oleh pemerintah sendiri, selain belum efektif dan efisiensi, penggunaannya belum optimal karena alokasi yang belum sesuai dengan prioritas kesehatan.

3. Peluang (Opportunity)

a. Dukungan sektor lain terhadap bidang kesehatan masih belum optimal karena masih ada anggapan bahwa urusan kesehatan merupakan tanggung jawab Dinas Kesehatan saja;

b. Pemenuhan formasi masih tergantung pada kebijakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi;

c. Belum adanya regulasi pengangkatan pegawai terutama SDM kesehatan di tingkat

pemerintah daerah;

Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu 38

d. Kesadaran masyarakat terhadap asuransi kesehatan belum tumbuh dengan baik, terlihat dari masih rendahnya kemandirian masyarakat untuk membiayai jaminan pemeliharaan kesehatannya;

e. Ketersediaan dan pengalokasian pembiayaan kesehatan baik dari pemerintah, masyarakat, swasta dan dunia usaha masih rendah, belum tertata secara terpadu dan terorganisir dan belum terlihat jelas pembagian tugasnya;

f. Gaya Hidup yang tidak sehat dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit,

antara lain: sakit jantung, tekanan darah tinggi, kanker, stroke, diabetes, dan lainnya

yang kesemuanya disebabkan oleh 3 faktor resiko utama, yaitu : merokok, kurang

aktifitas fisik dan kurangnya makan makanan berserat. Untuk mencegah hal

f. Gaya Hidup yang tidak sehat dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit,

antara lain: sakit jantung, tekanan darah tinggi, kanker, stroke, diabetes, dan lainnya

yang kesemuanya disebabkan oleh 3 faktor resiko utama, yaitu : merokok, kurang

aktifitas fisik dan kurangnya makan makanan berserat. Untuk mencegah hal

Dokumen terkait